Kisah Para Rasul 1: 1-2a dari abad ke-14 Minuscule 223

Dalam tulisan Wikipedia para ahli telah menguji keandalan kisah dalam Kisah para Rasul yang di tulis oleh lukas.prasasti arkeologi dan sumber-sumber independen lain menunjukkan bahwa Kisah Para Rasul berisi rincian akurat dari masyarakat abad ke-1, khususnya berkenaan dengan  pejabat, pembagian administratif,  majelis kota, dan aturan kuil Yahudi di Yerusalem.

Namun pihak kristen hendak nya jangan girang dulu……keandalan nya hanya sebatas yang tertulis di atas…..bukan soal Dogma dan cerita yang di hubung-hubung kan dengan hal religius.dalam tulisan wikipedia yang di maksud cuma keandalan dari segi rincian akurat masyarakat abad ke 1 M.

Ayat-ayat konsisten dengan latar belakang sejarah

Kisah berisi beberapa rincian yang akurat dari masyarakat abad ke-1, khususnya berkenaan dengan  pejabat, pembagian administratif, kota majelis, dan aturan kuil Yahudi di Yerusalem, termasuk:

  • Prasasti mengkonfirmasi bahwa pemerintah kota di Tesalonika pada abad ke-1 disebut politarchs ( Kisah Para Rasul 17: 6-8 )
  • Menurut prasasti, grammateus adalah  benar untuk hakim kepala di Efesus ( Kis 19:35 )
  • Felix dan Festus dengan benar disebut procurators dari Yudea
  • Komentar yang lewat dari pengusiran orang Yahudi dari Roma oleh Claudius secara independen dibuktikan oleh Suetonius dalam Claudius 25 dari The Twelve Caesars ( Kisah Para Rasul 18: 2 )
  • Bertindak dengan benar mengacu pada Kornelius sebagai perwira dan Klaudius Lisias sebagai tribun ( Kisah Para Rasul 21:31 dan Kisah Para Rasul 23:36 )
  •  gubernur (anthypathos) benar digunakan untuk gubernur dari dua provinsi senator bernama dalam Kisah Para Rasul ( Kisah Para Rasul 13: 7-8 dan Kisah Para Rasul 18:12 )
  • Prasasti berbicara tentang larangan terhadap bangsa-bangsa lain di daerah bagian dalam Temple (seperti dalam Kisah Para Rasul 21: 27-36 )
  • Fungsi dari majelis kota dalam operasi bisnis kota digambarkan secara akurat dalam Kisah Para Rasul 19: 29-41
  • Tentara Romawi secara permanen ditempatkan di menara dari Antonia dengan tanggung jawab mengawasi dan menekan setiap gangguan pada festival dari orang-orang Yahudi;, seperti dicatat oleh Kisah 21: 31-37

Keakuratan tempat,jabatan,administrasi kota dll hal itu tidak mengejut kan.hal itu wajar saja……hendak nya pihak kristen tak usah girang dulu……keakuratan hal-hal seperti itu bukan berarti isi kitab kisah para Rasul dari segi Dogma,cerita mukjizat,dll…….. belum tentu Autentic.

Misal nya Kisah Paulus tidak celaka di patok ular yang di ceritakan Lukas belum tentu benar,walau Lukas menyebutkan secara benar rincian Felix dan Festus sebagai prokurator Yudea.seperti saya MISAL NYA mendampingi Udin yang mengaku menjadi rasul….lalu saya dengan akurat menulis wilayah,kota,penguasa yang udin lalui,tetapi jika saya menulis Udin melakukan mukjizat maka cerita seperti itu belum tentu akurat di pandang orang.

Lukas boleh saja akurat mencatat masyarakat bad ke 1 masehi,tetapi kisah tentang pantekosta,Petrus melihat pengelihatan berhubungan dengan kornelius,kisah Paulus mendengar suara tuhan ketika bertobat,malaikat/tuhan mendatangi Paulus maka semua tulisan itu tak layak kita sebut akurat,sebab hanya pengakuan satu orang bernama Lukas saja tentang hal-hal gaib itu.

Jadi keandalan perincian masyarakat abad ke 1 masehi tak lantas kitab Kisah para Rasul harus akurat dalam kisah dogmatis,mukjizat dan hal gaib nya.maka keandalan Kisah para Rasul di bagi 2:

1)KEANDALAN PERINCIAN MASYARAKAT ABAD KE 1 MASEHI.….misal Felix dan festus prokurator Yudea====)bisa di buktikan dengan sejarah dan Arkeologi

2)KEANDALAN CERITA DOGMATIS,MUKJIZAT DAN HAL GAIB.……Misal cerita Paulus di datangi tuhan  ketika di penjara(Kisah para Rasul 23:11)====)Tidak bisa di buktikan oleh Arkeologi,bukti sejarah dll……hanya klaim……ini seperti hal nya klaim Lia Eden di datangi malaikat Jibril,atau Priska(Rekan Montanus pendiri aliran montanisme) mengaku bahwa Kristus menampakkan diri kepadanya dalam rupa seorang perempuan,dll……semua itu hanya cerita klaim yang tak bisa di buktikan secara Arkeologis,sejarah dll.

