Posts from the ‘Kekerasan Kristen’ Category

TERNYATA PENDUKUNG PERBUDAKAN MASA KOLONIAL MEMAKAI DASAR ALKITAB

Kristen kerap membully islam yang terlambat membebas kan perbudakan.di saat negara-negara barat kristen sudah menghapus perbudakan dunia islam belum menghapus nya.mereka membanggakan kristen sebagai agama pembebas perbudakan.padahal klaim itu bohong di mata Alkitab juga di mata sejarah.

Padahal dalam sejarah pembebasan perbudakan kristen terbelah dua antara yang mendukung perbudakan dan yang tidak mendukung perbudakan.semua membawa dalil Alkitab masing-masing.Pandangan Kristen tentang perbudakan bervariasi baik secara regional dan historis. Perbudakan dalam berbagai bentuk telah menjadi bagian dari lingkungan sosial untuk banyak sejarah kekristenan, yang mencakup lebih dari delapan belas abad.Dalam perdebatan abad kedelapan belas dan kesembilan belas di Inggris dan Amerika Serikat, bagian-bagian dalam Alkitab digunakan oleh para pendukung pro-perbudakan dan kaum abolisionis untuk mendukung pandangan masing-masing.

PERBUDAKAN DI SAH KAN ALKITAB

Bagian-bagian dalam Alkitab tentang penggunaan dan peraturan perbudakan telah digunakan sepanjang sejarah sebagai pembenaran untuk menjaga budak, dan untuk panduan bagaimana hal itu harus dilakukan.Oleh karena itu, ketika penghapusan diajukan, banyak orang Kristen berbicara dengan keras menentangnya, dengan alasan penerimaan Alkitab atas perbudakan sebagai ‘bukti’ bahwa itu adalah bagian dari kondisi normal.

GEORGE WHITEFIELD MENDUKUNG PERBUDAKAN

George Whitefield , terkenal karena memicu  Kebangkitan Besar evangelikalisme Amerika, berkampanye, di Provinsi Georgia , untuk legalisasi perbudakan, [113] [114]

Ia bergabung dengan para pemilik budak untuk mendukung perbudakan yang tahun-tahun sebelum nya perbudakan telah di cela di Georgia.Perbudakan telah dilarang di Georgia, tapi itu disahkan pada 1751 karena sebagian besar untuk upaya Whitefield. Dia membeli budak-budak Afrika yang diperbudak untuk bekerja di perkebunan dan panti asuhan yang didirikannya di Georgia. Selina Hastings, Countess of Huntingdon mewarisi budak-budak ini dan menahan mereka dalam perbudakan.

George berpendapat di sah kan  nya kembali perbudakan di Georgia merupakan kehendak Ilahiyah.ia  berpendapat tidak mungkin bagi penduduk untuk bertahan hidup tanpa menggunakan budak.” [79]   

1748 dan 1750 Whitefield berkampanye legalisasi perbudakan

 dia  berkata bahwa koloni itu tidak akan sejahtera kecuali petani memiliki budak pekerja. [80]

Whitefield ingin perbudakan disahkan tidak hanya untuk kemakmuran koloni, tetapi juga untuk kelangsungan hidup keuangan Bethesda.Whitefield berpendapat ada  pembenaran alkitabiah untuk perbudakan. jumlah budak nya meningkat, menggunakan khotbahnya untuk mengumpulkan uang untuk membelinya.

Bukti perbudakan di dunia kristen kala itu penuh kekejaman di saksikan sendiri oleh George.Tahun 1740, selama kunjungan kedua ke Amerika, Whitefield menerbitkan “surat terbuka kepada para pekebun dari Carolina Selatan, Virginia, dan Maryland” menghukum mereka karena kekejaman mereka untuk budak mereka.Dia menulis, “Saya pikir Tuhan bertengkar dengan Anda karena Penyalahgunaan dan Kekejaman Anda kepada orang-orang Negro yang miskin”…Lebih jauh lagi, Whitefield menulis: “Anjing-anjingmu dibelai  di meja makanmu, tapi budak-budakmu yang sering  di bergayakan seperti anjing atau binatang buas, tidak memiliki hak istimewa yang sama.”

