Posts tagged ‘kontradiksi’

Ada ayat quran yang tercecer tak masuk dalam quran?

 

kritikan ini berdasar kan Hadist sbb:

Suwaid ibn Sa`id ia berkata bahwa `Ali ibn Mus’hir berkata kepada kami: Dawud dari Abu Harb ibn abu al-aswad bahwa ayahnya berkata bahwa Abu Musa’ Al-ash`ari berkata: Kami biasa membawakan satu surat, yang panjang dan kerasnya seperti surat Al Baraah, Saya telah lupa kecuali ayat yang saya ingat :“Seandainya anak Adam memiliki dua lembah yang berisi harta ia pasti berharap ketiganya dan tidak ada yang dapat memenuhi kerongkongan anak Adam kecuali liang lahat” (HR. Muslim)
Rantai sanad hadist di atas adalah:
Suwaid bin said
Ali bin Mu’sir
Dawud
Abul Harb bin Abul Aswad
Ayah Abul Harb
Abu Musa Al-Asy-ary
PENILAIAN PERAWI
Hadist di atas dikategorikan sebagai hadits dhoif dikarenakan sanadnya yang amat lemah, diantara kelemahannya adalah Suwaid ibn Sa`eed ,`Ali ibn Mus’hir, Dawood, tiga orang yang menjadi mata rantai hadits ini dianggap sangat lemah.
Kesaksian mengenai Suwaid Ibnu Sa’id:
Bukhari mengatakan Dia hilang penglihatan dan kemudian biasa meriwayat sesuatu yang bukan dia dengar sendiri, dan kejujurannya dipertanyakan. Nasai mengatakan dia tidak dapat dipercaya . (Al-Zahabi , Tazkirah al-Huffaaz)
Bukhari mengatakan Suwaid amat tidak bisa dipercaya dan perkataannya aneh dan munkar, Ibnu mu’in berkata Suwaid adalah seorang pembohong, imam Ahmad berkata, perkataan Suwaid tidak dapat diterima. 
Kesaksian Mengenai Ali bin Mushir:
Uqaili berkata Ali bin Munshir tidak dapat dipercaya (Uqaili, Dhuafaa al-`uqaili)
Ibnu Hajar berkata Ali bin Munshir bisa dipercaya namun ia meriwayatkan hadits yang ganjil setelah ia kehilangan penglihatannya. (Ibn Hajar ,Tehzi’b al-tehzi’b)
Kesaksian mengenai Dawud :
Imam Ahmad mengatakan cerita Dawud amat membingungkan, dan saling kontradiktif satu dengan yang lainnya, Ibnu Hibban menambahkan cenderung mengalami kesalahan ketika bercerita berdasarkan ingatannya. (Ibid)
Dari penjelasan mengenai kredibilitas tiga mata rantai sanad saja hadits ini mempunyai kelemahan yang amat besar belum lagi dari matan yang menyebutkan Abu Musa lupa beberapa ayat lainnya, hal ini amat membingungkan bagaimana mungkin hanya ia saja yang bersaksi bahwa riwayat mengenai anak adam ini adalah bagian dari surat didalam Al Quran?

ITU BUKAN AYAT TAPI HADIST

Betul memang ada riwayat dari Anas bin Malik yang mengatakan bahwa Rasul pernah menyampaikan kalimat tersebut akan tetapi ia tidak pernah menyebutkan bahwa itu merupakan bagian dari Al Quran.
Anas bin Malik berkata : “Seandainya anak Adam memiliki dua lembah yang berisi harta ia pasti berharap ketiganya dan tidak ada yang dapat memenuhi kerongkongan anak Adam kecuali liang lahat, dan kepada Allah kembali ia bertaubat (HR. Muslim)

 ANALISIS LOGIS HADIST DI ATAS

Mustahil Abu Musa Al-Asyary mengatakan perkataan di atas….pasti kesalahan nya pada rantai sanad nya.Jika benar ayat itu ada dan di ketahui Abu Musa Al-Asyary maka dia akan protest pada pengumpulan quran pada masa Abu Bakar dan Usman bin Affan.sungguh dua sahabat mulia itu(Abu Bakar dan Usman)adalah orang-orang jujur,amanah,sangat mencintai islam,dan di didik dalam Madrasah Rasulullah tentang kejujuran,maka mustahil mereka melakukan penyimpangan dalam pengumpulan Al-quran.dua sahabat mulia itu pasti mendengar sabda Nabi ini:

