Posts tagged ‘kiamat’

Memahami hadist musykil matahari beredar dan sujud di bawah Arasy

Hadist tentang Matahari beredar di bawah Arasy dan bersujud adalah termasuk hadist yang musykil dan rumit untuk di pahami….mungkin ada yang Murtad hanya membaca sekilas hadist di atas karena keraguan hati.kebanyakan mungkin murtad ke Atheisme(karena kristen pun di pandang banyak kesalahan dalam Alkitab).pada kesempatan ini saya hendak menjelas kan kerumitan hadist ini semoga anda mendapat pencerahan di dalam nya:

HADIST TENTANG MATAHARI BER-SUJUD

Dari Abu Dzar  bahwa pada suatu hari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Tahukah kalian ke manakah matahari ini pergi?” Mereka berkata, “Alloh dan Rasul-Nya lebih mengetahui?” Beliau bersabda, “Sesungguhnya matahari ini berjalan sehingga sampai ke tempat peredarannya di bawah Arsy, lalu dia bersujud. Dia tetap selalu seperti itu sehingga dikatakan kepadanya: ‘Bangunlah! Kembalilah seperti semula engkau datang’, maka dia pun kembali dan terbit dari tempat terbitnya, kemudian dia berjalan sehingga sampai ke tempat peredarannya di bawah Arsy, lalu dia bersujud. Dia tetap selalu seperti itu sehingga dikatakan kepadanya: ‘Bangunlah! Kembalilah seperti semula engkau datang’, maka dia pun kembali dan terbit dari tempat terbitnya, kemudian berjalan sedangkan manusia tidak menganggapnya aneh sedikitpun darinya sehingga sampai ke tempat peredarannya di bawah Arsy, lalu dikatakan padanya: ‘Bangunlah, terbitlah dari arah barat’, maka dia pun terbit dari barat.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya), “Tahukah kalian kapan hal itu terjadi? Hal itu terjadi ketika tidak bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu atau dia belum mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.”

Takhrij Hadits

  • Diriwayatkan oleh Bukhari 4802,3199,7424,7433, Muslim 159 -dan ini lafazhnya, Ath-Thayyalisi dalam Musnadnya 460, Ahmad dalam Musnadnya 5/145,152,165,177, Abu Dawud 4002, Tirmidzi 3227, Nasa’i dalam Sunan Kubra 11430, Al-Baghawi dalam Syarh Sunnah 4292, 4293, dan lain sebagainya. Seluruhnya dari jalur Ibrahim bin Yazid at-Taimi dari ayahnya dari Abu Dzar z/.

Abu Isa At-Tirmidzi berkata, “Hadits ini hasan shahih.” Al-Baghawi berkata, “Hadits shahih menurut syarat Muslim.”

Kronologis Hadist di atas adalah:

1)Matahari terbenam….lalu matahari ini berjalan sehingga sampai ke tempat peredarannya di bawah Arsy

2)lalu dia bersujud. Dia tetap selalu seperti itu sehingga dikatakan kepadanya: ‘Bangunlah! Kembalilah seperti semula engkau datang

3)maka dia pun kembali dan terbit dari tempat terbitnya,

4)kemudian dia berjalan sehingga sampai ke tempat peredarannya di bawah Arsy, lalu dia bersujud. Dia tetap selalu seperti itu sehingga dikatakan kepadanya: ‘Bangunlah! Kembalilah seperti semula engkau datang’, maka dia pun kembali dan terbit dari tempat terbitnya

5)kemudian berjalan sedangkan manusia tidak menganggapnya aneh sedikitpun darinya sehingga sampai ke tempat peredarannya di bawah Arsy, lalu dikatakan padanya: ‘Bangunlah, terbitlah dari arah barat’, maka dia pun terbit dari barat

Dari Abu Dzar bahwa pada suatu hari Rasulullah pernah bersabda: “Tahukah kalian kemanakah matahari itu pergi? Mereka berkata: Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui. Beliau bersabda: “Sesungguhnya matahari itu berjalan sehingga sampai ke tempat peredarannya di bawah ‘Arsy, lalu dia bersujud. Dia tetap selalu seperti itu sehingga dikatakan kepadanya: Bangunlah! Kembalilah seperti semula engkau datang. Maka dia pun kembali dan terbit dari terbitnya, kemudian dia berjalan sehingga sampai ke tempat peredarannya di bawah ‘Arsy, lalu dia bersujud. Dia selalu seperti itu sehingga dikatakan kepadanya: Bangunlah! Kembalilah seperti semula engkau datang. Maka dia pun kembali dan terbit dari tempat terbitnya, kemudian berjalan sedangkan manusia tidak menganggapnya aneh sedikitpun darinya sehingga sampai ke tempat peredarannya di bawah ‘Arsy, lalu dikatakan kepadanya: Bangunlah! Terbitlah dari barat. Maka dia pun terbit dari barat.” (Shahih. HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dan selainnya)

DAN SEMUA YANG ADA DI LANGIT DAN DI BUMI SUJUD KEPADA ALLAH

Hadist di atas sebenar nya berbicara tentang ketundukan dan semua mahluk Allah di langit dan bumi ibadah pada Allah.

Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Alloh bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata, dan sebagian besar daripada manusia(QS.Al-Hajj:18)

JARAK ARASY

حَدَّثَنَا بَحْرُ بْنُ نَصْرِ بْنِ سَابِقٍ الْخَوْلانِيُّ، قَالَ: ثنا أَسَدٌ، قَالَ: ثنا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ عَاصِمِ ابْنِ بَهْدَلَةَ، عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ، عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ: ” مَا بَيْنَ سَمَاءِ الدُّنْيَا وَالَّتِي تَلِيهَا مَسِيرَةَ خَمْسِ مِائَةِ عَامٍ، وَبَيْنَ كُلِّ سَمَاءٍ مَسِيرَةَ خَمْسِ مِائَةِ عَامٍ، وَبَيْنَ السَّمَاءِ السَّابِعَةِ وَبَيْنَ الْكُرْسِيِّ خَمْسِ مِائَةِ عَامٍ، وَالْعَرْشُ فَوْقَ السَّمَاءِ، وَاللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى فَوْقَ الْعَرْشِ، وَهُوَ يَعْلَمُ مَا أَنْتُمْ عَلَيْهِ ”

Telah menceritakan kepada kami Bahr bin Nashr bin Saabiq Al-Khaulaaniy, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Asad, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Hammaad bin Salamah, dari ‘Aashim bin Bahdalah, dari Zirr bin Hubaisy, dari Ibnu Mas’uud, ia berkata : “Jarak antara langit dunia dan langit di atasnya sejauh perjalanan selama 500 tahun. Jarak antara setiap langit dengan langit lainnya sejauh perjalanan selama 500 tahun. Jarak antara langit ketujuh dan kursi sejauh perjalanan selama 500 tahun. Dan ‘Arsy di atas langit, dan Allah tabaaraka wa ta’ala berada di atas ‘Arsy. Ia mengetahui apa yang kalian lakukan” [Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dalam At-Tauhiid, hal. 242-243, tahqiq : Dr. ‘Abdul-‘Aziiz Asy-Syahwaan; Daarur-Rusyd, Cet. 1/1408 H].

