RUJUK DENGAN BERSETUBUH TAMPA NIAT BAIK

Saya mendapat pertanyaan mengenai postingan saya Di sini….seperti nya harus di jawab agar umat islam jangan terlibat di dalam jalan yang salah:

 

assalamualaikum. saya menghadapi sitiasi diatas. sy diceraikan dgn lafaz satu dan sms tempoh iddah sy digauli berkali2. namun apbla saya mengajak utk rujuk beliau tidak mahu… bagaimana pendapat saudara.. mohon sangat penjelasn..
email saya k=====.com

JAWAB SAYA:

Wa alaikum salam warah matullahi wabarakatuh:

Jika penanya menyimak tulisan saya dengan teliti pasti ada jawaban nya.

Maka jawab saya adalah seperti tulisan saya di atas:

KETUJUH:SUAMI CAMPUR PADA MASA IDDAH RAJ’IYYAH DENGAN MAKSUD MENIKMATI HUBUNGAN SEX BELAKA?

padahal campur pada masa iddah raj’iyah itu di perbolehkan sebagai tanda rujuk kembali,bukan sekedar menikmati sex tampa niat mengekal kan pernikahan kembali.maka itu saya setuju dengan pendapat imam syafi’iy bahwa rujuk mest ada saksi,agar suami di awas-awasi para saksi dalam kejujuran rujuk nya.dan pendapat Syafiiy itu Alkitabiyah(sesuai surat dalam quran,surat At-Thalaq ayat 4

Nah…..jika ibu siti menyimak dengan baik tulisan saya ibu siti pasti mendapat jawaban nya

ibu jangan mau lagi di ajak berhubungan badan kecuali suami mempunyai niat baik untuk rujuk.hanya suami biadab yang menyetubuhi isteri di masa iddah hanya untuk mumpung masih ada waktu Iddah saya nikmati dulu dia

Imam syafii mengatakan rujuk model begini tidak sah(yakni tampa saksi,niat baik dll)jika tidak sah si suami adalah pendosa paling utama karena niat busuk nya itu.

Seorang perempuan yang cerdas jika bercerai dari suami nya dalam masa iddah hendak nya melihat apa maksud suami mengajak hubungan badan?apa hanya sekedar bermain-main atau serius.

Maka wajib bagi suami ketika hendak mau rujuk di masa iddah membawa saksi nya,atau membawa keluarga atau kerabat terpercaya bicara dengan anda NIAT SERIUS RUJUK…..kalau perlu buat surat dari saksi itu bahwa sang suami telah melafaz kan mau rujuk

Jika sudah ada saksi dan niat baik maka anda bisa bersetubuh dan anda menjadi suami isteri kembali tampa mengulang akad nikah dan tampa mahar yang baru asal masih dalam masa iddah.

Jika anda sudah di setubuhi berkali-kali tapi dia tak mau rujuk maka ketahui lah dia lelaki bejat yang hanya MEMPERMAIN KAN hukum Allah.dia mungkin tahu aturan masih boleh menyetubuhi isteri pada masa iddah,tapi dia tak ada niat kembali pada anda…..itu tanda lelaki tidak baik.

Maka besok tolak lah hubungan badan dengan nya…..jangan mau lagi melayani permintaan nya sebab dia tak punya niat baik.

ASAL USUL TAURAT KINI

Kejadian 5: 18-22 yang diterbitkan oleh Jean Morin pada tahun 1631 dalam publikasi pertama dari Samaritan Pentateuch

Apakah Taurat yang kita pegang kini mempunyai sejarah yang jelas?apakah Taurat kini adalah salinan asli nya dari Musa?…..ternyata seperti hal nya Injil-injil kanonik…..Taurat tak mempunyai sejarah jelas dalam pembentukan awal nya.malah lebih parah Taurat kini yang penulisan ulang nya sekitar 700 tahunan setelah Musa mati..

MAYORITAS SARJANA ALKITAB MENGATAKAN TAURAT DI TULIS PRIODE PEMBUANGAN BABEL

Mayoritas sarjana Alkitab percaya bahwa buku yang ditulis adalah produk dari pembuangan  Babilonia  (c. 600 SM), berdasarkan tradisi sebelumnya baik lisan maupun tulisan, yang hanya bisa muncul dari masyarakat yang terpisah dalam Israel kuno, Penilisan itu selesai dengan masa pemerintahan Achaemenid (c. 400 SM).