Dari Al Mughirah, ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ كَذِبًا عَلَىَّ لَيْسَ كَكَذِبٍ عَلَى أَحَدٍ ، مَنْ كَذَبَ عَلَىَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ

Sesungguhnya berdusta atas namaku tidaklah sama dengan berdusta pada selainku. Barangsiapa yang berdusta atas namaku secara sengaja, maka hendaklah dia menempati tempat duduknya di neraka.” (HR. Bukhari no. 1291 dan Muslim no. 4).

 

Dari ‘Ali, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ رَوَى عَنِّى حَدِيثًا وَهُوَ يَرَى أَنَّهُ كَذِبٌ فَهُوَ أَحَدُ الْكَاذِبَيْنِ

Siapa yang meriwayatkan dariku suatu hadits yang ia menduga bahwa itu dusta, maka dia adalah salah seorang dari dua pendusta (karena meriwayatkannya).” (HR. Muslim dalam muqoddimah kitab shahihnya pada Bab “Wajibnya meriwayatkan dari orang yang tsiqoh -terpercaya-, juga diriwayatkan oleh Ibnu Majah no. 39. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Memalsu hadist saja ancaman nya berat apalagi  memalsukan Quran…dan mustahil dua pribadi agung di atas melakukan nya.pengawasan sahabat sangat ketat ketika kodifikasi quran….hingga Orientalis yang bernama Blacherre mengakui dengan jujur:

”TAK SEORANG PUN DAPAT MERAGUKAN BETAPA DALAM RASA TANGGUNG JAWAB ANGGOTA2 KOMISI ITU.SEKALIPUN MEREKA BELUM MENGENAL METODA PENELITIAN…NAMUN MEREKA ORANG2 YG SANGAT BERHATI HATI DAN SALEH.”(intr au coran hal 61)…

Maka mustahil Abu Musa pernah mengeluar kan perkataan di atas.perkataan di atas adalah hadist dari Anas bin Malik:

Anas bin Malik berkata : “Seandainya anak Adam memiliki dua lembah yang berisi harta ia pasti berharap ketiganya dan tidak ada yang dapat memenuhi kerongkongan anak Adam kecuali liang lahat, dan kepada Allah kembali ia bertaubat” (HR. Muslim)

Anas bin Malik sangat dekat dengan Rasulullah dan mendengar peryataan di atas sebagai hadist,bukan Quran….jika itu quran maka pada masa kodifikasi quran maka Anas bin malik dan Abu Musa akan protest mengapa ayat itu tidak di masuk kan ke dalam quran.nyata nya kodifikasi Abu Bakar dan Usman di terima bulat oleh para sahabat-sahabat yang mulia itu.

MENGAPA HADIST RIWAYAT MUSLIM ADA YANG DHAIF?

Mungkin anda heran bukan kah Bukhari-Muslim adalah kitab-kitab hadist yang paling sahih?mengapa masih ada hadist-hadist dahif nya?

JAWAB

Penyusunan dan metoda Bukhari Muslim sudah sangat patut di syukuri oleh kaum muslimin akan kemauan besar mereka mengumpul kan hadist-hadist sahih dan meneliti sanad nya.tetapi nama nya manusia pasti ada kesalahan….dan kesalahan kecil ini tak lantas kita menyingkir kan Bukhari dan muslim sebagai pegangan hadist sahih nomor satu…..justru setelah di kritik kitab Bukhari dan muslim makin memiliki keakuratan 100 persen dalam kesahihan.ibarat noda sedikit di bersih kan hingga makin mengkilap.

Di antara kritik yang diarahkan kepada kedua kitab itu adalah bahwa dalam keduanya termuat hadis-hadis yang mengandung syadz dan ‘illat. Ada sekitar 78 hadis dalam Shahih al-Bukhari yang mendapat kritikan, dan dalam kitab Shahih Muslim ada 130 hadis. Para rijal hadis dalam Shahih al-Bukhari yang mendapat sorotan kritik mencapai 80 orang, sedang dalam Shahih Muslim mencapai 160 orang (Badri Khaeruman, 2004: 211).

