ckckckck

Tersiar kabar Ahok akan melegal kan prostitusi bahkan mengusul kan memberikan sertifikasi.ini sesungguh nya memberi kita petunjuk sesungguh nya pemimpin kafir itu sangat berbahay dan tak boleh di pilih dalam masyarakat muslim kita.berikut berita-berita nya:

Ahok Usul Legalkan Prostitusi dan PSK Bersertifikat di Apartemen

Liputan6.com, Jakarta Terungkapnya bisnis prostitusi online di lingkungan Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutar otak untuk mengatasinya. Salah satu ide yang mulai dilirik Pemprov adalah melegalkan tower apartemen untuk dijadikan tempat prostitusi.

“Ini juga akan kita lakukan penelitian. Idenya itu dari Pak Gubernur, adalah tower yang mana dilegalkan di situ untuk urusan-urusan itu (prostitusi). Mengenai lokasinya segala macam, memang belum kita bahas. Baru dilempar itu,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Syaefullah di Balaikota DKI Jakarta, Senin (27/4/2015).

Syaefullah menambahkan, ide tersebut dimunculkan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Selain akan melegalkan tower apartemen khusus untuk tempat pemuas syahwat, para Pekerja Seks Komersial (PSK)-nya juga akan diberikan sertifikat. Menurutnya, hal itu mencontoh negara Filipina dalam mengakomodir prostitusi.

“Jadi ini ide dari Pak Gubernur, kalau bisa ada 1 apartemen yang memang berizin, profesi itu, dia dikasih sertifikat gitu. Sertifikat seperti di Filipina. Jadi kalau dia memang profesinya itu, dia punya sertifikat. Saya praktik begini karena saya punya sertifikat,” tutur Syaefullah.

Ide itu, sambung Syaefullah, dipilih guna mengontrol bisnis prostitusi di kawasan Jakarta. Pemprov dalam ide itu juga akan menyiapkan tempat lokalisasi.

“Atau misalnya di Kepulauan Seribu, tempatnya, atau mungkin di pinggiran mana,” ucap dia.

Meski demikian, usulan untuk melegalkan prostitusi dan memberikan sertifikat bagi para pekerjanya masih sebatas ide. Syaefullah menjelaskan usulan tersebut belum tentu diterapkan dalam waktu dekat. Sebab, masih menunggu respons dari masyarakat.

“Iya itu ide. Kan nanti dilempar tuh, respons dari masyarakat seperti apa, bagaimana. Jadi ini masih jauh. Nanti akan bergulir terus, respons-respons dari masyarakat akan tertampung,” tutup Syaefullah. (Ali/Mut)

Ahok: Lokalisasi PSK Bersertifikat Terganjal Pejabat Munafik

Liputan6.com, Jakarta Praktik prostitusi terselubung di Apartemen Kalibata City terkuak. Ahok pun mengusulkan adannya lokalisasi prostitusi yang legal dengan pekerja seks komersial (PSK) yang memiliki sertifikat.

“Kalau orang mau melakukan, mau menjual diri, Anda harus ada sertifikat kayak di Jerman, sehat apa enggak? Disuntik apa enggak? Kamu ini siapa harus kita kenali,” kata Ahok, di Balaikota, Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Selain itu, Gubernur DKI Jakarta bernama lengkap Basuki Tjahaja Purnama itu juga telah mewacanakan membuat lokalisasi prostitusi. Namun, ia ragu wacana itu bisa terwujud.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menjelaskan kendalanya ada pada pembuat kebijakan yang munafik. Terlihat suci di hadapan masyarakat, tapi melakukan prostitusi juga di belakang.

“‎Enggak bakalan bisa deh, selama bangsa banyak oknum pejabat kayak munafik begitu. Kita kan demennya begitu. Tampang suci-suci, suruh nyanyi tuh lagu Kupu-Kupu Malam, Titiek Puspa,” tegas Ahok.

Dengan ditetapkannya praktik prostitusi jadi legal, lanjut Ahok, maka Pemprov DKI akan menarik pajak. Tentunya akan berdampak pada pemasukan PSK tersebut dan pasti mendapat penolakan.

“‎Enggak bakalan jalan. kita lebih demen PSK yang gelap-gelap setorannya banyak,” tandas Ahok. (Mut)

Ahok: Hiburan Malam Banyak, Striptis Siang Hari Juga Ada

Liputan6.com, Jakarta Bisnis prostitusi di Ibukota makin mengkhawatirkan. Gubernur Ahok pun sempat menyuarakan wacana untuk membentuk lokalisasi di Jakarta demi meredam merebaknya bisnis prostitusi ilegal.

Namun wacana Ahok itu mendapatkan protes dari sejumlah kalangan. Padahal menurut pemilik nama Basuki Tjahaja Purnama itu, sudah menjadi rahasia umum jika bisnis ‘hiburan malam’ tersebut juga tersedia saat siang bolong.

“‎Kamu tahu enggak di Jakarta ada tempat hiburan malam banyak. Mau bangsa apa, Eropa, Eropa Timur, lengkap kita. Murah lagi, kita semua tahu kok striptis siang hari juga ada,” kata Ahok di Balaikota, Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Ahok mengatakan, wacana yang selama ini ia lontarkan bertujuan untuk memancing amarah warga yang jengah dengan praktik prostitusi atau hiburan malam. Nantinya, bersama dengan para warga, mantan Bupati Belitung Timur itu akan memerangi hiburan malam di Ancol dan Mangga Besar.

“‎Sengaja saja nih supaya ribut, nanti kalau sudah enggak demen ayo kita bongkar habis. Mangga Besar juga banyak yang dirazia, Ancol juga bisa‎,” ujar dia.

Untuk saat ini,‎ Ahok bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta akan memeriksa tempat kos dan apartemen yang diduga tempat praktik prostitusi. Tempat-tempat itu akan digeledah dan bila terbukti akan dibongkar.

“Enggak ada lagi toleransi.‎ Banyak macam cara senjatanya, termasuk soal izin dan pajak apalagi di jalur hijau akan kita bongkar. Nah sekarang paling susah soal apartemen-apartemen. Sekarang apartemen enggak ada RT/RW. Kita mau benahi,” tandas Ahok. (Ndy/Mut)

Alasan Ahok Ingin Legalkan Prositusi

Liputan6.com, Jakarta Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan wacana untuk melegalkan bisnis prostitusi bakal mendapat banyak penolakan dari berbagai pihak.

Menurutnya, wacana itu merupakan suatu pilihan sebagai upaya mengontrol praktik prostitusi yang belakangan ini marak melalui online.

“Itu kan hanya wacana. Kita tahu pasti ditolak. Tanpa izin DPRD enggak mungkin dilakukan. Makanya saya katakan itu hanya pilihan, kita bisa berdebat soal itu. Anda pingin sampah berserakan di mana-di mana atau Anda taruh di toilet,” kata Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Senin (27/4/2015).

Ahok mencontohkan, sejumlah tempat prostitusi yang telah dibongkar seperti di Kramat Tunggak dan di Gang Dolly, Surabaya, Jawa Timur, malah menimbulkan makin menjamurnya praktik prostitusi. Khususnya di jalanan, bukan lagi di tempat prostitusi.

“Seperti Kramat Tunggak ditutup sama Bang Yos, lari ke mana? Jalan Raya Cilincing. Sekarang juga di Surabaya, kamu cari aja di pinggiran Surabaya,” ucap Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menjelaskan, wacana untuk melegalkan bisnis prostitusi merupakan cara yang lebih baik ketimbang membiarkan praktik itu hingga menjamur dan meresahkan masyarakat. Belum lagi, sambung Ahok, prostitusi sudah bisa teridentifikasi hanya dengan kasat mata.

