sanaa

Palimpsest of Codex Sanaa 01-27.1, Dâr al-MakhTûTât al-Yamanîya, Sanaa, (Photo: Gerd-Ruediger Puin; 1)…perhatikan bayang tulisan di belakang dari hasil photografi ultraviolet….tulisan berbayang itu lower teks yang secara konyol dan salah di sangka Puin versi quran ratusan tahun lebih tua dari islam

Kali ini penulis hendak mengomentari tulisan di wikipedia mengenai manuskrip yaman/sanaa yang di klaim para pengkritik islam berbeda engan quran mushaf usmani.heran nya hingga detik ini mereka tidak pernah menunjuk kan ayat-ayat mana dari quran manuskrip yaman berbeda dengan Quran mushaf usmani dalam debat di negri kita ini.

Jika perbedaan dengan mushaf usmani hanya soal perbedaan kata dengan mushaf usmani,tentu itu bukan perbedaan serius.contoh mushaf usmani menulis dalam surat Baqarah ayat 191

حَتَّىٰ يُقَـٰتِلُوكُمْ فِيهِ

sedang kan naskah lain menulis:

حَتّی يُقـٰتِلوکُم

ﺣ/ / ٮٯٮـ(ـلو) کم

Maka penulis naskah di yaman masa itu cuma salah menulis saja…..lupa atau silap menulis kan FIIHI pada akhir kalimat.baca lebih lanjut varian ini pada wikipedia .

quran

Maka manuskrip yaman silap menulis kan FIIHI pada ayat di atas bukan berarti quran manuskrip yaman berbeda dengan usmani secara total……penulis di yaman cuma silap saja…maka di perlukan penyeragaman tulisan dan bacaan dengan pembentukan mushaf usmani . mushaf usmani di bentuk di madinah,pusat Quran,sahabat,ilmu,penghapal quran,pengkaji quran,dll,maka Mushaf usmani standart yang palin valid untuk mengkoreksi semua salinan yang tersebar saat itu.maka setelah mushaf usmani di sebar….maka mushaf2 lain yang keliru dalam tulisan atau ada catatan kaki tafsir di bakar usman.tujuan nya agar kemurnian quran terjaga.contoh mencegah masuk nya tafsiran ke dalam badan ayat seperti kasus di dunia kristen dengan Comma johannenum nya.

Dan tampak nya manuskrip yaman ini salah satu quran yang salah salin namun luput dari pembakaran pada saat itu.seperti kata Alien  Jones pengajar studi Qur’an di Universitax Oxford,ia berkata:

[Jones] meyakini bahwa Al-Qur’an Sana’a bisa saja merupakan salinan yang salah yang digunakan oleh orang-orang yang belum menggunakan teks Uthmanic. “Bukan hal yang tidak mungkin setelah penyeragaman ke teks Uthman, butuh waktu yang lama untuk penyaringan.’

Maka sebenar nya manuskrip yaman tak mampu meruntuh kan mushaf usmani…justru mushaf usmani adalah mushaf standart pertama dan tertinggi yang meng koreksi manuskrip yaman.mushaf usmani di saksikan sejarah dan ribuan sahabat,bahkan tertulis di buku-buku hadist bukhari,muslim,tirmizi dll,bahkan kitab sebelum nya seperti Al-Umm,Muwatha imam malik,buku dari imam-imam adab ke 1 dan 2 hijriyah semua menulis kan ayat-ayat mushaf usmani kini.maka mushaf usmani lah yang paling valid dan di pakai luas saat itu,karena itu memang teks murni quran.

Varian teks justru lebih parah dalam bible….beda nya dengan quran,quran mempunyai sejarah kodifikasi dan pembentukan quran dengan sejarah yang terang dan tahu bahwa mushaf usmani standart tertinggi koreksi teks yang lain.berbeda varian bible,kita tidak tahu kitab mana dan salinan mana yang menjadi standart tertinggi untuk mengkoreksi varian-varian itu.John Mill ‘s 1707 Perjanjian Baru Yunani diperkirakan mengandung sekitar 30.000 varian dalam aparatus tekstual yang menyertainya yang didasarkan pada “hampir 100 [Yunani] naskah.” Eberhard Nestle perkiraan jumlah ini pada tahun 1897 sebagai 150,000-200,000 varian. Bart D. Ehrman memperkirakan bahwa ada “antara 200,000-400,000 varian [di] beberapa juta halaman naskah,” dan pada tahun 2014 Eldon J. Epp mengangkat perkiraan setinggi 750.000. perkiraan terbaru menempatkan jumlah varian non-ejaan antara naskah Perjanjian Baru sekitar 500.000.( https://en.wikipedia.org/wiki/Textual_variants_in_the_New_Testament )

