Posts tagged ‘pedophilia’

JIKA PRIA TUA MELAMAR GADIS KECIL ADIK KU,SUDAH KU LEMPAR BATU?

WALAU PUN RASUL PRIA TUA DI HADAPAN AISYAH,RASUL BUKAN PRIA TUA BIASA.

Para penghujat Rasulullah mengatakan sbb:”mana ada orang tua mau memberi gadis kecil nya untuk di lamar kakek-kakek tua bangka bau tanah”?mereka berkata lagi:”jika adik ku di lamar kakek-kakek bau tanah,sudah ku lempar batu tuh kakek-kakek.jelas,para penghujat islam tak mengerti,bahwa Rasulullah bukan manusia atau pria tua biasa yang bau tanah. Beliau amat gagah,tampan,panglima perang,berwibawa,memiliki uban yg sangat sedikit di usia tua,beliau orang yang selalu bersih,rapi dan harum dan amat ajarkan kebersihan pada umatnya,beliau pemimpin sangat berwibawa,fisik nya tidak renta,sangat sayang isteri dan keluarga sangat berakhlak pada isteri,dst…

maka amat pantas aisyah bersanding dengan rasul walau beda umur sangat jauh.sebab ia bukan pria tua biasa,ia nabi dan rasul seluruh alam.(baca juga perihal umur aisyah saat di nikahi nabi )

Sifat Fisik Rasulullah

Saat seseorang memandang fisik Rasulullah saw., ia segera merasakan bahwa ia sedang

berada di depan keindahan yang meng-agumkan dan tak ada duanya. Penampilan yang

mencerminkan ke-percayaan yang mutlak dan tak terbatas. Berikut ini adalah pendapat

yang disepakati oleh mereka yang bertemu dan melihat langsung Rasulullah saw.

Ad-Darimi dan al-Baihaqi mentakhrij bahwa Jabir bin Samurah berkata,

“Aku melihat Nabi saw. pada malam bulan purnama, dan ketika aku bandingkan antara

wajah Nabi saw. dan indahnya bulan, say a dapati wajah Nabi saw. lebih indah

dibandingkan rembulan.”

At-Tirmidzi dan al-Baihaqi meriwayatkan bahwa Abu Hurairah r.a. berkata,

“Aku tidak pernah melihat sesuatu yang lebih indah dari Rasulullah saw.. Seakan-akan

mentari bersinar dari wajah beliau. Aku tidak pernah dapati seseorang yang lebih cepat

jalannya dibandingkan beliau, seakan-akan bumi melipat sendiri tubuhnya saat beliau

berjalan. Ketika aku ikut berjihad, aku lihat beliau tidak pernah berlindung di balik

perisai.

Bukhari-Muslim meriwayatkan bahwa al-Barra berkata,

“Rasulullah saw. mempunyai pundak yang lebar, rambutnya mencapai ujung telinga,

dan tidak pernah ada orangyang lebih indah dipandang dibandingkan beliau.”

Muslim meriwayatkan dari Abu Thufail bahwa ia pernah diminta untuk menceritakan

tentang Rasulullah saw. kepada kami, kemudian ia menjawab,

“Beliau memiliki wajah yang putih dan berseri.”

Bukhari meriwayatkan bahwa Abu Hurairah berkata,

“Rasulullah saw. memiliki dua kaki yang kokoh dan tegap, dan wajah yang indah, yang

belum pernah kutemukan wajah seindah itu sebelumnya.”

Abu Musa Madini meriwayatkan dalam kitab ashShahabahbahwa Amad bin Abad al-

Hadhrami berkata,

“Aku melihat Rasulullah saw., dan tidak pernah melihat wajah seindah itu sebelumnya

maupun sesudahnya.”

Ad-Darimi meriwayatkan bahwa Ibnu Umar berkata,

“Aku tidak pernah temukan orangyang lebih berani, dermawan, dan lebih bersinar

wajahnya, dibandingkan Rasulullah saw..”

