Nabi Elia/Ilyas di muka pintu Gua

Para penghujat islam mengatakan Rasulullah menerima wahyu di gua Hira tidak mungkin di datangi Allah Israel.sebab Allah Israel tidak pernah berkata di bumi yang gelap

Yesaya 45:19

Tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi atau di tempat bumi yang gelap. Tidak pernah Aku menyuruh keturunan Yakub untuk mencari Aku dengan sia-sia! Aku, TUHAN, selalu berkata benar, selalu memberitakan apa yang lurus.”

Bumi yang gelap adalah gua hira..jadi Muhammad di datangi Iblis atau setan.apakah benar demikian?perhatikan ayat di bawah ini:

8 Maka bangunlah ia, lalu makan dan minum, dan oleh kekuatan makanan itu ia berjalan empat puluh hari empat puluh malam lamanya sampai ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.

Allah menyatakan diri di gunung Horeb

9 Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka firman TUHAN datang kepadanya, demikian: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?”

10 Jawabnya: “Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku.”

11 Lalu firman-Nya: “Keluarlah dan berdiri di atas gunung itu di hadapan TUHAN!” Maka TUHAN lalu! Angin besar dan kuat, yang membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu, mendahului TUHAN. Tetapi tidak ada TUHAN dalam angin itu. Dan sesudah angin itu datanglah gempa. Tetapi tidak ada TUHAN dalam gempa itu.

12 Dan sesudah gempa itu datanglah api. Tetapi tidak ada TUHAN dalam api itu. Dan sesudah api itu datanglah bunyi angin sepoi-sepoi basa.

13 Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?”

14 Jawabnya: “Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku.”

15 Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram.

16 Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kauurapi menjadi raja atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau.

17 Maka siapa yang terluput dari pedang Hazael akan dibunuh oleh Yehu; dan siapa yang terluput dari pedang Yehu akan dibunuh oleh Elisa.

18 Tetapi Aku akan meninggalkan tujuh ribu orang di Israel, yakni semua orang yang tidak sujud menyembah Baal dan yang mulutnya tidak mencium dia.”( 1 Raja-raja 19)

Perhatikan lah…..dalam yesaya di sebutkan

Tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi atau di tempat bumi yang gelap.

Tetapi nyata nya dalam ayat di atas tuhan tetap berkata saat yesaya berada di bumi yang gelap di mana Elia sedang bermalam di gua itu.seharus nya jika konsisten ketika Elia sedang di gua maka seharus nya tuhan tidak berkata-kata dulu.menunggu Elia berada di bumi yang terang.

Kristen Ber-apologi yang di maksud berkata adalah berfirman…saya katakan:dalam ayat itu jelas adalah berkata…berkata secara umum,baik hanya berkata-kata atau ber firman.

9 Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka firman TUHAN datang kepadanya, demikian: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?”

“Apakah kerjamu di sini, hai Elia?”

Jelas ayat di atas adalah berkata……tuhan berkata….padahal Elia pada saat itu dalam sebuah gua yang gelap.kata nya tuhan tidak pernah berkata dalam bumi yang gelap tetapi dalam kasus Elia ia berkata-kata bahkan kata-kata itu di sebut Firman yang datang pada Elia.jadi tidak konsisten bahkan kontradiksi.

Kristen ber-apologi bahwa tuhan tidak mau ber firman ketika Elia berada di dalam gua maka ketika Elia ada di pintu gua baru ia berfirman berbentuk perintah:

13 Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: “Apakah kerjamu di sini, hai Elia?”

14 Jawabnya: “Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku.”

15 Firman TUHAN kepadanya: “Pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram.

Jawab:dalam ayat Yesaya jelas tuhan tidak pernah berkata di bumi gelap….nyata nya perkataan pertama tuhan ketika Elia ada di dalam gua/bumi yang gelap.jadi ada ketidak konsistenan dan kontradiksi.dan apakah berdiri di pintu gua otomatis bumi saat itu menjadi terang?tentu kondisi malam di daerah gua itu belum ada lampu zaman kuno dahulu sangat gelap walau Elia sudah berdiri di pintu gua.oh tapi mungkin sedang terang bulan…..alangkah lucu nya tuhan tidak mau berkata atau berfirman dulu nunggu cahaya lampu atau bulan baru mau berkata dan berfirman…jadi tuhan takut gelap?