Sekarang saya mau mengomentari penulisan dalam wikipedia tentang manuskrip sanaa:( https://id.wikipedia.org/wiki/Manuskrip_Sana’a )

MANUSKRIP SANAA DI TEMUKAN TAHUN 1972

Kutipan Wikipedia:

Manuskrip Sana’a, ditemukan di Yaman pada tahun 1972, dianggap (oleh sebagian orang) sebagai versi paling tua dari Qur’an

Tentu pandangan ini sudah usang kini……versi Quran tertua baru-baru ini justru di temukan di Brimingham:( https://id.wikipedia.org/wiki/Manuskrip_Alquran_Birmingham / https://en.wikipedia.org/wiki/Birmingham_Quran_manuscript )

Pada tulisan wikipedia bahasa indonesia tertulis:

Dua halaman tersebut berukuran folio yang ditulisi dikedua-sisinya dengan ukuran tulisan yang terukur dan mudah dibaca. Sebagian halamannya memuat ayat 18-31 dari surah Al-Kahf sementara bagian lainnya memuat bagian akhir ayat 91-98 dari surah Maryam dan 40 ayat pertama dari surah Ta Ha, seluruh ayatnya yang terbaca sangat identik dengan teks pada Alquran saat ini.

Maka quran tertua justru identik dengan quran saat ini…..jelas quran Brimingham adalah quran yang memakai standart usmani,sedang manuskrip yaman terdapat beberapa salah penulisan.dan itu wajar karena kesalahan manusiawi belaka.maka yaman lambat laun memakai mushaf usmani sebagai mushaf yang murni dan benar mengkoreksi kesalahan salin.jika pun kelak di Thaif di temukan manuskrip quran Thaif misal nya,ada kesalahan penyalinan,tak lantas mengecil kan mushaf usmani yang punya otoritas tinggi,sanad yang terang dan sejarah yang terang.

quran brimingham

Lihat lah persamaan menakjub kan quran manuskrip Brimingham dengan quran kini……wamaa tilka di yamiinika yaa Muusa namun tulisan saat itu belum mengenal titik misal pada ta…ba…yaa dll

 

quran brimingham 2

Lihat juga persamaan menakjub kan antara manuskrip Brimingham dengan quran kini contoh Thaaha maa anzalna alaikal quraan li tasyqaa namun tulisan nya belum mengenal titik

TES KARBON-14

Kutipan Wikipedia

Walaupun teks tersebut bertanggalkan hingga dua dekade awal pada abad 8 (kira-kira 70 tahun setelah kematian Nabi Muhammad), tes dengan karbon-14 menunjukan beberapa perkamen dalam kumpulan ini sudah ada sejak abad 7 dan 8.

Secara garis waktu Berikut Khulafaur Rasyidin Dan hal penting setelah nya sesuai tahun masehi:

  1. Khalif Abu Bakar shiddiq(632-634)
  2. Khalif Umar bin Khattab(634-644)
  3. Khalif Usman bin Affan(644-655)
  4. Khalif Ali bin Abi Thalib(655-660)
  5. Berdiri Bani Umayyah(661)
  6. Khalif Muawiyah(661-680)
  7. Khalif Yazid bin Muawiyah(680-683)
  8. Khalif Muawiyah bin Yazid(683-684)
  9. Khalif Marwan bin Al-Hakam(684-685)
  10. Khalif Abdul malik bin Marwan(685-705)
  11. Khalif Sulaiman bin Abdul Malik(705-716)

Abad ke 7 rentang 600 s/d 699 M….Abad ke 8 rentang antara 700 s/d 799 M

Pertama kita bahas kutipan pertama:

Walaupun teks tersebut bertanggalkan hingga dua dekade awal pada abad 8 (kira-kira 70 tahun setelah kematian Nabi Muhammad),

Nabi Muhammad wafat tahun 632 M.jadi 70 tahun setelah wafat Nabi Muhammad sekitar tahun 702 M.itu sezaman dengan Khalif Abdul Malik bin Marwan.tentu yang jadi pertanyaan apakah semua teks manuskrip sanaa itu di tulis sekitar tahun 702 M?.berarti quran di tulis sekitar tahu 702 M dan baru muncul sekitar tahun itu?jadi quran di tulis oleh orang-orang yang tak di kenal di masa Bani Umayyah?