Sanadnya hasan.

  • ‘Abdullah bin Al-Mubaarak rahimahullah (w. 181 H).

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ الصَّبَّاحِ الْبَزَّازُ، ثنا عَلِيُّ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ شَقِيقٍ، عَنِ ابْنِ الْمُبَارَكِ، قَالَ: قِيلَ لَهُ: كَيْفَ نَعْرِفُ رَبَّنَا؟ قَالَ: ” بِأَنَّهُ فَوْقَ السَّمَاءِ السَّابِعَةِ عَلَى الْعَرْشِ، بَائِنٌ مِنْ خَلْقِهِ ”

Telah menceritakan kepada kami Al-Hasan bin Ash-Shabbaah Al-Bazzaaz : Telah menceritakan kepada kami ‘Aliy bin Al-Hasan bin Syaqiiq, dari Ibnul-Mubaarak. Syaqiiq berkata : Dikatakan kepadanya : “Bagaimana kita mengetahui Rabb kita ?”. Ia (Ibnul-Mubaarak) berkata : “Bahwasannya Allah berada di atas langit yang ketujuh, di atas ‘Arsy, terpisah dari makhluk-Nya” [Diriwayatkan oleh Abu Sa’iid Ad-Daarimiy dalam Ar-Radd ‘alal-Jahmiyyah, hal. 39-40 no. 67, tahqiq : Badr Al-Badr; Ad-Daarus-Salafiyyah, Cet. 1/1405 H. Diriwayatkan juga oleh Al-Bukhaariy dalam Khalqu Af’aalil-‘Ibaad 2/15 no. 13-14 dan ‘Abdullah bin Ahmad dalam As-Sunnah no. 22 & 216 dan Al-Baihaqiy dalam Al-Asmaa’ wash-Shifaat no. 903].

riwayat dari Al-Imam Adz-Dzahabi rahimahullah. Beliau (Asy-Syaikh ’Abdurrahman) berkata :

وروى الترمذي نحوه من حديث أبي هريرة وفيه: ” ما بين سماء إلى سماء خمسمائة عام “. ولا منافاة بينهما؛ لأن تقدير ذلك بخمسمائة عام هو على سير القافلة مثلا، ونيف وسبعون سنة على سير البريد؛ لأنه يصح أن يقال: بيننا وبين مصر عشرون يوما باعتبار سير العادة، وثلاثة أيام باعتبار سير البريد. وروى شريك بعض هذا الحديث عن سماك فوقفه. هذا آخر كلامه

”Dan At-Tirmidzi meriwayatkan yang seperti itu juga dari hadits Abu Hurairah, dan di dalamnya terdapat perkataan : ”Jarak antara satu langit dengan langit lainnya adalah 500 tahun”. Tidak ada pertentangan antara keduanya, karena perhitungan selama 500 tahun adalah dengan perjalanan onta, sedangkan 70 tahun lebih adalah dengan perjalanan kuda. Karena itu, boleh dibilang bahwa jarak antara kita dengan Mesir adalah 20 hari perjalanan biasa atau 3 hari perjalanan kuda. Syaarik meriwayatkan sebagian hadits ini dari Sammaak secara mauquf. Inilah akhir dari perkataan Adz-Dzahabi” [Fathul-Majiid, hal. 534, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, tanpa tahun].

Maka langit adalah 7 lapis….di tambah jarak langit ke 7 dengan arasy adalah 500 di kali 8=4000….jadi jika manusia naik unta dari bumi menuju Arasy Allah membutuh kan 4000 tahun perjalanan.berjalan Star tahun 2000 sebelum masehi baru sampai tahun 2000 masehi zaman modern kini.wallahu alam

MATAHARI SUJUD/BERIBADAT PADA ALLAH SECARA TERATUR

Jika kita melihat hadist di atas,Matahari ketika terbenam ia pergi sujud kepada Allah di bawah Arasy.jadi pada waktu bumi siang pada bagian bumi lain matahari sedang sujud di bawah Arasy….lalu setelah sujud matahari terbenam lalu sujud lagi pada bagian bumi yang tadi nya malam….jadi matahari sujud pada Allah pada siang hari pada dua belah bagian bumi yang mendapat sinar nya

Ketika siang hari matahari sujud di bawah Arasy manusia melihat matahari tetap pada tempat nya….tiada yang aneh….Bumi  tidak gelap gulita ketika matahari sujud di bawah Arasy…hingga Rasul bersabda:

maka dia pun kembali dan terbit dari tempat terbitnya, kemudian berjalan sedangkan manusia tidak menganggapnya aneh sedikitpun darinya sehingga sampai ke tempat peredarannya di bawah Arsy

Jadi menurut berita Ghaib Rasul matahari yang kita lihat pada siang hari hakikat nya sedang sujud di bawah Arasy….cuma manusia tidak merasa aneh dan tetap melihat matahari seperti biasa

BAGAIMANA KITA MEMAHAMI HADIST MUSYKIL DI ATAS?

Terlihat aneh dan musykil?ya….tetapi saya mempunyai beberapa penafsiran kemungkinan pada hadist di atas untuk membebas kan nya dari kemusykilan pikiran kita.

TAFSIRAN PERTAMA=Beredar nya matahari dan sujud nya matahari di bawah Arasy hakikat nya bukan matahari nya yang keluar menuju Arasy….tetapi yang beredar,berjalan dan menuju Arasy adalah ibadah rohaniyah si matahari itu….jadi ketika matahari menyinari bumi di waktu siang matahari sujud,maka roh penghambaan nya beredar,pergi dan menuju Arasy…..seperti manusia sujud salat di bumi maka roh ibadat nya,amal nya dan sujud nya bagai kan sujud di bawah Arasy Allah.ketika saya sujud salat seakan roh dan perasaan saya sujud di bawah Arasy Allah….ketika selesai salat maka saya(roh dan perasaan)kembali ke alam dunia.wallahualam

TAFSIRAN KEDUA=Hakikat nya matahari juga beredar….

Pergerakan Bumi Bersama Matahari

Kita telah mengetahui sejak abad XVI M bahwa bumi berputar pada porosnya serta mengelilingi matahari kemudian terjadi penjelasan pada abad XX M bahwa matahari tidaklah diam di pusat seluruh planetnya, akan tetapi bergeraknya dengan dua gerakan didalam galaksi bima sakti, sebagaimana berikut :

1. Pergerakan matahari secara serasi dengan bintang-bintang galaksi disekitarnya dengan kecepatan 43.000 mil/jam terhadap bintang vega.

