Pada kesempatan kali ini saya hendak membahas Khalifah secara selayang pandang untuk membersih kan dari kesalah pemahaman tentang Khalifah.mengingat ada nya kelompok yang mempunyai romantisme kembali ke konsep Khilafah masa lalu.romantisme ini perlu di jelas kan agar tidak terjadi kesalah pahaman.

Seperti kita ketahui masa Rasulullah ber Dakwah di Mekkah penuh penindasan.juga ketika berdakwahdi Madinah juga penuh gangguan kiri dan kanan dari para kafir Quraisy dan kafir musyrik.

Dalam suatu riwayat dikemukakan, ketika Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam, bersama shahabat-shahabatnya (penduduk Mekah) sampai ke Madinah, dan disambut serta dijamin keperluan hidupnya oleh kaum Ansar, mereka tidak melepaskan senjatanya siang dan malam, karena selalu diincar oleh kaum kafir Arab Madinah. Mereka berkata kepada Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam: “Kapan tuan dapat melihat kami hidup aman dan tenteram tiada takut kecuali kepada Allah.” ayat ini (QS: 24 An-Nuur: 55) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut, sebagai jaminan dari Allah Subhanahu  wa Ta’ala bahwa mereka akan dianugerahi kekuasaan di muka bumi ini. [Diriwayatkan oleh Al-Hakim menurut Al-Hakim Hadits ini Shahih dan Ath-Thabarani, yang bersumber dari Ubay bin Ka’b].

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ayat ini (QS: 24 An-Nuur: 55) turun ketika kaum Muslimin merasa tidak tenteram (karena kepungan musuh). [Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Al-Barra’]

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَىٰ لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا ۚ يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

 

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.(An-Nur(24)55)

Pada masa Rasulullah Madinah sebagai kepala negara adalah Rasulullah.dan para sahabat dan orang-orang yang sudah masuk islam adalah tentara Allah yang di gaji dengan Ghanimah dan fai.sistem pemerintahan berdasar kan Syura/Musyawarah dan melakukan hukum islam.sementara di tempat lain sistem pemerintahan adalah kerajaan-kerajaan dan mungkin ada yang menganut sistem pemilihan pemimpin bukan berdasar keturunan.

Namun negara Madinah saat itu masih negara kecil yang tak sebesar Romawi,persia,cina,dll….dan banyak gangguan dari pihak kafir hingga pihak muslim tidak merasa aman.maka turun lah surat di atas mereka juga akan berkuasa di muka bumi seperti orang-orang sebelum mereka berkuasa….seperti kita ketahui orang-orang yang berkuasa sebelum islam adalah Romawi,persia,vandal,cina,yunani dst.

Ayat di atas adalah mukjizat quran dan kenabian….sebab ketika ayat itu turun kaum muslimin masih lemah….dan perkataan Quran terbukti kebenaran nya orang-orang yang Beriman dan beramal saleh berkuasa di muka bumi,di mulai dari Khalifah Rasyidin,Umayyah,Abbasiah,Umayyah cordova,usmani dll.

Maksud orang-orang yang beriman dan beramal saleh di sini bukan merujuk kepada Khalifah dan sultan nya….tetapi merujuk kepada komunitas muslim umum nya yang beriman dan beramal saleh…walau amal nya hanya sedikit.

APAKAH KEKUASAAN KHALIFAH PRODUK LANGIT?

Yang menjadi kesalah pahaman adalah kekuasaan Khalifah adalah produk langit….padahal kekuasaan politik dan negara(yang dalam islam di sebut Khalifah,sultan,Emir)adalah hanya janji Allah memberi umat islam kekuasaan(khalifah).maka kekuasaan itu akan baik di tangan orang baik dan akan buruk di tangan orang buruk.Allah tak pernah menjanjikan Khalifah itu akan mesti suci dari noda.Rasul menubuat kan bahwa sepeninggal nya akan naik pemimpin yang jahat di kalangan umat islam:

Rasulullah saw bersabda: akan ada para pemimpin yang kalian kenal dan kalian ingkari. Siapa yang tidak menyukainya maka dia bebas dan barang siapa yang mengingkarinya maka dia selamat, akan tetapi (dosa dan hukuman) diberlakukan kepada orang yang yang ridha dan mengikuti para pemimpin itu. Para sahabat bertanya: apakah kami boleh memeranginya wahai rasulullah saw. Beliau menjawab: tidak boleh selama para pemimpin itu masih mengerjakan shalat. (hr.muslim)