Jelas analisis itu ngawur……kalimat wikipedia di atas sayang nya tidak menyertai rujukan nya dari mana.

sana

Jika awal quran muncul zaman Khalifah Abdul malik bin Marwan,maka siapa yang menulis quran itu?bisakah kristen2 yang suka jualan tentang manuskrip sanaa bisa menjelas kan nya?.padahal zaman awal banyak di penuhi para sahabat,tabi in,tabiut tabi in yang jumlah nya sangat banyak yang semua nya meriwayat kan quran mushaf usmani,juga di buku2 islam abad pertama hijriyah penuh dengan mushaf usmani,dan kitab-kitab hadist sahih juga berisi ayat-ayat mushaf usmani.maka TEORI quran awal di tulis tahun 702 M adalah teori ngawur…..kristen tak akan mampu menjawab pertanyaan siapa penulis manuskrip sanaa itu jika di tulis tahun 702 M.bagaimana sejarah nya?dll.

Lanjut kutipan wikipedia selanjut nya:

tes dengan karbon-14 menunjukan beberapa perkamen dalam kumpulan ini sudah ada sejak abad 7 dan 8.

Jadi menurut Tes karbon-14,BEBERAPA perkamen dan kumpulan manuskrip sanaa sudah ada sejak  Abad ke 7 rentang 600 s/d 699 M….Abad ke 8 rentang antara 700 s/d 799 M

Rentang abad ke 7 termasuk abad nya Khulaufaur Rasyidin,juga Usman bin Affan.jadi menurut tes karbon-14 cocok jika kita katakan manuskrip quran  sanaa sezaman dengan Khulafaur rasyidin,dan itu lebih masuk akal jika di gabung kan dengan sejarah islam yang mempunyai raksasa rantai sanad yang jelas.jadi manuskrip quran sanaa hakikat nya kesalahan penulisan orang-orang yaman pada quran,lalu di koreksi dengan Mushaf standart,mushaf usmani.maka wajar jika setelah tak terpakai banyak salinan salah salin itu di taruh di atas loteng masjid agung Sanaa.rupa nya orang-orang di yaman tak membakar naskah2 salah salin itu seperti hal nya Usman bin Affan membakar Mushaf2 lain di Madinah.tapi cukup menaruh nya di atas loteng masjid.saya tak mengerti tulisan wikipedia tentang letak manuskrip ini,apa manuskrip ini ada di atas loteng atau di tempat lain,yang jelas itu tak masalah,inti nya orang-orang yaman tak membakar musahf salah salain itu,tapi meletak kan nya sebagai barang tak terpakai di mesjid agung sanaa.seperti nya memang di simpan di atas loteng masjid itu.

Adapun abad ke 8 di mungkin kan bukan termasuk manuskrip quran.sebab yang di namakan manuskrip sanaa terdiri dari salinan yang di anggap Quran dan non quran

 

The Sana’a palimpsest, dubbed Ṣanʿā’ 1, is one of the oldest Quranic manuscripts in existence.It was found, along with many other Quranic and non-Quranic fragments, in Yemen in 1972 during restoration of the Great Mosque of Sana’a………………….The preserved fragments comprise Quranic and non-Quranic material( https://en.wikipedia.org/wiki/Sana’a_manuscript )

Jika quran di bawa hingga abad ke 8,tentu perkiraan itu hanya teori ngawur….yang masuk akal manuskrip quran sanaa berasal dari abad ke 7 M.cocok semasa dengan Khulafaur Rasyidin.dan manuskrip ini tergeser dengan Mushaf usmani.