Ahmad dan Baihaqi meriwayatkan bahwa Mahrasy Kahti berkata,

“Rasulullah saw. mengambil umrah darijiranah, pada malam hari. Dan, ketika soya

melihat bagian belakang tubuh beliau, say a seperti melihat perakyang menyala.”

Abdullah bin Imam Ahmad serta al-Baihaqi meriwayatkan bahwa Ali r.a. berkata,

“Rasulullah saw. bukanlah orangyang tubuhnya tinggi menjulang.Jika berjalan bersama

rombongan, beliau tampak menonjol. Wajahnya putih, kepalanyabesar, alis matanya

panjang dan hitam, danjika ada keringat yang menetes dari wajah beliau, akan tampak

seperti mutiara. Aku tidak pernah melihat wajah seindah wajah beliau, sebelumnya atau

setelahnya.”

Deskripsi tentang Rasulullah saw. yang diberikan oleh Hindun bin Abi Halah,

“Tubuh Rasulullah saw. menampakkan pribadiyang agung. Wajahnya bersinar seperti

bulan purnama. Kepalanya besar. Rambutnya keras. Kuliatnya putih ke-merahan.

Keningnya luas. Alisnya tebal.Jika marah, keningnya meneteskan keringat. Hidungnya

mancung. Tubuhnya diliputi cahaya. Orangyang tidak memperhatikan dengan saksama

menyangkanya amat tinggi.Jenggotnya tebal. Matanya hitam. Kedua pipinya tirus.

Mulutnya lebar. Giginya indah. Memiliki bulu halus di atas perut. Lehernya amat halus.

Tubuhnya sedang. Sedikit gemuk dan tegap, dengan perut dan dada yang seimbang.

Dadanya bidang. Kedua pergelangan tangannya panjang. Telapak tangannya luas.

Kedua kaki dan tangannya kekar. Jari-jarinya panjang. Jalannya tegap, seperti sedang

turun dari ketinggian. Jika menoleh, dengan seluruh tubuhnya. Pandangannya selalu

tertunduk he tanah, danjarang sekali mendongakkan matanya he langit….”

Jika Rasulullah menyentuh seseorang, orang itu akan merasakan ketenangan yang

mengagumkan, dan perasaan ketinggian ruhani yang menakjubkan.

Ahmad

meriwayatkan bahwa Sa’d bin Abi Waqqash berkata,

“Suatu ketika akujatuh sakit di Mekah. Kemudian Rasulullah saw. menjenguk,

meietakkan tangan beliau di kening, dan mengusap wajah, dada, sertaperutku. Hingga

saat ini, aku masih merasakan sentuhan tangan beliau dijantung.”

Muslim meriwayatkan bahwa Jabir bin Samurah berkata,

“Suatu ketika Rasulullah saw. mengusap mukaku dengan tangannya. Aku dapati tangan

beliau demikian sejuknya dan berbau wangi. Seakan-akan tangan tersebut baru

dikeluarkan dari kantong kesturi.”

Bukhari dan Muslim meriwayatkan bahwa Anas r.a. berkata,

“Aku belum pernah menemui sutra maupun beludru yang lebih lembut dari tangan

Rasulullah saw. Dan, belum pernah mencium bau misik atau minyak anbar yang lebih

harum dari Rasulullah saw..”

Penampilan beliau memberikan sugesti kepada orang yang melihatnya bahwa orang

tersebut sedang berdiri di hadapan seorang nabi. At-Tirmidzi meriwayatkan bahwa

Abdullah bin Salam berkata,

“Ketika Nabi saw. datang ke Madinah, aku menemui beliau. Ketika aku melihat wajah

beliau, aku segera mengetahui bahwa wajah beliau bukan wajah seorang pendusta.”

Abu Ramtsah Tamimi berkata,

“Aku mendatangi Nabi saw. bersama anakku. Ketika aku melihat beliau, hatiku langsung

berkata, ‘Orang ini pastilah nabi Allah.’”

Abdullah bin Rawahah berkata tentang Rasulullah saw,

“Seandainya tidak ada ayat-ayat penjelas pun, yang menerangkan beliau sebagai rasul,

niscaya penampilan dan tubuh beliau sudah cukup menjadi keterangan itu.”