Ahok menyebut pemerintah saat ini hanya menangkap para wanita penghibur di pinggiran jalan. Cara itu dinilainya tidak dapat menyelesaikan masalah prostitusi.

“Bagi saya membiarkan kemunafikan seperti ini, ini jauh lebih berbahaya. Lebih baik kita kenali siapa mereka, dia ada di mana, sehingga kita bisa kirim rohaniawan untuk mempertobatkan mereka. Kalau hanya melatih, ditangkap ke panti-panti, enggak bakal selesai,” tukas Ahok.

Tak Mungkin Hilang

Ahok mengaku pesimistis mampu memberantas praktik prostitusi di Jakarta, baik yang terang-terangan ataupun tertutup di Jakarta. Bahkan menurutnya, bila seorang Nabi turunkan di Ibukota, ia yakin prostitusi tidak dapat dihilangkan.

“Bagi saya bukan mempermasalahkan menghilangkan prostitusi di Jakarta. Enggak mungkin. Nabi turun aja enggak bisa menghilangkan loh,” kata Ahok.

Dia berpendapat lebih baik mengenali para Pekerja Seks Komersial (PSK) dengan melegalkan bisnis prostitusi. Namun begitu, rencana itu masih sebatas wacana.

“Persoalnnya bagaimana kita selamatkan sebanyak mungkin jiwa-jiwa yang terperangkap menjadi PSK. Itu lebih penting buat saya. Makanya saya harus mengenali siapa mereka. Pasti orang protes, kalau orang protes ya sudah, saya cuma mau sampaikan itu pikiran saya tetang prostitusi,” tutur Ahok.

Ia pun mengungkapkan, banyak para oknum aparat yang juga membelakangi bisnis prostitusi. Contohnya di sejumlah hotel di Jakarta.

“Nah pertanyaannya kamu bisa enggak dateng dan buktikan itu? Enggak bisa kan, semua (tempat prostitusi di hotel) dijaga sangat ketat. Ini ada oknum aparat terlibat. Kemunafikan ini yang mau saya selesaikan,” ucapnya.(Ali/Yus)bazgi

Apa yang dapat kita ambil kesimpulan dari ucapan Ahok di atas?

ORANG YANG BERIMAN KEPADA QURAN DAN  MENGAMAL KAN NYA TAK AKAN MELEGAL KAN PERZINAHAN SAMPAI KAPAN PUN

Cuma orang-orang kafir dan munafik(mengaku muslim tapi liberal)yang dengan tampa takut melegal kan perzinahan.ini menjadi bukti menjadikan pemimpin kafir menjadi pemimpin adalah berbahaya bagi kelangsungan Akhlak dan moral bangsa,yang mayoritas muslim.yang harus di pikir kan adalah prostitusi harus di tumpas habis dan di desak pergerakan nya,bukan di legal kan.

Seperti diingatkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam sabdanya:

إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِيْ قَرْيَةٍ، فَقَدْ أَحَلُّوْا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللهِ

Artinya : “Jika zina dan riba sudah menyebar di suatu kampung, maka sesungguhnya mereka telah menghalalkan azab Allah atas diri mereka sendiri”. (HR al-Hakim, al-Baihaqi dan ath-Thabrani).

Ahok tak memikir kan bahwa pelegalan prostitusi bisa jadi makin leluasa mereka membuat inovasi sex…..selanjut nya merajalela model2 telanjang profesional seperti di dunia barat,yang semua bermula dari pelegalan perzinahan dan prostitusi.Ahok tak memikir kan banyak rumah tangga yang binasa karena para suami kecanduan pelacur yang makin di kemas wah selama kebebasan mereka dan di beri mereka sertifuikasi.bagimana Ahok memikir kan PELANGGAN KELAS KAMBING?yang hanya membayar pelacur jalanan yang jorok?justru ide Ahok tak realistis.jika prostitusi apartemen di legal kan atau di legal kan di pulau seribu,pelanggan kelas kambing tak dapat menjangkau karena mahal…..maka bisnis prostitusi jalanan tetap akan merebak untuk konsumsi kelas kambing ini.jika tak mampu maka mereka melakukan perkosaan(seperti logika kafir dan liberal muslim=tak ada pelacur marak perkosaaan).justru ide Ahok ini akan mengembang biak kan pelacuran jalanan dan juga perkosaan(mengacu pada ide kafir dan liberal perkosaan karena tak ada pelacur).jadi ide Ahok membuka maksiat di atas maksiat.

AHOK INGIN KOTA JAKARTA MAKIN MENJADI KOTA PELACURAN(SIN CITY)YANG LEBIH PROFESIONAL

Jika prostitusi di legal kan dan di beri sertifikat maka yang terjadi adalah bisnis prostitusi makin mengemas produk nya lebih menarik dan wah di masa kebebasan bergerak ini.mereka akan meningkat kan kualitas bisnis pelacuran dengan berbagai mode pakaian,kategori sex,bahkan mungkin besok di dukung tehnologi tercanggih.semua terjadi di masa kebebasan bergerak ini.Jakarta adalah kota seribu masjid ingin di jadikan Sin city oleh Ahok,kota yang di dirikan oleh perjuangan ummat islam dahulu atas dasar agama dan jihad ingin di jadikan Ahok sebagai Sin city yang lebih berkembang biak lebih dari sekarang.tetapi umat islam belum sadar juga bahaya nya memilih non muslim menjadi pemimpin mereka.

IDE AHOK INGIN MENGONTROL PROSTITUSI DI JAKARTA?

Ahok ingin Jakarta bebas prostitusi di semua sudut,semua di kumpul kan dalam satu,dua,tiga dst apartemen atau satu pulau,dengan logika Ahok agar tinja tak menyebar ke mana-mana dan hanya masuk satu toilet.

Tentu logika Ahok menyamakan pelacuran dan tinja tidak nyambung….dari segi perumpamaan memang nyambung,tetapi realitas nya tidak nyambung.tinja dalam satu toilet memberantas semua bibit penyakit,selesai sudah…

Tetapi pelacur dalam satu lokalisasi besar,mewah dan profesional tak lantas memberantas semua bibit penyakit,malah memperparah nya.ketika pelacuran di beri legalisasi maka bisnis ini makin menggurita dan memoles lebih menarik hingga tingkat adiksi nya makin tinggi.jika tinja di toilet memberantas penyakit,lokalisasi memperbesar penyakit.ribuan pria hidung belang akan menghambur kan uang nya di lokalisasi mewah membuat banyak Broken home,orang tua yang tidak bertanggung jawab pada anak nya dll.

Maka yang benar adalah tak ada lokalisasi pelacuran.lalu di berantas semua gedung dan tempat pelacuran di jakarta tampa sisa,dan di desak pergerakan nya.semua hal ini tak akan terwujud kecuali oleh pemimpin islam dan hukum islam.oleh sebab itu kita di larang memilih pemimpin kafir dan munafik,sebab mereka pasti permisif pada kemaksiatan.