Bahkan para Malaikat datang kepada Daniel untuk menolong nya ketika ia berada di dalam Gua singa

 

16 (6-17) Sesudah itu raja memberi perintah, lalu diambillah Daniel dan dilemparkan ke dalam gua singa. Berbicaralah raja kepada Daniel: “Allahmu yang kausembah dengan tekun, Dialah kiranya yang melepaskan engkau!”

17 (6-18) Maka dibawalah sebuah batu dan diletakkan pada mulut gua itu, lalu raja mencap itu dengan cincin meterainya dan dengan cincin meterai para pembesarnya, supaya dalam hal Daniel tidak dibuat perubahan apa-apa.

18 (6-19) Lalu pergilah raja ke istananya dan berpuasalah ia semalam-malaman itu; ia tidak menyuruh datang penghibur-penghibur, dan ia tidak dapat tidur.

19 (6-20) Pagi-pagi sekali ketika fajar menyingsing, bangunlah raja dan pergi dengan buru-buru ke gua singa;

20 (6-21) dan ketika ia sampai dekat gua itu, berserulah ia kepada Daniel dengan suara yang sayu. Berkatalah ia kepada Daniel: “Daniel, hamba Allah yang hidup, Allahmu yang kausembah dengan tekun, telah sanggupkah Ia melepaskan engkau dari singa-singa itu?”

21 (6-22) Lalu kata Daniel kepada raja: “Ya raja, kekallah hidupmu!

22 (6-23) Allahku telah mengutus malaikat-Nya untuk mengatupkan mulut singa-singa itu, sehingga mereka tidak mengapa-apakan aku, karena ternyata aku tak bersalah di hadapan-Nya; tetapi juga terhadap tuanku, ya raja, aku tidak melakukan kejahatan.”

23 (6-24) Lalu sangat sukacitalah raja dan ia memberi perintah, supaya Daniel ditarik dari dalam gua itu. Maka ditariklah Daniel dari dalam gua itu, dan tidak terdapat luka apa-apa padanya, karena ia percaya kepada Allahnya.

24 (6-25) Raja memberi perintah, lalu diambillah orang-orang yang telah menuduh Daniel dan mereka dilemparkan ke dalam gua singa, baik mereka maupun anak-anak dan isteri-isteri mereka. Belum lagi mereka sampai ke dasar gua itu, singa-singa itu telah menerkam mereka, bahkan meremukkan tulang-tulang mereka.(Daniel 6)

Perhatikan lah batu di letak kan di mulut gua apalagi tujuan nya agar Daniel dan para singa terkurung di sana….pasti suasana sangat gelap…..dan gelap nya gua tidak menghalangi para malaikat datang kepada Daniel untuk menolong nya

Pada kasus Rasulullah Jibril datang ke gua untuk menyampai kan wahyu/firman..pada kasus Daniel untuk menolong Daniel.inti nya para malaikat datang ke gua gelap.

USAHA MENDESKRIDIT KAN RASULULLAH

Semua tuduhan bermuara pada ketika tuhan melempar malaikat-malaikat yang berdosa ke dalam gua….maka kristen berkata gua-gua di bumi adalah tempat tinggal para setan,iblis,lucifer yang termasuk di dalam nya adalah gua hira…maka Rasul di datangi malaikat berdosa,atau setan,iblis dan atau Lucifer.

2Petrus. 2: 4
Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman;

Padahal gua-gua yang di maksud bukan lah gua-gua di bumi….tetapi gua-gua yang berada di neraka..mari kita lihat berbagai terjemahan lain:

AYT: Sebab, jika Allah saja tidak menahan diri ketika para malaikat berdosa, melainkan melempar mereka ke dalam neraka dan menyerahkan mereka ke dalam rantai kegelapan untuk ditahan sampai penghakiman,

TL: Karena jikalau malaekat tatkala berbuat dosa tiada disayangkan Allah, melainkan dibuangkannya ke dalam neraka dan ditahankannya di dalam gua gelap sehingga dijatuhkannya hukum,

MILT: Sebab, jika Allah (Elohim – 2316) tidak berbelaskasihan atas malaikat-malaikat yang telah berdosa, sebaliknya, Dia malah menyerahkan ke dalam belenggu kegelapan dengan melemparkannya ke dalam tartarus untuk ditahan sampai penghakiman;

Shellabear 2010: Para malaikat saja tidak disayangkan Allah ketika mereka berbuat dosa. Mereka dimasukkan ke dalam Tartarus, yaitu lubang-lubang kekelaman, tempat mereka ditahan sampai hari penghakiman.

