Posts from the ‘Islam merubah dunia’ Category

APAKAH ISLAMIC GOLDEN AGE JASA ISLAM?

Banyak pengkritik Islam meng kritisi muslim yang bangga pada ISLAMIC GOLDEN AGE adalah salah.sebab ada ilmuan masa Is;am itu adalah orang-orang Zindiq(Ateist),syiah dan juga ada yang Nasrani.malah Islam yang membuat perkembangan ilmu pengetahuan mandek gara-gara fatwa Al-Ghazaly.benar kah demikian?

SALAH SATU CONTOH ADALAH IBNU SINA

Ia ternyata seorang pengikut Syiah Qarahatmithah( Sumber )…lalu ber evolusi lagi menjadi Ateist.selama ini sebagian umat islam menganggap ibnu Sina muslim(bahasan tentang ibnu sina lain nya  klik  klik ).kekafiran Ibnu sina hingga menjadi Ateist mungkin karena kesukaan nya mempelajari filsafat Yunani.adapun keyakinan Ateist Ibnu Sina antara lain:

  • Alam semesta sudah ada sebelum ada nya Allah(Ighatsatul-Lahafan hal: 257).
  • Malaikat khayalan para Nabi yang berupa cahaya
  • Tidak percaya kitab-kitab Allah
  • Rasul-rasul punya kekuatan menduga,menghayal dan pengaruhi orang
  • Ibnu Sina berkata : “Filsafat itu merupakan kenabian khusus, adapun kenabian adalah merupakan filsafat umum.”
  • tidak beriman kepada pecahnya langit, berhamburannya bintang-bintang, bangkitnya manusia dengan jasadnya, dan tidak percaya bahwa Allah ‘Azza wa Jalla mengadakan alam ini dari tidak ada menjadi ada. Ia berkeyakinan alam ini Azaliy
  • Ibnu Sina menyatakan :“Bahwasanya Allah tidak menciptakan langit dan Bumi dalam 6 (enam) hari, Allah tidak mengetahui sesuatu apapun, Allah tidak berbuat sesuatu dengan Qudrat dan Ikhtiyarnya dan Allah tidak membangkitkan manusia dari Kuburnya.”
    (Lihat : Ighatsatul lahafan II hal. 266)

 

Setelah membawakan pendapat Imam asy-Syahrastani rahimahullah yang menyatakan ajaran Ibnu Sina itu Bathil, Imam lbnul Qayyim rahimahullah berkata :

“Kesimpulannya Ibnu Sina itu Seorang ATHEIS, Yang KUFUR KEPADA ALLAH, kepada para MalaikatNya, Kufur kepada Kitab-kitab Nya, Kufur kepada Rasul-Rasul Nya dan Kufur kepada hari Kiamat.”(Ighatsatul.Lahfan 11 : 267)

  • Mereka (Ibnu Sina dan para pengikutnya) mati dalam keadaan mengikuti Agama (‘ajaran,) Ariestoteles, sedangkan kami hidup mengikuti agama Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam . (Lihat: Fatawa Ibnu Taimiyyah 9 hal. 253)
  • Ibnul Jauzi al-Qurasyiy al-Baghdadiy rahimahullah berkata : “Kebanyakan AhIi Filsafat berkeyakinan bahwa Allah ‘Azza wa Jalla tidak mengetahui sesuatu?? Ibnu Sina berkeyakinan bahwa Allah ‘Azza wa Jalla tidak mengctahui yang partial?? Mereka adalah orang-orang yang PANDIR YANG TELAH DIHIASI OLEH IBLIS.”
    (Talbiisu Iblis oleh Ibnu Jauzi )

LALU APAKAH ISLAM BERHAK MENG KLAIM ISLAMIC GOLDEN AGE?

Beberapa pengkritik islam membawa kan banyak lagi sanitis-saintis yang di klaim dari islam ternyata ber akidah kafir(baik Ateist maupun syiah)…atau beragama tapi mempunyai keyakinan yang rusak.atau saintis-saintis yang di klaim dari islam tetapi tidak mengutip quran dan hadist dalam tulisan-tulisan sains nya

JAWAB: Untuk menjawab ini kita harus mencari adalah saintis-saintis islam yang ber akidah Aswaja?apakah semua saintis masa islam dulu kebanyakan Ateist maupun syiah?bahkan yahudi dan nasrani?…..Ada saintis yang Aswaja?namun saya tidak cukup literatur untuk itu dan bukan tujuan saya membahas itu

Lantas?

Sebenar nya masalah Sains tak bisa di klaim pada satu agama dan bangsa tertentu…….setiap penganut Agama tertentu dan bangsa tertentu semua berjasa pada sains.baik pagan Sumeria,Babilonia,Yunani,persia,Arab,islam,kristen,eropa,jepang dll berjasa.penganut Agama sumeria,Babilonia,yunani,zoroaster,islam,syiah,kristen,yahudi  berjasa

Bangsa Sumeria,Babilonia…..yunani…persia…..arab,eropa,jepang,korea selatan dll berjasa.

Lantas?

Sebenar nya tidak ada dalil dalam Quran dan sunnah harus meng klaim ilmu sains itu harus dari islam.islam tak pernah mengajar kan harus meng klaim zaman islamic Golden Age karena jasa islam.kesalahan ini karena ada nya buku-buku yang mengklaim ini ilmuan muslim,ilmuan muslim yang menggoncang Dunia dll

Tak ada dalil nya dalam quran dan sunnah bahwa islamic golden Age adalah jasa islam dan umat islam.malah dalam hadist di katakan bahwa ilmu-ilmu Dunia manusia lah yang harus lebih tahu karena tugas manusia mempelajari dan meriset

Suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati sahabatnya yang sedang mengawinkan kurma. Lalu beliau bertanya, “Apa ini?” Para sahabat menjawab, “Dengan begini, kurma jadi baik, wahai Rasulullah!” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu bersabda,

لَوْ لَمْ تَفْعَلُوا لَصَلُحَ

Seandainya kalian tidak melakukan seperti itu pun, niscaya kurma itu tetaplah bagus.” Setelah beliau berkata seperti itu, mereka lalu tidak mengawinkan kurma lagi, namun kurmanya justru menjadi jelek. Ketika melihat hasilnya seperti itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya,

مَا لِنَخْلِكُمْ

Kenapa kurma itu bisa jadi jelek seperti ini?” Kata mereka, “Wahai Rasulullah, Engkau telah berkata kepada kita begini dan begitu…” Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَنْتُمْ أَعْلَمُ بِأَمْرِ دُنْيَاكُمْ

“Kamu lebih mengetahui urusan duniamu.”  (HR. Muslim, no. 2363)

Ilmu tentang perkebunan/tanaman Rasulullah mengatakan kamu lebih mengetahui urusan Dunia mu.dalam hal ini Rasulullah berbicara sesuai pendapat nya tentang ilmu dunia,ternyata salah.ini karena Allah mewahyu kan Rasulullah tujuan nya hanya untuk memperbaiki akhlak manusia,mengajar kan Agama,membimbing pada ibadat yang benar pada Allah,bukan mengajar Ilmu tumbuhan,geografi,matematika,dll

Jadi Rasulullah tak pernah mengait kan ilmu-ilmu Dunia dengan jasa suatu agama dan agama tertentu…tetapi semua berpulang dari manusia nya apapun agama nya dan bangsa nya dapat meraih puncak ilmu duniawi dengan syarat belajar dan melakukan Research.