JEFFERSON DAVIS MENDUKUNG PERBUDAKAN KARENA SESUAI ALKITAB

Di Eropa dan Amerika Serikat banyak orang Kristen melangkah lebih jauh, dengan alasan bahwa perbudakan sebenarnya dibenarkan oleh kata-kata dan doktrin-doktrin dari Alkitab.

[Perbudakan] didirikan oleh perintah Allah … itu adalah di dukung dalam Alkitab, baik Perjanjian lama dan perjanjian baru, dari Kejadian sampai Wahyu … itu telah ada di segala usia, telah ditemukan di antara orang-orang dari peradaban tertinggi, dan di negara-negara dari kemampuan tertinggi dalam seni.

Jadi menurut Jefferson Davis perbudakan itu sesuai dengan Alkitab bahkan dalam keseluruhan Alkitab dari kitab kejadian hingga wahyu .

RICHARD FURMAN:HAK MEMILIKI BUDAK JELAS TERTERA DI KITAB SUCI

… hak memegang budak ditetapkan secara jelas dalam Kitab Suci, baik oleh ajaran dan teladan.

Jelas memiliki budak di sah kan oleh kitab suci.

TERBELAH NYA GEREJA MENJADI KUBU ANTI PERBUDAKAN DAN MENDUKUNG PERBUDAKAN

Tahun 1844, Gereja Episkopal Methodis terbelah menjadi sayap utara dan selatan karena masalah perbudakan.Pada tahun 1845, kaum Baptis di Selatan membentuk Konvensi Baptis Selatan karena perselisihan dengan kaum Baptis Utara mengenai perbudakan dan misi.
Ini karena masing-masing kubu punya dalil masing-masing mendukung pendapat nya sesuai dengan Alkitab.tetapi sayang nya jika mau jujur hingga masa 12 Rasul malah Rasul paulus dan petrus sama sekali tak bicara apapun tentang pembebasan budak,bahkan yesus tak bicara sepatah pun.Malah petrus dan paulus menyuruh budak patuh pada tuan nya.

GERAKAN PINGGIRAN KRISTEN BERPENDAPAT PERBUDAKAN SESUAI DOKTRIN KRISTEN

Beberapa anggota kelompok Kristen pinggiran seperti gerakan Identitas   Christian Identity , Ku Klux Klan(sebuah organisasi yang didedikasikan untuk “pemberdayaan ras kulit putih”), dan Bangsa Arya masih berpendapat bahwa perbudakan dibenarkan oleh doktrin Kristen hari ini.

UU VIRGINIA 1667

pada tahun 1667, majelis Virginia mengeluarkan sebuah undang-undang yang menyatakan bahwa pembaptisan tidak memberikan kebebasan kepada para budak.
Siapa yang melakukan pembaptisan ini kalau bukan orang kristen?mereka enggan membebas kan budak karena perbudakan memang tidak di larang dalam Alkitab,dan tidak ada ayat-ayat yang menagnjur kan pembebasan TOTAL perbudakan.

BEBAS DAN CONVERT KE DALAM KATOLIK

pemerintah Spanyol di Florida menawarkan kebebasan untuk menyelamatkan budak-budak yang berhasil masuk ke wilayah mereka dan beralih ke agama Katolik,,Penawaran ini diulang beberapa kali.[120]……ini arti nya pemerintah kristen di bagian lain nya masih menerap kan perbudakan yang tentu nya dalil nya di ambil dari Alkitab untuk kebolehan nya.

JACOB K OLUPONA:KEKRISTENAN SANGAT BERSALAH DALAM PERDAGANGAN BUDAK AFRIKA

Jacob K. Olupona dari Harvard Divinity School menyatakan bahwa “Kekristenan sangat bersalah dalam perdagangan budak Afrika, sejauh ini secara konsisten menyediakan jubah moral untuk pembelian dan penjualan manusia. “[129]

GEREJA BAPTIS TERPECAH MASALAH PERBUDAKAN

Pada 1830-an, ketegangan mulai meningkat antara gereja-gereja Baptis Utara dan Selatan.Gereja baptis selatan mendukung perbudakan.
Terobosan dipicu pada tahun 1844, ketika Home Mission Society mengumumkan bahwa seseorang tidak dapat menjadi misionaris dan tetap mmemiliki budaknya sebagai milik properti nya….Dengan tantangan ini, kaum Baptis di selatan berkumpul pada bulan Mei 1845 di Augusta, Georgia, dan menyelenggarakan Konvensi Baptis Selatan/Southern Baptist Convention, yang sepenuhnya mendukung perbudakan.