Karena pelacuran lah binasa generasi bangsa.seorang ayah hanya menghabis kan uang nya di tempat lokalisasi pelacuran,lalu anak-anak nya tidak di urus pendidikan nya dan masa depan nya,anak-anak menjadi miskin,sengsara,terlibat narkoba,kenakalan remaja,dll,hingga binasa dan sengsara.semua ini salah satu nya karena pelacuran yang merajalela yang membuat banyak broken home.semua ini tak di fikir kan Ahok dalam-dalam.wajar mereka di sebut Kafir…Kafir dalam arti bahasa adalah TERTUTUP,yakni tertutup dalam memahami kebenaran.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak keras ide Pak Gubernur. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyuarakan pandangan yang sama. Tak ketinggalan Mensos Khofifah Indar Parawansa tidak setuju dengan ide kontroversial Ahok. Mensos berargumen, tak ada jaminan prostitusi tidak akan terjadi di mana-mana jika seandainya praktik mesum itu dilokalisasi.( http://nasional.sindonews.com/read/996306/18/ide-absurd-lokalisasi-sertifikasi-psk-1430533354 )

PELEGALAN PROSTITUSI TERGANJAL PEJABAT MUNAFIK?

Dalam berita di atas tertulis:

Mantan Bupati Belitung Timur itu menjelaskan kendalanya ada pada pembuat kebijakan yang munafik. Terlihat suci di hadapan masyarakat, tapi melakukan prostitusi juga di belakang.

“‎Enggak bakalan bisa deh, selama bangsa banyak oknum pejabat kayak munafik begitu. Kita kan demennya begitu. Tampang suci-suci, suruh nyanyi tuh lagu Kupu-Kupu Malam, Titiek Puspa,” tegas Ahok.

Dengan ditetapkannya praktik prostitusi jadi legal, lanjut Ahok, maka Pemprov DKI akan menarik pajak. Tentunya akan berdampak pada pemasukan PSK tersebut dan pasti mendapat penolakan.

“‎Enggak bakalan jalan. kita lebih demen PSK yang gelap-gelap setorannya banyak,” tandas Ahok.

Dalam bacotan Ahok di atas kita bisa menagkap beberapa point:

1)Ahok menuduh banyak yang menentang legalisasi prostitusi pejabat muanfik,yang terlihat suci di hadapan masyarakat,tetapi melakukan prostitusi di belakang….Entah dari mana Ahok mendapat survey banyak pejabat yang menentang legalisasi prostitusi banyak yang munafik,terlihat suci di depan masyarakat padahal di belakang melakukan prostitusi?..BANYAK ini adalah TUDUHAN serius Ahok pada pejabat kita.seakan  di mata Ahok mayoritas pejabat adalah munafik semua dan gemar mengkonsumsi PSK dan mayoritas sudah menyanyikan lagu kupu-kupu malam.

2)Ahok ingin melegal kan prostitusi besar dan menarik pajak.hanya pemimpin kafir dan munafik lah yang punya ide dan pikiran seperti ini,yang mau mendirikan bisnis haram yang besar dan memakan uang nya.orang beriman dan bertakwa tak akan berani melakukan ide dosa seperti ini.ini lah beda nya pemimpin kafir/munafik dan dengan pemimpin muslim yang bertakwa.

3)Ahok menuduh kita suka PSK yang gelap-gelapan karena setoran nya banyak….lagi-lagi siapa KITA yang di maksud Ahok?…harus nya Ahok berfikir justru para pejabat yang menerima setoran PSK beda dengan yang menentang legalisasi PSK.jadi jangan sembarangan menuduh para penentang itu munafik dan tercebur di dalam prostitusi di belakang masyarakat.pejabat model begitu mungkin ada,namun menurut Ahok BANYAK,adalah tuduhan yang tak bisa di pertanggung jawab kan.apakah Ahok juga ingin menuduh para pejabat yang menentang legalisasi prostitusi juga menerima setoran PSK?

Faisal ismail,Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta memberikan argument yang bagus untuk menentang ide Absud Ahok,sbb:

Saya menilai ide Gubernur DKI yang hendak melokalisasi pelacuran dan memberi sertifikat kepada para pelacur adalah ide yang absurd. Pertama, pelacuran (dan perbuatan amoral atau asusila lainnya) tidak mengenal istilah dilokalisasi atau tidak dilokalisasi. Di mana saja ada (potensi) praktik pelacuran (dan perbuatan amoral dan asusila lainnya), semua elemen masyarakat bermoral dan aparat keamanan harus bekerja sama mencegah, meminimalisasi, dan memberantasnya.

Jika logika absurd Ahok itu diikuti, perzinaan, kumpul kebo (living together), aborsi, pornografi, free sex, korupsi (dan perbuatan tidak bermoral lainnya), perlu juga dilokalisasi agar tidak menyebar ke mana-mana dan tidak terjadi di mana-mana. Ide Ahok adalah jelas ide sekuler dan sekularisme sudah sepantasnya tidak boleh berkembang dan tidak boleh dikembangkan di Bumi Pancasila yang sila pertamanya adalah Ketuhanan Yang Maha Esa.

Kedua, melokalisasi prostitusi berarti melegalisasi perbuatan amoral dan asusila di lokasi itu. Laki-laki yang mau berbuat mesum dan bersetubuh dengan perempuan (PSK) di lokasi itu adalah sah dan legal. Ini sama artinya dengan memberi kebebasan dan menyediakan fasilitas bagi prostitute dan bagi kaum laki-laki pelanggannya.

Ini sama artinya dengan apa yang disebut dalam kitab suci ”taa’wanu alal itsmi” (bekerja sama dalam perbuatan dosa). Praktik-praktik prostitusi di lokasi itu akan menjadi dosa massal, dosa turunan, dosa struktural, dan dosa institusional. Pejabat dan jajarannya yang memfasilitasi dan melakukan lokalisasi prostitusi paling bertanggung jawab kepada Tuhan di akhirat kelak.

Ketiga, prostitusi menyebar ke mana-mana di DKI Jakarta bukan karena penutupan lokalisasinya oleh Sutiyoso (gubernur saat itu). Bisnis esek-esek menyebar karena jumlah PSK bertambah banyak dan mereka sudah mahir menggunakan jejaring sosial dan lebih mudah menjajakan diri mereka secara on line. Yang penting adalah pencegahan dini dan pengawasan yang ketat, koordinatif, dan terukur.

Keempat, jikapun di lokasi prostitusi itu dipasang imbauan dan peringatan ”Orang yang merasa suci tidak boleh masuk,” cara seperti itu tidak menjamin berdampak efektif bagi (calon) PSK maupun bagi (calon) pelanggannya yang datang ke lokasi prostitusi itu.

Alfisahrin, misalnya, dalam membela diri sebagai PSK, ia mencibir: ”Nerakaku bukan urusanmu. Apalagi surga belum tentu jadi tempatmu.” Cibiran ini dapat dipandang mewakili pembelaan para PSK pada umumnya. Sedangkan laki-laki yang (mau) datang ke lokasi prostitusi itu sudah tahu dan memahami ajaran kitab suci bahwa perbuatan asusila adalah perbuatan tercela dan terlarang.

Bagi orang yang mematuhi ajaran agama (meminjam kata-kata Ahok ”orang suci atau merasa suci”) tidak punya urusan dengan pelacuran karena perbuatan mesum seperti itu memang dilarang didekati.

Kelima, ide sertifikasi PSK di lokalisasi prostitusi itu juga merupakan ide yang absurd. Sertifikat tersebut, kalau ide ini jadi dilaksanakan, akan ditandatangani oleh Gubernur DKI atau pejabat bawahannya yang diberi kewenangan untuk itu. Saya yakin para prostitute tidak akan mau didata dan diberi sertifikat sebagai PSK.

