Posts from the ‘ALLAH’ Category

MENGAPA QURAN MENGGUNAKAN KATA ALLAH DI JAZIRAH ARAB?

Mengapa Quran memakai kata Allah sebagai Tuhan yang maha Esa di jazirah Arab?berikut pembahasan singkat nya:

MENGAPA QURAN MEMAKAI KATA ALLAH DI JAZIRAH ARAB?

Sebab sejak Nabi Ismail menetap di Mekkah Tuhan adalah Allah.maka nama Allah turun menurun di pakai hingga zaman Muhammad di utus sebagai Rasul.nama Allah di pakai sejak zaman Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail berada di mekkah .Nama Allah di pakai sejak zaman Nabi Adam dan Hawa di turun kan ke  bumi dari surga.lalu nama itu di warisi turun menurun hingga bekas nya salah satu contoh nya kata EL(ilah)pada budaya-budaya Kuno.

KARENA IBRAHIM DAN ISMAIL TUHAN NYA ADALAH ALLAH

Jelas mengapa quran memakai kata Allah?karena Ibrahim dan Ismail Tuhan nya adalah Allah.maka Ismail dan turunan nya memakai nama itu hingga di zaman Nabi Muhammad di utus.

2:132 Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”.

2:133 Adakah kamu hadir ketika Yakub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya.”

2:135 Dan mereka berkata: “Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk”. Katakanlah: “Tidak, bahkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik”.

2:136 Katakanlah (hai orang-orang mukmin): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”.

MAKA ALLAH MENJADI TUHAN ISMAIL DAN TURUNAN NYA TURUN MENURUN SAMPAI DI ROBAH AMR BIN LUHAY

Maka Allah menjadi Tuhan yang Esa bagi ismail dan turunan nya turun menurun,Tauhid.hingga agama Tauhid ini di obah oleh Amr Bin luhay.

dia mengadakan perjalanan ke Syam. Disana dia melihat penduduk Syam yang menyembah berhala dan menganggap hal itu sebagai sesuatu yang baik serta benar. Sebab menurutnya, Syam adalah tempat lahirnya para nabi, rasul dan turunnya kitab-kitab suci. Maka dia pulang sambil membawa berhala Hubal (Dewa Bulan) dan meletakannya di dalam Ka’bah. Setelah itu dia mengajak penduduk Mekkah untuk menyembah Hubal tersebut. Orang-orang Hijaz pun banyak yang mengikuti penduduk tanah suci.

Berhala mereka yang terdahulu adalah Manāt, yang ditempatkan di Musyallal di tepi Laut Merah di dekat Qudaid. Kemudian mereka membuat Latta di Tha’if dan ‘Uzzá di Wadi Nakhlah. Ketiga berhala itulah yang paling besar. Setelah itu kemusyrikan semakin merebak dan berhala-berhala yang lebih kecil bertebaran di setiap tempat di Hijaz.

Ibnu Hisyam berkata bahwa salah seorang dari orang berilmu berkata kepadaku bahwa: ‘Amr bin Luhay pergi dari Makkah ke Syam untuk satu keperluan. Ketika tiba di Ma’arib, daerah di Balqa’. Ketika itu, Ma’arib didiami Al Amaliq – anak keturunan Imlaq (ada yang mengatakan Amliq) bin Lawudz Sam bin Nuh. Di sana, Amr bin Luhai melihat mereka menyembah berhala. la berkata kepada mereka, “Berhala-berhala apa yang kalian sembah seperti yang aku lihat ini?” Mereka berkata kepada Amr bin Luhay, “Kami menyembah berhala-berhala ini guna meminta hujan kepadanya, kemudian ia memberi kami hujan. Kami meminta pertolongan kepadanya kemudian ia memberikan pertolongan kepada kami.” Amr bin Luhai berkata kepada mereka, “Apakah kalian mau memberiku satu berhala untuk aku bawa ke jazirah Arab kemudian mereka menyembahnya?” Mereka memberi Amr bin Luhai satu berhala yang bernama Hubal. Amr bin Luhay tiba di Makkah dengan membawa berhala Hubal. Ia memasangnya, kemudian memerintahkan manusia menyembahnya dan mendewa-dewakannya.