KONFERENSI BAPTIS SELATAN BARU MENGAKUI PEMBEBASAN PERBUDAKAN NTAHUN 1995

Sepanjang sisa abad ke-19 dan di hampir sepanjang abad ke 20, Southern Baptist Convention terus mempromosikan rasisme sistemik dan menentang hak-hak sipil untuk orang Afrika-Amerika, hanya secara resmi dan secara definitif melepaskan perbudakan dan diskriminasi perdata dengan sebuah resolusi pada tahun 1995.
Ternyata bukan Arab saudi yang terlambat dalam pembebasan perbudakan.

JOSEPH SMITH DARI MORMON MENDUKUNG PERBUDAKAN

 Joseph Smith, pendiri Mormonisme, mengajarkan bahwa perbudakan orang Afrika hitam yang diperlukan melalui kedua Kutukan Kain danKutukan Ham dan memperingatkan orang-orang yang mencoba untuk membebaskan para budak bahwa mereka akan melawan ketetapan-ketetapan Allah. [156] Sementara pembenaran ini adalah umum di Amerika pada saat itu, [157] [158]

Mormon mengkanonisasi beberapa kitab suci yang memberi kepercayaan pada interpretasi pro-perbudakan tentang Kutukan Ham

BRIMINGHAM YOUNG DAN PERBUDAKAN

Setelah kematian Smith, gereja berpisah.Kontingen terbesar mengikuti Brigham Young, yang mendukung perbudakan namun menentang pelecehan,  dan kontingen yang lebih kecil mengikuti Joseph Smith III, yang menentang perbudakan.Brigham Young memimpin kontingen ke Utah, di mana dia memimpin upaya untuk melegalkan perbudakan di Utah . [165]Brigham Young mengajarkan bahwa perbudakan itu ditetapkan oleh Allah dan mengajarkan bahwa upaya Partai Republik untuk menghapuskan perbudakan bertentangan dengan keputusan Allah dan akhirnya akan gagal. [166]
Brigham Young juga mendorong anggota untuk berpartisipasi dalam perdagangan budak India.Saat mengunjungi anggota di Parowan, dia mendorong mereka untuk “membeli anak-anak orang Laman secepat mungkin”.Dia berargumen bahwa dengan melakukannya, mereka bisa mendidik mereka dan mengajar mereka Injil.
Orang-orang mormon sering menyebut orang-orang Indian sebagai orang Laman, yang mencerminkan kepercayaan mereka bahwa orang-orang Indian adalah keturunan orang-orang Laman, yang merupakan ras terkutuk yang dibahas dalam Kitab Mormon.rang-orang Mormon juga memperbudak tawanan perang Indian.
mereka sering memiliki konflik dengan warga setempat. Setelah ekspansi ke Utah Valley , Young mengeluarkan perintah pemusnahan terhadap Timpanogos , mengakibatkan Pertempuran di Fort Utah, di mana banyak wanita dan anak-anak Timpanogos dibawa ke dalam perbudakan. Beberapa mampu melarikan diri, tetapi banyak yang meninggal dalam perbudakan. [173] Setelah ekspansi ke Parowan, Mormon menyerang sekelompok orang Indian, menewaskan sekitar 25 orang dan mengambil wanita dan anak-anak sebagai budak
Tafsiran mormon ini yang di lupakan kristen kini ternyata memang sesuai Alkitab.

25. berkatalah ia: “Terkutuklah Kanaan, hendaklah ia menjadi hamba yang paling hina bagi saudara-saudaranya.”

26. Lagi katanya: “Terpujilah TUHAN, Allah Sem, tetapi hendaklah Kanaan menjadi hamba baginya.(Kejadian 9:25-26)

Dalam kitab Kejadian, Nuh mengutuk Kanaan (Anak Ham) ke perbudakan abadi:”Terkutuklah Kanaan, hendaklah ia menjadi budak yang paling hina bagi saudara-saudaranya.”  (Kej 9:25). T. David Curp mencatat bahwa episode ini telah digunakan untuk membenarkan rasial perbudakan, karena “orang-orang Kristen dan bahkan beberapa Muslim akhirnya diidentifikasi keturunan Ham sebagai orang Afrika hitam”A.Anthony Pagden berpendapat bahwa “membaca nayat ini dari Kitab Kejadian digabung dengan mudah menjadi tradisi ikonografi abad pertengahan di mana setan selalu digambarkan sebagai hitam.

