Hamparan indah bumi bagi kehidupan manusia yang nyaman

 

Kali ini saya hendak membahas terjemahan bumi di hampar kan dalam bahasa inggris yang sering di masalah kan pengkritik.antara lain terjemahan sbb:

TERJEMAHAN PERTAMA

Yusuf Ali

And the earth We have spread out (like a carpet); set thereon mountains firm and immovable; and produced therein all kinds of things in due balance.

19. Dan Kami telah menghamparkan bumi(  وَالۡاَرۡضَ مَدَدۡنٰهَا )   dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran.(Al-Hijr(15)19)

Dalam ayat di atas Yusuf Ali menterjemah kan bumi menyebar/menghampar seperti karpet.padahal para penterjemah bahasa inggris lain nya pada ayat di atas(surat Al-Hijr ayat 19)tidak menterjemahkan like a carpet….tetapi extended it(memperluas nya/Dr Ghali),Spread out(menyebar/menghampar/Muhsin Khan,Pitchall,sahih international,Abdul haleem,Mustafa Khattab clear quran,Mustafa Khattab), stretched it out( Kami telah merentangkannya/Maududi,mufti Taqi usmani)

Jadi terjemahan Yusuf Ali mengataka bumi di hampar kan seperti karpet…..tetapi penterjemah inggris lain nya pada ayat itu tidak menterjemahkan seperti itu.

Oke….apakah sesederhana itu memahami bumi di hampar kan seperti karpet berarti bumi datar?tentu tak semudah itu.dalam ayat itu hanya seperti karpet…berarti bukan karpet benaran

Arti nya bumi itu di hampar kan nyaman seperti kita menghampar kan karpet….bumi itu di ibarat kan sebagai hamparan karpet yang kanan,kiri,depan,belakang nya di penuhi kenyamanan dan fasilitas.seperti seorang Raja bertelekan di karpet di dalam karpet itu di sediakan buah,makanan,minuman,dst….begitu juga bumi di hampar kan seperti karpet di penuhi segala fasilitas dan kenyamanan….ada pohon kelapa,bawang,cabe,buah-buahan,padi-padian,barang tambang,ikan laut dll hingga dari itu semua di hasil nya jutaan item barang2 produksi

Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur. (Q.S. Al-A’raaf : 10)

Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.(Ar-Ra’du 4)

Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezeki kepadanya.(Al-Hijr 20)

Al-quran adalah bahasa sastra….maka perlu juga di pandang sebagai bahasa sastra,perumpamaan….misal kan tangan Allah….apakah kita menafsir kan tangan Allah sebagai tangan yang sebenar nya?

Dan orang-orang Yahudi itu berkata: “Tangan Allah terbelenggu (bakhil – kikir)”, tangan merekalah yang terbelenggu dan mereka pula dilaknat dengan sebab apa yang mereka telah katakan itu, bahkan kedua tangan Allah sentiasa terbuka (nikmat dan kurniaNya luas melimpah-limpah). Ia belanjakan (limpahkan) sebagaimana yang Ia kehendaki; dan demi sesungguhnya, apa yang telah diturunkan kepadamu dari tuhanmu itu akan menjadikan kebanyakan dari mereka bertambah derhaka dan kufur; dan Kami tanamkan perasaan permusuhan dan kebencian di antara mereka hingga hari kiamat. Tiap-tiap kali mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya; dan mereka pula terus-menerus melakukan kerosakan di muka bumi, sedang Allah tidak suka kepada orang-orang yang melakukan kerosakan.( Qs 5:64)

Apakah kita mengatakan Allah punya tangan dua seperti manusia?tentu tidak….dua tangan Allah itu gaya bahasa saja menyesuai kan dengan bahasa manusia sehari-hari…pada kenyataan nya gak mungkin Allah punya dua tangan seperti manusia…Dia itu walam yakun lahu kufuan ahad.

Begitu juga bumi menghampar seperti karpet,tidak bisa di artikan bumi datar seperti karpet beneran.tetapi bumi di hampar kan seperti karpet adalah bahasa sastra yang dalam pengertian nya,yakni bumi tempat leyeh-leyeh yang nikmat seperti layak nya nikmat nya hamparan karpet

TERJEMAHAN KEDUA

Yusuf Ali

“He Who has, made for you the earth like a carpet spread out( dibuat untukmu bumi seperti karpet yang tersebar/terbentang)  ; has enabled you to go about therein by roads (and channels); and has sent down water from the sky.” With it have We produced diverse pairs of plants each separate from the others.

53. Yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan(  الَّذِىۡ جَعَلَ لَـكُمُ الۡاَرۡضَ مَهۡدًا )   dan Yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-ja]an,dan menurunkan dari langit air hujan. Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam.(Thaha(20)53)

Penjelasan nya sama seperti di atas.bahkan dari ayat quran lain kita bisa menafsir kan bahwa karpet yang di maksud adalah layak nya tempat tidur,tempat istirahat,tempat buaian dll.bukan berati bumi datar seperti karpet

lagi pula hanya Yusuf Ali yang menterjemah kan like a carpet pada ayat itu,yang lain tidak…maka terjemahan Yusuf Ali bisa kita abai kan…tetapi sebenar nya tidak mengapa sebab pengertian nya pun bukan sebagai datar.