Sejumlah pakar Alkitab pada zaman modern menganggap kitab-kitab yang tertulis ini mulai disusun dalam periode pembuangan ke Babel (sekitar tahun 600 SM) dan dilengkapi sebelum zaman Persia (“Yehud Medinata”) sekitar tahun 400 SM (link )

FRAGMENT DARI ABAD KE 7 SM

1979 Penemuan fragmen dari Alkitab Ibrani (Priestly Memberkati dari Kitab Bilangan) di Ketef Hinnom penanggalan ke akhir abad ke-7 SM, dan dengan demikian sebelum pembuangan di Babel, adalah bukti tertua dari unsur Taurat yang saat ini sebelum pembuangan Babel.

DI TULIS BEBERAPA PENULIS

konsensus ilmiah yang modern adalah bahwa Taurat memiliki beberapa penulis dan yang komposisinya berlangsung selama berabad-abad

Semenjak abad Pertama S.M. banyak
orang yang mempertahankan anggapan bahwa seluruh
Pentateuque ditulis oleh Nabi Musa, di antara
orang-orang itu adalah: Flavius Joseph dan Philon dari
Alexandria.

Pada waktu sekarang anggapan seperti tersebut di atas
sudah ditinggalkan orang. Tetapi meskipun begitu,
Perjanjian Baru masih mempertahankannya. Paulus dalam
suratnya kepada orang-orang Rum (10, 5) mengutip
kata-kata orang Levi: “Musa sendiri menulis
aturanaturan yang datang dari Taurah.” Yahya, pengarang
Injil yang keempat, dalam fasal 5, ayat 46-47
meriwayatkan bahwa Yesus berkata: “Jika kamu telah
melihat Musa, kamu tentu akan percaya kepadaku karena
ia (Musa) telah menulis tentang diriku. Kalau kamu
tidak percaya kepada apa yang ditulis oleh Musa,
bagaimana kamu dapat percaya kepada apa yang aku
katakan?”

Di sini kekeliruan timbul daripada redaksi; teks asli
bahasa Yunani adalah “episteute” yang berarti “fasal”
dan bukan “menulis.” Dengan begitu maka Yahya, penulis
Injil ke empat telah memberi keterangan salah yang
digambarkan telah diucapkan oleh Yesus.

Pada abad XVI, Carlstadt memperingatkan
kita bahwa Nabi Musa tentu tidak dapat menulis berita
tentang kematiannya, seperti yang tersebut dalam kitab
(fasal) Ulangan 34, 512. Pengarang kemudian menyebutkan
kritikkritik lainnya yang mengatakan bahwa tidak semua
Taurah itu karangan Musa; secara khusus disebutkan buku
karangan Richard Simon yang berjudul: Histoire Critique
du Vieux Testament (Sejarah Kritik tentang Perjanjian
Lama) tahun 1678 yang menonjolkan kesulitan-kesulitan
kronologis (urutan Sejarah), ulangan-ulangan,
tulisan-tulisan yang tak teratur tentang
riwayat-riwayat, serta perbedaan-style (tata bahasa)
dalam Taurah. Karangan R. Simon tersebut telah
menyebabkan heboh

MEMPUNYAI EMPAT SUMBER

Konsensus kesarjanaan adalah bahwa cerita yang diambil dari empat sumber tertulis yang berbeda dan bahwa ini dibawa bersama-sama selama waktu untuk membentuk lima kitab pertama dari Alkitab sebagai karya gabungan. Sumber dikenal sebagai J, yang sumber yahwis sumber (dari transliterasi Jerman dari YHWH Ibrani), E, sumber Elohis, P, sumber imam, dan D, sumber Deuteronomist. Jadi Pentateukh (atau Taurat, seperti yang dikenal oleh orang-orang Yahudi) terdiri dari bahan diambil dari enam abad sejarah manusia, yang telah bersama-sama untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang penciptaan dunia dan dari hubungan Allah dengan rakyatnya, khususnya dengan orang-orang Israel.” (Profesor John Riches dari University of Glasgow )

Taurat memiliki empat sumber cerita, yang diberi tanda dengan huruf Y, E, D, dan P. Sumber Y (“Yahwist”) merupakan sumber cerita yang besar, tetapi ditambah sumber lain, misalnya kisah penciptaan di Kitab Kejadian dianggap berasal dari P dan Y

Yean
Astruc, tabib pribadi Raja Louis XV yang telah
memberikan argumen yang kuat.