KS (Revisi Shellabear 2011): Para malaikat saja tidak disayangkan Allah ketika mereka berbuat dosa. Mereka dimasukkan ke dalam Tartarus, yaitu lubang-lubang kekelaman, tempat mereka ditahan sampai hari penghakiman.

Shellabear 2000: Para malaikat saja tidak disayangkan Allah tatkala mereka berbuat dosa. Mereka dimasukkan ke dalam Tartarus, yaitu lubang-lubang kekelaman, tempat mereka ditahan sampai hari penghakiman.

KSZI: Allah tidak melepaskan malaikat yang berdosa daripada hukuman, tetapi menghumbankan mereka ke neraka dan membelenggu mereka dalam kegelapan untuk dihakimi kelak.

KSKK: Sesungguhnya Allah tidak mengampuni malaikat-malaikat yang telah berdosa, tetapi membuang mereka ke dalam neraka, mengurung mereka di dalam liang yang gelap, dan mengurung mereka di situ sampai Hari Pengadilan:

WBTC Draft: Allah tidak memberi ampun kepada malaikat-malaikat yang berdosa, tetapi mengusirnya ke neraka, tempat gelap untuk dikurung sampai hari penghakiman.

VMD: Allah tidak memberi ampun kepada malaikat-malaikat yang berdosa, tetapi mengusirnya ke neraka, tempat gelap untuk dikurung sampai hari penghakiman.

AMD: Allah tidak memberi ampun kepada malaikat-malaikat yang berdosa, sehingga mereka dihukum dengan dilemparkan ke neraka, ke tempat yang paling gelap, sampai pada hari penghakiman.

TSI: Sebagai bukti yang pertama, Allah tidak memberi ampun kepada malaikat-malaikat yang berdosa, tetapi mereka dipenjarakan di dalam jurang yang gelap di dalam neraka, supaya diadili pada Hari Pengadilan.

BIS: Malaikat-malaikat yang berdosa pun tidak Allah biarkan terlepas dari hukuman, melainkan dibuang ke dalam neraka. Mereka dimasukkan ke dalam jurang yang gelap untuk ditahan di sana sampai Hari Pengadilan.

TMV: Malaikat-malaikat berdosa pun tidak terlepas daripada hukuman Allah. Dia membuang mereka ke dalam neraka. Di situ mereka dirantai di tempat yang gelap sehingga Hari Pengadilan.

BSD: Allah juga tidak membiarkan malaikat-malaikat yang berdosa bebas dari hukuman tetapi membuang mereka ke dalam neraka. Mereka dikurung di dalam jurang yang gelap sampai Hari Pengadilan.

FAYH: Sebab malaikat-malaikat yang berbuat dosa sekalipun, tidak disayangkan oleh Allah, melainkan dilemparkan-Nya ke dalam neraka, dibelenggu di dalam gua-gua yang suram dan di dalam kegelapan sampai Hari Penghakiman.

ENDE: Sebab djuga Malaekat-malaekat jang berdosa tak disajangi Tuhan melainkan ditjampakkanNja kedalam neraka dan dikurungkan dalam liang-liang kegelapan, menanti hukumannja.

Shellabear 1912: Karena jikalau malaikat-malaikat tatkala ia berbuat dosa tiada disayangkan Allah, melainkan dimasukkannya ke dalam neraka, diserahkannya ke dalam lubang-lubang kegelapan akan dikawali sehingga ia dihukumkan;

Klinkert 1879: Karena kalau tidak disajangkan Allah akan segala malaikat jang doerhaka itoe, melainkan ditjampakkannja kadalam naraka dan diserahkannja kadalam rantai kagelapan akan ditaroh sampai datang pehoekoeman;

Klinkert 1863: Karna kaloe Allah tidak sajangken segala {Yud 1:6; Wah 20:3} malaikat jang doerhaka itoe, melainken Dia masokken itoe malaikat dalem naraka, serta Dia serahken dia-orang dalem rante kaglapan, sopaja disimpen sampe hari pahoekoeman;

Melayu Baba: Kerna jikalau Allah t’ada sayangkan mla’ikat-mla’ikat pun bila dia-orang sudah buat dosa, ttapi sudah buangkan masok dalam nraka, dan srahkan dalam lobang-lobang glap tersimpan sampai tempo hukuman;

Ambon Draft: Karana djikalaw Allah sudah tijada sajang akan me-la; ikat-mela; ikat itu, jang su-dahlah berdawsa, hanja sudah membowang dan sarahkan ma-rika itu dengan rante-rante kagelapan, akan djadi ter-simpan kapada hukum peng-habisan;

Keasberry 1853: Kurna jikalau kiranya Allah itu tiada sayang akan sagala muleikat yang durhaka itu, mulainkan habis dimasokkannya kudalam naraka, surta disurahkan dalam rantie kaglapan, supaya ditarohkannya sampie hari hukum;

Keasberry 1866: Kŭrna jikalau kiranya Allah itu tiada sayang akan sagala mŭliekat yang dŭrhaka itu, mŭlainkan dihŭmpaskannya kadalam naraka, sŭrta disŭrahkannya pada rantie kaglapan, supaya ditarohkannya sampie hari hukum.