TERJEMAHAN KETIGA

Mufti Taqi Usmani

And the earth was spread out by Us as a floor( disebar oleh Kami sebagai lantai)  ; so how well have We spread it out!

48. Dan bumi itu Kami hamparkan, maka sebaik-baik yang menghamparkan (adalah Kami)(  وَالۡاَرۡضَ فَرَشۡنٰهَا فَنِعۡمَ الۡمٰهِدُوۡنَ ) .(Adz-Dzariat(51)48)

Pada terjemahan inggris lain nya pada ayat di atas ialah:

1)a Bedding/sebagai tempat tidur(Dr Ghali

2)spread (Dr Mustafa Khattab,muhsin Khan,Maududi,Abdul Haleem,yusuf Ali,sahih international)

3)Laid out(Pichall)

Bumi sebagai lantai bisa saja….sebaba langit sebagai atap nya.lagi-lagi ini hanya bahasa sastra…bukan berarti bumi datar seperti lantai.tetapi memang nyata nya bumi di umpama kan sebagai lantai tempat manusia berpijak.dan memang kenyataan nya bumi sebagai alas kaki manusia yang kita sebut lantai….jadi bumi itu ibarat lantai dan langit atap nya.

TERJEMAHAN KEEMPAT

Dr. Ghali

And Allah has the earth for you as an outspread (rug),/terhampar/permadani

19. Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan,(  وَاللّٰهُ جَعَلَ لَـكُمُ الۡاَرۡضَ بِسَاطًا ۙ ) (Nuh(71)19)

Seperti hal nya karpet…permadani juga bisa di tafsir kan sebagai tempat untuk kenyamanan.bumi sebagai tempat yang nyaman.jadi bukan berarti bumi datar seperti permadani.

TERJEMAHAN KELIMA

Dr. Ghali

And the earth, after that He flattened it (for life)./Dia meratakannya untuk kehidupan

30. Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.( وَالۡاَرۡضَ بَعۡدَ ذٰلِكَ دَحٰٮهَا ؕ ) (An-Naaziat(79)30)

Mudah sekali memahami ayat di atas….Allah telah meratakan bentuk bumi untuk kehidupan manusia.apa jadi nya jika hampir 90 persen bentuk bumi pegunungan semua?tentu manusia sulit untuk hidup nyaman dengan bentuk bumi seperti itu….dengan hikmah Allah,,Allah hanya menjadikan gunung jarang-jarang dan lebih banyak bidang rata untuk di tempati

TERJEMAHAN KEENAM

Dr. Mustafa Khattab, The Clear Quran

and the earth—how it was levelled(Di ratakan) out?

20. Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?( وَاِلَى الۡاَرۡضِ كَيۡفَ سُطِحَتۡ ) (Al-Ghasiyah(88)20)

Memahami nya sangat mudah….seperti ayat di atas bumi di ratakan untuk kehidupan manusia yang nyaman.

MEMAHAMI QURAN ITU JANGAN MENAFSIR KAN DENGAN DANGKAL APALAGI HAWA NAFSU PERMUSUHAN

Seperti jika ada ayat di katakan Allah menghampar kan bumi….otomatis di pikiran bumi itu datar….sesuatu yang menghampar pasti datar.padahal tidak semua begitu…bukti nya bumi menghampar seperti datar ternyata ia bulat.datar nya bumi terlihat karena sangat lebar dan luas nya bumi….seperti lalat yang hinggap di globe sebesar rumah misal nya…mungkin lalat itu hanya melihat bidang datar

Seperti menafsir kan tangan Allah

Orang  berfikiran dangkal=menafsir kan itu tangan beneran seperti manusia

Orang berfikiran dalam=bukan tangan seperti manusia yang di makdsud,itu perumpamaan keagungan Allah

Lalu menafsirkan bumi sebagai hamparan/di hampar kan

Orang berfikiran dangkal=Bumi memang datar

Orang berfikiran dalam=itu perumpamaan bahwa bumi itu di hanpar kan bagi kehidupan manusia,bukan menunjuk kan bumi datar.