Terbukti sepeninggal Rasul pemimpin jahat dan diktator pertama dalam Islam adalah Khalifah Yazid bin Abu Sufyan.jadi khalifah itu bukan produk langit….khalifah itu hanya janji Allah memberikan nya kepada orang-orang beriman dan beramal saleh yang fungsi nya menjaga keamanan hidup mereka.baik dalam beribadat,ber ekonomi,dst.

dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku

Adapun sistem Khalifah masa Muawiyah dan lain nya sama saja dengan monarki-monarki lain nya dalam hal memilih pemimpin yakni lewat turun menurun.hanya pada masa Khulafaur Rasyidin Khalifah mengikuti nafas islam dalam pemilihan pemimpin lewat Syura,bukan berdasar keturunan.cuma yang membedakan bahwa Khalifah masa itu hukum nya menerap kan hukum islam.

ADAKAH PRODUK LANGIT DI SAMPING KHALIFAH?

Produk langit di samping Khalifah adalah hukum islam.dalam pemilihan pemimpin lewat syura dan itu sesuai dengan Quran.juga hukum Hudud adalah produk langit yang mengiringi Khalifah.sedang kan Khalifah dan kekuasaan nya adalah mengikuti akhlak sang khalifah,jika ia bejat maka bejat jika ia baik maka baik.maka hukum quran dan hadist di sisi khalifah itu yang produk langit,sedang kan khalifah nya bukan produk langit,bukan orang suci yang bisa saja menyimpang,bejat,fasik dst.maka tak heran sejarah Khalifah umayyah,Abbasiyah,ottoman dll banyak Khalifah nya dan aparat nya bejat dan rusak moral nya.saling berebut kepemimpinan,ambisi besar kepemimpinan,saling bunuh karena berebut kepemimpinan dst….padahal Rasulullah bersabda:

Ya Abdurrahman bin Samurah, jangan menuntut kedudukan dalam pemerintahan, karena jika kau diserahi jabatan tanpa minta, kau akan dibantu oleh Allah untuk melaksanakannya, tetapi jika dapat jabatan itu karena permintaanmu, maka akan diserahkan ke atas bahumu atau kebijaksanaanmu sendiri.(HR Bukahri-muslim)

Jadi Khalifah itu adalah kekuasaan politik yang akan di berikan Allah pada umat islam.namun pemegang kekuasaan nya bisa menjadi orang fasik dan bisa menjadi orang Takwa.jadi Khalifah itu hanya sebuah janji Allah untuk memberikan kekuasaan politik bagi umat islam.bukan produk langit yang bebas dari kesalahan.produk langit yang bebas dari kesalahan hanya syariat dan hukum-hukum islam.

KHALIFAH ITU BISA UNTUK SEBUTAN PEMIMPIN DI LUAR UMAT ISLAM

Bahasa quran dan Arab untuk menyebut kan pemimpin politik tertinggi,baik Raja,Kaisar,presiden,Tsar,dst adalah Khalifah.dan sebutan Khalifah itu juga untuk umat-umat sebelum islam

Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa(An-Nur:55)

Bahkan Bani israel setelah mendapat kekuasaan politik di sebut Khalifah:

قَالُـوۡۤا اُوۡذِيۡنَا مِنۡ قَبۡلِ اَنۡ تَاۡتِيَنَا وَمِنۡۢ بَعۡدِ مَا جِئۡتَنَا‌ ؕ قَالَ عَسٰى رَبُّكُمۡ اَنۡ يُّهۡلِكَ عَدُوَّكُمۡ وَيَسۡتَخۡلِفَكُمۡ فِى الۡاَرۡضِ فَيَنۡظُرَ كَيۡفَ تَعۡمَلُوۡنَ

129. Kaum Musa berkata: “Kami telah ditindas (oleh Fir’aun) sebelum kamu datang kepada kami dan sesudah kamu datang . Musa menjawab: “Mudah-mudahan Allah membinasakan musuhmu dan menjadikan kamu khalifah di bumi(Nya), maka Allah akan melihat bagaimana perbuatanmu(Al-A raf:129)

Manusia secara umum(rakyat)dan khusus(pemimpin politik)adalah Khalifah-khalifah di bumi:

هُوَ الَّذِىۡ جَعَلَـكُمۡ خَلٰٓٮِٕفَ فِى الۡاَرۡضِ ؕ فَمَنۡ كَفَرَ فَعَلَيۡهِ كُفۡرُهٗ ؕ وَلَا يَزِيۡدُ الۡـكٰفِرِيۡنَ كُفۡرُهُمۡ عِنۡدَ رَبِّهِمۡ اِلَّا مَقۡتًا ۚ وَلَا يَزِيۡدُ الۡـكٰفِرِيۡنَ كُفۡرُهُمۡ اِلَّا خَسَارًا

39. Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi. Barangsiapa yang kafir, maka (akibat) kekafirannya menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kerugian mereka belaka.