Sertifikat biasanya diberikan kepada orang-orang yang berdedikasi dan berprestasi di bidang usaha, bisnis, keilmuan, olahraga, kesenian, pertanian, perdagangan, tata pemerintahan, atau bidang-bidang lain yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Misalnya sertifikasi guru, sertifikasi dosen, sertifikasi peneliti, sertifikasi hakim, atau sertifikasi profesiprofesi lainnya sebagai penghargaan. Bisa juga sertifikat itu diberikan kepada orang yang telah lulus kursus (ujian) atau mengikuti program pelatihan. Pemberian sertifikat itu dimaksudkan untuk mendorong penerimanya untuk lebih terpacu berdedikasi dan berprestasi di bidangnya masing-masing dan memberikan inspirasi dan motivasi kepada orang lain untuk mencontohnya.

Para penerima sertifikat itu sangat senang dan bangga menerima sertifikat itu karena dedikasi dan prestasi mereka merasa diperhatikan dan dihargai. Sertifikat bagi PSK? Itu ide absurd(  http://nasional.sindonews.com/read/996306/18/ide-absurd-lokalisasi-sertifikasi-psk-1430533354/)

Faisal ismail jelas menentang lokalisasi PSK,juga MUI dan lain pihak,apakah Ahok berani menuduh mereka munafik,suci di muka kotor di belakang,suka menyanyikan lagu titik puspa dan bahkan tercebur ke prostitusi?..kalau raja nya BACOT yang tampa fikir panjang makna,kedelaman dan ketepatan nya Ahok raja nya.Ahok pernah berkata kalau Tuhan ngaco dia lawan,itu tanda orang yang besar bacot dari pada otak nya….tetapi heran nya orang model begini masih banyak fans fanatik nya,yan g naif nya muslim ada juga ikut.Ahok tidak tahu atau pura-pura tdak tahu banyak perbuatan tuhan yang ngaco dalam bible,jika ia sudah tahu apakah ia berani melawan Tuhan?

PEMBONGKARAN PROSTITUSI TERPUSAT MENUMPAH KAN PSK KE JALANAN?

Ahok dalam berita berkata:

Ahok mencontohkan, sejumlah tempat prostitusi yang telah dibongkar seperti di Kramat Tunggak dan di Gang Dolly, Surabaya, Jawa Timur, malah menimbulkan makin menjamurnya praktik prostitusi. Khususnya di jalanan, bukan lagi di tempat prostitusi.

“Seperti Kramat Tunggak ditutup sama Bang Yos, lari ke mana? Jalan Raya Cilincing. Sekarang juga di Surabaya, kamu cari aja di pinggiran Surabaya,” ucap Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menjelaskan, wacana untuk melegalkan bisnis prostitusi merupakan cara yang lebih baik ketimbang membiarkan praktik itu hingga menjamur dan meresahkan masyarakat. Belum lagi, sambung Ahok, prostitusi sudah bisa teridentifikasi hanya dengan kasat mata.

Ahok menyebut pemerintah saat ini hanya menangkap para wanita penghibur di pinggiran jalan. Cara itu dinilainya tidak dapat menyelesaikan masalah prostitusi.

“Bagi saya membiarkan kemunafikan seperti ini, ini jauh lebih berbahaya. Lebih baik kita kenali siapa mereka, dia ada di mana, sehingga kita bisa kirim rohaniawan untuk mempertobatkan mereka. Kalau hanya melatih, ditangkap ke panti-panti, enggak bakal selesai,” tukas Ahok.

Apakah dengan di adakan nya lokalisasi prostitusi di apartemen dan pulau seribu menjamin prostitusi tidak tumpah lagi ke setiap sudut jakarta?jika prostitusi sudah tumpah ke apartemen mewah pasti tarif nya makin mahal,dan jika di pulau seribu makin jauh berat di ongkos.tentu lelaki hidung belang berkantong tipis membutuh kan PSK kelas kambing yang dekat dengan mereka.maka PSK akan tumpah lagi ke setiap sudut jakarta,lagi-lagi razia berulang kali di lakukan persis sebelum pra lokalisasi,dan tumbuh subur lagi karena Ahok pasti tak akan mau merajam PSK agar jera,pasti hukuman nya ringan saja,tak ada effek jera.maka lokalisasi makin besar,menggurita dan mewah,PSK tumpah lagi ke jalan dan setiap sudut ruko dan kota.maka ide Ahok tak menjamin penyelesaian masalah,malah menambah masalah.

Perihal PSK yang mangkal di jalan jelas PSK kelas kambing.mengapa Ahok hanya ber argument dengan keberadaan PSK kelas kambing?….apakah Ahok tidak tahu ada gedung-gedung mewah berkedok hotel,spa dan karaoke  yang menyajikan PSK main di tempat dan striptease?.apakah Ahok berani menjamin ketika PSK sudah di lokalisasi tak berdiri tempat2 baru tersembunyi di pertokoan yang banyak di sewakan di jakarta?

Justru penutupan lokalisasi besar membuat PSK kocar kacir,lari ke jalan lalu di razia sana-sini akan makin menekan pergerakan dan jumlah mereka,hingga makin menekan penyakit masyarakat.bukan membuka keran lebar-lebar gaya Ahok yang mau me legal kan nya.justru PSK harus di kocar-kacir kan tampa tempat berpijak lalu di basmi secara terus menerus hingga makin tertekan dan minimal.

Banyak yang tidak tahu,ketika Satpol PP banyak merazia PSK jalanan,banyak PSK tak terganggu pergerakan nya,tak ada razia dan penutupan….mereka praktik di gedung2 mewah di jakarta….banyak di ruko2 yang di beli beberapa pintu lalu di jadikan gedung prostitusi berkedok hotel.anda dapat melihat nya contoh  nya di daerah Kelapa gading,jakarta Utara.sebenar nya jika ada kemauan semua gedung itu bisa di tutup,namun pemerintah tidak serius.

Maka ide Ahok adalah ide ngawur….seharus nya prostitusi terus di razia dan di persempit gerakan nya di manapun kapan pun sampai mereka lelah dan kewalahan,hingga jumlah nya makin minimal,bukan di buka keran selebar-lebar nya.ibarat bakteri di tekan obat agar makin minim bakteri nya,bukan malah mengembang kan bakteri agar lebih besar lagi.

SOLUSI PERTOBATAN PROSTITUSI GAYA AHOK

Ahok berkata:

“Bagi saya membiarkan kemunafikan seperti ini, ini jauh lebih berbahaya. Lebih baik kita kenali siapa mereka, dia ada di mana, sehingga kita bisa kirim rohaniawan untuk mempertobatkan mereka. Kalau hanya melatih, ditangkap ke panti-panti, enggak bakal selesai,” tukas Ahok.

Menurut Ahok ketika apartement dan prostitusi sudah legal menjadi tempat prostitusi maju,berkembang dan mewah,kita kirim para ulama ke tempat itu untuk di ceramahi dan agar bertobat.

Apakah ide itu tidak menggelikan?

Yang ada para ulama itu akan jadi bahan tertawaan di tempat prostitusi raksasa itu,dan mereka bisa jadi akan berkata:

“yang merasa suci di larang masuk,neraka ku bukan urusan mu,surga belum tentu jadi tempat mu”

Justru dengan penangkapan,di beri pelatihan hidup(membuat kueh,menjahit,dll agar besok kerkja halal) justru salah satu ide briliyan.apakah Ahok berani jamin tak ada PSK bertobat saat di latih di panti-panti sosial?..justru lebih masuk akal menangkap PSK,lalu di beri pelatihan keterampilan kerja lalu di suruh tobat ketimbang mengirim ulama ke tempat lokalisasi mewah bersertifikasi gaya Ahok,yang malah menjadi bahan tertawaan para germo dan PSK di sana.boss pelacuran pun belum tentu mau dan memboleh kan ulama-ulama itu masuk dan memerintah kan sekuriti menghadang nya

Wajar Ahok bicara seenak nya tampa fikir…sebab ia sudah terkenal sebagai tukang bacot yang tampa fikir panjang dan dalam.