Allah ta’ala berfirman :

هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آَيَاتٌ مُحْكَمَاتٌ هُنَّ أُمُّ الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُ إِلَّا اللَّهُ وَالرَّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ يَقُولُونَ آَمَنَّا بِهِ كُلٌّ مِنْ عِنْدِ رَبِّنَا وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ
(سورة آل عمران : 7)

Artinya : Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) kepada Muhammad. Di antara isi)nya ada ayat-ayat muhkamat, itulah Umm Al Qur’an (yang dikembalikan dan disesuaikan pemaknaan ayat-ayat al Qur’an dengannya) dan yang lain ayat-ayat mutasyabihat. Adapun orang-orang yang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari takwilnya sesuai dengan hawa nafsunya, padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya (seperti saat tibanya kiamat) melainkan Allah serta orang-orang yang mendalam ilmunya mengatakan : “kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu berasal dari Tuhan kami”. Dan tidak dapat mengambil pelajaran darinya kecuali orang-orang yang berakal” (Q.S. Al Imran : 7)

KECERDIKAN ALLAH MENURUN KAN AYAT TENTANG BUMI

Allah menurunkan ayat tentang bumi tidak tegas mengatakan apakah bumi itu datar,apa bumi itu bulat.Allah hanya mengatakan bumi sebagai hamparan,tempat tidur,tempat istirahat,tempat kehidupan,dll….semua sebagai bahasa sastrawi dan perumpamaan yang hanya ber fokus pada bumi sebagai tempat yang nyaman dan aman bagi kehidupan manusia,tempat yang di penuhi fasilitas kehidupan.sebab quran bukan untuk pelajaran ilmu bumi dan geografi….tetapi buku petunjuk kehidupan agar bahagia Dunia dan Akhirat.

QURAN BICARA PADA SESUAI AKAL MANUSIA PADA ZAMAN QURAN DI TURUN KAN

Apa jadi nya jika Quran mengatakan bumi bulat pada saat itu?tentu pikiran sederhana zaman itu akan menolak…..sebab mereka melihat jika dari atas gunung misal nya sepanjang mata memandang hanya hamparan seperti permadani atau karpet.maka tentu dakwah Rasulullah tentu makin banyak penentang nya.

Maka Allah cerdik meurun kan ayat quran sesuai akal zaman quran turun pada saat itu yang pikiran manusia masih sederhana.seperti Allah tidak menjelas kan rinci bagaimana lebah makan dengan cucuk nya,serbuk sari dll,hanya di sebut kan sesuai akal dan bahasa zaman itu.lagi pula quran bukan buku ilmu bumi,ilmu Biologi dst tetapi turun sebagai buku petunjuk hidup bagi kebahagiaan Dunia dan Akhirat.

BAGAIMANA BENTUK BUMI DI ALKITAB?

It is he that sitteth upon the circle of the earth, and the inhabitants thereof are as grasshoppers; that stretcheth out the heavens as a curtain, and spreadeth them out as a tent to dwell in:
He will surely violently turn and toss thee like a ball into a large country: there shalt thou die, and there the chariots of thy glory shall be the shame of thy lord’s house.

 Dalam bahasa ibrani Yesaya membedakan penulisan lingkaran(Chug)dengan bola(dur)….hingga Yesaya 40:22 tidak bisa di jadikan dalil bumi itu bulat seperti bola….tetapi bumi sesungguh nya datar seperti uang koin

דּוּר   duwr

חוּג   chuwg

Banyak hujatan muslim sebagai kaum bumi datar datang dari orang-orang kristen fanatik.padahal banyak kristen yang tersadar setelah membaca Alkitab memang bumi itu datar seperti uang koin.ya….bumi memang dalam Alkitab berbentuk uang koin datar.Yesaya membedakan Chug(lingkaran)dengan Dure(bola)….jadi lingkaran ya lingkaran….bukan bola .

Berikut Chug dalam terjemahan asli Ibrani dalam Yesaya 40:22

Dan Yesaya menulis bola dengan Dur dalam Yesaya 22:18

http://www.scripture4all.org/OnlineInterlinear/Hebrew_Index.htm

Jadi dalam Yesaya 40:22 bumi berbentuk lingkaran seperti uang koin.jadi dalam yesaya memang bumi berbentuk bulat tapi datar seperti hal nya uang koin.

Sarapan pagi ber-apologi ada cendikiawan kristen mengartikan Chug sebagai bola bumi….dan itu salah….sebab bola hanya di tulis dengan Dur….sedang kan lingkaran seperti uang koin adalah Chug seperti yang di tulis yesaya….yesaya membedakan Chug(lingkaran)dengan Dur(bola)

The ancient Israelites envisaged a universe made up of a flat disc-shaped earth floating on water, heaven above, underworld below.[6] Humans inhabited earth during life and the underworld after death, and the underworld was morally neutral;[7]

Bangsa Israel kuno membayangkan alam semesta yang terdiri dari bumi berbentuk cakram datar yang mengapung di atas air, surga di atas, dunia bawah di bawah. Manusia menghuni bumi selama hidup dan dunia bawah setelah kematian, dan dunia bawah secara moral netral

Lagi kutipan dari wikipedia :

In the Old Testament period, the earth was most commonly thought of as a flat disc floating on water.[17]

Dalam periode Perjanjian Lama , bumi itu paling sering dianggap sebagai disc datar mengambang di atas air