JIka kita merujuk ke Wikipedia bahasa inggris di temukan perkiraan tahun-tahun berikut:

  • Lower teks ada sebelum 671 M dengan akurasi 99%=itu berarti lagi-lagi se zaman dengan Khulafaur Rasyidin.
  • perkamen di mana naskah kuno yang lebih rendah tertulis  radiokarbon dengan akurasi 99% untuk sebelum 671 M, dengan probabilitas 95,5% menjadi lebih tua dari 661 M dan 75% probabilitas dari sebelumnya 646=Semua tahun itu Alhamdulillah sezaman dengan Khulafaur Rasyidin,bahkan tahun 646 itu sezaman dengan khalifah Usman bin Affan.dan dengan permainan probabilitas maka carbon-14 tak lah tepat dan akurat 100% dalam menunjuk kan umur naskah yang paling riil.

Jelas manuskrip quran Sanaa ada sezaman dengan khulafaur Rasyidin,dan merupakan salinan salah orang-orang yaman pada quran.lalu di koreksi dengan mushaf Usmani.sebagai contoh kasus dalam quran manuskrip sanaa surat Baqarah ayat 87,perhatikan quran mushaf Usmani ini:

qaffayna

Quran manuskrip sanaa terdiri dari 2 lapis tulisan…..tulisan lama di hapus di sebut lower teks dan tulisan baru quran di tulis di atas nya.sebagai contoh dalam Lower teks quran sanaa tertulis ayat yang salah salin:

wa-qaffaynā ‘ala āthārihi

Ayat itu dalam manuskrip sanaa adalah lower teks,yakni teks yang sudah di hapus oleh penulis quran sanaa.jika kita lihat dengan mata telanjang teks itu tak terlihat.hanya dengan fotografi ultraviolet teks yang sudah terhapus itu terlihat berbayang dan muncul dengan warna coklat muda.di atas teks yang di hapus itu,penulis manuskrip sanaa menulis teks baru di atas teks yang terhapus yang sama dengan Mushaf Usmani yakni:

wa-qaffaynā min ba’dihi

Justru Quran manuskript yaman membuktikan kemurnian quran.pada awal nya orang-orang yaman salah menulis atharihi,lalu ketika ada standart teks usmani,mereka memperbaiki kesalahan salin itu dengan menghapus nya dan menulis teks yang benar dari standart Usmani menjadi Ba’dihi di atas lower teks yang sudah terhapu itu.

Menghapus teks lama dan menulis teks baru di atas nya adalah praktek wajar zaman kuno.hal itu karena mahal nya bahan untuk menulis naskah zaman itu.naskah dua lapis tulisan itu di sebut Palimpsest .

Contoh naskah manuskrip sanaa mempunyai lower teks dengan fotografi ultraviolet dapat anda lihat di http://www.islamic-awareness.org/Quran/Text/Mss/soth.html  di bawah judul The Use Of Ultraviolet Photography In Studying palimpsests

sayang nya photo nya tak bisa di unggah atau di screen shoot di sini karena berhubungan dengan hak cipta photo.dalam link di atas di sipul kan dari ilmuan yang meneliti manuskrip sanaa adalah lower teks milik priode sahabat nabi….dan teks atas dari manuskrip sanaa adalah milik tradisi usmani…jadi quran manuskrip sanaa berbeda denga quran usmani adalah cuma isu basi saja dengan penelitian2 yang lebih baru dan mutakhir setelah dengan teliti membaca manuskrip sanaa itu.

DI TEMUKAN DI MASJID AGUNG SANA’A,YAMAN

Kutipan wikipedia:

Pada tahun 1972, pekerja bangunan yang merenovasi dinding di loteng Masjid Agung Sana’a di Yaman, menemukan sejumlah besar perkamen dan manuskrip kuno. Mereka tidak menyadari apa yang mereka temukan dan mengumpulkan dokumen-dokumen tersebut, dan memasukkannya ke dalam 20 karung kentang, kemudian meninggalkannya di salah satu tangga menara Masjid

Penemuan ini bukan saja menemukan quran sanaa…tetapi juga materi-materi non quran.dan mengapa quran sanaa di simpan entah di loteng atau bagian apapun masjid itu menunjuk kan naskah itu tidak di pakai lagi setelah di tulisQuran yang benar dari susunan mushaf usmani.naskah salah salin dan tidak rapi itu akhir nya di simpan sebagai barang tak terpakai di entah di loteng atau atap masjid itu.rupa nya orang-orang yaman memilih cara membuang nya di gudang sedang di madinah dengan cara membakar setelah Quran mushaf Usman menjadi quran yang resmi dan paling valid.walau lower teks yang salah salin di hapus lalu di tulis teks yang benar dari tradisi usmani,rupa nya naskah2 itu tetap masuk gudang mungkin karena kurang rapi dalam penulisan…..di ganti penulisan yang lebih rapi dengan tradisi usmani dengan semakin berkembang nya kaligrafi quran dan tulisan arab.