Budak ini juga diberitahu untuk mematuhi tuan mereka “dengan takut dan gentar, dengan tulus hati, untuk Kristus.” (Efesus 6: 5 KJV) ayat tertentu ini digunakan oleh pembela perbudakan sebelum Perang Saudara Amerika

Avery Robert Dulles mengatakan bahwa “Yesus, meskipun ia berulang kali mengecam dosa sebagai semacam perbudakan moral, mengatakan bukan kata menentang perbudakan sebagai lembaga sosial”, dan percaya bahwa para penulis Perjanjian Baru tidak menentang perbudakan baik. [43] Dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam Evangelical Quarterly , Kevin Giles mencatat bahwa, sementara ia sering ditemui, “tidak satu kata kritik dari Tuhan  yang mengucapkan menentang perbudakan”

Giles mencatat bahwa keadaan ini digunakan oleh apologis pro-perbudakan di abad ke-19 yang menunjukkan bahwa Yesus menyetujui perbudakan.[44]

KESIMPULAN

Kristen kerap membuli islam terlambat membebas kan budak secara total dan mulai membanggakan dunia kristen terlebih dulu membebas kan perbudakan di dunia secara total….justru dunia kafir memulai nya dan islam terlambat…..padahal kristen tak bisa berbangga diri sebab tak ada dalil yang tegas dari keseluruhan Alkitab ayat tentang pembebasan perbudakan.malah dalil terkuat adalah Alkitab mendukung perbudakan dan tak pernah sekalipun membicara kan pembebasan perbudakan secara total untuk seluruh dunia

Malah pro perbudakan mengambil dasar dari Alkitab untuk melegalisasi perbudakan yang mereka jalan kan.dan ternyata pendukung pembebasan budak tak punya satu pun dalil yang jelas dari perkataan yesus dan para Rasul untuk membebas kan perbudakan.

Iklan

PENGHANCURAN KUIL-KUIL PAGAN OLEH KAISAR KRISTEN THEODOSIUS I

Theodosius I

Penganiayaan Kristen atas paganisme di bawah Theodosius I dimulai pada tahun 381, setelah beberapa tahun pertama masa pemerintahannya sebagai kaisar di bagian timur Kekaisaran Romawi.Pada tahun 380an, Theodosius  mengulangi larangan Konstantin mengenai pengorbanan kafir, dilarang melakukan Haruspicy  dengan ancaman hukuman mati , mempelopori kriminalisasi hakim yang tidak memberlakukan undang-undang anti-kafir, membubarkan beberapa asosiasi pagan dan menghancurkan kuil-kuil pagan.

Antara 389 dan 391 dia mengeluarkan “keputusan Theodosian,” yang menetapkan larangan praktis untuk paganisme; kunjungan ke kuil dilarang,  liburan pagan yang tersisa dihapuskan, api suci di Kuil Vesta di Forum Romawi dipadamkan,  Vestal virgin dibubarkan, peringatan dan sihir dihukum.

Theodosius menolak mengembalikan Altar Kemenangan di Rumah Senat, seperti yang diminta oleh Senator kafir

Dari saat ini sampai akhir masa pemerintahannya di tahun 395, sementara orang-orang kafir tetap terang-terangan dalam tuntutan mereka untuk toleransi,  dia memberi wewenang atau berpartisipasi dalam penghancuran banyak kuil, tempat suci, gambar dan objek kesalehan di seluruh kekaisaran.  dalam tindakan oleh orang Kristen terhadap situs pagan utama.