Jadi apakah islam boleh mengklaim islamic Golden age jasa islam?

Islamic Golden age ada juga di isi ilmuan syiah,zindiq,nasrani dan yahudi.bahkan mereka muslim belajar dari buku-buku orang-orang pagan yunani dan hindu lalu mengembang kan ilmu itu.apakah kemajuan islamic golden age karena jasa islam?

Saya katakan bisa ya bisa tidak……ya karena islam mendorong menuntut ilmu dan meneliti….tidak karena  juga ilmuan ternyata ilmuan yang zindiq,syiah,yahudi dan nasrani.

Terlepas dari islam berjasa atau tidak islam tak menghambat kemajuan ilmu dunia dan memerintah kan muslim agar menuntut ilmu dan meneliti.bahkan Nabi mengatakan ilmu tentang perkebunan,bercocok tanam kamu yang lebih mengetahui seharus nya dengan mempelajari dan meneliti.

Mahadi Gulsyani berkata:

‘’Salah satu ciri yang membedakan Islam dengan yang lainnya adalah penekanannya terhadap masalah ilmu (sains), Al quran dan Al –sunah mengajak kaum muslim untuk mencari dan mendapatkan Ilmu dan kearifan ,serta menempatkan orang-orang yang berpengetahuan pada derajat tinggi’’

ALLah s.w.t berfirman dalam AL qur;’an surat AL Mujadalah ayat 11 yang artinya:

“ALLah meninggikan beberapa derajat (tingkatan) orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang berilmu (diberi ilmupengetahuan).dan ALLAH maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”

Ayat-ayat tentang menuntut ilmu itu menjadi pendorong umat islam untuk selalu menuntut ilmu.jadi islam TAK MENGHAMBAT KEMAJUAN ILMU PENGETAHUAN(SCIENCE)MALAH MENDORONG MEMPELAJARI NYA.

Tetapi umat-umat terdahulu tampa quran dan sunnah bisa maju secara ilmu duniawi?ya….mereka belajar bukan dorongan dari perintah agama…tetapi kemauan pribadi dan naluri manusia ingin serba tahu.kemauan dan naluri ini akan makin hebat jika di dorong oleh perintah quran dan sunnah agar mencari ilmu.seharus nya umat islam lebih hebat dari orang-orang kafir jika mengamal kan ayat-ayat mencari ilmu ini,namun ternyata umat islam berhenti mencari ilmu dan meneliti ilmu-ilmu duniawi…..hanya mencari ilmu-ilmu agama….padahal kedua nya harus diraih:

 

Allah berfirman dalam Al Qur’an Surat Al Qashash: 77.

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu  negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari  duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan”

QURAN DAN SUNNAH TIDAK MENGHAMBAT ILMU,MALAH MEMERINTAH KAN MENUNTUT ILMU

Islam tak menghambat ilmu/science….islam hanya melarang ilmu-ilmu yang merusak manusia seumpama ilmu sihir,ilmu perdukunan,ilmu hitam,ilmu hacker,dll…..adapun ilmu bercocok tanam,ilmu kedokteran,ilmu kimia dan semua ilmu yang dapat membuat maslahat manusia di boleh kan.berikut perintah-perintah quran untuk menuntut ilmu:

يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ

Artinya :

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmupengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11)

114]

“Dan katakanlah (wahai Nabi Muhammad) tambahkanlah ilmu kepadaku.” [Thaaha : 114]

يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَنْ تَنْفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانْفُذُوا ۚ لَا تَنْفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ

“Hai jama’ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.”(Ar-Rahman 33)

Dalam quran ada pula ayat tentang Allah memerintah kan melakukan Research pada alam semesta beserta isi nya

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta, bagaimana dia diciptakan? Dan langit, bagaimana ia ditinggikan? Dan gunung-gunung, bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi, bagaimana ia dihamparkan? Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang member peringatan.” (QS. Al Ghaasiyah, 88: 17-21)

Dalil dari Hadist:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ : إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Apabila manusia telah meninggal dunia maka terputuslah semua amalannya kecuali tiga amalan : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakan dia.” (HR. Muslim)

Islam tak menghalangi perkembangan ilmu-ilmu yang bermamfaat seperti ilmu kedokteran

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

مَا أَنْزَلَ اللَّهُ دَاءً إِلَّا أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً

“Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, kecuali Ia telah menurunkan obatnya.” (HR. al-Bukhari: 5246, Ibnu Majah: 3430 dari Abu Hurairah radliyallahu anhu).

Dalam riwayat lain terdapat tambahan:

فَإِذَا أُصِيبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

“Jika obat tepat mengenai penyakitnya maka sembuhlah dengan seijin Allah Azza wa Jalla.” (HR. Muslim: 4084, Ahmad: 14070 dari Jabir radliyallahu anhu).

Dalam riwayat lain juga terdapat tambahan:

عَلِمَهُ مَنْ عَلِمَهُ وَجَهِلَهُ مَنْ جَهِلَهُ

Orang berilmu mengetahuinya, sedangkan orang bodoh tidak mengetahuinya.” (HR. Ahmad: 4015, al-Hakim dalam al-Mustadrak: 8205 (4/441) dan di-shahih-kan olehnya serta disepakati oleh adz-Dzahabi dari Abdullah bin Mas’ud radliyallahu anhu. Al-Albani men-shahih-kannya dalam Silsilah ash-Shahihah: 451).

Hadits di atas menunjukkan betapa pentingnya belajar ilmu kedokteran untuk mengetahui obat dari suatu penyakit.

Al-Imam an-Nawawi rahimahullah berkata:

قال القاضي فى هذه الأحاديث جمل من علوم الدين والدنيا وصحة علم الطب وجواز التطبب فى الجملة

“Al-Qadli berkata: “Di dalam hadits-hadits ini terdapat beberapa jumlah ilmu agama dan ilmu duniawi, serta sah atau legalnya ilmu kedokteran dan bolehnya membuka praktek kedokteran secara global.” (Syarh an-Nawawi ala Muslim: 14/191).

Al-Allamah Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah berkata:

وفي هذا: الترغيب في تعلم طب الأبدان، كما يتعلم طب القلوب، وأن ذلك من جملة الأسباب النافعة. وجميع أصول الطب وتفاصيله، شرح لهذا الحديث. لأن الشارع أخبرنا أن جميع الأدواء لها أدوية. فينبغي لنا أن نسعى إلى تعلمها، وبعد ذلك إلى العمل بها وتنفيذها.

“Di dalam hadits ini terdapat anjuran mempelajari kedokteran badan sebagaimana mempelajari kedokteran hati. Dan bahwa ilmu kedokteran itu termasuk sebab-sebab yang bermanfaat (untuk sembuhnya penyakit, pen). Semua dasar serta cabang dan perincian ilmu kedokteran menjadi syarah (penjabaran) bagi hadits ini, karena Syari’ (Allah dan Rasul) telah memberitahu kita bahwa setiap penyakit terdapat obatnya. Maka hendaknya kita berusaha mempelajarinya. Dan setelah itu mengamalkan dan melaksanakan ilmu tersebut.” (Bahjatu Qulubil Abrar wa Qurratu Uyunil Akhyar: 177).