Masjid Agung Sanaa di bangun di reruntuhan istana Ghundam .sebuah istana kuno dan juga benteng di Sanaa.Menurut ahli geografi Arab dan sejarawan, Al-Hamdani (c. 893-945), batu fondasi dari Ghumdan Palace diletakkan oleh Sem, anak Nuh.

BERMULA QADHI ISMAIL BIN AKWA MEMINTA BANTUAN INTERNASIONAL MEMERIKSA DAN MELESTARIKAN SERPIHAN-SERPIHAN NASKAH

Kutipan wikipedia:

Presiden (saat itu) dari Otoritas Kepurbakalaan Yaman, Qadhi Isma’il Al-Akwa’, menyadari adanya kemungkinan penemuan ini adalah penemuan penting. Al-Akwa meminta bantuan internasional dalam memeriksa dan melestarikan serpihan-serpihan naskah itu, dan pada tahun 1979 berhasil menarik perhatian seorang ilmuwan German, yang kemudian membujuk pemerintah Jerman Barat untuk mengorganisir dan membiayai proyek restorasi.

Tes karbon-14 menunjukkan beberapa perkamen berasal dari tahun 645-690 sesudah masehi. Periode ini cukup panjang, terutama jika perkamen itu digunakan ulang, yang wajar dilakukan pada zaman dahulu. Sedangkan kaligrafinya berasal dari tahun 710-715 sesudah masehi.Secara umum yang diketahui saat itu adalah “belum pernah ada manuskrip yang berasal dari sebelum abad ke 9.”

Melihat tahun 645-690 sesudah masehi,priode itu sejak masa pemerintahan Usman bin Affan hingga masa kahlif Abdul malik bin marwan.kita harus memahami bahwa beberapa naskah manuskrip sanaa mempunyai rentang dari masa Khalifah usman hingga Khalif umayyah Abdul malik bin Marwan.hal ini bisa di jelaskan bahwa orang-orang yaman menyalin Quran sejak masa usman bin affan atau bahkan sebelum nya,pada mula nya mereka mengalami salah salin lalu ketika mushaf usman telah di sebar hingga yaman,orang-orang yaman melihat banyak salah salin dalam salinan mereka,lalu mereka menghapus kalimat yang salah salin itu(menjadi lower teks) lalu di ganti dengan naskah valid dari tradisi usmani(menjadi teks atas atau superior teks)…..setelah itu naskah itu masih di pakai,namun ketika orang-orang yaman menyalin quran lebih rapi dari contoh mushaf usmani,maka mereka mulai meninggal kan naskah sanaa yang kurang rapi dari tumpang tindih tulisan….maka naskah2 yang tak terpakai lagi itu orang-orang yaman mulai mengemas nya lalu menyimpan nya dalam karung dan di taruh di atas loteng masjid sebagai barang yang tidak terpakai lagi.

Varian tahun dalam karbon-14 sudah saya tulis di atas menunjuk kan karbon-14 pun bermain probabibilitas.

Kalimat wikipedia yang aneh adalah

kaligrafinya berasal dari tahun 710-715 sesudah masehi

Bagaimana itu mungkin sedang menurut penulis sendiri rentang naskah itu dari tahun 645-690 sesudah masehi?

GERD PUIN MENG ORGANISIR DAN MENGAWASI RESTORASI MANUSKRIP

Kutipan wikipedia:

Restorasi manuskrip ini diorganisir dan diawasi oleh seorang ahli kaligrafi arab dan paleografi Qur’an yang bernama Gerd R. Puin dari Saarland University, di Saarbrücken, Jerman. Puin telah memeriksa bagian-bagian perkamen yang ada dalam kumpulan ini secara menyeluruh, dan mendapatkan urutan ayat-ayat yang tidak biasa, perbedaan kecil dalam teks, dan orthografi serta hiasan-hiasan artistik dengan gaya yang langka ditemukan. Beberapa manuskrip juga merupakan contoh langka yang ditulis dalam bahasa Arab Hijazi awal. Walaupun bagian-bagian yang ditemukan ini berasal dari sebuah Qur’an tertua yang pernah ditemukan, bagian-bagian ini juga merupakan sebuah palimpsest, dengan tulisan -tulisan baru yang menggantikan versi Qur’an yang bahkan lebih tua lagi.