BACOTAN AHOK:JIKA SEORANG NABI PUN TURUN DI IBUKOTA,PROSTITUSI TIDAK DAPAT DI HILANG KAN

Ahok mengaku pesimistis mampu memberantas praktik prostitusi di Jakarta, baik yang terang-terangan ataupun tertutup di Jakarta. Bahkan menurutnya, bila seorang Nabi turunkan di Ibukota, ia yakin prostitusi tidak dapat dihilangkan.

“Bagi saya bukan mempermasalahkan menghilangkan prostitusi di Jakarta. Enggak mungkin. Nabi turun aja enggak bisa menghilangkan loh,” kata Ahok.

Ahok sok tahu…apakah ia paranormal yang bisa menebak kejadian yang akan datang?…perkataan Ahok tentu merupakan PELECEHAN terhadap nabi-nabi Allah.justru kalau Nabi Muhammad turun dengan banyak mukjzat nya di jakarta,pasti banyak muslimin akan patuh,dia akan di tolong Allah terhadap lawan-lawan nya,lalu beliua menerap kan hukum rajam,apa yang tak bisa di hilang kan oleh para Nabi?semua bisa di hilang kan dengan pertolongan Allah,apalagi seorang Nabi yang melakukan, masalah pastilah beres.pelecehan Ahok pada para nabi wajar,sebab alkitab nya sendiri banyak melecehkan para Nabi Allah.

Dengan peryataan Ahok di atas jelas ia pemimpin pesimistis.seharus nya dia lebih cerdas berfikir(bukan membesar kan bacotan),prostitusi sulit hilang bukan berarti sekalian di buka keran nya lebar-lebar(biar mandi basah sekalian),yang benar adalah mempersempit gerakan penyakit,tumbuh di manapun di persempit.sehingga makin minim orang-orang yang terjerumus.maka solusi razia terus menerus di mana PSK tumbuh lalu di kirim ke panti di didik bekal kerja halal adalah solusi yang paling tepat untuk waktu sekarang ini sampai datang nya kesadaran bangsa ini untuk merajam para PSK ini sesuai hukum islam hingga keberadaan mereka makin kecil sekecil kecil nya,hingga dampak kerusakan tinggal 0.000000000000001 %(nol nya bisa di tambah terus)

Maka solusi legalisasi prostitusi gaya Ahok dengan sertifikasi adalah ide ngawur.solusi kini dengan penutupan lokalisasi besar dan razia kontinu dan beri mereka pelatihan kerja halal adalah solusi jitu pimpinan kita di masa lalu.dalam hal ini saya mengacung kan jempol dengan pemimopin muslim bernama sutiyoso,beda sekali jika kita di pimpin kafir dan muslim  munafik liberal,mereka pasti melegal kan maksiat,bukan meminimalisir nya

Seharus nya ummat islam makin sadar mengapa Allah melarang kita mengangkat pemimpin kafir(baik kalangan kafir sejati dan kafir hati/kaum munafik),jika mereka memimpin kita,mereka akan merusak moral kita dan bangsa kita ke arah permisifisme,hedonisme,maksiat,dst.yang berujung kepada penderitaan hidup dalam individu maupun skala bangsa.

Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan  dalam (menghadapi) orang-orang munafik, Padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri ? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya. Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka  sebagai waliy (pemimpin), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong. (QS. An Nisa: 88-89)

ORANG-ORANG YANG MASIH WARAS MENOLAK IDE NGAWUR AHOK

Ahok berkata bahwa para pejabat yang menolak lokalisasi adalah munafik yang di belakang juga melakukan prostitusi:

Mantan Bupati Belitung Timur itu menjelaskan kendalanya ada pada pembuat kebijakan yang munafik. Terlihat suci di hadapan masyarakat, tapi melakukan prostitusi juga di belakang.

“‎Enggak bakalan bisa deh, selama bangsa banyak oknum pejabat kayak munafik begitu. Kita kan demennya begitu. Tampang suci-suci, suruh nyanyi tuh lagu Kupu-Kupu Malam, Titiek Puspa,” tegas Ahok.

Dengan ditetapkannya praktik prostitusi jadi legal, lanjut Ahok, maka Pemprov DKI akan menarik pajak. Tentunya akan berdampak pada pemasukan PSK tersebut dan pasti mendapat penolakan.

“‎Enggak bakalan jalan. kita lebih demen PSK yang gelap-gelap setorannya banyak,” tandas Ahok.

Berikut daftar para pejabat dan organisasi yang menolak ide ngawur Ahok,mereka itulah yang dengan mulut kurang ajar nya Ahok di cap sebagai munafik yang cuma bertampang suci di depan…..benar2 manusia nekad,sombong dan tak tahu diri……apakah Ahok tidak melihat yang di hujat nya para pejabat-pejabat yang terhormat yang hidup nya bersih dan jauh dari pelacuran?

1)Mensos Khofifah Indar Parawangsa

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa tidak sepakat dengan rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat sertifikat untuk pekerja seks komersial (PSK).

“Dalam prostitusi ada perbudakan, mau disertifikasi atau tidak disertifikasi, disitu ada eksploitasi, kriminalisasi, pedagang manusia termasuk anak,” kata Mensos di Jakarta, Kamis (30/4/2015).

Usai meresmikan Gedung Graha Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS), Mensos mengatakan bahwa sudah semestinya prostitusi tidak didukung.

Karena dalam prostitusi itu ada kejahatan yang sangat serius maka sudah semestinya tidak perlu juga dibuat lokalisasi.
Menurut Khofifah Indar Parawansa, jika ada yang setuju prostitusi dengan membuat lokalisasi maka berarti sebagai sebuah pembenaran terhadap perbudakan.

“Kalau setuju dengan lokalisasi berarti kita kembali memberikan pembenaran terhadap proses perbudakan sendiri,” kata Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa dalam prostitusi itu ada perbudakan dan eksploitasi seksual maupun ekonomi serta perdagangan manusia.

Tapi menurut Khofifah Indar Parawansa, saat ini prostitusi tidak terkait hanya dengan ekonomi semata tapi juga dengan gaya hidup, sehingga muncul berbagai bentuk prostitusi seperti memanfaatkan dunia maya bahkan prostitusi anak.

Upaya yang harus dilakukan salah satunya adalah melalui revolusi karakter sesuai dengan Nawa Cita.
Di samping itu, seluruh elemen bangsa juga harus bergandengan tangan menyelesaikan berbagai permasalahan sosial, karena prostitusi juga hadir salah satunya akibat masalah ekonomi. (Antara)( http://jambi.tribunnews.com/2015/04/30/menteri-sosial-tolak-sertifikat-psk-versi-ahok)

Namun di depan mentri khofifah Ahok berkelit,aneh nya mentri satu ini tidak mengkritik gaya ngeles Ahok( CNN INDONESIA )

2)DPRD DKI Jakarta

Jakarta, HanTer – Keinginan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membangun apartemen khusus prostitusi mendapat kecaman. Kalangan DPRD DKI Jakarta siap mengggalkan rencana Ahok itu.