Leydekker Draft: Karana djikalaw ‘Allah sudah tijada sajang ‘akan segala Mela`ikat jang sudah berdawsa, tetapi, habis detulakhkannja marika ‘itu kadalam naraka, sudah sarahkan dija kapada rantej 2 kalam ‘akan desimpan kapada hhukum:

AVB: Allah tidak melepaskan malaikat yang berdosa daripada hukuman, tetapi menghumbankan mereka ke neraka dan membelenggu mereka dalam kegelapan untuk dihakimi kelak.

TB ITL: Sebab <1063> jikalau <1487> Allah <2316> tidak <3756> menyayangkan <5339> malaikat-malaikat <32> yang berbuat dosa <264> tetapi <235> melemparkan <5020> <0> mereka ke dalam neraka <0> <5020> dan dengan demikian menyerahkannya <3860> ke dalam gua-gua <4577> yang gelap <2217> untuk menyimpan <5083> mereka sampai <1519> hari penghakiman <2920>;

Jelas dalam ayat di atas para malaikat yang berdosa itu di lempar kan ke dalam neraka lalu menghuni gua-gua gelap di neraka dan di simpan,di tahan,di belenggu,di rantai dst hingga tidak bisa lari dari neraka.jadi cocologi bahwa gua hiro banyak setan nya dan mewahyu kan Muhammad adalah omong kosong….gua yang di maksud bukan ada di bumi tetapi di neraka dan para malaikat berdosa itu(yang di katakan para kristen setan,iblis,lucifer)masuk neraka lalu di tahan,di simpan,di rantai dst hingga tidak bisa lari kemana-mana.perihal ini sudah juga sudah bahas dalam judul Quran di wahyu kan Lucifer dalam gua-gua gelap ?

MEMBEDAH YESAYA 45:19

Yesaya 45:19

Tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi atau di tempat bumi yang gelap. Tidak pernah Aku menyuruh keturunan Yakub untuk mencari Aku dengan sia-sia! Aku, TUHAN, selalu berkata benar, selalu memberitakan apa yang lurus.”

Apa arti sebenar nya bahwa tuhan tidak pernah berkata dengan sembunyi atau di tempat bumi yang gelap?…..arti nya tuhan berkata atau berfirman terang-terangan dan jelas lugas dalam kebenaran dan menerang kan jalan lurus……jadi tuhan menerang kan dengan jelas suatu kebenaran dan jalan yang lurus

Tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi…arti nya di jelas kan dalam lanjutan  ayat….Tidak pernah Aku menyuruh keturunan Yakub untuk mencari Aku dengan sia-sia! …..sebab tuhan tidak bersembunyi dari mereka hingga keturunan yakub jika mencari tuhan mudah menemukan ….jika tuhan bersembunyi tentu pencarian mereka sia-sia.

Tidak pernah Aku berkata …..di tempat bumi yang gelap…..artinya di terang kan dalam lanjutan ayat:……Aku, TUHAN, selalu berkata benar, selalu memberitakan apa yang lurus.”….jadi tuhan secara terang mengatakan kebenaran dan selalu memberitakan(mengatakan)apa yang lurus.

Jadi tafsir nya bukan sesuai hawa nafsu orang kristen yang mengatakan tuhan tidak mau berfirman di dalam gua karena itu tempat bumi yang gelap.jika demikian tuhan tidak akan mau berfirman pada malam hari di hutan,lembah,pulau terpencil dll…bagaimana jika orang saleh tuhan atau para nabi tuhan butuh berbicara dengan tuhan di dalam hutan lebat yang siang nya pun gelap?…mustahil tuhan di gambar kan kristen sebagai anti gelap ketika mau berbicara.

Masalah lain nya dalam Yesaya itu di sebut kan:

Aku, TUHAN, selalu berkata benar, selalu memberitakan apa yang lurus.”

Apakah ini benar dan lurus?