2. Pergerakan matahari pada saat yang sama mengelilingi pusat galaksi dengan kecepatan perputarannya mencapai 54.000 mil/jam.

Dan dimana seluruh planetnya—yang sembilan dan satelit-satelitnya termasuk bumi dan bulannya, ikatan-ikatan planetnya serta komet-kometnya—menyertai matahari sementara kita diatas bumi akan bergerak bersama matahari didalam gerakan pertama dan kita berputar bersama matahari didalam gerakan kedua di alam galaksi.

Dan suatu kebenaran yang mengagumkan adalah bahwa kedua gerakan tersebut sempurna analoginya… sebagaimana disebutkan didalam Al Qur’an Al Karim :

1. Pergerakan matahari.

وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

Artinya : “Dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang Maha Perkasa lagi Maha mengetahui.” (QS. Yaasin : 38)

Kata kerja تجرى (berjalan) tampak sesuatu yang nisbi dimata manusia akan pergerakan matahari setiap harinya dari timur ke barat, ia adalah gerakan yang menipu bagi matahari karena yang bergerak adalah bumi, bumilah yang berputar mengelilingi dirinya dari barat ke timur sehingga tampak bagi kita bahwa matahari yang begerak secara nisbi ke arah yang berlawanan dengan gerakan pohon apabila anda lihat dari jendela kereta api… Hal inilah yang tidak diketahui oleh para ahli tafsir klasik.

(والشمس تجرى) “matahari berjalan” merupakan mu’jizat ilmiyah yang besar yang tidak terfikirkan oleh seseorang sehingga disingkap oleh para ahli fisika antariksa setelah tersedianya alat-alat teropong dan memungkinkan tafsir dengan efek doppler yang memunculkan penyingkapan terbesar dipertengahan abad XX ini dan Maha Suci Allah yang menjadikan gumpalan dari api sebanding kurang lebih dengan 333.000 kali gumpalan bumi berputar di kerajaan Allah dengan kecepatan 43.000 mil/jam.

Selanjutnya firman Allah لمستقر لها “ditempat peredarannya” … sebenarnya bahwa tempat peredaran yang menjadi akhir dari pergerakan matahari adalah diantara perkara yang ghaib yang tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui yang menetapkan pergerakan dengan keadaannya yang berakhir sampai tujuannya pada waktu yang hanya Allah saja yang mengetahuinya sebagai petunjuk akan berakhirnya matahari pada masa yang akan datang sebelum atau saat terjadi kiamat.

Beliau juga mengatakan bahwa sebagian ahli tafsir berpendapat bahwa makna tempat peredaran adalah pergerakan matahari secara lahiriyah dan merubah posisinya di sebelah timur dan barat pada orbit satu tahun dan kembali lagi secara lahiriyah setiap tahun antara ujung kedua tempat itu, matahari sampai ke ujung keduanya itu pada waktu musim dingin dan musim panas dan tidak menyalahi keduanya dan setiap tempat dari kedua ujung itu memiliki tempat peredarannya.

Menurut pandangan para ahli tafsir, yaitu sekali pada waktu musim dingin dan sekali pada waktu musim panas karena mereka menetapkan bahwa matahari apabila tiba di salah satu dari kedua tempat itu maka ia mulai untuk kembali secara bertahap sehingga tiba di tempat yang lainnya selama enam bulan. Ini bukanlah tempat peredaran kecuali apabila dilihat dari aspek majaz, dan kita memaklumi para ahli tafsir dikarenakan mereka belum mengetahui bahwa pergerakan lahiriyah matahari merupakan hasil dari pergerakan bumi mengelilingi dirinya sendiri setiap hari dan mengelilingi matahari setiap tahun.. dengan ini jelaslah mukjizat (keagungan) didalam ayat di surat Yaasin “Dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang Maha Perkasa lagi Maha mengetahui.”

ternyata Al Qur’an mengatakan kepada setiap manusia yang berbeda dengan akal dan zaman mereka, dan yang terpenting di sini adalah bahwa bumi bergerak bersama matahari di angkasa raya.

2. Pergerakan matahari pada orbitnya mengelilingi galaksi.

Telah dibuktikan melalui teropong pada masa kini bahwa matahari adalah bintang didalam galaksi bima sakti yang mencakup 130 juta bintang seperti matahari kita yang tersebar di cakram galaksi yang cembung di pusat dengan ketebalan mencapai 10.000 tahun cahaya dan diameter galaksi mencapai 100.000 tahun cahaya sedangkan letak matahari berada pada 33.000 tahun cahaya dari pusat dan itu pada salah satu lintasan yang berputar bersama matahari mengelilingi pusat galaksi sekali setiap 250 juta tahun dengan kecepatan putaran matahari mencapai 540.000 juta mil/jam.

Sungguh suatu kecepatan yang sangat kencang dan konstan bagi matahari dan bumi kita yang menyertainya tanpa kita merasakan perputaran angkasa raya ini dan yang telah ditunjukkan Al Qur’an dua kali didalam firman-Nya :

لَا الشَّمْسُ يَنبَغِي لَهَا أَن تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ

Artinya : “Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. dan masing-masing beredar pada garis edarnya.” (QS. Yaasin : 40)

Artinya : “Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (QS. Al Anbiya : 33)

Jadi Matahari sebenar nya bergerak juga tidak diam….mungkin ini yang di maksud hadist Nabi bahwa matahari bergerak hingga di bawah Arasy Allah lalu sujud.hadist itu bisa saja menjadi mukjizat ilmiyah ketika kita melihat kenyataan matahari juga begerak dan beredar mengelilingi galaksi…..adapun sujud di bawah Arasy mungkin tak persis matahari naik ke atas langit ke tujuh….namun yang sujud di bawah Arasy adalah aspek ruhaniyah peribadatan si matahari itu sendiri,seakan sujud mendekati bawah Arasy secara phisik padahal hanya secara ruhaniyah mendekati Arasy…wallahualam.

TAFSIRAN KETIGA=Atau hadist di atas bukan menjelas kan siklus harian sujud nya matahari setiap hari.tetapi siklus ketika matahari mengelilingi galaksi sampai pada tempat di bawah Arasy lalu sujud.siklus itu berulang.Wallahualam.