Jadi Khalifah itu adalah kepemimpinan politik sama dengan kepemimpinan politik Dunia manapun….Khalifah nya bisa adil,zalim,fasik dst.

APAKAH WAJIB MEMBENTUK KHALIFAH?

Ini yang harus di bahas hati-hati jangan sampai ada salah paham.membentuk Khalifah/kepemimpinan politik pada mayoritas islam tentu adalah wajib.tampa perintah agama pun akal sehat mengatakan manusia membutuh kan suatu pemerintahan politik yang kuat dan bersatu untuk melindungi mereka.dan tampa susah payah Allah memang menjanjikan umat islam suatu kepemimpinan politik agar mereka hidup dalam ke amanan.

Yang menjadi salah paham adalah wacana membentuk Khalifah zaman kini,padahal kita sebenar nya sudah mempunyai kepemimpinan politik(khalifah)yakni negara indonesia ini.kita sudah punya Khalifah tinggal memberi edukasi pada masyarakat urgen nya hukum islam.contoh hukum islam yang urgen di terap kan adalah hukum Had bagi pembunuh,perampok,pemabuk,pezina…..sebab sudah banyak pembunuhan dan perampokan sadis yang tidak mempan undang-undang sekular.sudah banyak mabuk dan zina merusak masyarakat.

IDE KEMBALI KE MASA KHALIFAH DAN IDE MEMBENTUK KHLAIFAH RAKSASA

Seperti yang di cetus kan Hizbut Tahrir.suatu kesalah pahaman adalah mereka sebenar nya sudah mempunyai Khalifah/kepemimpinan politik di negara masing-masing.seperti indonesia,Arab saudi,Mesir,Yordania dll yang stabil walau kurang di sana sini,tetapi masih mengayomi rakyat nya.mereka masih sibuk ingin membuat negara baru.padahal tugas mereka adalah memberi edukasi agar masyarakat mau menerima hukum islam.memberi pengertian perlu nya hukum qisash bagi pembunuh misal nya.

Perihal kembali kepada Khalifah kita bertanya kembali dari segi apa?ternyata Khalifah-Khalifah masa lalu dari Yazid bin Muawiyah hingga Ottoman banyak perebutan kekuasan dengan membunuh,banyak khalifah bermaksiat,diktator bahkan sama keji nya dengan diktator zaman sekarang.bagai mana Beyazid I mencekik adik nya sampai mati Yakub celebi untuk perebutan tahta….belum lagi pembantaian As-Saffah atas rival-rival politik nya.tentu slogan kembali kepada masa Khalifah adalah slogan yang memalukan bagi yang mengusung nya jika mereka tahu banyak nya kekejian dan buruk moral yang di lakukan Khalifah.bahkan saya melihat pemilihan Presiden sekarang di indonesia masih lebih baik dari segi tidak ada nya pertumpahan darah dengan suara rakyat ketimbang masa Khalifah-khalifah yang untuk naik menjadi pimpinan mesti membunuh rival nya,di turun kan dengan cara kejam dst.kecuali masa Khulafaur Rasyidin masih ideal ketika pemilihan Khalifah di pilih lewat Dewan syura yang berisi cerdik pandai dari para sahabat yang memilih calon yang layak dan ber-akhlak baik.

Perihal membentuk Khalifah raksasa lebih utopis lagi….pada masa lalu pun Khalifah dengan satu kesatuan tak bisa di pertahan kan…akhir nya terjadi Dis integrasi juga…menjadi Daulat-daulat yang terpisah dari Baghdad…seperti Daulah Thahiriyah,Shaffariaah,Ikhyidiyah,Thuluniyah,Aglabiyah,Idrisiyah marokko,Fatimiyah,Khalifah cordova dst…..bahkan Dis integrasi yang sangat di sesal kan dan parah terjadi di Andalusia ketika Khalifah Cordova jatuh muncul banyak nya Malikut Thawaif.pada masa kini jika Khalifah raksasa di khayal kan…maka Khayal kan lah apakah siapa Khalifah nya?ibu kota nya di mana?di negara apa?bersediakah yang lain  mengalah?adakah jaminan besok nya watak tamak kuasa tidak menyebab kan Dis integrasi ulang?