Ini adalah sebagian riwayatyang menjelaskan tentang tubuh Rasulullah saw.. Semua

keagungan postur tubuh beliau itu kami ceritakan kembali, sehingga kita dapat

menangkap dengan jelas kepribadian Rasulullah saw. dari segala seginya.

Nah,jadi,sedemikian tampan,harum,indah dan lain-lain rupa Rasulullah..jadi,walau beliau lelaki tua di hadapan Aisyah,tentu lelaki tua yang luar biasa dan tidak biasa,sehingga serasi dan cocok berdampingan dengan Aisyah…justru Aisyah tak akan serasi berdampingan dengan PEMUDA BELIA,tetapi pemuda itu misal nya pengangguran,pecundang,bau,pemalas,tak punya masa depan,dst.

so….yang mau melempar batu ke arah Rasulullah itu mungkin pemuda belia..ya,pemuda belia yang tak punya masa depan,bau,jelek,hitam,jarang mandi,pengangguran,dan satu hal lagi,tak punya keistimewaan apa-apa.perhatikan lah,UCAPAN LANGSUNG AISYAH TENTANG RASULULLAH,PUJAAN HATI NYA YANG AMAT DI CINTAI AISYAH:

Aisyah Ra. sangat pencemburu pada perempuan lain. Dia menceritakan bahwa suatu kali ketika Rasulullah Saw. meninggalkannya pada malam hari, dia sangat cemburu mengenainya. Kemudian ketika Nabi Saw. datang dan melihat apa yang terjadi dengan Aisyah, Nabi bertanya, “Ada apa denganmu Aisyah? Apakah engkau cemburu?”. Aisyah menjawab, “Mengapa pula orang seperti aku harus tidak cemburu kepada orang seperti engkau?”. Kemudian Nabi berkata, “Iblismu telah datang kepadamu”. Lalu Aisyah bertanya, “Ya Rasulullah, apakah aku mempunyai iblis?”., Nabi menjawab bahwa dia memilikinya. Dan ketika Aisyah menanyakan apakah Nabi juga memilikinya, Nabi pun menjawab, “Ya, tapi Allah Swt. telah membantuku untuk melawannya, sehingga aku bisa terlindungi.” (HR. Muslim)

Iklan

AISYAH TERNYATA AMAT BAHAGIA MENIKAH DENGAN NABI MUHAMMAD

Rasulullah saw pernah beradu lari dengan Aisyah sebagaimana yang diceritakan sendiri oleh Aisyah, dia berkata, “Aku ikut Rasulullah saw dalam sebagian perjalanannya, saat itu aku masih anak-anak, aku belum gemuk, Nabi saw bersabda, “Majulah kalian.” Maka orang-orang melangkah maju, kemudian beliau bersabda kepadaku, “Kemarilah, aku akan beradu lari denganmu.” Maka aku mengalahkan beliau. Beliau hanya diam, namun ketika aku mulai gemuk dan aku lupa, aku ikut bersama Nabi saw dalam sebagian perjalanannya, maka beliau bersabda, “Majulah kalian.” Maka orang-orang melangkah maju, kemudian beliau bersabda kepadaku, “Kemarilah, aku akan beradu lari denganmu.” Maka aku melayani tantangannya dan kali ini beliau mengalahkanku, maka beliau tertawa dan bersabda, “Ini dengan itu.” Diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud secara ringkas, dishahihkan oleh al-Albani dalam ash-Shahihah no. 131.