MAKNA MATAHARI SUJUD DI BAWAH ARASY

Dari Abu Dzar  bahwa pada suatu hari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Tahukah kalian ke manakah matahari ini pergi?” Mereka berkata, “Alloh dan Rasul-Nya lebih mengetahui?” Beliau bersabda, “Sesungguhnya matahari ini berjalan sehingga sampai ke tempat peredarannya di bawah Arsy, lalu dia bersujud. Dia tetap selalu seperti itu sehingga dikatakan kepadanya: ‘Bangunlah! Kembalilah seperti semula engkau datang’, maka dia pun kembali dan terbit dari tempat terbitnya, kemudian dia berjalan sehingga sampai ke tempat peredarannya di bawah Arsy, lalu dia bersujud. Dia tetap selalu seperti itu sehingga dikatakan kepadanya: ‘Bangunlah! Kembalilah seperti semula engkau datang’, maka dia pun kembali dan terbit dari tempat terbitnya, kemudian berjalan sedangkan manusia tidak menganggapnya aneh sedikitpun darinya sehingga sampai ke tempat peredarannya di bawah Arsy, lalu dikatakan padanya: ‘Bangunlah, terbitlah dari arah barat’, maka dia pun terbit dari barat.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya), “Tahukah kalian kapan hal itu terjadi? Hal itu terjadi ketika tidak bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu atau dia belum mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.”

Ada beberapa penafsiran tentang makna matahari sujud di bawah Arasy menurut penafsiran saya:

TAFSIRAN PERTAMA=Memang ketika siang hari secara phisik matahari meninggalkan tempat nya menuju bawah arasy lalu sujud ibadah.tetapi manusia tidak merasa aneh dan melihat matahari seperti biasa,sebab bisa saja Allah yang menyilap kan mata semua manusia yang ada di muka bumi,tak ada yang mustahil bagi Allah.jadi matahari dengan kecepatan gerakan nya menuju bawah arasy yang jika dengan unta membutuh kan perjalanan 4000 tahun menuju Arasy.dengan kecepatan gerak matahari mungkin kah jika menuju arasy matahari membutuh kan waktu sebentar?

Tapi tafsiran ini mempunyai masalah….ketika matahari meninggal kan bumi menuju Arasy maka bumi akan gelap seluruh nya….maka tafsiran pertama ini mungkin lemah..tapi bisa saja toh Allah menyilap kan mata manusia?….tapi pendapat ini harus di koreksi lagi

TAFSIRAN KEDUA=Sujud di bawah Arasy ini bukan berarti matahari sujud persis di bawah Arasy….tetapi secara rohaniyah setiap yang sujud pada Allah seperti sujud di bawah Arasy…maka sujud nya matahari di bawah Arasy jangan di tafsir kan secara phisik matahari ada di bawah Arasy….yang di bawah arasy adalah aspek ruhaniyah ibadat si matahari….sujud di tempat nya seakan sujud di bawah arasy….seperti saya sujud di masjid seakan saya sedang sujud/lapor pada Allah di bawah Arasy -Nya secara ruhaniyah.

TAFSIRAN KETIGA=matahari beredar dan sujud di bawah Arasy hakikat nya cuma perumpamaan bagi matahari sesungguh nya matahari itu bergerak mengelilingi galaksi.pada saat berkeliling itu matahari itu sujud dan ibadat di tempat yang terjauh hingga seakan mendekati Arasy…mungkin ini tafsiran yang paling tepat

DAN KITA JANGAN KEBURU INGKAR

Manusia dengan sains nya belum mampu menguak semua rahasia langit dan bumi.termasuk rahasia jagat raya ini.oleh sebab itu kita tidak tahu kemana matahari bergerak di saat matahari juga ikut bergerak mengelilingi galaksi….kita tidak tahu kemana matahari pergi ketika mengelilingi galaksi.kemampuan manusia dengan pesawat berawak hanya sampai bulan(itu pun kata nya hoax dan kontroversi)….dengan pesawat tak berawak sampai ke pluto.manusia belum mampu mengamati sempurna jagad raya ini.oleh sebab itu kita tidak tahu ketika matahari mengelilingi galaksi kemana ia pergi nya.

APAKAH ANDA MENJADI MURTAD DARI ISLAM KE KRISTEN KETIKA MELIHAT HADIST DIA ATAS?

Mungkin anda jadi ragu melihat kemusykilan hadist di atas?(dan saya sudah jelas kan sibak sedikit kemusykilan itu semoga anda menemukan sedikit pencerahan)…..lalu anda murtad dari islam lalu masuk ke kristen?

Maka tentu pola pikir salah jika demikian…tidak luas dalam berfikir….dalam Alkitab pun banyak kesalahan nya….mengapa melirik pada yang juga salah?….itu tentu pemikiran yang salah.dalam Alkitab pun ada narasi-narasi yang di pahami sebagai Geosentris.

Model Ptolemaik mengenai tata surya masih terus dianut sampai ke awal zaman modern. Sejak akhir abad ke-16 dan seterusnya perlahan-lahan digantikan sebagai penggambaran konsensus oleh model heliosentrisme. Geosentrisme sebagai suatu kepercayaan agamawi terpisah, tidak pernah padam. Di Amerika Serikat antara tahun 1870-1920, misalnya, berbagai anggota Gereja Lutheran – Sinode Missouri menerbitkan artikel-artikel yang menyerang sistem astronomi Kopernikan, dan geosentrisme banyak diajarkan di dalam sinode dalam periode tersebut.[22] Namun, pada tahun 1902 Theological Quarterly, A. L. Graebner menyatakan bahwa sinode itu tidak mempunyai posisi doktrinal terhadap geosentrisme, heliosentrisme, atau model ilmiah lainnya, kecuali kalau itu bertolak belakang dengan Alkitab. Ia menyatakan pula bahwa deklarasi apapun yang dikemukakan para penganut geosentrisme di dalam sinode bukan merupakan pendapat badan gereja secara keseluruhan.[23]

Artikel-artikel yang mendukung geosentrisme sebagai pandangan Alkitab muncul pada sejumlah surat kabar sains penciptaan yang berhubungan dengan Creation Research Society. Umumnya menunjuk kepada beberapa nas Alkitab, yang secara harfiah mengindikasikan pergerakan harian Matahari dan Bulan yang dapat diamati mengelilingi Bumi, bukan karena rotasi Bumi pada aksisnya, misalnya pada Yosua 10:12 di mana Matahari dan Bulan dikatakan berhenti di langit, dan Mazmur 93:1 di mana dunia digambarkan tidak bergerak.[24] Para pendukung kontemporer kepercayaan agamawi itu termasuk Robert Sungenis (presiden dariBellarmine Theological Forum dan pengarang buku terbitan tahun 2006 Galileo Was Wrong (Galileo keliru)).[25] Orang-orang ini mengajarkan pandangan bahwa pembacaan langsung Alkitab memuat kisah akurat bagaimana alam semesta diciptakan dan membutuhkan pandangan geosentrik. Kebanyakan organisasi kreasionis kontemporer menolak pandangan ini.[n 6]