Keluaran 21:7

Apabila ada seorang menjual anaknya yang perempuan sebagai budak, maka perempuan itu tidak boleh keluar seperti cara budak-budak lelaki keluar.

19 “Janganlah engkau membungakan kepada saudaramu, baik uang maupun bahan makanan atau apapun yang dapat dibungakan.

20 Dari orang asing boleh engkau memungut bunga, tetapi dari saudaramu janganlah engkau memungut bunga–supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau dalam segala usahamu di negeri yang engkau masuki untuk mendudukinya.”( Ulangan 23)

21 Janganlah kamu memakan bangkai apapun, tetapi boleh kauberikan kepada pendatang yang di dalam tempatmu untuk dimakan, atau boleh kaujual kepada orang asing; sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu. Janganlah kaumasak anak kambing dalam air susu induknya.”( Ulangan 14)

Dalam injil Yesus berkata suami isteri tidak boleh cerai dengan cara apapapun kecuali zinah.padahal jika isteri di KDRT tidak boleh cerai justru membawa penderitaan panjang….apa yang begini firman yang benar dan lurus?

From the time when the Church took over matters of divorce to the time it lost control, ordinary couples whose marriages had broken down irretrievably were unable to divorce each other.Even when there was no chance of reconciliation and when each partner had found someone else with whom they wished to share their lives, divorce was still not permitted.Over the centuries this ruling caused untold lifelong misery and suffering to millions.

Now only religious people suffer because of religious rules about divorce.For everyone else marriage and divorce have returned to being secular civil matters.Indeed, some Christians seem to have taken to divorce as keenly as they recently opposed it.By the year 2000 non-believers had the lowest divorce rate in the USA while born-again Christians had the highest.

Dari saat Gereja mengambil alih masalah perceraian sampai kehilangan kendali, pasangan-pasangan biasa yang perkawinannya hancur tak dapat diperbaiki tidak dapat saling menceraikan.Bahkan ketika tidak ada peluang rekonsiliasi dan ketika masing-masing pasangan menemukan orang lain yang ingin mereka bagikan hidup, perceraian masih tidak diizinkan.Selama berabad-abad putusan ini menyebabkan kesengsaraan dan penderitaan seumur hidup yang tak terhitung jumlahnya bagi jutaan orang.

Sekarang hanya orang beragama yang menderita karena aturan agama tentang perceraian.Bagi semua orang, pernikahan dan perceraian telah kembali menjadi masalah sipil sekuler.Memang, beberapa orang Kristen tampaknya telah bercerai dengan tajam seperti baru-baru ini mereka menentangnya.Pada tahun 2000 orang-orang yang tidak percaya memiliki tingkat perceraian terendah di AS sementara orang Kristen yang dilahirkan kembali memiliki tingkat perceraian yang paling tinggi.( Sumber )

IBLIS YANG MENYAMAR MALAIKAT TERANG

2 Korintus 11:14

Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.

Ayat ini untuk mendeskridit kan Rasulullah bahwa iblis menyamar menjadi malaikat terang ketika menemui Rasul di gua Hiro.ayat lengkap nya sbb:

12 Tetapi apa yang kulakukan, akan tetap kulakukan untuk mencegah mereka yang mencari kesempatan guna menyatakan, bahwa mereka sama dengan kami dalam hal yang dapat dimegahkan.

13 Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus.

14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.

15 Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.

Ayat di atas menghujat para orang-orang zaman paulus juga.tampak nya mengkritik jemaat di Yerusalem pimpinan Yakobus..bahkan mungkin menghujat Hawari petrus dan yohanes dan lain nya.

jadi Paulus meng klaim ajaran nya dari malaikat terang sejati…..tetapi ajaran nya jangan mau ber khitan justru menimbul kan penyakit kanker penis , ajaran perceraian yang irrasional , ajaran selibat justru menimbul kan pelecehan seksual yang meluas , ajaran makan semua makanan hingga yang menjijik kan, air beri anggur sedikit ,dst..apakah ajaran-ajaran itu dari malaikat terang yang sejati?…omong kosong tentu nya.

Dalam ayat lain di katakan:

Lukas 10:18

Lalu kata Yesus kepada mereka: “Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.

Kristen mencocologi iblis itu akhir nya jatuh ke gua Hiro mewahyukan Rasulullah…..tentu ini omong kosong…..iblis(atau malaikat yang berdosa?)telah di lempar kan ke neraka lalu di kurung di gua dan di tahan dengan rantai dan belenggu sampai hari penghakiman..bahkan perkataan itu di katakan petrus sendiri walau surat itu ternyata tidak otentik.