Seorang kristen mengomentari Tulisan saya DI SINI .Saya copas kan saja keseluruhan tulisan nya dan akan saya beri jawaban point-point tulisan nya itu,ia Berkata:

Ayat Penting justru di ayat 7 dan 11, siapa suruh harus percaya kepada ayat-ayat yang ditebali pake huruf merah saja, itu namanya korupsi dan penyelewengan padahal, untuk mengerti harus dilihat keseluruhan siapa suruh hanya melihat ayat yang dimerahkan saja, ini bukti bahwa anda sudah sesat menurut pendapat anda sendiri, anda mengartikan hanya menurut kehendak anda sendiri dengan mengabaikan ayat yang lain ini sungguh konyol dan sesat, sebab anda akan bingung dengan ayat yang ke 7: (7) Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.” kenapa anda tidak memperhatikan ayat ini juga, siapa melihat Yesus, dia sudah melihat Allah? kenapa anda tidak memerahkan ayat ini?
Ayat 11: Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.
Tidak ada sekat antara Bapa dan Yesus, karena Yesus di dalam Bapa, Bapa di dalam Yesus, nggak ada satu pun nabi yang pernah mengatakan demikian, nggak ada nabi Musa, Muhammad, atau siapapun bahwa Tuhan mereka ada di dalam mereka, mereka hanya utusan (mengaku utusan) tetapi tidak mengaku bahwa Tuhan mereka ada di dalam mereka, tidak ada yang seberani seperti pengakuan Yesus.
Maih dari Yohanes ada ayat yang mengatakan:

(13) Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. Yoh 3:
Apa artinya ayat di atas? Tidak ada sesosok apapun manusia yang yang sudah ke Sorga kecuali hanya satu, yaitu Tuhan sendiri yang turun sebagai manusia dan disebut sebagai ‘Anak Manusia’ Dia memang bukan manusia dan Dia berasal dari Sorga turun ke bumi fana, siapa Dia?
itu hanya secuplik saja dari Yohanes.

Satu lagi korupsi dan penyelewengan (kemungkinan memang anda sengaja), jika tidak sengaja maka saya anggap kealpaan anda saja, ayat itu berkata:
(6) Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.(yohanes 14:6)

lihatlah itu ada 3 hal yaitu ‘Jalan’, ‘Kebenaran’, ‘Hidup’ namun anda memahami sebagai:
‘Jalan Kebenaran’ dan ‘Hidup’, tentu saja jika diartikan demikian maka akan berbeda artinya berarti Yesushanyalah sebagai jalan menuju kebenaran, padahal Yesus dengan jelas mengatakan bahwa Dia bukan hanya sebagai ‘Jalan’ tetapi juga ‘Kebenaran’ bahkan ‘Hidup’ jadi bukan sekedar ‘Jalan Kebenaran’ seperti yang anda sangkakan, cobalah periksa tulisan anda di atas yang kurang cermat tersebut tulisan anda:
…..kristen mendalih kan dengan ayat itu bahwa jika manusia ingin jalan kebenaran dan hidup menuju Bapa…..
Ketidakcermatan anda sungguh berbahaya jiak memang itu disngaja artinya penyesatan, dan kita tahu apa hukuman bagi penyesatdan nabi palsu, ataukah anda hanya sekedar alpa saja? hehehe …..

Ayat Penting justru di ayat 7 dan 11, siapa suruh harus percaya kepada ayat-ayat yang ditebali pake huruf merah saja, itu namanya korupsi dan penyelewengan padahal, untuk mengerti harus dilihat keseluruhan siapa suruh hanya melihat ayat yang dimerahkan saja, ini bukti bahwa anda sudah sesat menurut pendapat anda sendiri, anda mengartikan hanya menurut kehendak anda sendiri dengan mengabaikan ayat yang lain ini sungguh konyol dan sesat

jalan

 

Terlebih dahulu saya copas kan ayat yang di maksud secara lengkap:

(1) Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.(2) Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.(3) Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.(4) Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.”(5) Kata Tomas kepada-Nya: “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?”(6) Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.(7) Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”(8) Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”(9) Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.(10) Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.(11) Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.(12) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;(12) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;(13) dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.(14) Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”(Yohanes 14:1-14)

Sekarang kita lihat yang di maksud penyanggah:Ayat yang penting ayat ke 7 dan 11…mengapa mereka menganggap ayat itu penting?

(7) Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.