Pada tahun 1753 ia menerbitkan bukunya: Dugaan tentang
catatan-catatan asli, yang dipakai oleh Nabi Musa untuk
menulis kitab (fasal) Kejadian. Dalam buku itu, ia
menitik beratkan adanya bermacam-macam sumber. Ia sudah
terang, bukannya orang pertama yang menulis hal ini,
akan tetapi ia adalah orang pertama yang berani
mengumumkan suatu kenyataan yang sangat penting, yaitu
bahwa mengenai kitab: (fasal) Kejadian terdapat dua
teks yang berbeda-beda; yang satu menamakan Tuhan
dengan kata Yahwe, yang lainnya menyebut Tuhan dengan
kata Elohim. Eichhorn (1780-1783) mengungkapkan
penemuan yang sama mengenai empat kitab (fasal) lainnya
dalam Taurah (Pentateuque). Kemudian pada tahun 1798,
Ilgen merasa bahwa satu daripada dua teks yang
diselidiki oleh Astruc yaitu teks yang di dalamnya
Tuhan dinamakan Elohim, harus dibagi menjadi dua.
Dengan begitu maka Pentateuque menjadi benar-benar
terpecah-pecah.

Pada abad XIX telah dilakukan penelitian yang telah
mantap mengenai sumber-sumber Perjanjian Lama. Pada
tahun 1854, orang berpendapat bahwa ada 4 sumber,
yaitu: dokumen Yahwist, dokumen Elohist, Deuteronomy,
kitab-(fasal) Ulangan dan kode Sakerdotal (hukum para
pendeta). Dokumen Yahwist telah ditulis di Kerajaan
Yuda pada abad IX S.M. Dokumen Elohist adalah lebih
baru, dan ditulis di kerajaan Israil Deuteronomy (Kitab
Ulangan) menurut Edmond Yacob ditulis pada abad VIII
S.M., dan menurut R.P. de Vaux ditulis pada abad VII
S.M. pada zaman Yosias. Dan akhirnya, code Sakerdotal
(hukum-hukum pendeta) ditulis pada abad VI S.M., yakni
pada zaman pengasingan Israil di Babylon atau
sesudahnya.

Dengan begitu maka teks Taurah telah berangsur-angsur
tertulis selama sedikitnya tiga abad.

Akan tetapi masalahnya jauh lebih kompleks. Pada tahun
1941, A. Lods mengatakah bahwa document Yahwist
mempunyai 3 sumber, dokumen Elohist mempunyai 4 sumber,
kitab ulangan mempunyai 6 sumber dan hukum-hukum
pendeta mempunyai 9 sumber, di samping tambahan-
tambahan yang dibagi-bagi antara 8 penulis

Kemudian orang mulai berfikir bahwa banyak hukum-hukum
dalam Taurah yang sama dengan hukum-hukum lama di luar
Bibel, dan banyak riwayat-riwayat dalam Taurah yang
memberi kesan berasal dari lingkungan lain yang lebih
kuno; dengan demikian maka persoalannya menjadi jauh
lebih kompleks.

Sumber-sumber yang banyak itu menyebabkan perbedaan-
perbedaan dan ulangan-ulangan. R.P. de Vaux memberi
contoh tentang tercampurnya tradisi yang berbeda- beda
mengenai penciptaan alam, anak keturunan Cain (Habil),
banjir Nabi Nuh, penculikan Nabi Yusuf, petualangannya
di Mesir, perbedaan nama seseorang, penyajian yang
berbeda-beda mengenai sesuatu ke}adian.

Dengan begitu maka Taurah (Pentateuque) nampak tersusun
daripada tradisi bermacam-macam yang dihimpun secara
baik oleh penyusun-penyusunnya, yang kadang-kadang
menjajarkan kumpulan mereka dan kadang-kadang merubah
kumpulan-kumpulan itu dengan maksud menimbulkan sintesa
di antaranya; meskipun dalam melakukan hal terakhir ini
mereka tidak menghilangkan perbedaan serta
keragu-raguan sehingga hal-hal ini menarik perhatian
orang-orang zaman sekarang untuk mengadakan penelitian
mengenai sumber-sumber asli.

Dalam rangka kritik mengenai teks, Taurah (Pentateuque)
memberi contoh yang amat jelas tentang perubahan-
perubahan yang dilakukan oleh manusia, pada bermacam-
macam periode sejarah bangsa Yahudi, tradisi lisan
dan teks-teks yang berasal dari generasi-generasi
terdahulu.