Terkait dengan rijal hadis yang ada dalam Shahih al-Bukhari, ada seorang periwayat yang bernama Ibnu Abu Laila yang oleh al-Tirmidzi disoroti secara khusus. Al-Tirmidzi berkata: “Al-Bukhari mengatakan bahwa Ibnu Abi Laila adalah orang terpercaya (shaduq), tetapi saya tidak meriwayatkan satu hadis pun dari dia (Ibnu Abi Laila), karena tidak dapat diketahui mana hadisnya yang benar dan yang keliru. Saya tidak meriwayatkan hadis dari orang yang mempunyai predikat seperti ini” (Muh. Zuhri, 1997: 69). Ini berarti bahwa ulama seperti Ibnu Abi Laila tidak pernah dikelompokkan sebagai rijal hadis shahih. Ada juga yang mengatakan bahwa dari 435 orang rijal hadis al-Bukhari, ada 80 rijal dinilai dla’if. Tetapi tentu saja al-Bukhari, dalam hal ini, lebih mengetahui tentang persepsi dirinya terhadap para rijal hadis daripada orang lain. Ada pertimbangan tertentu yang tidak diperhitungkan ulama lain.

Dalam Shahih Muslim juga terdapat rijal hadis yang dinilai lemah oleh pengritiknya. Dari 610 rijal hadis Muslim, ada 160 orang dinilai lemah. Terkait dengan hal ini al-‘Asqallani memberikan pembelaan bahwa pemilik rijal hadis lebih mengenalnya daripada pengikutnya ((Muh. Zuhri, 1997: 173).

Ibnu Shalah mengabarkan bahwa Shahih Bukhari-Muslim telah diterima oleh kaum muslimin dengan sepakat. Kecuali beberapa hadits saja yang dikritik setelah diteliti oleh sebagian Huffadz seperti Ad Daruquthni dan yang lainnya. Dari kesepakatan tersebut diputuskan bahwa hadits-hadits Bukhari-Muslim pasti shahih. Karena kaum muslimin ma’shum dari kesalahan jika telah bersepakat. Karena jika ummat menilainya shahih dan mewajibkan beramal dengannya, maka tentu hadits-hadits tersebut pada hakikatnya memang shahih. Inilah pendapat yang bagus. Namun Muhyiddin An Nawawi tidak sependapat dengan pendapat ini, ia berkata: “Kesepakatan kaum muslimin dalam hal ini tidak memastikan hadits-hadits Bukhari-Muslim pasti shahih”. Ibnu Katsir lebih cenderung sepakat dengan pendapat Ibnu Shalah. Wallahu’alam

Dengan ada nya hadist ganjil di atas maka kita sangat bersyukur  misal pada Huffazh Daraquthni akan kritik nya pada Bukhari dan muslim dengan ada nya kritik itu ibarat emas yang agak redup di jadikan sangat mengkilap.ibarat menyaring air hingga tingkat yang paling jernih.

JIKA KRISTEN NYINTIR

Hendak nya mereka berkaca kepada penyusunan kitab-kitab mereka sendiri….tidak ada satu patah kata pun dari Petrus,yohanes dan Matius dan murid-murid yesus lain nya injil Markus,Matius dan yohanes dari lingkungan mereka.klaim itu datang dari Bapa-Bapa gereja belakangan kl 100-200 tahun kemudian.contoh nya ayat ini apakah kristen bisa menunjuk kan ini valid dari Petrus?sedang kan ber kontradiksi dengan kesaksian Rasul lain nya?

(9) Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes.(10) Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.(11) Lalu terdengarlah suara dari sorga: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”(Markus 1:9-11)

Apakah pada masa petrus,Yohanes,Matius dll hidup di susun injil dan di catat oleh sejarah mereka?seperti para sahabat Rasul menyusun Quran yang tercatat Bukhari dan muslim dan lain nya?…ternyata tidak ada sejarah nya para murid yesus menyusun injil dan berusaha memurnikan nya….tak tercatat sejarah,semua gelap….tiba-tiba 100-200 tahun kemudian di comot kitab-kitab oleh para Bapa gereja dan di aku-aku itu tulisan para murid Yesus.