Amr bin Luhay beroleh hukuman yang sangat pedih di neraka karena penyesatan nya itu seperti yang di sabdakan Rasulullah:

Al-Hafidz  Ibnu Hajar mengatakan, “Diriwayatkan oleh Ibnu Ishaq dari jalan Muhammad bin Ibrahim at-Taimi dari Abu Sholeh (yaitu dari Abu Hurairah) lebih sempurna dari yang ini. Lafalnya, “Saya mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan kepada Aktsam bin al-Jun;

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « رَأَيْتُ عَمْرَو بْنَ عَامِرٍ الْخُزَاعِيَّ يَجُرُّ قُصْبَهُ فِي النَّارِ, لأَنه أولُ مَن غير دِين إسماعيل , فَنَصبَ الأوثَان وسَيب السَوائب وبَحر البَحيرة, ووَصلة الوَصِيلة , وحَمى الحَامي » [أخرجه البخاري]

“Saya melihat ‘Amr bin Luhai menyeret ususnya di neraka. Karena ia merupakan orang yang pertama kali mengubah agama Isma’il. Kemudian membawa berhala (untuk disembah), dan menetapkan aturan onta saaibah, bahiirah, wasiilah, dan ham“.
[Ibnu Hajar dalam al-Fath : 6/549].

JENIS-JENIS BERHALA DI JAZIRAH ARABIA

Yakni:

1)HUBAL

Hubal (Arab:هبل) adalah berhala yang disembah sebagai Dewa Bulan oleh bangsa Arab Jahiliyah dan sangat terkenal di Mekkah sebelum datangnya ajaran Islam. ‘Amr bin Luhay membawa berhala Hubal dari Kota Ma’arib (Moab) dan ia dianggap sebagai pelopor yang telah membawa berhala Hubal ke Jazirah Arab.dilihat dari beberapa pendapat mengatakan bahwa Hubal dilihat dari asal-usulnya maka berhala itu berasal dari peradaban mitologi bangsa Mesopotamia yang berpuncak pada mahadewa Enlil yang sangat terkenal pada abad ke 17 SM

Menurut riwayat berhala Hubal itu terbuat dari batu akik merah seperti orang, tangan sebelah kanan telah patah, kemudian setelah menjadi berhala kaum Qurais, mereka membuatkan tangan dari emas sebagai gantinya yang patah itu. Menurut riwayat lain, Hubal ditaruh di dalam Ka’bah dan dijadikan berhala terbesar di dalam dan luar Ka’bah. Sebagai bawahan Hubal dibuat pula berhala Manāt, Latta dan ‘Uzzá yang merupakan berhala penduduk lokal.

2)MANAT

Manāt (Arab:مناة) adalah berhala yang terbuat dari batu keras milik Bani Hudzail di Gunung Qudayd, al-Musyallal. Berhala ini menghadap ke arah Laut Merah yang berjarak dari pesisir pantai kurang lebih 40 km dan dari Madinahberjarak sekitar 4 mil. Kabilah Khuza’ah, Aws, Khazraj, al-Azad dan Ghassan dahulu sering menyucikan dan menziarahinya.

Ada beberapa 2 versi yang mengatakan bahwa Manāt berhasil dihancurkan oleh Ali bin Abu Thalib, dan satu lagi mengisahkan bahwa berhala ini dihancurkan oleh Sa’ad bin Zaid al-Asyhaly bersama dua puluh orang pasukan berkuda pada bulan Ramadan 8 H.

Menurut buku yang berjudul “Book of Idols” (Kitab al-Asnām) yang dikarang oleh Ibnu al-Kalbī, Manāt diyakini oleh bangsa Arab Jahiliyah bahwa ia adalah dewi keyakinan dan sebagai yang anak tertua dari tiga “Anak Tuhan.” Ia dikenal juga dengan nama Manawat bagi Suku Nabatea dari Petra, yang sejajar dengan dewi Nemesis dan dianggap sebagai istri Hubal.

“Book of Idols” juga menuliskan bahwa Suku Quraisy (suku penguasa di Mekkah) begitupula dengan suku Arab lainnya melanjutkan untuk menyembah Manāt, sampai diutusnya seorang nabi yang bernama Muhammad pada 8 Hijriyah, pada tahun ini Tuhan memberikannya kepada Muhammad sebuah kemenangan dalam Pertempuran Mu’tah. Ketika Muhammad sejarak empat atau lima malam dari Madinah, ia kemudian mengirimkan berita secara tertulis untuk menghancurkan berhala ini.