Dia mengeluarkan undang-undang komprehensif yang melarang ritual kafir publik,  dan terutama menindas Manicheans.Dia mungkin telah menekan  Olimpiade games kuno, yang terakhir catatan perayaan adalah dari 393

TOLERANSI AWAL(379-381)

Theodosius I, yang awalnya memerintah hanya di timur sebagai ko-kaisar, telah bersikap toleran terhadap orang-orang kafir pada awal masa pemerintahannya.Dia dikenal telah menunjuk banyak orang kafir ke kantor pemerintahan di awal pemerintahannya.Misalnya, ia menunjuk seorang kafir, Eutolmius Tatianus sebagai prefek praetorian Mesir.Untuk bagian pertama pemerintahannya, Theodosius tampaknya telah mengabaikan posisi semi resmi para uskup Kristen.Sebenarnya, dia telah menyuarakan dukungannya untuk pelestarian kuil atau patung pagan sebagai bangunan publik yang bermanfaat.Dalam masa pemerintahannya awal, Theodosius cukup toleran terhadap orang-orang kafir, karena ia membutuhkan dukungan dari kelas penguasa kafir berpengaruh.Namun, dia pada saatnya akan membasmi sisa-sisa paganisme terakhir dengan sangat berat.

Toleransi Theodosius I yang relatif terhadap agama lain juga ditunjukkan oleh perintahnya yang kemudian (pada 388) untuk rekonstruksi sebuah sinagoga Yahudi di Callinicum di Mesopotamia.

UPAYA PERTAMA UNTUK MENGHAMBAT PAGANISME(381-388)

Upaya pertama untuk menghambat paganisme berada di 381 ketika ia menegaskan larangan Konstantinus pada pengorbanan. Pada 384 ia melarang  haruspicy  dengan ancaman hukuman mati.

Baik Theodosius dan Valentinian II secara formal mengakui Maximus pada tahun 384. Untuk sementara, orang-orang kafir menikmati kebebasan beragama sekali lagi dan banyak orang-orang kafir yang terkenal naik ke kantor-kantor penting di negara bagian tersebut.

Fakta bahwa candi terus dirawat dan bahwa festival kafir terus dirayakan ditunjukkan oleh hukum 386, yang menyatakan peduli bahwa untuk kuil-kuil dan festival adalah hak prerogatif eksklusif orang-orang kafir.Hukum ini juga menegaskan hak para imam untuk melakukan ritual pagan tradisional di kuil-kuil.

Pada tahun 387, Theodosius mengumumkan perang terhadap Maximus setelah Maximus membawa Valentinian II keluar dari Italia.,Maximus dikalahkan dan dieksekusi dan peraturan anti-kafir Gratian rupanya dipulihkan oleh Valentinian II.

Pada 388 ia mengirim prefek ke Suriah, Mesir, dan Asia Kecil dengan tujuan memecah asosiasi pagan dan penghancuran kuil-kuil mereka.  Serapeum di Alexandria dihancurkan selama kampanye ini

DEKRIT THEODOSIAN(389-391)

Dalam keputusan dekrit itu Theodosian menyatakan hari-hari pesta pagan/Kafir sekarang menjadi hari kerja(389).

Pada tahun 391, dia mengulangi larangan pengorbanan darah dan memutuskan bahwa “tidak ada orang yang pergi ke tempat-tempat suci, berjalan melalui kuil-kuil, atau mengangkat matanya ke patung-patung yang diciptakan oleh tenaga manusia.(SK ” Nemo se hostiis polluat “, Codex Theodosianus xvi.10.10 )

Juga pada tahun 391, Valentinianus II yang merupakan kaisar di Barat bawah dukungan Theodosius, di bawah nasihat dari Ambrose mengeluarkan hukum yang tidak hanya dilarang pengorbanan tetapi juga melarang siapa pun dari mengunjungi kuil-kuil.Valentinianus II menutup kuil-kuil pagan.

Kaisar Theodosius, yang telah memerintah di Timur, telah relatif toleran terhadap orang-orang kafir di bagian awal pemerintahannya…Theodosius keras terhadap kaum Arian,bidat dan yang murtad dari kristen.kaisar menghukum para kristen yang kembali murtad kepada agama lama/paganisme dan menghukum para peramal.

Pada awal pemerintahan nya yang toleran Theodosius menempat kan para pagan ke perkantoran pemerintah.Misalnya, ia menunjuk pagan Tatianus sebagai prefek praetorian Mesir.toleransi nya bagi agama lain ditunjukkan dengan perintahnya 388 untuk rekonstruksi rumah ibadat orang Yahudi di Callinicum di Mesopotamia, yang telah dihancurkan oleh seorang uskup dan kawanan Kristennya.

Setelah kematian Maximus, Valentinian II, di bawah naungan Theodosius, sekali lagi menduduki jabatan kaisar di Barat.Valentinian II menolak mengembalikan Altar kemenangan ke gedung senat dengan nasehat Ambrose walau para pagan memohon kan pengembalian itu.Theodosius juga membubarkan Vestal virgin yang merupakan ritual pagan.