(11) Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri

Ayat-ayat di atas sama sekali tidak mendukung bagi ketuhanan yesus.maksud ayat di atas justru memperkuat tulisan saya bahwa yesus hanya juru bicara Allah,seorang Nabi Allah…bukan tuhan.Ayat 7 di atas tergantung dari siapa yang menafsir kan.jika pagan trinitas yang menafsir kan mereka akan mengatakan ayat itu bukti dari ketuhanan yesus.yakni yesus adalah Allah dan Allah adalah yesus dalam kesatuan.padahal rumusan ketuhanan seperti itu sangat membingung kan teolog kristen sendiri.padahal trinitas tak ada dalam Alkitab.

Jadi menafsirkan ayat 7 di atas harus menduduk kan yesus sebagai Nabi..bukan tuhan.jika mengenal yesus pasti mengenal Bapa…berarti siapa yang mengenal ajaran-ajaran yesus,berarti mengenal ajaran-ajaran Bapa.hingga sekarang kamu telah mengenal Dia(Bapa)dalam ajaran-ajaran yesus……dan telah melihat Dia(Bapa)dalam ajaran-ajaran yesus pula.

Jika di tafsir kan TELAH MELIHAT DIA….berarti melihat yesus berarti melihat Bapa itu sendiri tentu menjadi rancu.apakah Badan kasar yesus adalah wujud sang Bapa itu sendiri?jika ya maka kepala,darah,daging,tulang dll yesus adalah Wujud Bapa….apakah itu mungkin?bagai mana wujud Bapa itu sendiri di sorga ketika yesus berada di Bumi?

Maksud perkataan yesus Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku tentu akan rancu jika di tafsir kan menurut hawa nafsu pengikut trinitas.berarti Bapa dan yesus itu tuhan dalam satu.akan rancu jika kita bertanya jika yesus makan dan BAB apakah Bapa juga demikian?…ketika yesus mati apakah Bapa juga mati di kayu salib?.para pengikut trinitas berdalih saat yesus mati dia manusia…maka kita bertanya di mana unsur ketuhanan yesus saat yesus mati di salib?apakah unsur ketuhanan yesus meninggal kan tubuh kasar yesus saat yesus di salib lalu bersatu dengan Bapa?.kerancuan pemahaman ini bahwa yesus manusia saat mati menjadikan yesus oknum ke empat dalam trinitas.maka tak bisa di sebut trinitas lagi doktrin utama kristen,tapi caturnitas.

Maka perkataan yesus Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku lebih tepat di tafsir kan sebagai kesatuan yang erat antara hamba dan Tuhan nya,dalam istilah islam di sebut TAQARRUB….MUQARRABAH.jadi bukan sebagai ayat yang menunjuk kan yesus sebagai tuhan.adapun perkataan yesus bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku dapat di tafsirkan dengan ayat lain bahwa yesus hanya seorang Rasul:

Yohanes 5:43 Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.

Yohanes 14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.

Dari ayat-ayat di atas jelas Yesus di dalam Bapa artinya kesatuan dan kedekatan hamba dengan Tuhan nya.kedekatan itu di gambar kan sangat dekat hingga dekat nya dalam badan yesus.peleburan dan kedkatan ini juga terjadi pada murid2 yesus,seperti ayat ini:

(21) supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.(22) Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:(23) Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.(Yohanes 17:21-23)

Perhatikan dalam ayat di atas,murid-murid yesus pun bersatu di dalam Bapa dan Bapa bersatu dalam murid2 yesus…seperti hal nya yesus bersatu dengan Bapa dan Bapa bersatu dengan yesus.

agar mereka juga di dalam Kita

Menunjuk kan kesatuan itu bentuk TAQARRUB antara hamba denga Tuhan nya dengan kedekatan yanga amat dekat sekali.jika ayat yesus di dalam Bapa dan sebalik nya di tafsir kan yesus tuhan,maka murid2 pun menjadi tuhan hanya karena di dalam Bapa dan sebalik nya.

sebab anda akan bingung dengan ayat yang ke 7: (7) Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.” kenapa anda tidak memperhatikan ayat ini juga, siapa melihat Yesus, dia sudah melihat Allah? kenapa anda tidak memerahkan ayat ini?

Ayat 11: Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

Mengapa bingung?pasti nya penyanggah hendak mengatakan bahwa ayat itu pendukung ketuhanan yesus.tentu jauh panggang dari api.sudah saya bantah di atas,bahwa ayat-ayat itu justru memperkuat bahwa yesus hanya seorang Rasul yang sangat dekat dengan Bapa.justru kaum  trinitas yang harus bingung dengan ayat di atas,sebab jika ayat itu di paksakan sebagai pendukung ketuhanan yesus akan melimpah pertanyaan2 bagi mereka.jika Yesus adalah tuhan,saat dia mati apakah tuhan juga mati?dan banyak lagi pertanyaan yang dapat membingung kan mereka.