3)LATTA

al-Lātta (Arab:اللات‎al-Lāt) adalah berhala dewi yang disembah oleh bangsa Arab Jahiliyah dan dianggap sebagai salah satu anak tuhan bersama dengan Manāt dan ‘Uzzá. Al-Lātta memiliki arti “Sang Dewi”

Syaikh Sholeh bin Fauzan Al-Fauzan berkata, Lātta dengan dobel huruf “t” sebagai isim fa’il (Lātta) berasal dari kata kerja latta-yaluttu. Dia (Lātta) adalah seorang lelaki yang shalih yang biasa mengadon tepung untuk memberi makan jama’ah haji. Ketika dia meninggal, orang-orang pun membangun sebuah rumah di atas kuburannya, dan menutupinya dengan tirai-tirai. Akhirnya mereka menyembahnya sebagai sekutu selain Allah.

Sedangkan kata Lata tanpa dobel huruf “t”, adalah nama berhala di Tha’if. Dia berupa batu yang dipahat, yang dibangun sebuah rumah di atasnya. Padanya ada tirai-tirai yang menyamai ka’bah. Di sekelilingnya ada halaman dan di mempunyai pelayan (penjaga). Berhala ini milik kabilah Tsaqif dan kabilah-kabilah yang ada disekitar mereka.

4)UZZA

Al-‘Uzzá (Arab:العزىYang Terkuat) adalah salah satu berhala yang disembah oleh bangsa Arab Jahiliyah. Berhala ini dianggap sebagai salah satu anak Tuhan bersama dengan Lātta dan Manāt. ‘Uzzá dianggap sebagai dewi perang suci dan yang paling muda di antara berhala dewi yang lain. Berhala pohon dari Sallam yang terletak di lembah Nakhlah yang terletak antara Mekkah dan Tha’if. Di sekitarnya terdapat bangunan, dan tirai-tirai. Berhala ini juga mempunyai pelayan dan penjaga.Al-‘Uzzá juga disembah oleh bangsa Nabath, yang dianggap sejajar dengan salah satu dewi Aphrodite.

5)BAAL

Disamping menyembah Hubal, bangsa Arab Quraisy menyembah pula berhala Bâal sang Dewa Badai yang berasal dan peradaban Israel purba abad ke-13 SM, yang sudah disembah ras Arabia sedikitnya sejak abad ke-10 SM. Dengan demikian terdapat pengaruh kebudayaan Mesopotamia dan Israel purba dalam budaya penyembahan berhala di Hejaz.

Kata Baʿal muncul dalam Quran, disebutkan bahwa Elias (Ilyas) seorang nabi Allah diutus kepada umat-Nya untuk memberitahu mereka untuk tidak menyembah Baʿal dan ibadah satu Allah yang benar.

Allah SWT berfirman: “Dan sesungguhnya Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul. (Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya: ‘Mengapa kamu tidak bertakwa? Patutkah kamu menyembah Dewa Ba’l dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta, (yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu?’ Maka mereka mendustakannya, karena itu mereka akan diseret (ke neraka), kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa). Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian. (Yaitu): ‘Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyas?’ Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman!”. (QS Ash-Shaaffat: 123-132).

Masih banyak lagi berhala-berhala di Jazirah Arab…..hingga 360 berhala saja ada di sekeliling kakbah untuk d hancurkan.berbagai nama berhala lain nya dapat di baca Di sini .

QURAN MENENTANG BERHALA DAN MENGEMBALIKAN KEPADA ALLAH YANG MAHA PENCIPTA YANG ESA

Rasulullah di utus kepada penduduk Jazirah Arab untuk mengembalikan penyembahan kepada Allah,Tuhan nya Ibrahim,ismail dan ishak….dan juga Tuhan moyang mereka Adam dan Hawa.

Allah Ta’ala berfirman:

أَفَرَأَيْتُمُ اللَّاتَ وَالْعُزَّىٰ

(19) Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap al-Laata dan al-Uzza,

وَمَنَاةَ الثَّالِثَةَ الْأُخْرَىٰ

(20) dan Manah yang ketiga (terakhir) lagi hina (sebagai anak perempuan Allah)?

أَلَكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ الْأُنْثَىٰ

(21) Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan?

تِلْكَ إِذًا قِسْمَةٌ ضِيزَىٰ

(22) Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil.