Valentinian dibunuh, mungkin dengan agen Arbogast. dan Eugenius , seorang profesor retorika, diproklamasikan menjadi kaisar. ritual keagamaan leluhur sekali lagi dilakukan secara terbuka dan Altar of Victory dipulihkan

Candi-candi yang di tutup di tinggal kan terbengkalai. Uskup Theophilus dari Alexandria mengajukan izin untuk menghancurkan situs pagan dan di atas nya di bangun gereja kristen.Dengan keputusan pada tahun 391, Theodosius mengakhiri subsidi yang masih menetes ke beberapa sisa-sisa paganisme sipil Yunani-Romawi

api yang kekal pada Kuil Vesta di Forum Romawi di padam kan.dan Vestal Virgins dibubarkan.siapa yang mempraktek kan ilmu nujum dan sihir di hukum.seorang anggota senat pagan meminta Kaisar mengembalikan Altar of victory nya kaum pagan ke gedung senat di tolak.

Dektrit Theodosian muncul atas hasutan dan pengaruh dari Ambrose , Uskup Milan  .Di bawah pengaruh besar Ambrose, kaisar Gratianus , Valentinianus II dan Theodosius I dilakukan  penganiayaan terhadap Paganisme atas hasutan uskup Milan itu.Ambrose membujuk Gratianus, Valentinian dan Theodosius untuk menolak permintaan untuk mengembalikan Altar.

Hukuman untuk memuja gambar pagan buatan manusia adalah penyitaan rumah pribadi. Hukuman individu untuk mengorbankan di kuil atau tempat suci adalah denda dua puluh lima pon emas

Pada tahun 391 di Alexandria setelah terjadinya kerusuhan anti-pagan hebat “patung Serapis yang berdiri di dinding, ruang depan, pintu dan jendela setiap rumah robek dan dimusnahkan…..Dan di tempat mereka tanda salib Tuhan dilukis di ambang pintu, atap, jendela dan dinding, dan di atas tiang.

PERANG PAGANISME OLEH THEODOSIUS(392-395)

Kota Roma masih mayoriti pagan di banding kristen hingga tahun  390 an.Gaul, Spanyol dan Italia utara, di semua daerah perkotaan, adalah orang kafir, kecuali Milan yang tetap setengah kafir.Pada tahun 392, Theodosius menjadi Kaisar juga bagian barat Kekaisaran Romawi, kaisar terakhir yang memerintah keduanya. Pada tahun yang sama ia secara resmi mulai mengharamkan praktek paganisme.pada saat ini Kaisar menghancurkan banyak kuil pagan di seluruh wilayah kekaisaran.

TINDAKAN KRISTEN TERHADAP SITUS UTAMA PAGAN/KUIL RAKSASA SARAPEUM

Theodosius berpartisipasi dalam tindakan oleh orang Kristen terhadap situs pagan utama: penghancuran raksasa Serapeum oleh tentara di tahun 391, menurut sumber-sumber Kristen disahkan oleh Theodosius ( extirpium malum ).Massa kristen juga menghancur situs raksasa pagan itu.

Eusebius menyebutkan pertempuran jalanan di Alexandria antara orang Kristen dan orang-orang non-Kristen sejak tahun 249, dan orang-orang non-Kristen telah berpartisipasi dalam perjuangan melawan Athanasius pada tahun 341 dan 356.George dari Cappadocia terbunuh  dalam pertikaian.

REPRESI RITUAL PAGAN,RELIGIO ILICITA

Lares dari Axatiana (sekarang Lora del Rio ) di Romawi Spanyol , awal abad ke-1 Masehi ( National Archaeological Museum of Spain ).