Sepanjang pengalaman saya mengamati kritikan kristen pada quran,mereka amat bersorak atas bagian yang saya bold biru di atas tampa memahami apa masalah nya.link wikipedia ini baik bahasa indonesia dan inggris kerak mereka rujuk tampa mengerti isi kalimat nya dengan pasti.bahkan mereka menyangka maksud tulisan itu ada quran yang lebih tua lagi yang berbeda dengan quran usmani🙂 .padahal maksud nya yang lebih tua itu lower teks dari kesalahan salin.semua sudah saya bahas di atas.

Ayat-ayat yang tak biasa tentu nya dari kesalahan salin yang terletak pada lower teks….bagian kutipan atas ini hanya ada di wikipedia bahasa indonesia,tidak ada dalam wikipedia bahasa inggris.pada wikipedia bahasa inggris ada bahasan yang lebih detail dan cerdas bahwa lower teks memang berbeda dengan mushaf usmani,tetapi lower teks di hapus untuk memperbaikinya dengan versi usman.

quran yang lebih tua lagi adalah lower teks dari salah salin orang-orang yaman lalu di hapus lalu di perbaiki dengan versi usman.urutan ayat tak biasa itu wajar ketika mushaf urutan usman belum lagi begitu familiar di pakai.maka soal urutan nomor sekian daripada PR memperbaiki kesalahan salin teks.perbedaan kecil teks juga kesalahan dan kesilapan salin yang sudah saya bahas di bagian atas dari tulisan saya ini.

KESALAHAN ANALISIS GERD PUIN

Kutipan wikipedia:

Sementara penggalian dilanjutkan, lebih banyak halaman yang ditemukan. Dari tahun 1983 hingga 1996, sekitar 15.000 dari 40.000 halaman telah dipulihkan, termasuk 12.000 pecahan yang berasal dari abad ke-8.

Pada tahun 1999, Editor eksekutif website The Atlantic MOnthly Toby Lester, memberitakan penemuan Puin: “Beberapa perkamen yang ditemukan dari Yaman berasal dari abad ke-tujuh dan ke-delapan. Atau dua abad pertama agama Islam. Perkamen ini adalah Al Quran yang tua, mungkin yang paling tua yang pernah ada. Selain itu, sebagian serpihan inimenunjukan adanya perbedaan kecil (tapi mengganggu) dari teks Quran yang biasa. Perbedaan-perbedaan tersebut, walaupun tidak mengejutkan bagi ahli teks sejarah, bertentangan dengan keyakinan Muslim ortodoks bahwa Al Quran yang sekarang adalah kata-kata Tuhan yang sempurna, tidak pernah berubah, dan abadi.

Yang saya bold biru saya komentari…..perlu di ketahui penemuan manuskrip yaman ini mengandung material quran dan non quran…..soal spekulasi tahun sudah saya bahas di atas.perbedaan kecil quran sudah saya bahas juga dari kesalahan salin,sudah saya bahas di atas.kesimpulan puin aneh…..hanya dengan melihat kesalahan salin quran di yaman dia berkesimpulan quran sudah berubah.logika puin yang (maaf)bodoh dan menggelikan  ini jadi andalan rujukan kristen hingga saat ini.padahal penelitian lebih mutakhir perbedaan itu hanya karena kesalahan salin,lower teks yang salah salin di ganti dengan superior teks.analisis puin tahun 1999 tentu sudah usang.

Terlebih setelah penerbitan Atlantic Monthly, puin akhir nya mengirim sepucuk surat kepada Qadhi ismail bin akwa sbb:

http://www.answering-christianity.com/karim/mosque_of_sanaa.htm

“The important thing, thank God, is that these Yemeni Qur’anic fragments do not differ from those found in museums and libraries elsewhere,( yang penting, terima kasih Tuhan, adalah bahwa ini fragmen Qur’an Yaman tidak berbeda dari yang ditemukan di museum dan perpustakaan di tempat lain )

Jadi segala perkataan Puin yang tedahulu(terutama pada atlantic monthly) MENJADI USANG setelah penelitian2 mutakhir atas naskah yaman.