إِنْ هِيَ إِلَّا أَسْمَاءٌ سَمَّيْتُمُوهَا أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ بِهَا مِنْ سُلْطَانٍ ۚ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَمَا تَهْوَى الْأَنْفُسُ ۖ وَلَقَدْ جَاءَهُمْ مِنْ رَبِّهِمُ الْهُدَىٰ

(23) Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu adakan; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah)nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka (QS. An-Najm: 19-23).

Dalam quran jelas sekali di sebut kan semua berhala itu terutama Latta,Uzza,manat dan Hubal adalah hanya buatan manusia yang tidak di perintah kan Allah untuk di sembah.semua bentuk penyimpangan di masa lampau.maka datang nya Quran untuk mengembalikan penyembahan yang benar hanya kepada Allah.Quran sangat keras melawan segala bentuk kultus berhalaisme ini:

Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhada-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang. (Al-‘A`rāf:191)

Dan berhala-berhala itu tidak mampu memberi pertolongan kepada penyembah-penyembahnya dan kepada dirinya sendiripun berhala-berhala itu tidak dapat memberi pertolongan. (Al-‘A`rāf:192)

Dan jika kamu (hai orang-orang musyrik) menyerunya (berhala) untuk memberi petunjuk kepadamu, tidaklah berhala-berhala itu dapat memperkenankan seruanmu; sama saja (hasilnya) buat kamu menyeru mereka ataupun kamu herdiam diri. (Al-‘A`rāf:193) 

Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu seru selain Allah itu adalah makhluk (yang lemah) yang serupa juga dengan kamu. Maka serulah berhala-berhala itu lalu biarkanlah mereka mmperkenankan permintaanmu, jika kamu memang orang-orang yang benar (Al-‘A`rāf:194)

Apakah berhala-berhala mempunyai kaki yang dengan itu ia dapat berjalan, atau mempunyai tangan yang dengan itu ia dapat memegang dengan keras, atau mempunyai mata yang dengan itu ia dapat melihat, atau mempunyai telinga yang dengan itu ia dapat mendengar? Katakanlah: “Panggillah berhala-berhalamu yang kamu jadikan sekutu Allah, kemudian lakukanlah tipu daya (untuk mencelakakan)-ku. tanpa memberi tangguh (kepada-ku)”. (Al-‘A`rāf:195)

Sesungguhnya pelindungku ialahlah Yang telah menurunkan Al Kitab (Al Quran) dan Dia melindungi orang-orang yang saleh. (Al-‘A`rāf:196)

Dan berhala-berhala yang kamu seru selain Allah tidaklah sanggup menolongmu, bahkan tidak dapat menolong dirinya sendiri. (Al-‘A`rāf:197)

Dan jika kamu sekalian menyeru (berhala-berhala) untuk memberi petunjuk, niscaya berhala-herhala itu tidak dapat mendengarnya. Dan kamu melihat berhala-berhala itu memandang kepadamu padahal ia tidak melihat. (Al-‘A`rāf:198)

Katakanlah: “Apakah kita akan menyeru selain daripada Allah, sesuatu yang tidak dapat mendatangkan kemanfaatan kepada kita dan tidak (pula) mendatangkan kemudharatan kepada kita dan (apakah) kita akan kembali ke belakang, sesudah Allah memberi petunjuk kepada kita, seperti orang yang telah disesatkan oleh syaitan di pesawangan yang menakutkan; dalam keadaan bingung, dia mempunyai kawan-kawan yang memanggilnya kepada jalan yang lurus (dengan mengatakan): “Marilah ikuti kami”. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah (yang sebenarnya) petunjuk; dan kita disuruh agar menyerahkan diri kepada Tuhan semesta alam, (Al-‘An`ām:71)

Dan Kami seberangkan Bani Israil ke seberang lautan itu, maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani lsrail berkata: “Hai Musa. buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)”. Musa menjawab: “Sesungguh-nya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)”. (Al-‘A`rāf:138)

Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akan batal apa yang seIalu mereka kerjakan. (Al-‘A`rāf:139)

Musa menjawab: “Patutkah aku mencari Tuhan untuk kamu yang selain dari pada Allah, padahal Dialah yang telah melebihkan kamu atas segala umat. (Al-‘A`rāf:140)

Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar. (Az-Zumar:3)

“Hanya kepada Allah doa yang benar. Berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah tidak dapat mengabulkan apa pun bagi mereka, tidak ubahnya seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air agar (air) sampai ke mulutnya. Padahal air itu tidak akan sampai ke mulutnya. Dan doa orang-orang kafir itu, hanyalah sia-sia belaka.” (QS. Ar-Ra’d: Ayat 14)

Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya. Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka, (QS. An-Nisā’:116-117)

 …Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (Al-Mā’idah:72)

Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat (yang demikian), itu, maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zalim”. (Yūnus:106)

Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu; dan kalau mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan dihari kiamat mereka akan mengingkari kemusyirikanmu dan tidak ada yang dapat memberi keterangan kepadamu sebagai yang diberikan oleh Yang Maha Mengetahui. Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.  (Fāţir:13-15)

“Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang-orang yang menyembah selain Allah, (sembahan) yang tidak dapat memperkenankan (doa)nya sampai hari Kiamat, dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka?”  (QS.Al-Ahqaf:5)


Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”. (QS. Al-Ikhlas : 1-4)

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun.  (An-Nisā’:36)

UPAYA MEN DESKRIDIT KAN NAMA ALLAH

Pihak kristen Radikal berusaha men deskridit kan nama Allah dengan berbagai Tuduhan.ada bilang Allah adalah Dewa bulan,ada yang bilang tidak sama dengan Tuhan nya Yahudi dan kristen dll.para Ateis pun dengan mindset yang salah(yang juga mindset salah kristen) menganggap agama islam adalah copy paste agama berhala Arabia,selain copas dari Yahudi,kristen,zoroaster dll .

Bahkan kristen radikal ada yang mengarang bebas bahwa kakbah dan hajar aswad di sisa kan sebagai berhala sesembahan orang-orang islam.karangan bebas seperti itu tidak mengheran kan,mereka tidak mempercayai Allah dan quran maka mereka berkata seperti itu.padahal kesamaan kontens bukan berarti menjiplak,tetapi menerus kan yang benar dan membuang yang salah.Allah adalah Tuhan nya Yahudi dan Nasrani sebagai pencipta alam semesta di tegas kan oleh Quran:

2:132 Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”.

Pihak kristen keberatan,islam baru lahir zaman Muhammad,bagai mana mungkin Ibrahim beserta anak-anak nya dan yakub beragama islam?…Jawaban nya simpel…Islam arti nya berserah….maka Ibrahim beserta anak-anak nya dan yakub adalah orang-orang yang berserah kepada Tuhan/Allah.

Ada lagi yang mendeskridit kan Allah dari kalangan kristen radikal mengatakan bahwa lafaz Allah adalah mirip ular/naga tua yang dalam kitab wahyu adalah satan/iblis yang di lempar ke bumi.padahal mereka tidak menyadari bahwa Allah itu sama dari segi kata dengan Elohim…Eloah dalam Alkitab ibrani.berarti mereka mengatakan juga Elohim/Eloah itu sebagai naga tua.jika mengatakan Allah secara lafaz adalah naga tua berarti kristen arab juga menyembah naga tua….sebab Bible Arab memakai kata Allah untuk Tuhan:

في البدء خلق الله السموات والارض.

1. Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

Perhatikan lafaz Allah….berarti apakah orang-orang kristen Arab menyembah Naga Tua sang Iblis Satan?

Nama Allah sudah lama di gunakan sejak zaman purbakala…bahkan sebelum Taurat ada.dengan sebutan El(ilah)….Dewa khusus yang dikenal sebagai El atau Il adalah dewa tertinggi dalam Agama Kanaan, serta dewa utama bangsa Semit Mesopotamia pada periode pra-Sargon dari Akkad, serta sebagai Tuhan dalam Alkitab Ibrani.ini menunjuk kan nama Allah sudah eksis jauh sebelum Taurat turun.ini menunjuk kan nama inilah yang di sebut Adam dan Hawa sebagai Tuhan mereka.agama-agama kuno mengalami kerusakan dan hanya meninggal kan nama Ilah nya…..sama seperti jazirah Arab,agama Ismail di rusak tetapi nama Allah tetap eksis hingga datang nya Kerasulan Muhammad SAW.

 

 

Iklan

RASUL-RASUL YANG DI BUNUH DI JAMAN MUSA?ALLAH BUTA SEJARAH?