Dari hadist di atas jelas bahwa,Aisyah amat bahagia menikah dengan Rasulullah yang humoris dan penuh tanggung jawab.tak ada ciri korban pedophilia sama sekali.hari-hari mereka di penuhi dengan canda tawa.jelas,tak ada di benak Rasulullah menikahi Aisyah karena suka pada  anak kecil.eorang pedopil tentu tak akan cukup dengan satu gadis kecil.sebab penyuka gadis kecil tentu ingin menuruti hawa nafsu dengan banyak gadis kecil lainnya.kwtika ia sudah mendapat seorang gadis kecil yang cantik,tentu ia lama2 akan bosan.dan tertarik kecantikan gadis kecil lainnya,itulah penyakit pedopilia.namun nabi tidak demikian.nabi bukan seorang yang ter obsesi dgn anak kecil.pernikahan itu murni atas perintah dan hikmah Allah.jika nabi ter obsesi dgn anak kecil,tentu nabi sejak dahulu tak akan sudi menikahi khadijah dan saudah yg sudah tua.dan setelah menikahi aisyah,tentu nabi mencari gadis2 kecil lainnya atas alasan agama di nikahi.tenyata ister2 nabi setelah aisyah,beberapanya perempuan tua.

jika nabi terjangkit penyakit pedophilia,tentu nabi akan selalu ter obsesi dgn gadis2 kecil lainnya.karena ia rasul palsu misalnya,buat memuaskan obsesinya dgn gadis2 kecil pengikutnya,maka ia akan buat ayat dan hadis palsu guna menikahi lebih banyak lagi gadis2 kecil dari pengikutnya.ternyata,nabi tidak demikian.beliau murni menikahi aisyah atas perintah dan hikmat Allah.beliu setelah aisyah tidaklah terobsesi dgn gadis2 kecil lainnya.Allah memerintahkan nbi menikahi aisyah,buat partner yang indah,setia dan menyejukkan buat mengembangkan agamaNya.

Ternyata Aisyah,dan hanya Aisyah isteri yang di nikahi termuda…itu pun atas perintah Allah yang ternyata membawa banyak kebaikan bagi kemajuan islam.agama Allah perlu di kembangkan oleh tenaga2 muda enerjik.maka itu Allah memilih aisyah.usia mudanya tentu nilai tambah tersendiri.sehingga aisyah mampu MENGHAPAL 2120 BUAH HADIST yg ia lihat dan dengar lansung dari nabi.

lihat contoh keharmonisan lain Rasulullah dengan Aisyah dalam bekerja sama dalam iman,taqwa dan ibadah pada Allah

كَانَ النَّبِيُ يُصَلِّي وَأَنَا رَاقِدَةٌٌ مُعْتَرِضَةٌ عَلَى فِرَاشِهِ, فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يُوتِرَ أَيْقَظَنِي

Rasulullah Shallallahu لlaihi wa sallam biasa mengerjakan shalat malam sementara aku tidur melintang di hadapan beliau. Beliau akan membangunkanku bila hendak mengerjakan shalat witir. [Muttafaqun ‘alaihi].
رَحِمَ اللهُ رَجُلاً قَامَ مِنَ اللَّيْلِ فَصَلَّى وَأَيْقَظَ امْرَأَتَهُ فَصَلَّتْ فَإِنْ أَبَتْ نَضَحَ فِي وَجْهِهَا المَاءَ, رَحِمَ اللهُ امْرَأَةً قَامَتْ مِنَ اللَّيْلِ فَصَلَّتْ وَأَيْقَظَتْ زَوْجَهَا فَصَلَّى فَإِنْ أَبَى نَضَحَتْ فِي وَجْهِهِ المَاءَ

Semoga Allah Subhanaahu wa Ta’ala merahmati seorang suami yang bangun pada malam hari untuk mengerjakan shalat malam lalu membangunkan istrinya untuk shalat bersama. Bila si istri enggan, ia memercikkan air ke wajah istrinya (supaya bangun). “Semoga Allah Subhanaahu wa Ta’ala merahmati seorang istri yang bangun pada malam hari untuk mengerjakan shalat malam lalu membangunkan suaminya untuk shalat bersama. Bila si suami enggan, ia memercikkan air ke wajah suaminya (supaya bangun). [HR Ahmad].

KECEMBURUAN AISYAH PADA RASULULLAH TANDA AISYAH SANGAT CINTA RASULULLAH.