Theodosius mengeluarkan sebuah undang-undang komprehensif yang melarang dilakukannya pengorbanan atau pemujaan kafir.Theodosius melarang petugas istana dan hakim dari menghormati Lares(Dewa penjaga) dengan api, Genius(semacam malaikat pelindung) mereka dengan anggur, atau mereka Penates (Dewa rumah tangga)dengan dupa. Manicheans dicari oleh informan, dibawa ke pengadilan dan dalam beberapa kasus dieksekusi

paganisme sekarang dilarang, sebuah “illicita religio

REPRESI DARI 393 SAMPAI 395

Dalam 393, Theodosius siap untuk memulai perang melawan Eugenius dan Arbogastes . Pertempuran yang terjadi menjadi, pada dasarnya, pertempuran untuk kelangsungan hidup paganisme.Kekalahan Eugenius oleh Theodosius di 394 menyebabkan pemisahan akhir paganisme dari negara. Theodosius mengunjungi Roma untuk mencoba mengubah anggota kafir Senat.Karena tidak berhasil dalam hal ini, dia menarik semua dana negara yang telah disisihkan untuk pertunjukan publik ritual pagan.Dari sini, dana negara tidak akan lagi tersedia untuk pertunjukan publik ritual pagan atau untuk pemeliharaan kuil-kuil pagan.Terlepas dari kemunduran agama mereka, orang-orang kafir tetap terang-terangan dalam tuntutan mereka untuk toleransi.

Contoh penghancuran kuil pagan pada akhir abad keempat, seperti yang tercatat dalam teks sejarah yang masih hidup/terlestarikan, adalah:

 

  • Martin dari Tours serangan ‘di situs suci di Gaul,
  • penghancuran kuil di Suriah oleh Marcellus
  • penghancuran kuil dan gambar dalam, dan sekitarnya, Carthage,
  • redupnya candi di Delphi,
  • penodaan kultus misteri di Eleusis ,
  • Patriark Theophilus yang merebut dan menghancurkan kuil-kuil pagan di Alexandria,
  • meratakan semua kuil di Gaza
  • dan kehancuran yang lebih luas dari tempat-tempat suci yang menyebar dengan cepat di seluruh Mesir.

 

Penghancuran situs-situs pagan ini dilengkapi dalam kelimpahan oleh bukti arkeologi di provinsi utara (yang sumber tertulis hampir tidak bertahan hidup).Mengungkap bangunan yang rusak dan terbakar dan benda-benda kesalehan yang telah dikubur dengan terburu-buru.

Pemimpin para biarawan Mesir yang berpartisipasi dalam penjarahan kuil menjawab kepada para korban yang menuntut kembali ikon suci mereka:Aku dengan damai menyingkirkan Dewa mu,Tidak ada yang namanya perampokan bagi mereka yang benar-benar memiliki Kristus

Setelah Olimpiade Kuno terakhir di tahun 393, diyakini bahwa baik Theodosius I, atau cucunya Theodosius II pada tahun 435 M, menekan Olympiade.

Theodosius menggambarkan dirinya pada koin-koinnya yang memegang labarum

Menurut seorang sejarawan Kristen “Paganisme sekarang telah mati”, meskipun orang kafir bertahan dan akan terus melakukannya selama tiga abad lagi, terutama di kota-kota

PELAJARAN

Banyak kristen radikal di internet memojok kan islam sebagai anti ke Bhinekaan dll.padahal Kaisar Theodosius sendiri sangat anti Ke Bhinekaan dalam ke kaisaran nya,dengan tindakan anti Ke Bhinekaan Theodosius I paganisme hilang dari Romawi dan kristen menjadi agama yang mendominasi.

Kini mereka dengan alasan Ke Bhinekaan membela aliran-aliran sesat seumpama Ahmadiah,syiah,Gafatar,aliran kepercayaan dll.padahal mereka tidak sadar,menambah aliran sesat jadi resmi hingga makin kuat bukan tambah baik bagi negara,tetapi akan makin mengacau kan negara dalam pertikaian antar sekte.

 

ANSWERING-FF.ORG

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

KRISTOLOG.COM

Kajian Ilmiah Kristologi

Lampu Islam

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG (serbuiff)

Siap membombardir habis gembong IFF dan spesies lainnya yang sejenis

Answering Misionaris

Menjawab Fitnah terhadap Islam

Kerajaan Agama

http://kerajaanagama.wordpress.com/ 2009 - 2011

MUSLIM MENJAWAB TANTANGAN

[3:190] Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

---PENGINJIL---

KRISTEN ADALAH PENERUS AGAMA PAGAN

Edyprayitno's sang Mualaf

FORUM DIALOG LESEHAN DAN KAJIAN KRISTOLOGI

Kristenisasi - Pemurtadan - Kristologi

A. AHMAD HIZBULLAH MAG's Blog