LAGI:ANALISIS SALAH DAN USANG GERD PUIN

Kutipan wikipedia:

Lebih dari 15.000 lembar teks Qur’an dari Yaman sudah diratakan, dibersihkan, diurutkan, dan ditata. Teks ini akan diteliti lebih lanjut di Perpustakaan manuskrip Yaman. Namun pemerintah seperti tidak mau mengizinkan. Puin mengatakan “Mereka tidak mau menarik banyak perhatian pada hal ini, sama seperti kami, walaupun dengan alasan yang berbeda.”

Puin dan koleganya Graf von Bothmer, seorang ahli sejarah Islam, telah mempublikasikan essay-essay pendek tentang penemuan ini. Von Bothmer pada tahun 1997 telah memfoto 35.000 gambar perkamen itu dengan microfilm, dan telah membawa gambar-gambar tersebut ke Jerman. Teks ini akan diteliti lebih lanjut dan hasil penelitiannya akan dipublikasi secara bebas. Puin menulis: “Begitu banyak Muslim yang percaya bahwa semua yang tertulis di Qur’an adalah kata-kata Allah. Mereka sering mengutip teks ilmiah yang menunjukan bahwa Alkitab (kitab nasrani) mempunyai sejarah dan tidak turun dari langit, namun hingga sekarang Qur’an tidak pernah dianggap punya sejarah. Satu-satunya cara untuk menghancurkan dinding ini adalah dengan membuktikan bahwa Qur’an juga punya sejarah. Dokumen-dokumen Sana’a akan membantu kami dalam mencapai hal tersebut

Pada tahun 1999 di sebuah artikel Atlantic Monthly, Gerd Puin mengatakan:

Menurut saya Al-Qur’an adalah semacam campuran teks yang tidak semua dapat dipahami, bahkan pada zaman Muhammad. Banyak dari mereka bahkan mungkin sudah ada ratusan tahun lebih dulu daripada Islam sendiri. Bahkan dalam tradisi Islam ada banyak informasi yang kontradiktif, termasuk substrat Kristiani dalam jumlah yang signifikan. Seseorang dapat menemukan sejarah yang bertentangan di dalam Al-Qur’an. Al-Qur’an mengklaim bahwa Al-Qur’an sempurna atau bersih, tapi kalau anda membacanya, anda akan melihat bahwa setiap sekitar 5 kalimat ada 1 kalimat yang tidak masuk akal. Banyak orang Muslim yang akan memberitahu anda sebaliknya, tentu saja, tapi faktanya seperlima bagian dari teks Qur’an tidak dapat dimengerti. Hal ini yang telah mengakibatkan kecemasan yang ada dari dulu mengenai terjemahan. Jika Al-Qur’an tidak dapat dipahami, tidak dapat dimengerti dalam bahasa Arab, maka Al-Qur’an tidak dapat diterjemahkan ke bahasa apapun. Oleh karena itulah para Muslim takut. Karena Al-Qur’an berkali-kali mengklaim bahwa tulisan didalamnya jelas, padahal tidak. Ada kontradiksi yang sangat jelas dan serius. Pasti ada sesuatu yang lain yang terjadi.
Igauan Puin sekarang telah menjadi usang ketika penelitian2 baru mengenai manuskrip sanaa,terutama tentang lower teks di ganti dengan teks atas sebagai perbaikan salah salin.jika quran salah apa yang benar menurut Puin?apakah Alkitab? apakah Teori Darwin manusia berasal dari kera?orang inggris bilang(maaf)LMAO🙂
Artikel Atlantic monthly berisi analisis-analisis salah G puin yang di buat tahun 1999.dan di anggap telah usang.wikipedia inggris menulis kan nya sebagai the erroneous words of G. Puin( kata-kata yang salah dari G. Puin )
Quran campuran teks yang tak dapat di pahami adalh kebingungan G puin melihat ada nya lower teks dengan teks atas nya.G puin menyangka lower teks yang terlihat adalah versi quran lebih tua dari manuskrip quran sanaa,yang ia sangka lebih tua dan ada ratusan tahun lebih tua dari islam itu sendiri.padahal lower teks itu bukan lah quran pra islam,tetapi kalimat yang di hapus karena salah salin lalu di ganti dengan kalimat yang valid dari mushaf usmani.tentang 5 kalimat ada 1 kalimat yang tak masuk akal adalah analisis tidak jelas dari G Puin.perlu di konfirmasi ke dia apa maksud nya.soal quran tak bisa di terjemah kan karena tak di mengerti adalah klaim kosong puin yang menjiplak perkataan sebagian muslim quran tak bisa di terjemah kan.pada kenyataan nya quran bisa di terjemah kan ke berbagai bahasa dengan baik.