Hendak nya mereka bercermin pada kesalahan Alkitab mereka terlebih dahulu

Hendak nya mereka bercermin pada kesalahan Alkitab mereka terlebih dahulu

Para pengkritik islam mempermasalah kan ayat di bawah ini,yang menunjuk kan kesalahan sejarah dalam al-quran.perlu di ketahui,yang nama nya sejarah menurut mereka jika sesuai catatan alkitab mereka.walau alkitab mereka pun memiliki banyak eror-eror dan kesalahan-kesalahan historis.salah satu ayat yang mereka permasalah kan ialah:

وَإِذْ قُلْتُمْ يَٰمُوسَىٰ لَن نَّصْبِرَ عَلَىٰ طَعَامٍۢ وَٰحِدٍۢ فَٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُخْرِجْ لَنَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلْأَرْضُ مِنۢ بَقْلِهَا وَقِثَّآئِهَا وَفُومِهَا وَعَدَسِهَا وَبَصَلِهَا ۖ قَالَ أَتَسْتَبْدِلُونَ ٱلَّذِى هُوَ أَدْنَىٰ بِٱلَّذِى هُوَ خَيْرٌ ۚ ٱهْبِطُوا۟ مِصْرًۭا فَإِنَّ لَكُم مَّا سَأَلْتُمْ ۗ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ ٱلذِّلَّةُ وَٱلْمَسْكَنَةُ وَبَآءُو بِغَضَبٍۢ مِّنَ ٱللَّهِ ۗ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا۟ يَكْفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَيَقْتُلُونَ ٱلنَّبِيِّۦنَ بِغَيْرِ ٱلْحَقِّ ۗ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوا۟ وَّكَانُوا۟ يَعْتَدُونَ

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya”. Musa berkata: “Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik ? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta”. Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas

Ayat quran  di atas di anggap error sejarah dalam quran,di mana ayat itu mengatakan para nabi-nabi yang di bunuh itu terjadi di jaman musa.padahal,menurut cerita alkitab,tak ada satu pun nabi yang di bunuh di jaman musa,nabi-nabi itu di bunuh di jaman setelah musa.jadi quran mengalami error sejarah.apakah benar?mari kita bahas:

CARA MEMAHAMI AYAT DI ATAS DENGAN BENAR

Firman Allah tak mungkin salah setitik pun..yang salah ialah cara kita menafsirkan nya.mari kita pahami maksud Allah di balik ayat quran di atas,apakah ayat itu benar-benar memaksud kan bahwa para nabi yang di bunuh adalah para nabi di jaman musa?mari kita kaji maksud Allah:

Perhatikan ayat di bawah ini,saya potong jadi dua kronologis:potongan ayat ini adalah kronologis israel di jaman Musa:

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya”. Musa berkata: “Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik ? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta”

Lalu ayat potongan selanjut nya menjelas kan sifat buruk umat israel secara umum setelah zaman musa:

Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas

Potongan ayat di atas adalah menjelas kan sifat orang israel secara umum setelah zaman musa,yakni:selalu mengingkari ayat-ayat Allah,membunuh nabi-nabi Allah,selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.jadi,ayat dia atas harus di pahami secara benar untuk tidak mengambil kesimpulan yang salah.kita harus memiliki hati yang bersih agar tak salah memahami firman Allah dan maksud Allah

PADA BAGIAN LAIN DI QURAN,NABI-NABI YANG DI BUNUH JELAS-JELAS DI SEBUT KAN TERJADI SETELAH ZAMAN MUSA

Perhatikan ayat-ayat nya secara teliti:

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ وَقَفَّيْنَا مِنۢ بَعْدِهِۦ بِٱلرُّسُلِ ۖ وَءَاتَيْنَا عِيسَى ٱبْنَ مَرْيَمَ ٱلْبَيِّنَٰتِ وَأَيَّدْنَٰهُ بِرُوحِ ٱلْقُدُسِ ۗ أَفَكُلَّمَا جَآءَكُمْ رَسُولٌۢ بِمَا لَا تَهْوَىٰٓ أَنفُسُكُمُ ٱسْتَكْبَرْتُمْ فَفَرِيقًۭا كَذَّبْتُمْ وَفَرِيقًۭا تَقْتُلُونَ

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mu`jizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus . Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?

Perhatikan yang saya bold merah dan biru,Rasul-rasul yang di bunuh itu di maksud kan quran adalah rasul-rasul setelah zaman musa,dan di utus setelah zaman musa.

Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul

Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?