 

Zaid bin Aslam rahimahullah berkata:

أَنَّ رَجُلًا فِي زَمَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصَابَهُ جُرْحٌ فَاحْتَقَنَ الْجُرْحُ الدَّمَ وَأَنَّ الرَّجُلَ دَعَا رَجُلَيْنِ مِنْ بَنِي أَنْمَارٍ فَنَظَرَا إِلَيْهِ فَزَعَمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُمَا أَيُّكُمَا أَطَبُّ فَقَالَا أَوَ فِي الطِّبِّ خَيْرٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَزَعَمَ زَيْدٌ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَنْزَلَ الدَّوَاءَ الَّذِي أَنْزَلَ الْأَدْوَاءَ

“Bahwa seseorang di jaman Rasulullah shallallahu alaihi wasallam terkena luka. Kemudian luka tersebut mengeluarkan darah. Orang tersebut memanggil 2 orang dari Bani Anmar, kemudian keduanya memeriksa orang tersebut. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkata kepada keduanya: “Siapakah yang paling mengerti ilmu kedokteran di antara kalian berdua?”  Keduanya bertanya: “Memangnya di dalam ilmu kedokteran terdapat kebaikan, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Dzat yang menurunkan penyakit telah menurunkan obatnya.” (HR. Malik dalam al-Muwaththa: 1689 (2/943) dan Ibnu Abi Syaibah dalam Mushannafnya: 23886 (7/361). Riwayat ini mursal karena Zaid bin Aslam tidak pernah bertemu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam).

Al-Allamah Abul Walid al-Baji rahimahullah berkata:

(أَيُّكُمَا أَطَبُّ) يَحْتَمِلُ أَنْ يُرِيدَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم الْبَحْثَ عَنْ حَالِهِمَا وَمَعْرِفَتَهُمَا بِالطِّبِّ ؛ لِأَنَّهُ لَا يَصْلُحُ أَنْ يُعَالَجَ إِلَّا بِعِلَاجِ مَنْ لَهُ عِلْمٌ بِالطِّبِّ

“Ucapan “Siapakah yang paling mengerti ilmu kedokteran di antara kalian berdua?”memberikan kemungkinan makna bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ingin membahas keadaan dan keilmuan kedua orang tersebut tentang ilmu kedokteran, karena tidaklah pantas mengobati kecuali dengan pengobatan orang yang mengerti ilmu kedokteran.” (Al-Muntaqa Syarhul Muwaththa: 4/362).

Beliau juga berkomentar:

وَفِي هَذَا دَلِيلٌ عَلَى أَنَّ الطِّبَّ مَعْنًى صَحِيحٌ وَلِذَلِكَ سَأَلَهُمَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم عَنْ أَفْضَلِهِمَا فِيهِ

“Di dalam hadits ini terdapat dalil bahwa kedokteran merupakan makna (baca: definisi) yang benar. Oleh karena itu Nabi shallallahui alaihi wasallam bertanya kepada keduanya tentang yang paling utama dalam ilmu kedokteran di antara keduanya.” (Al-Muntaqa Syarhul Muwaththa: 4/362).

Disebutkan dalam kitab-kitab tarikh bahwa seorang dokter Arab yang terkenal pada masa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah Harits bin Kaldah ats-Tsaqafi. (Usudul Ghabah: 1/218).

Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata: “Ibnu Mandah meriwayatkan dari jalan Ismail bin Muhammad bin Sa’ad dari bapaknya. Ia berkata:

مرض سعد فعاده النبي صلى الله عليه و سلم فقال إني لأرجو أن يشفيك الله ثم قال للحارث بن كلدة عالج سعدا مما به

“Sa’ad bin Abi Waqqash mengalami sakit  (di Makkah). Kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjenguknya dan berkata: “Sesungguhnya aku berharap agar Allah menyembuhkanmu. Kemudian beliau berkata kepada Harits bin Kaldah“Obatilah Sa’ad dari penyakitnya!” (Al-Ishabah fi Tamyiizish Shahabah: 1/595).

Al-Hafizh juga berkata: “Al-Imam Ibnu Abi Hatim berkata:

لا يصح إسلامه وهذا الحديث يدل على جواز الاستعانة بأهل الذمة في الطب

“Tidak sah keislaman Harits bin Kaldah. Hadits ini menunjukkan bolehnya meminta bantuan kepada kafir dzimmi dalam bidang kedokteran.” (Al-Ishabah fi Tamyiizish Shahabah: 1/595).

Hilal bin Yasaf rahimahullah meriwayatkan dari Dzakwan dari seseorang kaum Anshar radliayallahu anhu, ia berkata:

عَادَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا بِهِ جُرْحٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ادْعُوا لَهُ طَبِيبَ بَنِي فُلَانٍ قَالَ فَدَعَوْهُ فَجَاءَ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَيُغْنِي الدَّوَاءُ شَيْئًا فَقَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَهَلْ أَنْزَلَ اللَّهُ مِنْ دَاءٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا جَعَلَ لَهُ شِفَاءً

 “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjenguk seseorang yang terkena luka. Maka beliau berkata: “Panggilkan untuknya dokter Bani Fulan!”  Mereka berkata: “Wahai Rasulullah! Apakah obat bisa menolongnya?” Beliau menjawab: “Maha suci Allah, bukankah Allah tabaraka wata’ala tidak menurunkan penyakit di bumi kecuali Ia telah menjadikan obat untuk penyakit tersebut?” (HR. Ahmad dalam Musnadnya: 22074. Isnadnya di-shahih-kan oleh al-Albani dalam Ghayatul Maram: 292 dan Silsilah ash-Shahihah: 517).

Dari Jabir radliyallahu anhu, ia berkata:

بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ طَبِيبًا فَقَطَعَ مِنْهُ عِرْقًا ثُمَّ كَوَاهُ عَلَيْهِ

“Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengirimkan seorang dokter kepada Ubay bin Ka’ab. Maka dokter tersebut memotong satu otot Ka’ab kemudian meng-kay (baca: meng-couter, pen) otot tersebut.” (HR. Muslim: 4088, Abu Dawud: 3366, Ibnu Majah: 3484).

Dalil dari perkataan Salaf

imam Syafi‘i juga menegaskan: “Barang siapa yang menghendaki dunia, maka harus dengan ilmu. Barang siapa yang menghendaki akhirat maka harus dengan ilmu.”

Al-Imam Rabi’ rahimahullah berkata:

سمعت الشافعي يقول: لا أعلم علما بعد الحلال والحرام أنبل من الطب، إلا أن أهل الكتاب قد غلبونا عليه.

“Aku telah mendengar al-Imam asy-Syafii berkata: “Aku tidak mengetahui ada ilmu setelah halal dan haram (ilmu fiqh, pen) yang lebih mencerdaskan daripada ilmu kedokteran.” (Siyar A’lamin Nubala’: 10/57).

Al-Imam Harmalah berkata:

كان الشافعي يتلهف على ما ضيع المسلمون من الطب، ويقول: ضيعوا ثلث العلم، ووكلوه إلى اليهود والنصارى

“Adalah al-Imam asy-Syafii menyayangkan ilmu kedokteran yang telah disia-siakan oleh kaum muslimin. Beliau berkata: “Mereka (kaum muslimin) telah menyia-siakan sepertiga ilmu (yaitu kedokteran, pen) dan menyerahkannya kepada kaum yahudi dan nashara.” (Siyar A’lamin Nubala’: 10/57).

