Posts from the ‘Jizyah’ Category

PERANG DZATUS SALASIL

Invasi Khalid bin Walid di Irak

Suatu tuduhan pihak pengkritik Islam adalah Jika muslim berperang seluruh kota yang di tahluk kan di jadikan harta rampasan perang.seperti uang,rumah,wanita,anak-anak,dll dan semua manusia di jadikan budak.tentu hal itu tak sesuai dengan sejarah Islam awal.dalam perang muslim hanya mengambil Ghanimah hanya terbatas pada pasukan musuh yang terlibat perang.Simak Screenshot buku Ibnu katsir Bidayah wan Nihayah dalam priode Abu bakar Shiddiq

 

 

Dalam tulisan Ibnu Katsir di atas dapat kita simpul kan:

1)Terjadi keajaiban pada pertempuran di atas,ketika pasukan Khalid tak mendapat sumber air dan kehausan ternyata datang awan tebal yang menurun kan hujan kepada mereka.

2)Pasukan Muslim berhasil menguasai seluruh bekal dan senjata pasukan Persia yang Ghanimah itu jika di kumpul kan berjumlah 1000 pikulan unta.

3)Khalid mengirm 1/5 dari harta itu kepada Abu Bakar Shiddiq beserta Gajah besar Persia.

4)Abu Bakar Shiddiq mengembalikan gajah itu kepada Khalid sekaligus mengirim surat kepada Khalid agar mengambil seluruh harta Hurmuz.topi nya Hurmuz saja seharga 100.000 Dinar terbuat dari intan permata

5)Khalid bin Walid tak mengganggu para Petani(Rakyat) dan tak mengganggu anak dan isteri mereka,sebab Khalid hanya memerangi tentara persia saja.

Jadi ketika pasukan muslim menyerang suatu kota kafir,maka Ghanimah hanya di ambil pada tentara yang terlibat perang.adapun rakyat umum tak di ganggu dan di sakiti sebab mereka tak mengangkat senjata dan bukan orang militer.contoh yang jadi Ghanimah apa yang ada pada panglima persia Hurmuz.jika ada wanita yang di tawan dalam perang islam masih lebih baik ketimbang pada pasukan Bar-bar wanita-wanita itu di bunuh atau di lempar kan saja terlantar dalam kemiskinan setelah perang.

Iklan

PERINTAH RASULULLAH MENJAMIN KEBEBASAN BERAGAMA YAHUDI DAN NASRANI NAJRAN

Sebuah padang pasir di dekat Najran

Bani Al-Harits Bin Masuk Memeluk Islam di Depan Khalid Bin Walid Tatkala Ia Pergi Ke Tempat Mereka

Ibnu Ishaq berkata:

 

Sekitar bulan Rabiul Awal atau Jumadil Ula tahun kesepuluh Hijriyah, Rasulullah mengutus Khalid bin Walid Radhiyallahu Anhu kepada Bani Al-Harits bin Ka’ab di Najran dan memerintahkannya untuk menyeru mereka kepada Islam. Orang-orang Bani Al-Harits bin Kaab pun masuk Islam, kemudian Khalid bin Walid menetap di tempat mereka untuk mengajarkan Islam, Kitabullah, dan Sunnah Nabi-Nya. Setelah itu, Khalid bin Walid pulang menghadap Rasulullah bersama  utusan Bani Al-Harits bin Ka’ab yang di dalamnya ada Qais bin Al-Hushain bin Dzu Al-Ghishshah, Yazid bin Abdul Madan, Yazid bin Al-Muhajjal, Abdullah bin Qurad Az-Ziyadi, Syaddad bin Abdullah Al- Qanani, dan Amr bin Abdullah Adz-Dzababi. Kemudian mereka pulang kepada kaum mereka di akhir  bulan Syawal atau pada awal bulan Dzulqa’dah. Empat bulan setelah mereka di kaum mereka,

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam wafat. semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya, menurunkan,berkah-Nya, meridhainya, dan memberi kenikmatan padanya.

Pesan Rasulullah kepada Amr bin Hazm

Ibnu Ishaq berkata: Pasca kembalinya utusan Bani Al-Harits bin Ka’ab ke negeri mereka, Rasulullah mengutus Amr bin Hazm ke untuk mengajarkan masalah-masalah agama, sunnah, dan ajaran-ajaran Islam kepada mereka. Barangsiapa di antara orang Yahudi dan orang Kristen di antara mereka memeluk Islam dengan keislaman yang tulus dari sanubarinya, ia termasuk golongan kaum Mukminin; ia berhak atas hak dan kewajiban sebagaimana kaum Mukminin lainnya.

Barangsiapa tetap bertahan dengan ke-Kristenan-nya atau ke-Yahudi-annya, ia tidak boleh dipaksa keluar dari agamnya. Setiap orang yang teiah bermimpi (baligh); laki-laki, atau perempuan, orang merdeka, atau budak, harus membayar satu dinar utuh atau yang setara dengannya yaitu pakaian sebagai gantinya. Barangsiapa menunaikan kewajiban tersebut, ia berhak atas jaminan Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa menolak membayarnya, ia musuh Allah, Rasul-Nya dan kaum Mukminin.