Taurah bermula pada abad X atau IX S.M. dengan tradisi
Yahwist yang menceriterakan permulaan penciptaan alam,
kemudian menyusun sejarah bangsa Israil, dan seperti
kata R.P de Vaux, menempatkannya dalam rencana Tuhan
untuk seluruh kemanusiaan. Akhirnya Taurah terus
tersusun pada abad VI S.M dengan tradisi
pendeta-pendeta, yang mementingkan tahun dan silsilah
keturunan (Genealogi)

Pernyataan-pernyataan yang sedikit atau jarang yang
tetap terdapat dalam tradisi ini, menurut R.P. de Vaux,
menunjukkan perhatian besar yang mengenai hukum seperti
istirahat pada hari Sabtu setelah menciptakan alam,
aliansi dengan Nuh, aliansi dengan Ibrahim, khitan,
pembelian gua Makpeh yang memberi hak milik kepada
pendeta-pendeta di Kana’an. Kita perlu ingat bahwa
tradisi sakerdotal (pendeta-pendeta) muncul setelah
bangsa Israil kembali dari pengasingannya di Babylon
dan mendiami Palestina mulai tahun 583 S.M. Jadi soal
agama dan soal politik tercampur.

Mengenai kitab (fasal) Kejadian, pembagian dalam tiga
sumber pokok telah dianggap benar: R.P. de Vaux dalam
terjemahannya membawakan teks-teks yang menjadi dasar
bagi teks yang ada sekarang dalam fasal Kejadian.
Dengan mendasarkan penyelidikan kepada teks-teks
tersebut, siapa saja dapat menunjukkan hubungan antara
teks dalam fasal Kejadian dengan teks dalam tiga sumber
pokok tersebut di atas. Umpamanya, mengenai yang
berhubungan dengan penciptaan alam, dengan banjir dan
periode semenjak banjir sampai munculnya Ibrahim, yaitu
ceritera dalam 11 bagian yang pertama dalam kitab
(fasal) Kejadian, kita dapat menemukan sebagian teks
Yahwist dan sebagian lainnya teks Sakerdotal.

Teks Elohist tak terdapat dalam 11 bagian pertama.
Percampuran antara teks Yahwist dan Sakerdotal nampak
dengan jelas. Adapun yang mengenai penciptaan alam
sampai Zaman Nabi Nuh (5 bagian yang pertama),
susunannya lebih mudah; satu bagian Yahwist bergantian
dengan satu susunan Sakerdotal dari permulaan sampai
akhir. Mengenai Banjir, khususnya mengenai bagian 7 dan
8, potongan-potongan teks menurut sumber asli
memisahkan beberapa bagian-bagian yang sangat pendek.
Dalam meneliti 100 baris teks Prancis, kita beralih
dari satu teks kepada teks yang lain lebih dari 17
kali. Dari sinilah timbulnya perbedaan-perbedaan dan
kontradiksi dalam pembacaan Taurah dalam Injil yang ada
sekarang.( Bucaile )

TIGA TEKS IBRANI TERMASUK TAURAT

Banyak orang yang tidak tahu bahwa pada permulaannya,
seperti yang dikatakan Edmond Jacob, terdapat beberapa
teks Perjanjian Lama dan bukan teks tunggal. Pada abad
III SM sedikitnya ada tiga teks Ibrani, yaitu teks
massorethique, teks yang dipakai untuk terjemahanYunani
dan teks kitab Taurat Samaria. Pada abad pertama SM,
ada kecenderungan untuk membentuk teks tunggal, akan
tetapi hal tersebut baru terlaksana satu abad kemudian.