Dari dalil-dalil di atas islam tak pernah menghalangi PERKEMBANGAN ILMU YANG MEMBAWA KEBAIKAN DAN KEMASLAHATAN DAN KEMUDAHAN BAGI HIDUP MANUSIA DI DUNIA

Islam hanya melarang ilmu-ilmu yang sekira nya merusak manusia dan menyengsarakan manusia seperti ilmu sihir,ilmu santet dll dan melarang penyalah gunaan ilmu yang baik.seperti saya melihat MENGEMBANG KAN BOM NUKLIR adalah salah satu contoh ilmu yang tidak bermamfaat dan saya yakin islam amat menentang ilmu ini.sebab bom ini jika di gunakan dalam perang akan menimbul kan kematian dan penyakit mengerikan pada rakyat sipil yang tak ikut perang secara meluas.dalam islam tujuan perang adalah MELUMPUHKAN MILITER MUSUH DAN PANGKAL PUCUK-PUCUK PIMPINAN NYA…maka hanya di perlukan bom yang secukup nya saja yang mengenai sasaran  militer guna melumpuh kan.adapun bom nuklir adalah ciptaan yang sangat celaka,buah ilmu pengetahuan TAMPA BERTANYA PADA AGAMA DAN ULAMA.ilmu science tampa bimbingan agama akan liar dan merusak manusia.

APAKAH ISLAMIC GOLDEN AGE DARI JASA ISLAM?

Apa jadi nya jika quran dan hadist  melarang perkembangan ilmu?apa jadi nya jika quran dan hadist tidak menganjur kan menuntut ilmu?….apa jadi nya jika quran dan hadist melarang menuntut ilmu kedokteran,fisika dll  maka dapat di pastikan tidak ada islamic golden age sebab para Khalifah,Sultan dan Ulama melarang mempelajari ilmu-ilmu sains.jadi SEDIKIT BANYAK ISLAM ADA JASA NYA mendorong perkembangan sains saat abad tengah.sebab quran dan sunnah amat mendorong menuntut ilmu.

walau saintis datang dari syiah mereka juga membaca di quran keutamaan ilmu adan anjuran menuntut ilmu.tetapi islamic golden age juga ada ilmuan Ateist dan yahudi/nasrani….jadi islamic Golden age adalah JASA SEMUA NYA….Ada jasa islam mendorong menuntut ilmu,ada jasa saintis Ateist/zindiq,yahudi dan nasrani…..seperti saya ungkap kan di atas semua Agama dan bangsa berjasa pada ilmu pengetahuan.

MENGEJEK UMMAT ISLAM TAK ADA KONSTRIBUSI APA PUN BAGI SCIENCE?

Umat islam hingga kini sangat tertinggal di bidang science…..non muslim banyak menemukan banyak penemuan yang membawa maslahat bagi manusia dan memudah kan bagi manusia.seperti mobil,pesawat terbang,kapal selam,hp,laptop,komputer,alat ronsen,obat-obatan dll.sedang kan umat islam tak menemukan apapun.hal ini di perburuk dengan perbuatan teroris Khawarij dengan bom-bom pada sasaran sipil yang mereka katakan jihad.lengkap sudah gambaran keterbelakangan islam dan umat islam karena kelakuan Khawarij.

Ketika melihat zaman islamic golden age ternyata science juga di temukan zindiq,yahudi dan nasrani(dua yang terakhir seperti nya hanya membantu penterjemahan??)..namun tidak adil juga jika kita mengatakan tak ada satu pun saintis Aswaja di dalam nya.

yang mengheran kan mengapa non muslim menemukan semua yang berbau sains sedang kan muslim amat minim?bahkan mungkin tidak ada? (+__+)…..jawaban nya tentu kompleks.Dunia muslim waktu Eropa dan Amerika melakukan research dalam keterpurukan penjajahan.waktu itu Eropa dan Amerika tengah giat-giat nya mengembang kan banyak ilmu pengetahuan.selepas penjajahan Dunia islam berusaha bangkit dari kebodohan…sementara Eropa dan Amerika makin terus maju dalam science.menyusul Jepang,korea selatan,China…..

Tetapi dunia islam tetap terpuruk mundur dalam sains.apakah ini salah agama nya?tentu tidak…..Seperti yang anda baca di atas islam amat mendorong menuntut ilmu.bahkan di suruh me research alam semesta.maka SALAH KAN INDIVIDU-INDIVIDU MUSLIM NYA mengapa tak menuntut science dan melakukan research?membicarakan penyebab semua ini adalah melibat kan pembahasan yang kompleks.

Indikator lain yang bisa mengukuhkan ketertinggalan itu ialah bahwa hanya ada tiga orang pemenang Anugerah Nobel sampai saat ini dalam bidang sains. Mereka adalah Abdus Salam, Ahmed Zewail dan Aziz Sancar. Padahal jumlah total pemenang Nobel sudah ada lebih dari 600 orang. Artinya cuma 0,00005 persen dari daftar pemenang Nobel adalah Muslim. Ini menjadi sebuah fakta yang mengiris hati karena populasi Muslim dunia mencapai lebih dari 15 persen dari populasi dunia.

Jika umat islam tak berhasil menemukan hal-hal sains,maka BUKAN SALAH ISLAM NYA….islam adalah agama yang memerintah kan mencari ilmu.islam tak mengekang ilmu.tapi kesalahan kita tujukan kepada umat islam sendiri yang apatis dan masa bodoh pada masalah sains dan riset nya.penemuan sains bermula dari seseorang penemu melakukan berbagai riset hingga ketemu hasil riset nya.pada muslim kini tak ada semangat seperti itu padahal agama nya sangat menganjur kan menuntut ilmu dan melakukan research.

PENGEJEKAN DAN BULLY bahwa umat islam tak ada konstribusi dalam science baik abad tengah hingga kini di muncul kan oleh para Ateist dan kristen di forum kaskus,dan mungkin di tempat-tempat lain.mereka berusaha dengan tulisan-tulisan tak berimbang menghapus peran islam dalam sains.mereka berusaha menunjuk kan dalam islamic golden age ada juga Ateist,syiah,yahudi dan Nasrani….dan memang mereka benar,Ibnu sina,Al-Razi adalah zindiq.tetapi mereka tidak berimbang berusaha menekan islam.jika ada ilmuan Aswaja zaman islamic Golden age mereka berusaha memperkecil peran islam dengan mengatakan dalam buku-buku sains mereka para ilmuan itu tak mengutip ayat-ayat quran dan hadist….jadi penemuan mereka murni Sekular.pembahasan ini bukan murni ilmu,tetapi murni karena sentiment dan islam phobia.hingga berusaha menghapus peran islam hingga ke akar-akar nya tampa sisa,,,,,berangkat dari kebencian dan sentiment agama.Bullyan itu di kembang kan dengan kata-kata yang kasar,sebagai contoh :”sains islam adalah kencing onta sebagai obat”

MAJU SAINS PADA KRISTEN DAN ATEIST BUKAN BERARTI MEREKA MENJADI BENAR SECARA HAKIKI?

Apakah maju nya sains pada kristen bukti mereka menjadi lebih benar dari islam?….padahal kemajuan sains tidak menjadi patokan kebenaran secara hakiki.mari kita bahas

Kristen

Jika ada seorang kristen taat atau kristen sekular menemukan sains…apakah otomatis bukti agama kristen menjadi benar dan ummat nya di rahmati Tuhan?….jika patokan nya demikian maka orang Sumeria,Babilonia,Hindu Kuno,yunani,Jepang(mayoriti Ateist) dll tentu agama dan jalan hidup mereka menjadi paling benar dan mereka paling di rahmati Tuhan?…jika ya maka Dewa Sumeria merahmati Sumeria dan Bapa dan Yesus mana eksistensi nya pada masa Sumeria?