Jadi bagai mana?pelihara lah Daulah yang sudah ada,rawat dan taati pemimpin nya seperti Daulah indonesia ini.sambil memberi edukasi pada masyarakat agar makin ber takwa pada Allah.siapa tahu mereka suatu saat akan sadar perlu nya menerap kan hukum islam terutama hukum qisash dan Had khusus nya pembunuhan,perampokan,perjudian,miras,pelacuran dll.Seperti yang kita lihat di indonesia presiden nya sangat mengurus rakyat nya dengan baik.dari segi Transportasi,pengobatan,insfrastruktur,pengamanan,fasos dan fasum,KJP,dst….tinggal membenahi yang lain nya dengan edukasi panjang dengan pendidikan islam.maka taati lah negara yang ada saat ini….sekarang kita sudah punya Khalifah,mau buat Khalifah yang macam apa lagi?

Akan datang setelahku para pemimpin yang tidak mengikuti petunjukku, tidak menjalani sunnahku, dan akan berada pada mereka orang-orang yang hati mereka adalah hati-hati setan yang berada dalam jasad manusia.” (Hudzaifah berkata), “Wahai Rasulullah, apa yang aku perbuat jika aku menemui mereka?” Beliau menjawab, “Engkau dengar dan engkau taati walaupun punggungmu dicambuk dan hartamu diambil.” (Sahih, HR. Muslim)

Hadist di atas menyinggung juga era Khalifah masa lalu dan masa kapan pun jika pemimpin nya tidak mengikuti petunjuk dan sunnah Rasul dan bengis

Mengapa Rasul menyuruh Dengar dan taat(dalam arti tidak memberontak)pada pimpinan yang tidak berhukum islam dan bengis?sebab memberontak kepada mereka pun jika tidak ada kekuatan yang pasti akan menmbul kan konflik dan perang yang ber larut-larut yang akan menyengsarakan jutaan rakyat dalam perang.akhir nya timbul kesengsaraan meluas melebihi penguasa zalim.

APAKAH SISTEM DEMOKRASI SEKARANG TIDAK ADA CACAT  NYA?

Setelah saya membahas cacat Khalifah masa lalu bukan berarti sistem Demokrasi sekarang tidak ada cacat nya.Sistem Demokrasi sekarang yang sesuai syariat islam adalah Dewan Syura.juga welas asih pada rakyat juga ajaran islam.namun cacat nya Demokrasi contoh nya pada sistem Pilkada

Di mana para calon mengajukan diri dengan ambisi….hingga menghalal kan segala cara.banyak uang terkuras dalam kampanye.bahkan preman dan yang punya diskotek bisa menjadi anggota DPR/DPRD dll jika memenang kan Pilkada.bahkan kepemimpinan kafir bisa terpilih asal menang suara,hebat dalam kampanye dst.

Kelemahan lain nya melegal kan pelacuran,miras,perjudian,LGBT dll hanya dengan suara terbanyak.banyak nya angka pembunuhan,perampokan di sertai pembunuhan,banyak nya perempuan telanjang,banyak nya miras,perjudian,pelacuran,geng-geng kriminal,perselingkuhan,per zinahan,pergaulan bebas,LGBT,pornografi,Broken home dll…..kita masih melihat bentuk Demokrasi normal di negara kita…..tetapi lihat negara Demokrasi Mexico dan negara-negara lain punya masalah moral serius dengan segala penyakit masyarakat.

Di negara ini seorang ayah bisa menghambur kan uang ke pelacuran meninggal kan anak dan isteri terlantar ..anak hingga terkena penyakit jiwa karena broken home.atau menghambur kan uang di meja judi.itu kelemahan Demokrasi yang tidak menerap kan hukum islam…coba lihat jika satu keluarga menerap kan hukum islam….tidak ber zina,tidak pacaran,menahan mata,ber hijab,salat,tidur awal malam,mendidik anak agama dst maka kita melihat keluarga itu harmonis dan minim masalah…..itu bukti syariat islam itu baik…nah ketika syariat islam belum bisa di terap kan di negara karena banyak hal maka ber-syariat lah mulai dari diri,keluarga dan kerabat.