Mengerti kan?……..jadi keandalan perincian Kisah para rasul dari segi perincian masyarakat abad ke 1 masehi itu wajar……waktu paulus di hakimi di palestina dan di lindungi prokurator yudea wajar Lukas menyebut Felix dan festus….memang benar(saya pun mengakui pasti bagian ini akurat)bahwa paulus di hakimi yahudi,karena ia di anggap membuat ajaran yang sesat…..namun ketika episode paulus di penjara di datangi tuhan maka itu hanya KLAIM yang tak bisa di bukti kan.masih banyak contoh lain nya cerita-cerita klaim yang ada di dalam buku Act ini.

Dalam Wikipedia itu walau memuji keandalan Act dari segi keakuratan sejarah dan arkeologis namun banyak pula kelemahan seperti yang menjadi bahan perdebatan:

  • Menurut Encyclopædia Britannica , Kisah Para Rasul menggambarkan Paul berbeda dari bagaimana Paulus menggambarkan dirinya, baik secara faktual dan teologis,,berbeda dari bagaimana Paulus menggambarkan dirinya, baik secara faktual dan teologis. Kisah berbeda dengan surat-surat Paulus pada isu-isu penting, seperti Hukum , Kerasulan Paulus  , dan hubungannya dengan gereja Yerusalem
  • Menjadi perdebatan penulis Kisah Para Rasul menggunakan tulisan-tulisan Josephus , sebagai sumber sejarah.
  • Beberapa sarjana telah mengkritik penggunaan penulis dari bahan sumbernya. Sebagai contoh, Richard Heard telah menulis bahwa: ‘dalam narasi di bagian awal Kisah Para Rasul ia tampaknya akan merangkai bersama-sama, sebisa mungkin, sejumlah cerita yang berbeda dan narasi, beberapa di antaranya muncul, pada saat mereka sampai kepadanya , telah terdistorsi serius dalam penceritaan
  • Robert M Grant mengatakan banyak pertanyaan yang bisa di ajukan untuk keandalan sejarah,misal Petrus tak mungkin berbicara di hadapan 3000 pendengar tampa mikrofon(misal Act 2:41)
  • urutan Yudas dan Theudas dibalik dalam Kisah Para Rasul 5.
  • Kisah Para Rasul 10: 1 berbicara dari Centurion Romawi disebut Cornelius milik “resimen Italia” dan ditempatkan di Kaisarea . Robert Grant mengklaim bahwa pada masa pemerintahan Herodes Agripa , 41-44, tidak ada pasukan Romawi ditempatkan di wilayahnya
  • Deskripsi ‘ Dewan apostolik ‘ di Kisah 15 , umumnya dianggap sebagai peristiwa yang sama dijelaskan dalam Galatia 2 , dianggap oleh beberapa sarjana untuk menjadi bertentangan dengan Galatia
  • Dalam Kisah Para Rasul 15: 16-18 , James, pemimpin orang-orang Yahudi Kristen di Yerusalem, memberikan pidato di mana ia mengutip kitab suci dari bahasa Yunani Septuaginta ( Amos 9: 11-12 ). Beberapa percaya ini adalah ganjil dengan potret James sebagai pemimpin Yahudi yang mungkin akan berbicara dalam bahasa Aram, bukan Yunani.
  • Richard Pervo menunjukkan bahwa Lukas menggunakan Josephus sebagai sumber dan secara keliru mengira bahwa sicarii adalah pengikut orang Mesir.(Act 21:38)

KESIMPULAN

Walau Act akurat dari segi arkeologis dan sejarah,tetapi hanya menyangkut nama,tempat,jabatan,budaya masyarakat abad 1 masehi…..tak lantas menjadikan cerita ghaib,mukjizat,ajaran apostolik,dll juga akurat…sebab yang pertama di dukung arkeologis dan sejarah yang kedua hanya klaim.seperti hal nya cerita-cerita yang di latar belakangi kerajaan-kerajaan di indonesia,dari segi tempat,jabatan,nama pejabat kerajaan dll mungkin  akurat,tetapi kisah-kisah mistik nya tentu hanya klaim saja yang tak bisa di buktikan dari segi sejarah dan arkeologis.

 

 

Iklan