Lagi pula Bible banyak kesalahan Sains…seperti tumbuhan hidup tampa matahari,langit mempunyai tiang,bumi berbentuk cakram datar,dll.tak ada dalam Bible perintah menuntut ilmu seperti dalam Quran dan Sunnah….dalam forum kristen hal ini di tanya kan dan tak ada perintah tegas dalam Bible seperti quran untuk menuntut Ilmu.

Jadi jika kristen Taat atau sekuler menemukan Sains….itu bukan konstribusi agama nya,tetapi memang ke uletan pribadi nya dalam menuntut ilmu dan melakukan penelitian

Ateist

Apakah karena mereka menemukan sains mereka menjadi kaum yang paling maju dan terhormat?hingga mereka membanggakan jika mau pintar tinggal kan agama.mereka berkata agama penghalang sains dan kemajuan….di ulang ribuan kali oleh mereka di jagad maya.

Mereka lupa saat awal Eropa dan Amerika menemukan Sains mereka masih beragama(baik sekular maupun taat).gerakan Ateist masih taraf kecil.jadi terbantah maju nya sains karena Ateist(dan terbantah pula jika ada pendapat karena agama kristen).jadi maju nya sains bukan karena Agama kristen dan bukan juga karena Ateisme…..semua berangkat dari keuletan pribadi dalam mencari ilmu dan melakukan research.

Bagaimana dengan Islam?islam masih pantas mengklaim….sebab ayat quran dan Sunnah tegas menyuruh ummat nya menuntut ilmu.dalam Bible?tidak ada perintah tegas seperti itu.tetapi sayang nya seruan Allah dan Rasul itu tidak di amal kan ummat islam masa kini.

ATEIST MEMBANGGAKAN SAINS PENEMUAN MEREKA,TETAPI LIHAT LAH HIDUP MEREKA TAMPA AGAMA

Dengan sombong mereka mengatakan Sains adalah penemuan mereka.menurut mereka agama menghambat kemajuan dan sains….lalu mereka bangga dengan ilmu mereka.padahal mereka tidak mengakui siapa yang menciptakan mereka dan otak mereka.mereka maju dalam sains,ekonomi dll…..tetapi lihat hidup mereka tampa agama?….mereka maju dalam sains tapi moral jeblok….mereka sejak meninggal kan agama mereka sangat akrab dalam kemaksiatan.dengan jiwa Ateist mereka,mereka mengizin kan pantai-pantai telanjang,klub gay dan lesbian,klub swinger,pelegalan industri pelacuran,pelegalan industri pornografi,pelegalan zina,pelegalan kumpul kebo dst.mereka maju dalam sains tetapi penuh maksiat karena meninggal kan agama.

Yang ideal adalah maju dalam sains dan juga Iman dan Takwa dalam individu,keluarga,masyarakat dan bangsa.tetapi Ateist hanya bekerja keras pada dunia nya tetapi akhirat nya tidak.padahal Dunia ini hanya kesenangan sesaat…dan sains hanya mendukung bagi kesenangan sesaat itu.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun pernah bersabda:

لَوْ كَانَتِ الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ اللهِ جَنَاحَ بَعُوْضَةٍ مَا سَقَى كَافِرًا مِنْهَا شَرْبَةَ مَاءٍ

Seandainya dunia punya nilai di sisi Allah walau hanya menyamai nilai sebelah sayap nyamuk, niscaya Allah tidak akan memberi minum kepada orang kafir seteguk airpun.” (HR. At-Tirmidzi no. 2320, dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Ash-Shahihah no. 686)

Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata kepada Nabinya:

ادْعُ اللهَ فَلْيُوَسِّعْ عَلَى أُمَّتِكَ فَإِنَّ فَارِسَ وَالرُّوْمَ وُسِّعَ عَلَيْهِمْ وَأُعْطُوا الدُّنْيَا وَهُمْ لاَ يَعْبُدُوْنَ اللهَ. وَكَانَ مُتَّكِئًا فَقَالَ: أَوَفِي شَكٍّ أَنْتَ يَا ابْنَ الْخَطَّابِ، أُولَئِكَ قَوْمٌ عُجِّلَتْ لَهُمْ طَيِّبَاتُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا

Mohon engkau wahai Rasulullah berdoa kepada Allah agar Allah memberikan kelapangan hidup bagi umatmu. Sungguh Allah telah melapangkan (memberi kemegahan) kepada Persia dan Romawi, padahal mereka tidak beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.” Rasulullah meluruskan duduknya, kemudian berkata, “Apakah engkau dalam keraguan, wahai putra Al-Khaththab? Mereka itu adalah orang-orang yang disegerakan kesenangan (kenikmatan hidup/rezeki yang baik- baik) mereka di dalam kehidupan dunia  ?” (HR. Al-Bukhari no. 5191 dan Muslim no. 3679)

Kesombongan Ateist dengan kemajuan Sains nya persis kesombongan kaum Aad yang akhir nya di azab dan di musnah kan Allah.tehnologi yang mereka miliki tak mampu mencegah mereka dari kematian,kehancuran dan penumpasan

Adapun kaum ‘Aad maka mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa alasan yang benar dan berkata: “Siapakah yang lebih besar kekuatannya dari kami?” Dan apakah mereka itu tidak memperhatikan bahwa Allah Yang menciptakan mereka adalah lebih besar kekuatan-Nya daripada mereka? Dan adalah mereka mengingkari tanda-tanda (kekuatan) Kami.” (Fushshilat [41]: 15)

Apakah kamu mendirikan pada tiap-tiap tanah tinggi bangunan untuk bermain-main dan kamu membuat benteng-benteng dengan maksud supaya kamu kekal (di dunia)? Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu menyiksa sebagai orang- orang kejam dan bengis. Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Dan bertakwalah kepada Allah yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui. Dia telah menganugerahkan kepadamu binatang-binatang ternak, dan anak-anak, dan kebun-kebun dan mata air, sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar.”. Mereka menjawab: “Adalah sama saja bagi kami, apakah kamu memberi nasehat atau tidak memberi nasehat, (agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu dan kami sekali-kali tidak akan di ‘azab.” (Asy Syu’araa’ [26]: 128 – 138)

PENEMUAN SAINS DAN TEHNOLOGI BERARTI SEMUA NYA MENJADI HEBAT?

Maksud nya?

Begini……penemuan sains dan tehnologi kebanyakan di temukan di negara-negara Eropa,Amerika dan jepang.apakah dengan di temukan nya Saintek pada negara-negara tersebut berarti semua penduduk negara tersebut menjadi hebat dan pintar?…tidak……penemu mobil,helikopter,pesawat,komputer,sofwere,hp dll hanya melibat kan segelintir manusia-manusia ulet baik penemu dan pengembang berikut nya.sedang kan jutaan sisa nya dari penduduk negar-negara tersebut hanya sebagai pemakai….banyak dari mereka hanya bekerja sebagai buruh,pekerja biasa bahkan ada yang jadi gelandangan.bahkan ada yang skill nya hanya sebagai pemain film porno.

Sudah mengerti kah maksud saya?