SIFAT KAFIR DAN MUNAFIK MEMANG PENUH PRASANGKA BURUK

Sebagai muslim kita bisa menganalisis Abu Bakar dan Usman adalah dua pribadi jujur,tulus dan pejuang islam yang penuh kerja keras.di didik kejujuran dan akhlak dalam Madrasah Rasulullah,jadi mustahil mereka mengobah-ngobah quran dan sembarangan dengan quran…toh tidak ada untung nya juga bagi mereka me;lakukan hal itu.dua orang yang mencintai islam dan penuh hidup nya berjuang untuk islam mustahil melakukan perobahan dan sembarangan dengan wahyu Allah….pikiran prasangka buruk dengan tampa analisis ilmiyah hanya di milik para orang-orang Kafir dan munafik:

Allah berfirman yang artinya, “Dan supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang mereka itu berprasangka buruk terhadap Alloh. Mereka akan mendapat giliran (kebinasaan) yang amat buruk dan Alloh memurkai dan mengutuk mereka serta menyediakan bagi mereka neraka Jahannam. Dan (neraka Jahannam) itulah sejahat-jahat tempat kembali.” (Al-Fath: 6)

Sebagai muslim cukup lah kita berpegang dengan ayat ini tentang janji Allah menjaga dan menjamin kemurnia quran:

“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (Al-Hijr: 9)

ERROR KITAB WAHYU:BINTANG-BINTANG JATUH KE BUMI TIDAK MENGHANCUR KAN BUMI

Mari kita kaji lagi Error dalam kitab wahyu lain nya,yang merupakan kesalahan kitab wahyu,yang membuktikan pengarang kitab ini adalah hanya manusia biasa yang tak di bimbing wahyu.andai kata ia menulis sari-sari wahyu ia hanya menulis ulang pengajaran Isa alaihis salam dari banyak kabar yang beredar.dan selanjut nya karangan-karangan yang bukan wahyu Allah di masuk kan seumpama salib,yesus menebus dosa,yesus pengadil manusia di hari akhir dll….namun dalam mengarang cerita memasuk kan juga cerita2  dongeng

Dalam kitab wahyu Bumi di hujami bintang-bintang dalam 4 babak:

BABAK PERTAMA

12. Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah.

13. Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang.

14. Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya.

15. Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung.

16. Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu: “Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu.”

17. Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan?(Wahyu 6)

 

BABAK KEDUA

10. Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air.

11. Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.(wahyu 8)

BABAK KETIGA

1. Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut.

2. Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.

3. Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi.

4. Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.

5. Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.

6. Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.

7. Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia,

8. dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi singa,

9. dan dada mereka sama seperti baju zirah, dan bunyi sayap mereka bagaikan bunyi kereta-kereta yang ditarik banyak kuda, yang sedang lari ke medan peperangan.

10. Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya.

11. Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam bahasa Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion.

12. Celaka yang pertama sudah lewat. Sekarang akan menyusul dua celaka lagi.(wahyu 9)

BABAK KE EMPAT

1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

2. Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.

3. Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.

4. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.

5. Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.

6. Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.

7. Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya,

8. tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.

9. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

10. Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: “Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.

11. Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.

12. Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.”

13. Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.

14. Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

15. Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu.

16. Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya.

17. Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.(Wahyu 12)

Aapa error dalam ayat-ayat di atas?

BINTANG-BINTANG JATUH KE BUMI TETAPI BUMI TIDAK HANCUR JADI ABU

Seharus nya jatuh nya bintang pertama ke bumi yang gugur nya seperti buah ara mentah sudah menghancur kan bumi menjadi abu tampa sisa.satu bintang saja(tak perlu bintang sejumlah satu pohon ara)sudah mampu menghancur kan bumi menjadi abu….dan bintang itu panas nya bersifat matahari maka dari jarak ketika mendekati bumi sejarak bumi dan Mars maka panas nya bintang raksasa itu harus nya sudah mampu memusnah kan semua kehidupan di bumi….bahkan jarak di luar atsmonfer bumi seharus nya juga telah memusnah kan semua kehgidupan di bumi tampa sisa

Tetapi di gambar kan setelah jatuh nya bintang seperti pohon ara mentah,bumi masih utuh dan ada kehidupan manusia di bumi.begitu juga jatuh nya bintang-bintang lain nya bumi dan manusia masih hidup…suatu kesalahan kitab wahyu yang sangat fatal Error.