Perhatikan,Rasul-rasul yang di bunuh itu adalah Rasul-rasul yang di utus sesudah musa.jika anda teliti membaca cat-cat itu,maka anda tak akan menyimpul kan quran memaksud kan Rasul-rasul yang di bunuh itu ada di jaman musa.malah ayat quran di atas mementah kan tuduhan Rasul-rasul yang di bunuh itu di jaman musa.Rasul-rasul yang di bunuh itu adalah Rasul-rasul yang di utus sesudah zaman musa.

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul

setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu…….

beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?

Perhatikan lah bait-bait kronologis di atas,maka jelas,Rasul-rasul yang di bunuh itu ada setelah zaman musa,bukan setelah zaman musa.mari kita perhatikan ayat-ayat lain nya:

لَقَدْ أَخَذْنَا مِيثَٰقَ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ وَأَرْسَلْنَآ إِلَيْهِمْ رُسُلًۭا ۖ كُلَّمَا جَآءَهُمْ رَسُولٌۢ بِمَا لَا تَهْوَىٰٓ أَنفُسُهُمْ فَرِيقًۭا كَذَّبُوا۟ وَفَرِيقًۭا يَقْتُلُونَ

Sesungguhnya Kami telah mengambil perjanjian dari Bani Israil , dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang yang tidak diingini oleh hawa nafsu mereka, (maka) sebagian dari rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yang lain mereka bunuh.

وَحَسِبُوٓا۟ أَلَّا تَكُونَ فِتْنَةٌۭ فَعَمُوا۟ وَصَمُّوا۟ ثُمَّ تَابَ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ ثُمَّ عَمُوا۟ وَصَمُّوا۟ كَثِيرٌۭ مِّنْهُمْ ۚ وَٱللَّهُ بَصِيرٌۢ بِمَا يَعْمَلُونَ

Dan mereka mengira bahwa tidak akan terjadi suatu bencanapun (terhadap mereka dengan membunuh nabi-nabi itu), maka (karena itu) mereka menjadi buta dan pekak, kemudian Allah menerima taubat mereka, kemudian kebanyakan dari mereka buta dan tuli (lagi). Dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.

Perhatikan kalimat yang saya bold merah,pengutusan Rasul-rasul pada bani israel dalam ayat di atas terjadi setelah musa,dengan di perkuat surah baqarah 87.Rasul-rasul itu lah yang di bunuh para Bani israel.dari penjabaran di atas jelas,Allah tidak buta sejarah,tetapi para pengkritik Quran tisak membaca quran dengan hati bersih dan penafsiran yang benar.

هُوَ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ عَلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ مِنْهُ ءَايَٰتٌۭ مُّحْكَمَٰتٌ هُنَّ أُمُّ ٱلْكِتَٰبِ وَأُخَرُ مُتَشَٰبِهَٰتٌۭ ۖ فَأَمَّا ٱلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِمْ زَيْغٌۭ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَٰبَهَ مِنْهُ ٱبْتِغَآءَ ٱلْفِتْنَةِ وَٱبْتِغَآءَ تَأْوِيلِهِۦ ۗ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُۥٓ إِلَّا ٱللَّهُ ۗ وَٱلرَّٰسِخُونَ فِى ٱلْعِلْمِ يَقُولُونَ ءَامَنَّا بِهِۦ كُلٌّۭ مِّنْ عِندِ رَبِّنَا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّآ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ

Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Qur`an) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat , itulah pokok-pokok isi Al qur`an dan yang lain (ayat-ayat) mu-tasyaabihaat . Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta`wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta`wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya)melain kan orang-orang yang berakal.

ANSWERING-FF.ORG

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

KRISTOLOG.COM

Kajian Ilmiah Kristologi

Lampu Islam

Timbangan Agama-agama lewat pemikiran,analisa dan tulisan

SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG (serbuiff)

Siap membombardir habis gembong IFF dan spesies lainnya yang sejenis

Answering Misionaris

Menjawab Fitnah terhadap Islam

Kerajaan Agama

http://kerajaanagama.wordpress.com/ 2009 - 2011

MUSLIM MENJAWAB TANTANGAN

[3:190] Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

---PENGINJIL---

KRISTEN ADALAH PENERUS AGAMA PAGAN

Edyprayitno's sang Mualaf

FORUM DIALOG LESEHAN DAN KAJIAN KRISTOLOGI

Kristenisasi - Pemurtadan - Kristologi

A. AHMAD HIZBULLAH MAG's Blog