Dari semuanya, Kopernikanisme merupakan kemenangan besar pertama sains atas agama, sehingga tidak dapat dihindari bahwa sejumlah orang berpikir semua yang salah dengan dunia ini bermula dari sana. (Steven Dutch dari University of Wisconsin–Madison) [27]

Morris Berman mengutip bahwa hasil survei menyatakan saat ini sekitar 20% penduduk Amerika Serikat percaya bahwa matahari mengitari bumi (geosentrisme) bukan bumi mengitari matahari (heliosentrisme), sementara 9% mengatakan tidak tahu.[28] Beberapa poll yang dilakukan oleh Gallup pada tahun 1990-an mendapati bahwa 16% orang Jermans, 18% orang Amerika dan 19% orang Inggris/Britania Raya percaya bahwa Matahari mengitari Bumi.[29] Suatu studi yang dilakukan pada tahun 2005 oleh Jon D. Miller dari Northwestern University, seorang pakar pemahaman publik akan sains dan teknologi,[30] mendapati sekitar 20%, atau seperlima, orang dewasa Amerika percaya bahwa Matahari mengitari Bumi.[31] Menurut poll tahun 2011 oleh VTSIOM, 32% orang Russia percaya bahwa Matahari mengitari Bumi.[32]

Albert Einstein berpendapat:

Pergulatan, begitu keras di awal masa sains, antara pandangan Ptolemaeus dan Kopernikus, sebenarnya tidak berarti. Kedua sistem koordinat ini dapat digunakan dengan justifikasi setara. Kedua kalimat: “matahari diam dan bumi bergerak”, atau “matahari bergerak dan bumi diam”, hanya bermakna konvensi yang berbeda dari dua sistem koordinat yang berbeda.[33]

Stephen Hawking, dalam bukunya “The Grand Design”, menyatakan pandangan yang tepat sama dengan Einstein:

Maka apakah yang sesungguhnya, sistem Ptolemaik atau Kopernikan? Meskipun tidak jarang orang mengatakan Kopernikus membuktikan Ptolemaeus salah, hal ini tidak benar.[34]

Galileo affair yang terkenal menghadapkan model geosentrik dengan pernyataan Galileo. Mengenai basis teologi dari argumen semacam itu, dua orang Paus membahas pertanyaan apakah penggunaan bahasa fenomenologi (berdasarkan pengamatan) akan memaksa orang mengakui kesalahan Alkitab. Keduanya mengajarkan bahwa tidak demikian halnya.

Sejumlah pemimpin Yudaisme Ortodoks, terutama Lubavitcher Rebbe, mempertahankan model geosentrik alam semesta berdasarkan ayat-ayat Alkitab dan penafsiran Maimonides sehingga ia mengajarkan bahwa bumi dikitari oleh matahari.[35][36] Lubavitcher Rebbe juga menjelaskan bahwa geosentrisme dapat dipertahankan berdasarkan teori Relativitas, di mana dinyatakan bahwa “ketika dua benda di udara bergerak relatif satu sama lain, … ilmu alam mendeklarasikan dengan kepastian absolut bahwa dari segi sudut pandang ilmiah kedua kemungkinan itu valid, yaitu bumi mengitari matahari, atau matahari mengitari bumi.”[37]

Meskipun geosentrisme penting untuk perhitungan kalender Maimonides,[38] mayoritas sarjana agamawi Yahudi, yang menerima keilahian Alkitab dan menerima banyak aturan-aturannya mengikat secara hukum, tidak percaya bahwa Alkitab maupun Maimonides memerintahkan untuk percaya pada geosentrisme.[36][39] Namun, ada bukti bahwa kepercayaan geosentrisme meningkat di antara umat Yahudi Ortodoks.[35][36]

APAKAH JADI MURTAD KE ATHEISME?

lustrasi rotasi Matahari. Terdapat perubahan posisi bintik Matahari selama terjadi pergerakan

Justru jika anda hanya melihat hadist ini murtad ke dalam Atheisme tanda anda tidak berfikir luas.justru dengan pembahasan di atas melihat pergerakan teratur Matahari,bulan,bintang ,bumi  memperlihat kan mustahil pengaturan cermat ini tampa ada nya Tuhan.maka ketika melihat hadist musykil di atas percaya lah Allah dan Rasul punya makna tersembunyi yang tidak atau belum bisa di jangkau akal manusia kini.beberapa kemusykilan sudah saya tafsirkan moga-moga sedikit memberi pencerahan di hati anda mengenai hadist musykil di atas.

Jadi tidak logis jika anda murtad ke Atheisme hanya melihat hadist yang multi tafsir dan belum anda pahami di masa sekarang.hingga berkesimpulan alam semesta tampa Tuhan sama tidak logis nya melebihi hadist di atas(menurut akal sepintas)…sebab keteraturan pergerakan malam dan siang tampa melenceng saja bukti ada nya pengaturan Tuhan.justru dengan membahas pergerakan matahari kita banyak mengambil hikmah pergerakan teratur itu pasti di balik nya adalah Tuhan.coba lihat matahari selalu terbit dari timur terbenam ke barat teratur hingga menjadikan siang dan malam.dan benda raksasa itu bergerak teratur,tidak pernah dia liar menuju bumi,tidak pernah berhenti teratur memberi siang dan malam…..kadar panas nya cukup untuk manusia hidup,tidak membakar mahluk hidup…begitu selama ribuan tahun teratur.dari cahaya nya daun bisa memasak makanan nya dan di sebar ke seluruh pohon hingga pohon itu hidup.semua itu tanda ada nya Tuhan dan pengaturan Tuhan.

Iklan

TERNYATA AKHIR ZAMAN DALAM KITAB WAHYU MENURUT INJIL-INJIL TERJADI DI MASA 12 RASUL

 

Ternyata semua peristiwa akhir zaman dalam kitab wahyu Yesus mengatakan terjadi di masa 12 Rasul masih hidup.Dimana segala gempa bumi,perang antar bangsa(hamargedon),sangkakala,dll terjadi di masa 12 rasul masih hidup.simak 3 injil di bawah ini:

1. Ketika Yesus keluar dari Bait Allah, seorang murid-Nya berkata kepada-Nya: “Guru, lihatlah betapa kokohnya batu-batu itu dan betapa megahnya gedung-gedung itu!”

2. Lalu Yesus berkata kepadanya: “Kaulihat gedung-gedung yang hebat ini? Tidak satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain, semuanya akan diruntuhkan.”

3. Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, berhadapan dengan Bait Allah, Petrus, Yakobus, Yohanes dan Andreas bertanya sendirian kepada-Nya:

4. “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi, dan apakah tandanya, kalau semuanya itu akan sampai kepada kesudahannya.”