“Gak benar itu, saya tidak akan mendukung. Ahok harus membatalkan niatnya itu,” kata anggota Komisi D DPRD DKI, Prabowo Soenirman kepada Harian Terbit, di Jakarta, Senin (27/4/2015).

Saat ditanya apabila Pemprov DKI tetap akan melaksanakan rencana tersebut, dirinya mengaku siap menghadang rencana itu. “Ya, coba saja. Komisi D tidak akan setujui pokoknya,” tegasnya.

Harusnya, kata dia, guna meminimalisir prostitusi, pemerintah harus menciptakan lowongan pekerjaan seluas-luasnya. “Itu langkah yang mesti dibuat pemerintah,” ungkapnya.

Sebelumnya, bermaksud meminimalisir praktek prostitusi, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sesumbar untuk membangun apartemen khusus prostitusi. Rencananya pembangunan akan dilakukan di kawasan utara Jakarta. Namun, rencana tersebut mendapatkan pertentangan dari berbagai pihak.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan, pihaknya masih akan melakukan kajian terkait pembangunan apartemen ini. Sebab masih perlu mendapatkan masukan dari masyarakat terkait rencana ini.

“Iya itu ide. Kan nanti dilempar ke masyarakat, kami lihat respon dari masyarakat seperti apa? Bagaimana?” katanya di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2015).

Dia menambahkan, pembangunan apartemen ini tidak akan dibangun di tengah kota Jakarta. Beberapa tempat yang mungkin dijadikan lokasi pembangunan berada di pinggir kota atau di Kepulauan Seribu.

“‎Misalnya di Kepulauan Seribu tempatnya atau mungkin di pinggir mana. Jadi ini masih ide, masih jauh. Nanti akan bergulir terus respon-respon dari masyarakat akan tertampung,” tutup Saefullah.( http://megapolitan.harianterbit.com/megapol/2015/04/28/26654/18/18/DPRD-Tolak-Ide-Gila-Ahok-Bangun-Apartemen-Prostitusi)

3)Tantowi Yahya,Wakil ketua Komisi I DPR

Wakil Ketua Komisi I DPR Tantowi Yahya menegaskan apartemen khusus lokalisasi bukanlah jalan keluar yang tepat. Sebab, kata dia, di era Sutiyoso lokalisasi sudah banyak yang ditutup.

“Lokalisasi itu sejak Pak Sutiyoso sudah disingkirkan, sebenarnya isu itu tidak ada lagi. Jadi, tidak boleh lagi adanya lokalisasi. Apalagi penjelasan gubernur yang singgung banyak pihak. Ya harusnya ikuti saja apa yang dilakukan Sutiyoso,” tegasnya.( http://www.merdeka.com/peristiwa/ahok-dihujat-mau-buat-apartemen-khusus-prostitusi.html )

4)Fahira Idris,Wakil Ketua Komite III DPD 

Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris menilai wacana tersebut sebagai upaya pengalihan isu atas buruknya kinerja Pemprov DKI. “Jadi orang konsentrasinya terpecah. Tingkat kemiskinan menambah, isu reklamasi tertutup jadinya, menurut saya prostitusi ini hanya wacana yang bikin gaduh memperhatikan kinerja pemprov lainnya,” kata Fahira di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/4).

Senator asal Jakarta ini menilai seharusnya sebelum berwacana, Ahok terlebih dahulu memikirkannya secara matang dan membentuk tim ahli/konsultan untuk memberikan pendapat tentang penting tidaknya lokalisasi. Jika seperti ini, kata dia, Ahok tak lebih dari seorang anak kecil yang berbicara ngalor ngidul.

“Sewa tim ahli konsultan, Jakarta itu prostitusi penyebarannya sudah seperti apa, jangan asal jeplak tanpa ada kajian. Alasannya apa kenapa, jadi tidak seperti anak kecil ngomong asal ngawur aja,” tandasnya.( link Idem )

5) Musni Umar,sosiolog dari UIN Jakarta

Merdeka.com – Rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membuat lokalisasi di ibu kota dinilai tidak tepat. Pembentukan lokalisasi untuk mengurangi prostitusi tidak akan efektif.

“Yang paling benar adalah pemerintah dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Karena akar dari orang terjun menjadi PSK karena kondisi ekonomi,” kata sosiolog dari UIN Jakarta, Musni Umar kepada merdeka.com, Selasa (28/4).

Musni berharap ide Ahok perlu dikaji ulang. Dengan rencana berdirinya lokalisasi baru itu justru akan memunculkan masalah baru di tengah masyarakat.

“Gagasan Pak Ahok itu bertentangan dengan Pancasila. Bertentangan juga dengan norma di tengah masyarakat. Karena siapapun yang memimpin tetap harus patuh dengan kehendak rakyat,” ujarnya.

Dalam membangun Jakarta, Ahok tidak bisa bekerja sendirian. Pembangunan sebuah kota diperlukan partisipasi masyarakat. “Jika masyarakat menolak, ya jangan dibuat lokalisasi. Ini akan memunculkan pertentangan,” katanya.

Ahok sebelumnya ingin membangun apartemen khusus PSK. Lokalisasi dibuat agar keberadaan mereka tersentral. Dengan demikian, akan mempermudah Pemprov DKI Jakarta melakukan pendataan.

“Kalau sudah di satu tempat akan mudah kami kontrol. Kami bisa kenali dengan baik siapa mereka. Dan kami bisa selalu tahu dia ada di mana,” jelas Ahok.

Dengan tersentralnya lokasi prostitusi maka akan mempermudah melakukan pendekatan secara persuasif. Caranya dengan mengirimkan rohaniawan ke lokasi tersebut.

“Siangnya bisa dateng pendeta, pastur, kiai, atau guru vihara untuk membantu dia melakukan pertobatan,” terang mantan Bupati Belitung Timur ini.

Jika mereka bertobat maka baru lah Dinas Sosial DKI bisa melaksanakan tugasnya memberi pelatihan dan pembinaan keterampilan kepada mereka. Cara yang ditempuh oleh Dinsos DKI selama ini dengan memberi pelatihan keterampilan dan pembinaan kepada para PSK yang terjaring dalam operasi tanpa memastikan para PSK itu telah bertobat sebelumnya adalah cara yang kurang tepat.

“Mereka biasa layani tamu dapat Rp 2 juta. Sekarang kita cuma latih mereka menjahit sama memasak, ya lari lagi mereka. Saya percaya profesi PSK itu baru bisa sadar saat mereka sudah ada pertobatan. Harus ada gerakan rohani yang membantu mereka bertobat,” ujarnya.( http://www.merdeka.com/jakarta/apa-jadinya-di-jakarta-ada-apartemen-berisi-psk-legal.html )

6)Muhammadiyah

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA — Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melegalkan prostitusi menuai kecaman dari banyak pihak. Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyatakan, jika ormasnya tidak akan tinggal diam apabila Ahok sampai mengeksekusi rencana tersebut.

“Saya kira itu akan menjadi bentuk legalisasi prostitusi yang sangat bertentangan dengan ajaran agama, moralitas, dan budaya bangsa Indonesia,” ujar Abdul Mu’ti kepada Republika, Senin (27/4).

Menurutnya, pemberian sertifikat kepada PSK dan lokalisasi ini sama saja dengan mengizinkan adanya praktik prostitusi di DKI Jakarta. Hal ini sangat tidak sesuai dengan ajaran agama manapun di Indonesia.

“Agar prostitusi tidak menyebar ya jangan dilegalkan, tapi dihentikan. Prostitusi itu kan perbuatan kriminal yang melanggar hukum,” lanjutnya tegas.