Ya….kemajuan saintek tak berarti seluruh penduduk Eropa,Amerika dan Jepang di identik kan semua sebagai penemu dan pengembang.kebanyakan mereka hanya pemakai.baik memakai mobil,komputer,Hp dll.jika mereka di suruh membuat semua itu mereka tak akan mampu..bahkan para pemakai ini ada yang mungkin meng install sendiri Sofwere mereka di komputer mereka tidak mampu dan tidak mengerti.jadi penemuan dan pengembang saintek di negara-negara maju hanya melibat kan segelintir kecil dari penduduk nya.

MARI SAYA BERI CONTOH LAGI

Para penghujat sering menghujat islam dan umat nya tak memberi kontribusi apapun bagi sains….padahal jika mau jujur banyak juga saintis-saintis Aswaja.tetapi memang dasar licik,mereka(para penghujat)tak akan rela sains di nisbat kan ke muslim.mereka memberi alasan lagi saintis aswaja tak mencantum kan ayat2 di buku-buku sains mereka …..jadi mereka sekular,tak terkait agama

Tujuan nya jelas ingin menduduk kan islam dan umat islam di tempat serendah-rendah nya….padahal mereka tak berfikir jauh apakah urgen misal  nya menaruh ayat2 di buku matematika?semua ada fak masing-masing.apakah penghujat bisa jamin saintis-saintis itu itu kehidupan sehari-hari nya sekular?(tidak salat,tidak puasa dll)

Apakah kristen Etopia dan maronit lebanon misal nya memberi konstribusi bagi sains di banding muslim Arab di dekat mereka?apakah Ateist vietnam memberi konstribusi bagi sains?…contoh kristen di Dunia arab adalah Koptik mesir dan Maronit Lebanon…di masa lalu mereka tak memberi konstribusi apapun bagi sains di banding tetangga-tetangga Arab mereka di zaman dahulu.apakah para penghujat tak mem bully sekte-sekte kristen itu?

Pada inti nya Sains dan tehnologi tak bisa di nisbat kan pada Agama dan bangsa tertentu.semua berangkat dari keuletan masing-masing individu dalam melakukan research dan mencari ilmu.namun islam unik,ada ayat-ayat dan hadist-hadist tegas yang mendorong mencari ilmu dan melakukan penelitian.hingga sedikit banyak nya pasti ayat-ayat dan hadist itu mempengaruhi semangat mencari ilmu bagi individu-individu muslim yang ulet saat itu.

SAINTEK ITU HANYA UNTUK KENIKMATAN DAN KEMUDAHAN HIDUP DI DUNIA YANG FANA

Apa tujuan saintek?ya…untuk kenikmatan,kemudahan hidup,kesenangan hidup di dunia,menyingkir kan penyakit(dengan ilmu kedokteran)dll.semua itu hanya kesenangan yang fana di dunia.maka Allah tak ambil pusing jika Saintek jatuh ke orang-orang kafir sebagai cara Allah mengoper kejayaan suatu kaum.

وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ

”Dan masa (kejayaan dan kemunduran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia…” (QS Ali Imran ayat 140)

Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kemunduran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman  dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.” (QS Ali Imran ayat 140)

Kemajuan saintek hakikat nya adalah masih dalam lingkup dunia yang fana dan untuk mendukung kehidupan yang fana.tak semua mampu di selesai kan saintek…..saintek belum mampu menyembuh kan kangker stadium 4,bahkan operasi saraf kejepit adalah operasi yang sulit dan beresiko salah satu nya kelumpuhan.mengingat tak semua dapat di tangani saintek,hendak nya jangan sombong kepada pencipta

“Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin ketinggian (menyombongkan diri ) dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa”. [Al-Qashash/28: 83]

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

إِنَّ أَهْلَ النَّارِ كُلُّ جَعْظَرِيٍّ جَوَّاظٍ مُسْتَكْبِرٍ جَمَّاعٍ مَنَّاعٍ وَأَهْلُ الْجَنَّةِ الضُّعَفَاءُ الْمَغْلُوبُونَ

“Sesungguhnya penduduk neraka adalah semua orang yang kasar lagi keras, orang yang bergaya sombong di dalam jalannya, orang yang bersombong, orang yang banyak mengumpulkan harta, orang yang sangat bakhil. Adapun penduduk sorga adalah orang-orang yang lemah dan terkalahkan”. [Hadits Shahih. Riwayat Ahmad, 2/114; Al-Hakim, 2/499]

KESIMPULAN

Penemuan Saintek adalah kerja bersama antar agama dan bangsa-bangsa.islam  mendorong umat nya menuntut ilmu dan dan melakukan penelitian dan tak menghalangi kemajuan ilmu pengetahuan asal kan bermamfaat kepada manusia dan tak menimbul kan bahaya pada manusia.jadi Islamic Golden Age adalah jasa bersama antar Agama dan bangsa.tetapi kalau mau jujur mungkin saintis Aswaja lebih banyak dari Zindiq nya,atau dari syiah,yahudi dan Nasrani nya.dan ini perlu di lakukan penelitian mendalam.tak perlu membanggakan dengan barang fana,banggakan lah jika Islam adalah agama yang mengatur Akhlak manusia agar menjadi semakin baik pada diri,keluarga,masyarakat dan bangsa.

#s3gt_translate_tooltip_mini { display: none !important; }

Iklan

PERJANJIAN RASULULLAH DENGAN ORANG-ORANG YAHUDI MADINAH

Masjid Nabawi Madinah

Teks Perjanjian Antara Kaum Muhajirin dan Anshar dan Kesepakatan dengan Orang-orang Yahudi.ketika Rasul memasuki Madinah Rasul membuat perjanjian dengan orang-orang Yahudi

 

Ibnu Ishaq berkata:

Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam mengadakan perjanjian antara kaum  Muhajirin dengan kaum Anshar untuk tidak memerangi orang-orang Yahudi, dan mengadakan pula  perjanjian dengan mereka, mengakui agama dan harta mereka dan membuat kesepakatan dengan mereka. Teks perjanjian adalah sebagai berikut:

Bismillahirrahmaanirrahim

Ini adalah dokumen dari Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa Sallam yang mengatur hubungan kaum  Mukminin dan kaum Muslimin dari Quraisy dan Yatsrib, orang-orang yang bergabung dengan mereka  dan berjuang bersama mereka. Sesungguhnya mereka adalah umat yang satu dan tidak sama dengan
golongan manusia lainnya. Kaum Muhajirin dari Quraisy tetap dengan tradisi mereka yang dibenarkan  Islam, mereka membayar diyat (ganti rugi) kepada sebagian yang lain, menebus tawanan mereka  dengan cara yang baik dan adil di antara orang-orang yang beriman. Bani Auf tetap dalam tradisi  mereka yang dibenarkan Islam mereka membayar diyat kepada sebagian yang lain sebagaimana dahulu dan setiap kelompok menebus tawanan- nya dengan cara yang baik dan adil di antara orang orang yang beriman. Bani Saidah tetap berada pada tradisi mereka yang dibenarkan Islam, sebagian dari mereka membayar diyat sebagaimana sebelumnya, sebagian dari mereka menebus tawanannya  dengan cara yang baik dan adil di antara orang-orang beriman. Bani Al-Harits tetap berada pada tradisi
mereka yang dibenarkan Islam, sebagian dari mereka membayar diyat, sebagian dari mereka menebus  tawanannya dengan cara yang baik dan adil di antara orang-orang beriman. Bani An-Najjar tetap  berada pada tradisi mereka yang dibenarkan Islam, sebagian dari mereka setiap kelompok dari mereka
menebus tawanan dengan cara yang baik dan adil di antara orang-orang beriman. Bani Amr bin Auf  tetap berada pada tradisi mereka yang dibenarkan Islam, sebagian dari mereka membayar diyat  kepada sebagian yang lain sebagaimana sebelumnya sebagian dari mereka menebus tawanannya  dengan cara yang baik, dan adil di antara. Bani Al-Aus tetap berada pada tradisi mereka yang  dibenarkan Islam, sebagian dari mereka membayar diyat kepada sebagian yang lain sebagaimana  sebelumnya, setiap kelompok dari mereka menebus tawanannya dengan cara yang baik dan adil di  antara orang-orang beriman. Dan orang-orang beriman harus memperhatikan mufrah (orang yang banyak hutang dan kesulitan menghidupi keluarganya) dengan memberinya uang untuk penebusan  tawanan atau pembayaran diyat dengan cara yang baik.  Orang beriman tidak boleh mengambil mantan budak orang Mukmin lainnya untuk dipekerjakan  tanpa ijin tuannya. Sesungguhnya orang-orang yang beriman yang bertakwa itu bersatu dalam
menghadapi orang yang berbuat zalim terhadap mereka atau orang yang menghendaki kezaliman  besar, menghendaki dosa, permusuhan atau kerusakan terhadap orang-orang beriman. Semua tangan  harus bersatu padu walaupun orang itu adalah anak salah seorang dari mereka. Orang beriman tidak  boleh membunuh orang Mukmin karena orang kafir dan orang Mukmin tidak boleh membantu orang  kafir dalam menghadapi orang Mukmin. Sesungguhnya perlindungan Allah itu satu. Orang yang terlemah di antara mereka diberi perlindungan dan sesungguhnya orang-orang beriman itu harus
mendukung satu sama lain. Barangsiapa di antara orang Yahudi taat kepada kami, ia ber hak  mendapatkan pertolongan, Kebersamaan, mereka tidak boleh dianiaya dan tidak boleh dikalahkan.  Sesungguhnya perdamaian orang- orang beriman itu satu. Orang beriman tidak boleh berdamai  dengan selain orang beriman dalam perang di jalan Allah kecuali atas dasar persamaan dan keadilan
di antara mereka. Semua batalion tempur yang berperang bersama kami itu datang secara bergantian.  Sesungguhnya sebagian orang beriman itu dibunuh karena mereka membunuh sebagian orang  beriman lainnya. Sesungguhnya orang beriman yang bertakwa berada pada petunjuk terbaik dan  lurus. Sesungguhnya orang musyrik tidak boleh melindungi orang Quraisy baik harta atau jiwa mereka
dan tidak boleh bergabung bersama mereka untuk menghadapi orang beriman. Barangsiapa  membunuh orang Mukmin tanpa kesalahan dan bukti, maka ia akan dibunuh juga karenanya  terkecuali jika keluarga korban memberi maaf. Sesungguhnya orang beriman harus bersatu dalam  menghadapinya dan wajib menegakkan hukum terhadap orang tersebut. Sesungguhnya orang Islam
yang beriman kepada isi perjanjian ini, beriman kepada Allah dan beriman kepada Hari Akhir haram  baginya membela pelaku bid’ah dan melindunginya. Barangsiapa membelanya atau melindunginya, ia  akan di kutuk oleh Allah dan mendapat murka-Nya pada Hari Kiamat. Tebusan tidak boleh di- ambil
daripadanya. Jika muncul perselisihan di tengah kalian maka kembalikanlah kepada Allah Yang  Mahamulia dan Muhammad Shallalahu ‘alaihi wa Sallam. Sesungguhnya orang-orang Yahudi juga  berkewajiban menanggung dana apabila mereka sama-sama diperangi musuh. Sesungguhnya orang-orang  Yahudi Bani Auf satu umat bersama kaum Mukminin. Bagi orang-orang Yahudi agama mereka
dan bagi kaum Mukminin agama mereka. Budak- budak mereka dan jiwa mereka terilindungi, kecuali  mereka yang berbuat aniaya dan dosa, sebab ia tidak menganiaya siapa-siapa selain diri dan  keluarganya sendiri. Sesungguhnya orang-orang Yahudi Bani An-Najjar memiliki hak yang setara
dengan orang-orang Yahudi Bani Auf. Begitu juga orang-orang Yahudi Bani Al-Harits, mereka  mempunyai hak yang setara dengan hak orang-orang Yahudi Bani Auf. Sesungguhnya orang-orang  Yahudi Bani Saidah memiliki hak yang sama dengan hak orang-orang Yahudi Bani Auf. Begitu juga  orang-orang Yahudi Bani Jusyam, mereka memiliki hak yang setara dengan orang-orang Yahudi Bani
Auf. Sesungguhnya orang-orang Yahudi Bani Al-Aus mempunyai hak yang setara dengan hak orangorang  Yahudi Bani Auf. Sesungguhnya orang-orang Yahudi Bani Tsa’labah mempunyai hak yang sama  dengan hak orang-orang Yahudi Bani Auf, kecuali mereka yang melakukan perbuatan aniaya dan dosa, ia tidak menganiaya siapa-siapa selain diri dan keluarganya sendiri. Sesungguhnya Jafnah, salah satu
kabilah dari Tsa’labah harus diperlakukan sama seperti mereka. Sesungguhnya orang-orang Yahudi  Bani As-Syathibah memiliki hak yang setara dengan hak orang-orang Yahudi Bani Auf. Sesungguhnya  kebaikan itu selalu mencegah seseorang dari keburukan. Sesungguhnya budak orang-orang Tsa’labah
dan sesungguhnya keluarga orang-orang Yahudi sama seperti mereka. Tidak boleh seorang pun dari  orang- orang Yahudi keluar dari Madinah kecuali atas izin Muhammad Shallalahu ‘alaihi wa Sallam.  Barangsiapa membunuh, maka itu sama saja ia membunuh diri dan keluarganya sendiri, kecuali orang yang dianiaya, karena Allah sangat membenci kezaliman. Sesungguhnya orang-orang Yahudi terkena
kewajiban infak dan kaum Muslimin juga terkena kewajiban infak yang sama, serta mereka semua  berkewajiban membela siapa saja yang memerangi orang-orang yang terikat dengan perjanjian ini. Nasihat dan kebaikan harus senantiasa diaplikasikan di tengah-tengah mereka. Seseorang tidak boleh mengganggu sekutunya dan wajib bagi orang yang dizalimilah yang harus dibela. Sesungguhnya orang-orang  Yahudi berinfak bersama orang-orang beriman apabila mereka diperangi musuh. Sesungguhnya  Yatsrib diharamkan bagi orang yang terikat dalam perjanjian ini. Tetangga itu seperti jiwa, tidak boleh diganggu dan disakiti. Sesungguhnya kehormatan itu tidak boleh dilanggar kecuali pemiliknya
mengijinkan. Jika orang-orang yang terikat dalam perjanjian ini mengalami konflik yang dikhawatirkan  menimbulkan kerusakan, maka urusan itu harus dikembalikan kepada Allah dan kepada Muhammad  Shallalahu ‘alaihi wa Sallam. Sesungguhnya Allah sangat mampu menjaga perjanjian ini. Dan orang-orang  Quraisy tidak boleh dilindungi demikian pula dengan para sekutu mereka. Sesungguhnya orang-orang
yang terikat dengan perjanjian ini wajib untuk memberikan pertolongan melawan siapa saja  yang bermaksud menyerang Yatsrib. Jika mereka diajak berdamai, maka mereka harus berdamai. Jika  mereka diajak kepada hal tersebut, mereka mempunyai hak atas kaum Mukminin kecuali terhadap  orang-orang yang ingin menghancurkan agama. Setiap manusia mempunyai bagian terhadap mereka
sendiri seperti sebelumnya. Sesungguhnya orang- orang Yahudi Al-Aus; budak-budak mereka  dan jiwa mereka memiliki hak yang sama dengan orang-orang yang berada dalam perjanjian ini,  termasuk berbuat baik kepada orang-orang yang terikat dengan perjanjian ini. Sesungguhnya  kebaikan itu tidak pernah sama dengan keburukan. Jika seseorang melakukan sesuatu, maka  konsekwensinya aaa paaanya. Sesungguhnya Allah membenarkan isi perjanjian ini dan meridhainya.
Sesungguhnya dokumen kesepakatan ini tidak memberikan perlindungan pada orang yang zalim dan  pendosa. Barangsiapa keluar masuk dan menetap di Madinah, ia aman, kecuali orang yang berbuat  zalim dan berlaku dosa. Sesungguhnya Allah selalu menjaga orang yang berbuat baik dan bertakwa,
serta Muhammad adalah utusan Allah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam.( Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam )

Perhatikan perjanjian Rasulullah dengan orang-orang Yahudi…tampak sekali Rasul ingin menciptakan masyarakat yang damai dalam perbedaan:

PRINSIP MELINDUNGI ORANG-ORANG TERLEMAH

Teks perjanjian: Sesungguhnya perlindungan Allah itu satu. Orang yang terlemah di antara mereka diberi perlindungan

Prinsip kenegaraan Rasulullah di Madinah adalah melindungi orang-orang terlemah dalam masyarakat.itu fungsi sesungguh nya ketika suatu negara berdiri

YAHUDI HARUS TAAT KEPADA NEGARA ISLAM MADINAH

Teks perjanjian:Barangsiapa di antara orang Yahudi taat kepada kami, ia ber hak  mendapatkan pertolongan, Kebersamaan, mereka tidak boleh dianiaya dan tidak boleh dikalahkan.

Taat di sini bukan berarti masalah Agama.bukan Yahudi harus mentaati agama islam.tetapi taat dalam memelihara ketertiban negara.perjanjian ini di langgar Banu Quraizah waktu Madinah di serang pasukan Ahzab Yahudi Quraizah malah ber khianat.maka Quraizah harus menanggung akibat dari perbuatan buruk mereka.

JIKA MADINAH DI SERANG ORANG-ORANG YAHUDI HARUS MENGGALANG DANA DAN PERTOLONGAN

Teks perjanjian:Sesungguhnya orang-orang Yahudi juga  berkewajiban menanggung dana apabila mereka sama-sama diperangi musuh.

Teks perjanjian: Sesungguhnya orang-orang Yahudi terkena
kewajiban infak dan kaum Muslimin juga terkena kewajiban infak yang sama, serta mereka semua  berkewajiban membela siapa saja yang memerangi orang-orang yang terikat dengan perjanjian ini. 

Teks perjanjian: Seseorang tidak boleh mengganggu sekutunya dan wajib bagi orang yang dizalimilah yang harus dibela. Sesungguhnya orang-orang  Yahudi berinfak bersama orang-orang beriman apabila mereka diperangi musuh.

Teks perjanjian: Sesungguhnya orang-orang
yang terikat dengan perjanjian ini wajib untuk memberikan pertolongan melawan siapa saja  yang bermaksud menyerang Yatsrib.

Hal ini wajar sebab Muslim dan Yahudi terhimpun jadi satu dalam negara Madinah.maka harus saling membantu ketika di serang musuh.seperti dahulu perang kemerdekaan RI,waktu di serang Belanda orang-orang Nasrani juga berjuang bersama Muslim melawan Belanda tampa memandang latar belakang agama.seperti Daan Mogot,Yos Sudarso Dll.

Tetapi perjanjian ini di langgar Quraizah malah Quraizah menghianati Madinah ketika di serang pasukan Ahzab.

SALING MENGHORMATI ANTAR UMAT BERAGAMA

Teks perjanjian:Bagi orang-orang Yahudi agama mereka
dan bagi kaum Mukminin agama mereka.

Jelas bohong jika orang-orang kafir mengatakan Rasul memaksa agama dengan hadist ini .justru dalam tatanan pertama negara Madinah Rasul menjamin kebebasan beragama.dan saling mengurus agama masing-masing.

ORANG-ORANG YAHUDI JAMIN TERLINDUNGI KECUALI MEREKA BERBUAT ANIYAYA DAN DOSA 

Teks perjanjian:Budak- budak mereka dan jiwa mereka terlindungi, kecuali  mereka yang berbuat aniaya dan dosa, sebab ia tidak menganiaya siapa-siapa selain diri dan  keluarganya sendiri.

Teks perjanjian:  kecuali mereka yang melakukan perbuatan aniaya dan dosa, ia tidak menganiaya siapa-siapa selain diri dan keluarganya sendiri. 

Teks perjanjian:   Barangsiapa membunuh, maka itu sama saja ia membunuh diri dan keluarganya sendiri, kecuali orang yang dianiaya, karena Allah sangat membenci kezaliman.

Teks perjanjian: Sesungguhnya Allah membenarkan isi perjanjian ini dan meridhainya.
Sesungguhnya dokumen kesepakatan ini tidak memberikan perlindungan pada orang yang zalim dan  pendosa. Barangsiapa keluar masuk dan menetap di Madinah, ia aman, kecuali orang yang berbuat  zalim dan berlaku dosa.

Di negara manapun jika menjadi warga negara yang baik maka Agama dan suku apapun bisa hidup di negara toleran.dan yahudi Quraizah telah berbuat aniyaya dan dosa dengan menghianati Madinah maka mereka membuat susah diri dan keluarga mereka dengan hukuman.

SALING BERTETANGGA TAMPA MENGGANGGU DAN MENYAKITI

Teks perjanjian:Sesungguhnya  Yatsrib diharamkan bagi orang yang terikat dalam perjanjian ini. Tetangga itu seperti jiwa, tidak boleh diganggu dan disakiti.

Dokumen perjanjian di atas selaras dengan hidup damai dalam ke aneka ragaman tampa memaksa kan agama dan mengurus agama masing-masing.

ANSWERING-FF.ORG

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

KRISTOLOG.COM

Kajian Ilmiah Kristologi

Lampu Islam

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG (serbuiff)

Siap membombardir habis gembong IFF dan spesies lainnya yang sejenis

Answering Misionaris

Menjawab Fitnah terhadap Islam

Kerajaan Agama

http://kerajaanagama.wordpress.com/ 2009 - 2011

MUSLIM MENJAWAB TANTANGAN

[3:190] Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

---PENGINJIL---

KRISTEN ADALAH PENERUS AGAMA PAGAN

Edyprayitno's sang Mualaf

FORUM DIALOG LESEHAN DAN KAJIAN KRISTOLOGI

Kristenisasi - Pemurtadan - Kristologi

A. AHMAD HIZBULLAH MAG's Blog