5. Maka mulailah Yesus berkata kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!

6. Akan datang banyak orang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah dia, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

7. Dan apabila kamu mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang, janganlah kamu gelisah. Semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.

8. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan. Akan terjadi gempa bumi di berbagai tempat, dan akan ada kelaparan. Semua itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.

9. Tetapi kamu ini, hati-hatilah! Kamu akan diserahkan kepada majelis agama dan kamu akan dipukul di rumah ibadat dan kamu akan dihadapkan ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja karena Aku, sebagai kesaksian bagi mereka.

10. Tetapi Injil harus diberitakan dahulu kepada semua bangsa.

11. Dan jika kamu digiring dan diserahkan, janganlah kamu kuatir akan apa yang harus kamu katakan, tetapi katakanlah apa yang dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga, sebab bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Kudus.

12. Seorang saudara akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah terhadap anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.

13. Kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya ia akan selamat.”

14. “Apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat yang tidak sepatutnya–para pembaca hendaklah memperhatikannya–maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.

15. Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun dan masuk untuk mengambil sesuatu dari rumahnya,

16. dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya.

17. Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.

18. Berdoalah, supaya semuanya itu jangan terjadi pada musim dingin.

19. Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia, yang diciptakan Allah, sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.

20. Dan sekiranya Tuhan tidak mempersingkat waktunya, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan yang telah dipilih-Nya, Tuhan mempersingkat waktunya.

21. Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau: Lihat, Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.

22. Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat dengan maksud, sekiranya mungkin, menyesatkan orang-orang pilihan.

23. Hati-hatilah kamu! Aku sudah terlebih dahulu mengatakan semuanya ini kepada kamu.”

24. “Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya

25. dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang.

26. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.

27. Dan pada waktu itupun Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dan akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit.

28. Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara. Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.

29. Demikian juga, jika kamu lihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.

30. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya itu terjadi.

31. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.

32. Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja.”

33. “Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.

34. Dan halnya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga.

35. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta,

36. supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur.

37. Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!“(Markus 12)

===========================================================

1. Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka datanglah murid-murid-Nya dan menunjuk kepada bangunan-bangunan Bait Allah.

2. Ia berkata kepada mereka: “Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batupun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.”

3. Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?”

4. Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!

5. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

6. Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.

7. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.

8. Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.

9. Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,

10. dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.

11. Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.

12. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

13. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

14. Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”

15. “Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel–para pembaca hendaklah memperhatikannya–

16. maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.

17. Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun untuk mengambil barang-barang dari rumahnya,

18. dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya.

19. Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.

20. Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.

21. Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.

22. Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.

23. Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.

24. Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.

25. Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.

26. Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya.

27. Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.

28. Di mana ada bangkai, di situ burung nazar berkerumun.”

29. “Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.

30. Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.

31. Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.

32. Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.

33. Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.

34. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi.

35. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.

36. Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.”

37. “Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.

38. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,

39. dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.

40. Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan;

41. kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.

42. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.

43. Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.

44. Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.”

45. “Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?

46. Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.

47. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.

48. Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya:

49. Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk,

50. maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya,

51. dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.”(Matius 24)

==========================================================

1. Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan.

2. Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu.

3. Lalu Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu.

4. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.”

5. Ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan itu yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan, berkatalah Yesus:

6. “Apa yang kamu lihat di situ–akan datang harinya di mana tidak ada satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.”

7. Dan murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya: “Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?”

8. Jawab-Nya: “Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka.

9. Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera.”

10. Ia berkata kepada mereka: “Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan,

11. dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.

12. Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku.

13. Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.

14. Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu.

15. Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu.

16. Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh

17. dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku.

18. Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang.

19. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”

20. “Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah, bahwa keruntuhannya sudah dekat.

21. Pada waktu itu orang-orang yang berada di Yudea harus melarikan diri ke pegunungan, dan orang-orang yang berada di dalam kota harus mengungsi, dan orang-orang yang berada di pedusunan jangan masuk lagi ke dalam kota,

22. sebab itulah masa pembalasan di mana akan genap semua yang ada tertulis.

23. Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu! Sebab akan datang kesesakan yang dahsyat atas seluruh negeri dan murka atas bangsa ini,

24. dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa, dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu.”

25. “Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.

26. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.

27. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.

28. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.”

29. Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: “Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja.

30. Apabila kamu melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kamu tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat.

31. Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.

32. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi.

33. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.”

34. “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.

35. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini.

36. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”

37. Pada siang hari Yesus mengajar di Bait Allah dan pada malam hari Ia keluar dan bermalam di gunung yang bernama Bukit Zaitun.

38. Dan pagi-pagi semua orang banyak datang kepada-Nya di dalam Bait Allah untuk mendengarkan Dia.(Lukas 21 )

Dalam ketiga injil di atas(Kecuali Yohanes)di ceritakan apa yang akan terjadi di akhir zaman,yakni:

1)PERANG ANTAR BANGSA

7. Dan apabila kamu mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang, janganlah kamu gelisah. Semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.

8. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan. Akan terjadi gempa bumi di berbagai tempat, dan akan ada kelaparan. Semua itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.(Markus 12)

6. Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.

7. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.(matius 24)

9. Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera.”

10. Ia berkata kepada mereka: “Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan,(Lukas 21)

Dalam kitab wahyu peperangan antar bangsa ini adalah Hamargedon……dan beberapa narasi juga menggambar kan perang antara kubu Naga dan binatang melawan kaum kristen

12. Dan malaikat yang keenam menumpahkan cawannya ke atas sungai yang besar, sungai Efrat, lalu keringlah airnya, supaya siaplah jalan bagi raja-raja yang datang dari sebelah timur.

13. Dan aku melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis yang menyerupai katak.

14. Itulah roh-roh setan yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib, dan mereka pergi mendapatkan raja-raja di seluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna peperangan pada hari besar, yaitu hari Allah Yang Mahakuasa.

15. “Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya.”

16. Lalu ia mengumpulkan mereka di tempat, yang dalam bahasa Ibrani disebut Harmagedon.(wahyu 16)

Dan Yesus berkata peperangan besar antar bangsa ini akan terjadi di masa 12 rasul masih hidup.bahkan sebelum para rasul selesai kunjungi kota-kota Israel Yesus telah datang.jadi kedatangan yesus dan Hamargedon terjadi sebelum angkatan 12 rasul mati semua.ternyata sampai rasul terakhir Yesus mati tak ada kedatangan Yesus dan Hamargedon.hingga clement Romanus mengeluh kan hal itu.

2)NABI-NABI PALSU

22. Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat dengan maksud, sekiranya mungkin, menyesatkan orang-orang pilihan.(Markus 12)

11. Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang(Matius 24)

Dalam kitab wahyu Nabi palsu itu berdampingan dengan Naga dan binatang 666

Wahyu 16

13. Dan aku melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis yang menyerupai katak.

Wahyu 19

20. Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.