Wacana untuk memberikan sertifikat dan lokalisasi kepada para PSK ini disampaikan oleh Ahok saat Rapat Pimpinan di Balai Kota DKI Jakarta, pagi tadi. Sekda Provinsi DKI, Saefullah Yusuf juga telah membenarkan adanya gagasan itu. Rencananya, lokasi yang dipilih untuk menjadi tempat lokalisasi adalah Pulau Seribu.

Tidak hanya Muhammadiyah, sejumlah ormas Islam yang lain juga bersepakat untuk menolak wacana yang digulirkan oleh Gubernur DKI Jakarta ini.( http://www.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/15/04/27/nngq3h-muhammadiyah-tolak-rencana-pemprov-dki-legalkan-prostitusi )

Itulah beberapa yang menolak lokalisasi prostitusi gaya Ahok yang dengan kurang ajar di sebut orang-orang munafik.

PERSATUAN GEREJA INDONESIA JUSTRU DUKUNG IDE LOKALISASI AHOK

Jakarta – Lokalisasi prostitusi yang digagas Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendapat respons positif dari Persatuan Gereja Indonesia (PGI).

Sekretaris Eksekutif Bidang Diakonia Persatuan Gereja Indonesia Jeirry Sumampouw mengatakan jika bisa memilih, idealnya PGI berharap prostitusi dan lokalisasi bisa diberantas.

\\\“Tapi ternyata kan tidak bisa dihilangkan, pengalaman setelah lokalisasi Kramat Tunggak itu ditutup, menurut saya (prostitusi) malah makin mengkhawatirkan dan liar,\\\” kata Jeirry kepada detikcom, Selasa (24\/12).

\\\”Kalau memang kita tidak bisa menghilangkan praktik prostitusi ini, saya setuju dengan Ahok, kita lokalisasi,\\\” lanjutnya. \\\“Ketimbang kita mau sok moralis tapi sesungguhnya juga tidak bisa menghentikannya.\\\”

Jeirry berpendapat prostitusi tetap bisa berkembang, dan malah semakin menjadi-jadi karena banyak faktor. Mulai dari bisnis, manusia yang sulit menahan syahwat, serta sejumlah kemiskinan mendorong orang terjun ke pelacuran.
Itu sebabnya, kata dia, pendekatan dengan penekanan moral, ternyata tidak bisa menghentikan praktik prostitusi, sejak sejarah manusia ada di bumi.

Dia mencontohkan, prostitusi jalanan yang mulai menjamur setelah Kramat Tunggak ditutup. Meski selalu dirazia petugas, pelacuran tetap ada di jalan-jalan. Daripada membiarkan prostitusi tumbuh liar dan terselubung, Jeirry menilai legalisasi akan lebih bermanfaat.

Pasalnya, semakin liar, maka akan makin sulit mengontrol penyakit seperti HIV\/AIDS. Apalagi, prostitusi saat ini juga sudah sangat memprihatinkan karena masuk dalam rumah-rumah kos. Artinya, lanjut Jeirry, pelacuran masuk ke kehidupan sehari-hari masyarakat dan tersebar di seluruh pelosok kota sehingga tidak bisa dideteksi.

Akibatnya, tak hanya efek secara medis yang sulit dikontrol, dampaknya secara sosial juga akan berpengaruh pada perubahan nilai. Pilihan lokalisasi dianggap cara untukk menyelamatkan kehidupan.

\\\”Kami lebih sepakat dengan cara pikir Ahok, bukan karena dia kristen. Saya kira banyak juga orang muslim yang punya pandangan seperti dia, melihat kemanfaatan kebijakan itu,\\\” tutur Jeirry.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan menegaskan bahwa sikap MUI menolak dengan tegas jika Pemda DKI jadi membangun lokalisasi prostitusi. Sebab, lokalisasi tidak akan mengilangkan permasalahan yang ada.

“Itu hanya solusi yang bersifat sementara, mungkin, menurut saya itu bukan solusi. Malah menambah masalah baru.\\\”( http://news.detik.com/berita/2452396/beda-dengan-mui-persatuan-gereja-indonesia-dukung-lokalisasi-pelacuran?9911012= )

saya mempunyai beberapa catatan mengenai berita di atas:

1)”Kalau memang kita tidak bisa menghilangkan praktik prostitusi ini, saya setuju dengan Ahok, kita lokalisasi,” lanjutnya. “Ketimbang kita mau sok moralis tapi sesungguhnya juga tidak bisa menghentikannya.”

Komentar:

Karena indonesia tidak berlandas syariat islam lah prostitusi tak bisa di berantas ke titik minimal.tetapi solusi yang kini ada sudah lumayan dengan razia intensif,lalu di adakan penangkapan,lalu memberikan pelatihan kerja,hingga prostitusi di tekan minimal.jika ada lagi tumpas lagi,begitulah cara tepat menghadapi bakteri penyakit,bukan membesar bakteri nya.apakah karena penyakit tak bisa di hentikan obat lalu penyakit itu di biar kan membesar malah di pelihara?logika macam apakah ini?….berbuat menekan seminimal mungkin prostitusi adalah solusi terbaik ketimbang membiar kan prostitusi menggurita besar hingga merusak moral masyarakat.justru yang merusak moral di perangi dan di tekan sekecil mungkin bukan malah di biar kan membesar hingga memberi peluang ribuan lelaki hidung belang dan PSK menikmati legalitas prostitusi yang semakin luas.

2)“Tapi ternyata kan tidak bisa dihilangkan, pengalaman setelah lokalisasi Kramat Tunggak itu ditutup, menurut saya (prostitusi) malah makin mengkhawatirkan dan liar,” kata Jeirry kepada detikcom, Selasa (24\/12).

Komentar:

Hebat sekali….menurut saya….apakah Jerry sudah survey ke lapangan atau hanya asumsi pribadi saja?…apakah Jerry tidak juga memikir kan akan ada nya PSK yang tobat dan pulang kampung ketika lapak nya di gusur?….justru pusat pergerakan prostitusi harus di binasa kan dan sisa-sia nya yang ke jalan hidup nya di persulit dengan razia hingga kerusakan moral di tekan sekecil mungkin.tidak terberantas nya total karean pemerintah tidak serius melakukan razia terus menerus untuk mendesak hidup dan pergerakan mereka agar makin sulit.dan tak ada nya hukum rajam bagi pezinah.

3)Jeirry berpendapat prostitusi tetap bisa berkembang, dan malah semakin menjadi-jadi karena banyak faktor. Mulai dari bisnis, manusia yang sulit menahan syahwat, serta sejumlah kemiskinan mendorong orang terjun ke pelacuran.

Komentar:

Lucu dengan Jerry ini……seharus nya ia telah melihat penyebab mengapa prostitusi sulit di berantas….yakni bisnis…..beranikah Jerry berkata untuk menghapus prostitusi bisnis nya harus di tutup?..padahal itu salah satu solusi nya yang tak ia sadari.soal kemiskinan adalah omong kosong…..sebenar nya PSK itu di kampung mempunyai rumah dan tidak hidup kelaparan,namun karena tergiur hidup mewah seperti masuk salon,punya smartphone,punya mobil bagus,makan enak,gaya hidup kota,fashion bagus dll maka mereka melacur.jika lokalisasi di legal kan maka akan banyak orang berotak pendek ini tampa takut-takut Razia Satpol PP lagi pergi ke kota menjadi pelacur,hingga dengan ada nya lokalisasi gaya Ahok justru pelacuran makin menggurita dan bertambah jumlah nya,permintaan pelacuran liar pun belum tentu surut mengingat akses ke apartement mahal dan ke pulau seribu jauh dan mahal.