PENGARANG KITAB WAHYU MENYANGKA UKURAN BINTANG LEBIH KECIL DARI BUMI

Terbukti hingga 4 babak besar bintang membentur bumi…bumi di gambar kan pengarang masih utuh dan manusia masih hidup di atas bumi.

10. Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air.

11. Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.(wahyu 8)

Bintang yang besar nya raksasa di banding bumi di gambar kan hanya mencidrai serba sepertiga dari bumi.ini menunjuk kan bintang itu di sangka pengarang hanya sebesar meteor saja.semua itu wajar karean keterbatasan pengarang abad ke 1 masehi akan ilmu perbintangan saat itu.

MILYARAN BINTANG JATUH KE BUMI DAN BUMI MASIH BAIK-BAIK SAJA

3. Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.

4. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.(Wahyu 12)

Jumlah bintang-bintang di langit bisa milyaran hingga trilyunan…..jadi ekor naga menyeret 1/3 bintang-bintang di langit,maka jika bintang di langit trilyunan,maka sepertiga nya bisa milyaran…..dan milyaran bintang itu di seret ekor naga lalu di hujam kan ke bumi…tak amazing nya pada ayat selanjut nya bumi dan manusia masih hidup dan baik-baik saja 😳

Kristen pasti MENTOK ngeles bahwa ekor naga menyeret sepertiga bintang itu perumpamaan…jika ia perumpamaan maka apa tafsir yang benar ekor naga menyeret sepertiga bintang-bintang di langit lalu melempar kan nya ke atas bumi?…dari ayat di atas pengarang kitab wahyu jelas-jelas memaksud kan bintang yang di maksud yang memang bintang di langit…..terbukti ada kalimat:MELEMPAR KAN NYA

Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi

Sesuatu yang di lempar itu adalah suatu benda….jadi pengarang kitab wahyu memang memaksud kan memang bintang-bintang itu memang benar-benar bintang-bintang di langit

NAGA YANG BESAR NYA MELEBIHI UKURAN MILYARAN BINTANG DI GAMBAR KAN LEBIH KECIL DARI BUMI

Lho kok bisa begitu?dari mana penulis mendapat kesimpulan seperti itu?ya dari kitab wahyu juga

Simak:

4. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.(Wahyu 12)

EKOR NAGA SAJA mampu menyeret 1/3 bintang-bintang di langit…ekor nya saja mampu menyeret milyaran bintang di langit  maka besar ekor naga melebihi besar nya ukuran milyaran bintang bintang di langit…..itu baru ekor nya saja

Bagai mana besar badan dan kepala naga itu?besar nya tentu bisa sebesar ukuran gabungan trilyunan bintang di langit..karena ekor nya saja bisa mampu menyeret milyaran bintang di langit.tapi pengarang kitab wahyu meneruskan dongeng nya bahwa naga raksasa melebihi besar nya ukuran trilyunan bintang di langit tiba-tiba lebih kecil dari bumi.

9. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.(Wahyu 12)

13. Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.

14. Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

15. Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu.

16. Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya.

17. Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.(Wahyu 12)

Nama nya cerita dongeng pasti cerita nya tak masuk akal…maka itulah dongeng.

APOLOGI KRISTEN:BINTANG YANG JATUH KE BUMI SUDAH HANCUR  DENGAN ATSMONFER

Terbukti bintang-bintang itu menyebar menimpa 1/3 sungai dan mata air dunia

10. Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air.

11. Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.(wahyu 8)

JAWAB:

Ukuran bintang di banding bumi adalah sangat raksasa……satu bintang saja mendekati luar atsmonfer panas nya akan memusnah kan semau yang hidup di bumi.satu bintang GIGA raksasa saja jika pun hancur oleh atsmonfer maka ada jutaan dan milyaran keping bebatuan besar dan kecil menghujami bumi sebesar ukuran giga raksasa bintang itu…maka milyaran bebatuan itu akan memusnah kan seluruh manusia dan kehidupan…..tetapi di gambar kan kotab wahyu hanya sepertiga

Perhatikan perbandingan bumi dan matahari dulu:

Lalu banding kan matahari dengan matahari dengan bintang ARCTURUS , POLLUX DAN SIRIUS ….maka matahari sangat kecil tak ada apa-apa nya:

Matahari hanya terlihat kecil dan itulah kenyataannya, dengan demikian apa yang terjadi dengan bumi, planet kita tercinta ini. bumi sangatlah kecil dibanding bintang-bintang tersebut ,
sungguh menakjubkan dan jujur saya merinding membanyangkan perbandingan itu, padahal ditata surya kita ada jutaan planet dan bintang yang bertebaran  .
Mungkin dengan bintang arcturus sudah usai perbandingan besaran bumi terhadap matahari, namun ternyata tidak demikian , ada yang lebih besar lagi selain bintang arcturus 
Bagaimana dengan gambar diatas , arcturus sangat besar ukurannya , namun ternyata ada yang lebih besar lagi yaitu BETELGEUSE kemudian terbesar lagi adalah bintang  ANTARES .
Matahari terlihat sangat kecil , bagai mana dengan bumi kita(SOURCES )
Maka apologi kristen bintang jatuh tak hancur kan bumi karean bumi di lindungi atsmonfer……tetap saja jika bintang itu hancur oleh atsmonfer,maka bumi dan atsmonfer nya tak akan mampu sekaligus menampung ukuran bintang yang GIGA raksasa….pecahan bintang nya pun akan mencapai milyaran dan trilyunan bebatuan yang akan menutup dan menghancur kan semua bumi,tidak hanya sepertiga sungai dan mata air saja…..ibarat kapur barus sebesar gedung di gerus di hadapan sebutir debu,maka jika bulatan kapur barus itu tergerus habis maka debu itu akan terbenam butiran gerusan kapur barus hingga tertutup menggunung….begitu juga bumi dan atsmonfer nya tak akan muat dan mampu menanggung satu bintang pun…apalagi puluhan hingga milyaran bintang.
Maka apologia kristen lemah….dan kesalahan ayat2 di atas tak dapat di obati apologia sihir sekalipun.

BUMI DI HUJAMI BINTANG-BINTANG DALAM 4 BABAK TIDAK HANCUR,LENYAP NYA BUMI JUSTRU SEPERTI SULAP

Logika dan cerita error kitab wahyu…..bumi 4 babak di hujami bintang-bintang tak hancur dan musnah jadi abu…malah bumi lenyap dengan cara seperti sulap saja….BLEPPP….hilang

11. Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya.

12. Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.

13. Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.

14. Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.

15. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.(Wahyu 20)

1. Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi.

2. Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.(Wahyu 21)

Jadi logika cerita kitab wahyu ialah bumi tidak hancur oleh hujaman bintang-bintang dan hanya lenyap dengan cara seperti sulap.begitulah jika cerita sudah di karang pendongeng maka cerita itu menyenangkan saja bagi anak-anak sebelum tidur.

ANSWERING-FF.ORG

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

KRISTOLOG.COM

Kajian Ilmiah Kristologi

Lampu Islam

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG (serbuiff)

Siap membombardir habis gembong IFF dan spesies lainnya yang sejenis

Answering Misionaris

Menjawab Fitnah terhadap Islam

Kerajaan Agama

http://kerajaanagama.wordpress.com/ 2009 - 2011

MUSLIM MENJAWAB TANTANGAN

[3:190] Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

---PENGINJIL---

KRISTEN ADALAH PENERUS AGAMA PAGAN

Edyprayitno's sang Mualaf

FORUM DIALOG LESEHAN DAN KAJIAN KRISTOLOGI

Kristenisasi - Pemurtadan - Kristologi

A. AHMAD HIZBULLAH MAG's Blog