Wahyu 20

10. dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.

Dan Yesus berkata bahwa peristiwa itu semua terjadi di masa 12 Rasul masih hidup.hingga Rasul terakhir yesus mati tak ada naga,binatang,dan nabi-nabi palsu.yang ada gereja yang membumi.

3)MATAHARI MENJADI GELAP

24. “Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya

25. dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang.(Markus 12)

29. “Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.(Matius 24)

25. “Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.

26. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.(Lukas 21)

Dalam kitab wahyu matahari menjadi gelap di gambar kan:

12. Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah.(Wahyu 6)

dan aneh nya matahari sudah menjadi gelap pada kejadian selanjut nya masih ada terang sinar matahari,hingga matahari terpukul sepertiga nya:

12. Lalu malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga dari padanya menjadi gelap dan sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari.(wahyu 8)

lalu matahari masih memancar cahaya pada kejadian selanjut nya tetapi matahari gelap kembali menjelang muncul nya pak belalang

2. Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.(wahyu 9)

Pada kejadian selanjut nya matahari tetap bersinar

8. Dan malaikat yang keempat menumpahkan cawannya ke atas matahari, dan kepadanya diberi kuasa untuk menghanguskan manusia dengan api.(Wahyu 16)

Yesus berkata semua ini terjadi di masa 12 Rasul masih hidup…yakni MATAHARI MENJADI GELAP…..dan hingga Rasul yesus yang terakhir mati matahari tetap bersinar seperti biasa mengiringi pertumbuhan gereja-gereja pada awal abad kedua masehi hingga kini.

4)BULAN TIDAK BERCAHAYA

24. “Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya

25. dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang.(Markus 12)

29. “Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.(Matius 24)

25. “Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.

26. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.(Lukas 21)

Yesus menggambar kan dalam injil pada akhir zaman bulan tidak bercahaya…..tetapi kontradiksi dengan kitab wahyu,pada akhir zaman bulan menjadi merah seluruh nya seperti darah:

12. Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah.(wahyu 6)

Pada peristiwa selajut nya hanya sepertiga bulan kehilangan cahaya nya:

12. Lalu malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga dari padanya menjadi gelap dan sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari.(wahyu 8)

Dan Yesus berkata bahwa hilang nya cahaya bulan terjadi di masa 12 Rasul…..ternyata nubuat itu tak terlaksana….bulan tetap bercahaya mengiringi malam negri2 Romawi dan perkembangan gereja awal abad ke dua setelah Rasul yesus terakhir mati.

5)BINTANG-BINTANG BERJATUHAN DARI LANGIT

24. “Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya

25. dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang.(Markus 12)

29. “Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.(Matius 24)

25. “Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.

26. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.(Lukas 21)

Dalam kitab wahyu ada 4 kali kejadian bintang-bintang jatuh ke bumi….aneh nya bumi tak hancur jadi debu.bahkan ekor ular naga menyeret sepertiga bintang di langit lalu menghujami nya ke bumi tapi bumi tidak hancur jadi debu….bintang ada milyaran bahkan trilyunan di langit jika sepertiga bintang di seret ekor naga maka berapa milyar bintang yang menghujami bumi?

perumpamaan……itu pasti ngeles nya kalau sudah mentok jawaban nya 😆

Wahyu 6

13. Dan bintangbintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang.

Wahyu 8

10. Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air.

11. Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.

Wahyu 9

1. Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut.

Wahyu 12

1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

4. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintangbintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.

Dan yesus berkata bahwa jatuh nya bintang-bintang itu terjadi di masa 12 Rasul…tetapi hingga Rasul terakhir mati bintang tetap ada di tempat nya hingga kini.

6)PARA MALAIKAT MENIUP SANGKAKALA

31. Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.(Matius 24)

Dalam kitab Wahyu ada 7 malaikat meniup sangkakala

SANGKAKALA PERTAMA DI TIUP

7. Lalu malaikat yang pertama meniup sangkakalanya dan terjadilah hujan es, dan api, bercampur darah; dan semuanya itu dilemparkan ke bumi; maka terbakarlah sepertiga dari bumi dan sepertiga dari pohon-pohon dan hanguslah seluruh rumput-rumputan hijau.(Wahyu 8)

SANGKAKALA KEDUA DI TIUP

8. Lalu malaikat yang kedua meniup sangkakalanya dan ada sesuatu seperti gunung besar, yang menyala-nyala oleh api, dilemparkan ke dalam laut. Dan sepertiga dari laut itu menjadi darah,

9. dan matilah sepertiga dari segala makhluk yang bernyawa di dalam laut dan binasalah sepertiga dari semua kapal.(wahyu 8)

SANGKAKALA KETIGA DI TIUP

10. Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air.

11. Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.(Wahyu 8)

SANGKAKALA KEEMPAT DI TIUP

12. Lalu malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga dari padanya menjadi gelap dan sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari.

13. Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata dengan suara nyaring: “Celaka, celaka, celakalah mereka yang diam di atas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya.”(wahyu 8)

SANGKAKALA KELIMA DI TIUP

1. Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut.

2. Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.

3. Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi.

4. Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.

5. Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.

6. Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.

7. Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia,

8. dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi singa,

9. dan dada mereka sama seperti baju zirah, dan bunyi sayap mereka bagaikan bunyi kereta-kereta yang ditarik banyak kuda, yang sedang lari ke medan peperangan.

10. Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya.

11. Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam bahasa Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion.

12. Celaka yang pertama sudah lewat. Sekarang akan menyusul dua celaka lagi.(wahyu 9)

SANGKAKALA KE ENAM DI TIUP

13. Lalu malaikat yang keenam meniup sangkakalanya, dan aku mendengar suatu suara keluar dari keempat tanduk mezbah emas yang di hadapan Allah,

14. dan berkata kepada malaikat yang keenam yang memegang sangkakala itu: “Lepaskanlah keempat malaikat yang terikat dekat sungai besar Efrat itu.”

15. Maka dilepaskanlah keempat malaikat yang telah disiapkan bagi jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.

16. Dan jumlah tentara itu ialah dua puluh ribu laksa pasukan berkuda; aku mendengar jumlah mereka.

17. Maka demikianlah aku melihat dalam penglihatan ini kuda-kuda dan orang-orang yang menungganginya; mereka memakai baju zirah, merah api dan biru dan kuning belerang warnanya; kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala singa, dan dari mulutnya keluar api, dan asap dan belerang.

18. Oleh ketiga malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, yaitu oleh api, dan asap dan belerang, yang keluar dari mulutnya.