Semoga shalawat dan salam tetap tercurah kepada Muhammad.( Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam)

Perhatikan lah Dakwah Rasulullah yang tetap menjamin Yahudi dan Nasrani tetap menjalan kan agama nya,tetapi mereka punya kewajiban pada negara dengan membayar pajak/Jizyah.itu pun hanya setahun sekali.

Lalu mengapa Rasulullah pada saat akhir hidup nya agar mengusir Yahudi dan Nasrani dari jazirah Arab?apakah ini tidak kontradiksi dengan sifat Toleransi beragama Rasulullah?

Saya katakan: TIDAK

Rasulullah tentu mendapat perintah ini dari wahyu Allah,bukan dari hawa nafsu nya.dan ternyata mengosong kan Yahudi dan nasrani dari jazirah Arab membawa mamfaat yang besar bagi TANAH SUCI.

jumhur ulama melarang kaum musyrikin tinggal di Jazirah ’Arab, yaitu di Makkah, Madinah, dan sekitarnya.

Dan kami mendapatkan bahwa kalangan ulama Hanafiyyah membolehkan tinggal di Jazirah ’Arab secara mutlak kecuali di Masjidil-Haram.

Diriwayatkan dari Malik (bin Anas) bahwa beliau membolehkan kaum musyrikin memasuki sekitar Masjidil-Haram untuk tujuan berdagang.

Asy-Syafi’i berkata : ”Pada asalnya, tidak boleh bagi kaum musyrikin memasuki Masjidl-Haram, kecuali dengan ijin Imam untuk tujuan kemaslahatan kaum muslimin secara khusus.

Beberapa perkataan di atas dinukil oleh Ibnu Hajar dalam Al-Fath( Sumber }

Jadi bukan keseluruhan Jazirah Arab Yahudi dan Nasrani di usir,tetapi hanya pada bagian-bagian HOLY LAND  dan sekitar nya.dan pengusiran ini adalah demi maslahat bagi tanah suci dan sekitar nya.perlu di ketahui bagai mana Yahudi telah banyak melakukan penghianatan pada Rasulullah dan banyak membuat makar.dan Coba lihat di negara-negara yang di bawah Nasrani penuh kemaksiatan seperti di Amerika dan Eropa.seperti Gay,Lesbian,pelacuran,industri porno,pantai-pantai telanjang dll

Maka jika di biar kan orang-orang Yahudi dan Nasrani mendiami tanah suci maka mereka tentu akan membawa pengaruh mengotori tanah suci dengan kemaksiatan.mereka kan mempengaruhi penduduk tanah suci mengikuti budaya-budaya maksiat yang telah merata di Barat sekarang.sebab agama Nasrani tak akan pernah tegas pada kemaksiatan.bagi agama mereka,mereka apatis dan membiar kan dengan tidak tegas pada pacaran,ikhtilath,zina,pelacuran,industri porno,Gay,lesbian,dll.maka di usir nya Yahudi dan Nasrani dari tanah suci agar menjaga kesucian nya secara sempurna.jika mereka di biar kan mendiami tanah suci mereka akan mengotori tanah suci dengan ajakan maksiat dari mereka.

Mereka boleh mendiami tanah lain pada negara islam kecuali tanah suci yang terletak di Jazirah Arab.sebab tanah suci tak boleh terkotori oleh apapun hingga terkotori oleh kemaksiatan yang biasa di cetus kan kan orang-orang Nasrani dan jangan sampai ada Yahudi yang gemar ber khianat dan mempunyai ajaran yang diskriminasi terhadap agama dan bangsa selain mereka,mendiami tanah suci.

Sayang nya di tangan ISIS sabda Rasulullah tentang mengusir yahudi dan Nasrani dari Jazirah Arab di tafsir kan sembrono dengan boleh nya mengusir Nasrani Irak karena alasan mereka tak mau membayar Jizyah.padahal pengusiran ini hanya berlaku pada tanah suci dan sekitar nya  saja.di luar dari itu mereka boleh hidup bebas.dan solusi pembangkangan jizyah hanya di lakukan dengan pemenjaraan jika suatu negri telah di bawah seorang Gubernur muslim.

 

ANSWERING-FF.ORG

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

KRISTOLOG.COM

Kajian Ilmiah Kristologi

Lampu Islam

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG (serbuiff)

Siap membombardir habis gembong IFF dan spesies lainnya yang sejenis

Answering Misionaris

Menjawab Fitnah terhadap Islam

Kerajaan Agama

http://kerajaanagama.wordpress.com/ 2009 - 2011

MUSLIM MENJAWAB TANTANGAN

[3:190] Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

---PENGINJIL---

KRISTEN ADALAH PENERUS AGAMA PAGAN

Edyprayitno's sang Mualaf

FORUM DIALOG LESEHAN DAN KAJIAN KRISTOLOGI

Kristenisasi - Pemurtadan - Kristologi

A. AHMAD HIZBULLAH MAG's Blog