Aisyah Ra. sangat pencemburu pada perempuan lain. Dia menceritakan bahwa suatu kali ketika Rasulullah Saw. meninggalkannya pada malam hari, dia sangat cemburu mengenainya. Kemudian ketika Nabi Saw. datang dan melihat apa yang terjadi dengan Aisyah, Nabi bertanya, “Ada apa denganmu Aisyah? Apakah engkau cemburu?”. Aisyah menjawab, “Mengapa pula orang seperti aku harus tidak cemburu kepada orang seperti engkau?”. Kemudian Nabi berkata, “Iblismu telah datang kepadamu”. Lalu Aisyah bertanya, “Ya Rasulullah, apakah aku mempunyai iblis?”., Nabi menjawab bahwa dia memilikinya. Dan ketika Aisyah menanyakan apakah Nabi juga memilikinya, Nabi pun menjawab, “Ya, tapi Allah Swt. telah membantuku untuk melawannya, sehingga aku bisa terlindungi.” (HR. Muslim)

 

 

Dari Aisyah, dia berkata,

“Aku tidak pernah melihat orang yang pandai masak seperti halnya Shafiyah. Suatu hari dia membuatkan makanan bagi Rasulullah shalallahu alaihi wassalam, yang ketika itu beliau di rumahku.Seketika itu badanku gemetar karena rasa cemburu yang menggelegak. Lalu aku memecahkan bejana Shafiyah. Akupun menjadi menyesal sendiri. Aku berkata,”Wahai Rasulullah, apa tebusan atas apa yang aku lakukan ini?” Beliau menjawab, “bejana harus diganti dengan bejana yang sama, makanan harus diganti dengan makanan yang sama” (ditakrij Abu Daud dan An-Nasa’i)

 

Begitupula kecemburuan Aisyah terhadap Shafiyah. Tatkala Rasulullah tiba di Madinah bersama Shafiyah yang telah dinikahinya, dan beliau berbulan madu bersamanya ditengah jalan, maka Aisyah berkata,

“Aku menyamar lalu keluar untukmelihat. Namun beliau mengenaliku. Beliau hendak menghampiriku, namun aku berbalik dan mempercepat langkah kaki. Namun beliau dapat menyusul lalu merengkuhku, seraya bertanya,”Bagaimana pendapatmu tentang dia?” Aku menjawab, “Dia adalah wanita Yahudi di tengah para wanita yang menjadi tawanan” (ditakrij Ibnu Majah).

Aisyah Radhiyallahu anha pernah berkata,

“Aku tidak pernah cemburu terhadap wanita seperti kecemburuanku terhadap Khadijah, karena Nabi Shalallahu alaihi wassalam seringkali menyebut namanya. Suatu hari beliau juga menyebut namanya, lalu aku berkata, “Apa yang engkau lakukan terhadap wanita tua yang merah kedua sudut mulutnya? Padahal Allah telah memberikan ganti yang lebih baik darinya kepadamu”. Beliau bersabda, “Demi Allah, Allah tidak memberikan ganti yang lebih baik darinya kepadaku” (Diriwayatkan Bukhari).

nah,lihatlah,Aisyah amat mencintai Rasulullah,kehidupan Rumah tangga mereka amat bahagia sekali.malah Aisyah amat cemburu dan amat mencintai Nabi.inilah tanda cinta Aisyah yang sangat kuat kepada nabi.ternyata hidup rumah tangga Rasulu7llah dengan Aisyah amat bahagia.

ANSWERING-FF.ORG

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

KRISTOLOG.COM

Kajian Ilmiah Kristologi

Lampu Islam

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG (serbuiff)

Siap membombardir habis gembong IFF dan spesies lainnya yang sejenis

Answering Misionaris

Menjawab Fitnah terhadap Islam

Kerajaan Agama

http://kerajaanagama.wordpress.com/ 2009 - 2011

MUSLIM MENJAWAB TANTANGAN

[3:190] Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

---PENGINJIL---

KRISTEN ADALAH PENERUS AGAMA PAGAN

Edyprayitno's sang Mualaf

FORUM DIALOG LESEHAN DAN KAJIAN KRISTOLOGI

Kristenisasi - Pemurtadan - Kristologi

A. AHMAD HIZBULLAH MAG's Blog