19. Sebab kuasa kuda-kuda itu terdapat di dalam mulutnya dan di dalam ekornya. Sebab ekornya sama seperti ular; mereka berkepala dan dengan kepala mereka itu mereka mendatangkan kerusakan.

20. Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan,

21. dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian.(wahyu 9)

SANGKAKALA KETUJUH DI TIUP

15. Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam sorga, katanya: “Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.”

16. Dan kedua puluh empat tua-tua, yang duduk di hadapan Allah di atas takhta mereka, tersungkur dan menyembah Allah,

17. sambil berkata: “Kami mengucap syukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa, yang ada dan yang sudah ada, karena Engkau telah memangku kuasa-Mu yang besar dan telah mulai memerintah sebagai raja

18. dan semua bangsa telah marah, tetapi amarah-Mu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi dan orang-orang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi.”

19. Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat.(wahyu 11)

Semua sangkakala itu di tiup di masa 12 Rasul masih hidup.maka segala kejadian dahsyat mengiringi di tiup nya sangkakala itu terjadi di masa 12 Rasul….seperti hujan es,pasukan belalang dll….hingga Rasul terakhir yesus mati tak ada bunyi sangkakala apapun yang ada adalah burung yang berkicau di alam asia minor dll mengiringi pertumbuhan gereja perdana

7)GEMPA BUMI

7. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.(Mayius 24)

8. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan. Akan terjadi gempa bumi di berbagai tempat, dan akan ada kelaparan. Semua itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.(markus 13)

11. dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.(Lukas 21)

Dalam kitab wahyu gempa bumi di akhir zaman di gambar kan:

Wahyu 6

12. Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah.

Wahyu 8

5. Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.

Wahyu 11

13. Pada saat itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan sepersepuluh bagian dari kota itu rubuh, dan tujuh ribu orang mati oleh gempa bumi itu dan orang-orang lain sangat ketakutan, lalu memuliakan Allah yang di sorga.

19. Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat.

Wahyu 16

18. Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu.

Dan Yesus berkata gempa bumi itu terjadi di masa 12 Rasul……dan Rasul yesus terakhir mati tak ada gempa bumi dahsyat yang di gambar kan kitab wahyu.yang ada adalah pemandangan indah negri Asia kecil,mesir dll mengiringi pertumbuhan gereja-gereja perdana.

SEMUA YANG TERJADI DI KITAB WAHYU TERJADI SEBELUM 12 RASU MATI SEMUA

30. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya itu terjadi.(Markus 12)

34. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi.(Matius 24)

32. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi.(Lukas 21)

Jadi semua kejadian di kitab Wahyu yesus katakan terjadi di masa 12 Rasul masih hidup.ternyata Yesus salah,Rasul terakhir mati semua tak terjadi.dan penulis kitab wahyu pun mengatakan semua kejadian yang ia tulis waktu nya sudah dekat

2. Yohanes telah bersaksi tentang firman Allah dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya.

3. Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.(Wahyu 1)

9. Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus.(Wahyu 1)

Sebab yesus berkata bahwa kedatangan nya adalah di masa 12 Rasul masih hidup……malah sebelum 12 Rasul selesai mengunjungi kota-kota israel

(23) Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.(Matius 10:23)

Jadi segala nubuat akhir zaman dalam kitab wahyu bahkan pengarang nya sendiri meyakini(atau membual)bahwa semua yang tertulis dalam kitab wahyu terjadi di zaman nya…dan khusus nya di zaman 12 Rasul masih hidup…semua itu akibat dari 3 injil itu sendiri yang mengatakan bahwa semau kejadian yang yesus ceritakan berupa akhir zaman dan kedatangan nya semua itu terjadi di masa 12 rasul masih hidup.

Yesus mengharapkan kerajaan tuhan datang dengan segera.dalam masa priode hidup para pendengarnya(markus 9:1,13:30).ia keliru.tentu saja para ahli ilmu agama akan menerimanya saat mereka menemukan hal itu.hal itu akan meruntuhkan diterimanya penelitian mengenai kristus itu sendiri dan kualitasnya.buah dari penelitian yg telah berlangsung lebih dari 1500 tahun.sebagian mereka mencoba untuk melepaskan diri dari dilema tersebut.mereka mencoba menegaskan sesuatu yg tak masuk akal.seperti bahwa kerajaan tuhan telah datang dalam khotbah dan mukjizat yesus.kesalahan yesus menimbulkan pertanyaan bagaimana bila yesus yang maha tahu dapat membuat kesalahan??.intinya di sini adalah,yahudi tidak mungkin disalahkan karena tidak menerima yesus sebagai almasih versi mereka.ketika ia meramalkan sesuatu yg tak pernah terjadi.ia meramalkan kerajaan surgawi,yg datang ialah gereja yg membumi.(Dalam Jesus Myhth)

BAGAI MANA DENGAN KERAJAAN SERIBU TAHUN?

Jika yesus berkata bahwa akhir zaman terjadi pada masa hidup 12 Rasul,maka bagaimana skenario kerajaan 1000 tahun?….dalam skenario error ini  maka Kerajaan 1000 tahun di mulai sejak 12 Rasul masih hidup setelah banyak terjadi bencana pada bumi.jadi Kerajaan Yesus yang 1000 tahun berakhir tahun 1000 masehi….pada zaman itu indonesia ada kerajaan sriwijaya dll,jadi lenyap nya langit dan bumi menurut kitab wahyu adalah sekitar tahun 1000 Masehi.demikian jika kerajaan Allah datang di masa 12 Rasul menurut perkataan yesus sendiri.

(23) Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.(Matius 10:23)

9. Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus.(Wahyu 1)

Karena pengaruh 3 injil dan kitab wahyu membuat orang-orang kristen abad pertama masehi menyangka akhir zaman datang di zaman mereka:

“Kami sudah mendengar tentang hal-hal ini [mengenai akhir zaman] bahkan pada masa bapak-bapak kami, dan tengoklah, kami pun sekarang telah menjadi tua dan tak satupun dari semua itu yang telah terjadi atas kami “( klik )

 

 

ANSWERING-FF.ORG

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

KRISTOLOG.COM

Kajian Ilmiah Kristologi

Lampu Islam

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG (serbuiff)

Siap membombardir habis gembong IFF dan spesies lainnya yang sejenis

Answering Misionaris

Menjawab Fitnah terhadap Islam

Kerajaan Agama

http://kerajaanagama.wordpress.com/ 2009 - 2011

MUSLIM MENJAWAB TANTANGAN

[3:190] Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

---PENGINJIL---

KRISTEN ADALAH PENERUS AGAMA PAGAN

Edyprayitno's sang Mualaf

FORUM DIALOG LESEHAN DAN KAJIAN KRISTOLOGI

Kristenisasi - Pemurtadan - Kristologi

A. AHMAD HIZBULLAH MAG's Blog