MANUSKRIP QURAN SANAA VERSI SALAH SALIN DAN BUTUH WAKTU LAMA PENYERAGAMAN KE TEKS USMANI

Kutipan Wikipedia:

Pada tahun 2000, The Guardian mewawancara sejumlah akademisi untuk tanggapan mereka terhadap klaim Puin, termasuk Dr Tarif Khalidi, dan Professor Allen Jones, pengajar studi Qur’an di Universitax Oxford. Terhadap klaim Puin bahwa beberapa kata dan pengucapan di Qur’an tidak distandardisasi sampai abad ke sembilan, artikel tersebut menuliskan.

Jones mengakui bahwa ada perubahan yang “tidak penting” pada revisi Uthman. Khalidi mengatakan kepercayaan Muslim tentang penulisan Qur’an masih kurang lebih betul. ‘Saya belum melihat sesuatu yang bisa mengubah pandangan saya secara radikal,’ katanya. [Jones] meyakini bahwa Al-Qur’an Sana’a bisa saja merupakan salinan yang salah yang digunakan oleh orang-orang yang belum menggunakan teks Uthmanic. “Bukan hal yang tidak mungkin setelah penyeragaman ke teks Uthman, butuh waktu yang lama untuk penyaringan.’

Selain itu artikel tersebut juga menuliskan beberapa reaksi positif dari Muslim terhadap penelitian Puin. Salim Abdullah, direktur arsip Islami Jerman, ketika diberikan peringatan mengenai kontroversi yang bisa dihasilkan oleh penelitian Puin berkomentar, “Saya menantikan diskusi semacam ini untuk topik ini

Dr Thariq Khalidi dan Profesor Jones LEBIH JENIUS dari G puin.analisis mereka tepat sekali.mushaf sanaa adalah salinan salah dari quran……kesalahan lupa menulis FIIHI dll…..kesalahan2 kecil yang di perbaiki kemudia.mengingat zaman itu alat cetak dan komputer belum lagi ada,butuh waktu lama untuk penyeragaman ke teks usmani.bahkan dengan pemikiran jenius khalidi,dia tak terpengaruh dengan analisis salah Puin tentang manuskrip sanaa.soal kesalahan salin ini telah di endus oleh Huzaifah Al-yamani masa Usman bin Affan:

Bukhari(4604) dalam sahihnya menceritakan dgn isnad ibn syihab dari anas.pasukan islam masa usman sudah sampai di syam dan irak,juga armenia dan azerbayzan.Huzaifah al yamani menghadap khalifah usman mengutarakan kekhawatiran tentang perbedaan cara bacaan quran dikalangan kaum muslimin.huzaifah berkata:”ya amirul mukminin,persatukanlah segera umat ini sebelum mereka berselisih mengenai kitabullah sebagaimana yg terjadi dikalangan yahudi dan nasrani.

KESIMPULAN

Penemuan quran manuskrip sanaa sama sekali tak bisa meruntuh kan mushaf usmani.malah kita menemukan manuskrip yaman ini bukti pendahulu islam sangat ketat menjaga kemurnian Al-quran.dengan usaha penulis manuskrip menghapus lower teks(yang di sangka secara salah dan konyol G Puin versi quran ratusan tahun sebelum islam datang yang lebih tua dari manuskrip sanaa atas teks,padahal itu teks salah salin)di ganti teks atas yang merupakan versi valid dari usman.di negri kita, kristen kerap menyajikan link wikipedia indo dan inggris tentang manuskrip sanaa dengan mengandal kan analisis salah dan usang dari G Puin.lalu memberi judul2 bombastis seperti Hancur nya ke ilahiyah quran,rahasia Quran terungkap dll.lalu mereka sama sekali tak paham betul apa yang mereka rujuk dan copas.