Jika kita mempunyai tiga teks tersebut di atas, tentu
kita dapat melakukan studi perbandingan dan kita
mungkin dapat mempunyai idea tentang teks yang asli,
akan tetapi kita tak mempunyai teks tersebut di atas.
Selain gulungan-gulungan yang terdapat di gua Qumran
pada tahun 1947, yaitu gulungan yang berasal dari zaman
sebelum timbulnya agama Kristen, dan dekat sebelum
munculnya Nabi Isa, telah terdapat Papyrus Decalogue
berasal dari abad II M, dan mengandung
perbedaan-perbedaan dari teks klasik, begitu juga
fragmen Perjanjian Lama, yang ditulis orang pada abad V
M. (Fragmen Geniza, Cairo); selain itu semua, teks
Bibel Ibrani yang paling tua adalah teks abad IX M.( Maurice Bucaille )

KESIMPULAN TULISAN DI ATAS

Kesimpulan nya adalah Kitab Taurat yang kita pegang saat ini bukan langsung dari tulisan Musa…..dan bukan langsung dari turunan dari salinan Taurat Musa(1527SM-1407SM.Taurat sekarang di tulis kl 800 tahun setelah Musa.jadi Taurat yang kita pegang kini bukan asli nya dari Musa,tetapi berupa ceceran riwayat benar dan salah yang di jadikan satu berupa tulisan,oleh beberapa penulis YANG TAK DI KENAL.

Maka wajar banyak sekali kisah konyol,biadab,kesalahan dan kontradiksi di dalam nya karena Taurat kini bukan tulisam asli Musa,tetapi tulisan ulang nya.

Yeremia 8

8. Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong.

Nabi Musa pun telah menubuatkan bahwa Bani Israel akan mengubah kitab Taurat :

Ulangan 31:24-30

31:24 Ketika Musa selesai menuliskan perkataan hukum Taurat itu dalam sebuah kitab sampai perkataan yang penghabisan,
31:25 maka Musa memerintahkan kepada orang-orang Lewi pengangkut tabut perjanjian TUHAN, demikian:
31:26 “Ambillah kitab Taurat ini dan letakkanlah di samping tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, supaya menjadi saksi di situ terhadap engkau.
31:27 Sebab aku mengenal kedegilan dan tegar tengkukmu. Sedangkan sekarang, selagi aku hidup bersama-sama dengan kamu, kamu sudah menunjukkan kedegilanmu terhadap TUHAN, terlebih lagi nanti sesudah aku mati.
31:28 Suruhlah berkumpul kepadaku segala tua-tua sukumu dan para pengatur pasukanmu, maka aku akan mengatakan hal yang berikut kepada mereka dan memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap mereka.
31:29 Sebab aku tahu, bahwa sesudah aku mati, kamu akan berlaku sangat busuk dan akan menyimpang dari jalan yang telah kuperintahkan kepadamu. Sebab itu di kemudian hari malapetaka akan menimpa kamu, apabila kamu berbuat yang jahat di mata TUHAN, dan menimbulkan sakit hati-Nya dengan perbuatan tanganmu.”
31:30 Lalu Musa menyampaikan ke telinga seluruh jemaah Israel nyanyian ini sampai perkataan yang penghabisan.

Allah berfirman :

“Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubah-nya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui” (QS. 2: 75)

“Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al-Kitab, padahal dia bukan dari Al-Kitab dan mereka mengatakan: “Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah, padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui” (QS. 3: 78)

Jadi Kitab Taurat kini tak di ketahui siapa yang menulis nya…di tulis jauh setelah Musa wafat…jadi sejarah awal Taurat asli Musa tertutup kabut gelap pekat yang sangat gelap,tak ada yang mengetahui nya.namun Taurat tulisan ulang itu tak serta merta salah semua…..ajaran-ajaran asli Musa masih tercakup seperti  Tauhid,sabat,khitan,dst.terutama ajaran 10 perintah Tuhan.

TAURAT APA YANG DI PEGANG DAN DI BENAR KAN YAHYA DAN ISA?

QS 19:12-15

يَا يَحْيَىٰ خُذِ الْكِتَابَ بِقُوَّةٍ ۖ وَآتَيْنَاهُ الْحُكْمَ صَبِيًّا [١٩:١٢]

Hai Yahya, ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak,

Al-Maaidah:46

وَقَفَّيْنَا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم بِعِيسَى ٱبْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًۭا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلتَّوْرَىٰةِ ۖ وَءَاتَيْنَٰهُ ٱلْإِنجِيلَ فِيهِ هُدًۭى وَنُورٌۭ وَمُصَدِّقًۭا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلتَّوْرَىٰةِ وَهُدًۭى وَمَوْعِظَةًۭ لِّلْمُتَّقِينَ

Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan `Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.