4)Itu sebabnya, kata dia, pendekatan dengan penekanan moral, ternyata tidak bisa menghentikan praktik prostitusi, sejak sejarah manusia ada di bumi.

Komentar

Pendekatan moral di negara mana yang di maksud Jerry?apakah negara-negara itu sudah serius menangani prostitusi?atau membiar kan nya saja?…jika pendekatan moral nya khotbah tampa ada hukuman yang tegas maka kurang efektif,walau ada PSK yang berobat,tetapi wadah nya masih ada(berupa rumah-rumah bordil).dalam islam ada hukum rajam bagi pezinah yang jika di terap kan akan menekan sekecil dan seminimal mungkin pelacuran.bukan pasrah malah mendirikan lokalisasi pelacuran.yang malah membuat bisnis pelacuran makin besar dan menggurita.

5)Pasalnya, semakin liar, maka akan makin sulit mengontrol penyakit seperti HIV/AIDS. Apalagi, prostitusi saat ini juga sudah sangat memprihatinkan karena masuk dalam rumah-rumah kos. Artinya, lanjut Jeirry, pelacuran masuk ke kehidupan sehari-hari masyarakat dan tersebar di seluruh pelosok kota sehingga tidak bisa dideteksi.

Komentar

Apakah Jerry bisa menjamin ketika pelacuran di lokalisasi di pulau seribu atau apartemen tidak ada lagi pelacur yang tumpah ke jalan dan rumah-rumah kos?apakah Ahok dan Jerry berani menjamin?apalagi jika razia masih bisa di suap dan hukum tidak tegas dan keras,maka lokalisasi makin menggurita pelacuran di jalan dan kos pun tak bisa di tumpas habis karena lemah nya hukum dan suap yang biasa di negara yang gemar pelacur dan korup.jika pun tak tumpah ke jalan mereka ber operasi di kosan dan ruko2.tak ada jaminan ketika pelacuran sudah di lokalisasi dan menggurita tak ada lagi pelacuran di kosan,salon kecantikan dll.maka ide Ahok adalah ide instant yang kata Fahira idris ide orang yang malas mikir.

JIKA LOKALISASI BERHASIL DI TERAP KAN

Ahok ingin pelacuran ingin di pusat kan di apartemen dan kepulauan seribu akan memberi dampak sebagai berikut:

1)Pelacuran lama-lama akan di anggap menjadi pekerjaan yang di sanding kan dengan pekerjaan lain nya seumpama pegawai kantor,pedagang dll…..sebab sudah di beri status resmi oleh pemerintah.lama-lama masyarakat tak menganggap ini profesi hina….”mereka resmi kok,di restui aturan pemerintah” dll kilah.

2)Kalau dulu banyak wanita ragu menjadi pelacur karena kesulitan yang menghadang(razia dll),kini mereka akan makin berani dan tampa ragu menjadi pelacur profesional ke pusat-pusat lokalisasi.hingga jumlah pelacur menjadi meningkat dan bisnis ini makin menggurita dan besar….sementara tak ada jaminan PSk tak tumpah lagi ke kosan dan ruko secara gelap.maka masalah makin pelik dan ruwet,moral bangsa makin anjlok karena ide dangkal Ahok dan gereja.

3)Masa tenang dan damai bagi bisnis pelacuran ini tentu akan di mamfaat kan oleh para pebisnis pelacuran.mereka akan mengembang kan bisnis ini tampa takut takut lagi dengan pengembangan yang canggih dan menggurita.sebab tak ada lagi hadangan hukum.mereka akan mengembang kan berbagai fantasi sex di rumah-rumah bordil hingga meningkat kan Adiksi pada pelacuran.dan lama-lama bisnis pornografi makin meningkat…lagi-lagi jika Ahok masih hidup tentu dia akan meminta bisnis itu di legal kan pula atas alasan Jepang rendah tingkat perkosaan nya padahal padat dengan pornografi.

4)Broken home dan korupsi makin merajalela…..di mana sang Bapak sibuk main pelacur dan banyak korupsi karena biaya tinggi dengan kegemaran pada pelacur.jika dulu main sembunyi-sembunyi kini makin mudah akses ke pelacur tampa takut razia.

5)Pelacuran jalanan jika pun tiarap mereka akan lari ke kosan,ruko,rumah dll…..apakah lelaki berkantong cekak mampu membayar pelacur kelas apartemen dan sanggup biaya ongkos ke pulau seribu?…maka permintaan pada pelacuran di luar lokalisasi tetap meningkat walau dengan sembunyi2.maka kondisi pelacuran bukan nya berkurang malah bertambah kualitas dan kuantitas nya,itu karena ide gila Ahok

Masih banyak lagi dampak2 buruk jika ide gila Ahok berhasil di terap kan.untung nya pejabat-pejabat di negri kita ini masih waras menolak ide gila dari orang yang gemar omong besar ini.

INI LAH BUKTI MENGAPA KITA DI LARANG MEMILIH PEMIMPIN KAFIR DAN MUNAFIK

Allah melarang kita memilih mereka karena jika mereka memimpin akan merusak moral bangsa dan umat islam.mereka amat permisif dengan pelacuran,miras,perjudian,dan lain-lain maksiat.dan amat lembek dan masa bodoh dengan penyebaran segala bentuk maksiat…seperti Ahok berkata jangan menghakimi kaum LGBT

Menurut Ahok, sulit melarang gerakan sejenis LGBT beredar. Sebab, pada dasarnya tidak ada agama yang melegalkan gerakan seperti itu, sama seperti zina dan korupsi.

“Jadi saya pikir gimana cara meluruskan mereka lah. Ini susah, zaman dunia ini makin lama makin ngaco. Lama-lama orang makin enggak percaya Tuhan. Makanya kita yang masih percaya Tuhan, mestinya kita juga enggak bisa menghakimi mereka,” kata dia.

“Sekarang siapa yang enggak pernah buat salah? Yang penting bagi kami jangan sampai terjadi penularan HIV/AIDS, karena terjadi sesuatu seperti ini. Karena di kalangan mereka juga banyak sekali ditemukan seperti ini. Bagi kami adalah mencegah itu,” sambung Ahok.( http://news.liputan6.com/read/2421401/ini-komentar-ahok-melihat-fenomena-lgbt )

Sikap lembek ini berdasar pada ajaran kasih yang di salah tafsir kan.ajaran kasih Yesus memang baik,tetapi DI TAFSIR KAN SECARA RUSAK oleh umat kristen hingga tidak mau menghukum pezinah,pelacur,kaum LGBT,dll.padahal yesus walau mengajar kan kasih juga tegas dengan pedang dan menghukum mati penyesat.

Maka umat muslim harus sadar memilih pemimpin kafir itu berbahaya…boleh lah mereka menuntas kan kali agar bersih,tidak korupsi dll tetapi selain membangun mereka meroboh kan.mereka membangun tetapi mereka di sisi lain merusak moral bangsa.dengan permisif nya mereka pada prostitusi,LGBT,miras,perjudian,dll.maka memang kali bersih,tuan Bahlul naik sedan segar mata melihat kali bersih menuju apartemen lokalisasi.lalu menghambur kan harta di sana,rumah tangga jadi broken home karena ayah kecanduan pelacur,narkoba jadi pilihan.maka kali bersih tetapi rumah tangga hancur…begitulah kerja pemimpin kafir,mentereng di luar hancur dalam….tetapi umat muslim yang mendukung Ahok tak akan berfikir sejauh itu.