Jika kondisi Taurat hanya berupa tulisan-tulisan orang-orang tak

Al-Maaidah:46

وَقَفَّيْنَا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم بِعِيسَى ٱبْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًۭا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلتَّوْرَىٰةِ ۖ وَءَاتَيْنَٰهُ ٱلْإِنجِيلَ فِيهِ هُدًۭى وَنُورٌۭ وَمُصَدِّقًۭا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلتَّوْرَىٰةِ وَهُدًۭى وَمَوْعِظَةًۭ لِّلْمُتَّقِينَ

Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan `Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.

di kenal sepeninggal Musa maka Taurat inikah yang di benar kan Yahya dan Isa?tentu absurd jika kedua nya menganggap Taurat masa itu 100% asli dari Musa.

JAWAB:

Maksud nya Kitab taurat yang di pegang Yahya dengan kuat adalah Taurat asli musa,bukan Taurat masa nya.jadi Yahya hanya mengamal kan ajaran-ajaran asli dari Taurat Musa terutama 10 perintah Tuhan.jadi kitab yang di maksud bukan kitab text book masa Yahya,tetapi kitab asli Musa yang di ketahui Yahya lewat Hikmah dari Allah…misal nya Yahya mengamal kan Tauhid,sabat,menjauhi zina,khitan,dll berarti yahya telah mengamal kan ajaran kitab Taurat Musa yang asli,walau kitab nya yang asli sudah hilang lenyap.

Perhatikan kata Bi quwwatin dan Hikmah…..yahya mengambil kitab Taurat dengan kekuatan nalar dari Allah untuk membedakan mana taurat Asli musa mana bukan….dan di beri hikmah sebagai pelengkap untuk membedakan mana Taurat asli Musa mana yang bukan

Begitu juga isa,hanya membenar kan Taurat Musa asli nya,terutama 10 perintah tuhan.dan mengabai kan yang lain.namun sayang nya dalam injil-injil kini tak ada narasi itu,yang ada hanya narasi bodoh yang mengatakan Taurat masa nya di tulis oleh Musa.dan yesus…lebih tepat nya penulis injil SALAH……sebab Taurat masa Yahya,yesus dan kini bukan lah tulisan Musa…..tetapi orang-orang tak di kenal jauh setelah Musa mati.

Taurat asli adalah berupa luh-luh tertulis yang ada tertulis pada sisi Musa…………tentu luh-luh itu bukan berbentuk seperti sekarang berupa 4 kitab(kejadian,keluaran,bilangan,ulangan)…..susunan 4 ini tak pernah di kenal di masa Musa hidup…..susunan ini di perkenal kan ratusan tahun setelah Musa oleh penulis-penulis tak di kenal……tercecer lalu di satukan.

Dan Taurat berupa luh-luh itulah yang di benar kan,di amal kan dan di pegang oleh Yahya dan isa.maka kami umat islam mengatakan Taurat dan injil yang di sebut dalam Quran bukan lah Taurat dan injil yang ada di masa kini bahkan masa Yesus.

 

QS 7:145

وَكَتَبْنَا لَهُ فِي الْأَلْوَاحِ مِن كُلِّ شَيْءٍ مَّوْعِظَةً وَتَفْصِيلًا لِّكُلِّ شَيْءٍ فَخُذْهَا بِقُوَّةٍ وَأْمُرْ قَوْمَكَ يَأْخُذُوا بِأَحْسَنِهَا ۚ سَأُرِيكُمْ دَارَ الْفَاسِقِينَ [٧:١٤٥]

Dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada luh-luh (Taurat) segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan bagi segala sesuatu; maka (Kami berfirman): “Berpeganglah kepadanya dengan teguh dan suruhlah kaummu berpegang kepada (perintah-perintahnya) dengan sebaik-baiknya, nanti Aku akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang yang fasik

ANSWERING-FF.ORG

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

KRISTOLOG.COM

Kajian Ilmiah Kristologi

Lampu Islam

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG (serbuiff)

Siap membombardir habis gembong IFF dan spesies lainnya yang sejenis

Answering Misionaris

Menjawab Fitnah terhadap Islam

Kerajaan Agama

http://kerajaanagama.wordpress.com/ 2009 - 2011

MUSLIM MENJAWAB TANTANGAN

[3:190] Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

---PENGINJIL---

KRISTEN ADALAH PENERUS AGAMA PAGAN

Edyprayitno's sang Mualaf

FORUM DIALOG LESEHAN DAN KAJIAN KRISTOLOGI

Kristenisasi - Pemurtadan - Kristologi

A. AHMAD HIZBULLAH MAG's Blog