Tidak ada sekat antara Bapa dan Yesus, karena Yesus di dalam Bapa, Bapa di dalam Yesus, nggak ada satu pun nabi yang pernah mengatakan demikian, nggak ada nabi Musa, Muhammad, atau siapapun bahwa Tuhan mereka ada di dalam mereka, mereka hanya utusan (mengaku utusan) tetapi tidak mengaku bahwa Tuhan mereka ada di dalam mereka, tidak ada yang seberani seperti pengakuan Yesus.

Tentu saya tertawa sendiri membaca yang di merah kan di atas.bold merah di atas menunjuk kan kedangkalan kaum trinitas menafsirkan perkataan yesus di atas.karena yesus berkata BAPA DI DALAM AKU mereka dengan mentah-mentah menafsirkan bahwa tuhan ada di dalam tubuh yesus🙂 .penafsiran itu lebih merupakan lawakan saja.padahal BAPA DI DALAM AKU bukan berarti TUHAN MERASUK KE TUBUH YESUS.tetapi lebih menunjuk kan KEDEKATAN HAMBA DENGAN TUHAN NYA DENGAN SANGAT DEKAT…..sehingga seakan-akan Tuhan ada di dalam diri nya.dalam islam di sebut sebagai TAQARRUB….atau Tuhan lebih dekat dari urat nadi seseorang.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الإنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ, إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf: 16-18).

Kedekatan Allah pada urat leher bukan berarti Dzat Allah dekat dengan manusia dan bersatu dengan manusia.tetapi kedekatan kekuasaan Allah atas manusia.kedekatan malaikat Allah menunjuk kan jangkauan Allah sangat dekat pada manusia.

Jika tuhan merasuk ke tubuh yesus seperti klaim mereka,maka tentu muri-murid pun bisa menjadi tuhan hanya berada di dalam Bapa,lihat ayat yang paling besar di atas.jika tuhan merasuk ke tubuh yesus maka bagaimana dengan Bapa di sorga sana?apakah sorga kosong karena Bapa merasuk ke tubuh yesus?atau Bapa membelah diri,satu di sorga dan satu lagi di tubuh yesus?ketika yesus BAB sebagai manusia,apakah Bapa ikut menemani yesus ke dalam toilet?atau keluar dulu dari tubuh yesus ketika yesus BAB?masih banyak ribuan pertanyaan musykil jika ayat di atas di paksa kan bagi ketuhanan yesus.

Maka tafsiran yang tepat bagi ayat Bapa di dalam aku dan aku di dalam Bapa adalah bukan penyatuan Dzat Bapa dalam tubuh yesus.tetapi kedekatan Yesus dan Bapa sebagai hamba dan Tuhan,yesus sebagai hamba manusia biasa dekat dengan Bapa.pengakuan yesus hanya sebagai kedekatan dengan Tuhan.

Jika Musa dan Muhammad tidak pernah mengatakan hal itu hal itu biasa saja.sebab tiap Nabi punya cara tersendiri dalam menyampai kan firman dan kata-kata Allah.yesus mempunyai jabaran tersendiri begitu juga Musa dan Muhammad.pada nabi Muhammad kedekatan dengan Allah di gambar kan dengan TAQARRUB.menurut bahasa yesus aku dalam Bapa dan Bapa dalam aku.maka dalam kasus ini yesus tidak lah lebih istimewa dari Nabi Muhammad.apalagi terbukti bahwa Allah tidak pernah merasuki tubuh yesus.

Maih dari Yohanes ada ayat yang mengatakan:

(13) Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. Yoh 3:

Apa artinya ayat di atas? Tidak ada sesosok apapun manusia yang yang sudah ke Sorga kecuali hanya satu, yaitu Tuhan sendiri yang turun sebagai manusia dan disebut sebagai ‘Anak Manusia’ Dia memang bukan manusia dan Dia berasal dari Sorga turun ke bumi fana, siapa Dia?

itu hanya secuplik saja dari Yohanes.

Terlebih dulu saya ingin menyanggah ayat yang di bold merah di atas.ayat yoh 3 di atas mengklaim bahwa TIDAK ADA SEORANG PUN YANG TELAH NAIK KE SORGA KECUALI YESUS(yang di anggap kaum trinitas Bapa itu sendiri)

Ayat di atas tentu bohong dan kontradiksi dengan perjanjian lama.sebelum yesus ELIA TELAH NAIK KE SORGA….bukan hanya yesus saja.

2 Raja Raja 2:1 Menjelang saatnya TUHAN hendak menaikkan Elia ke sorga dalam angin badai, Elia dan Elisa sedang berjalan dari Gilgal.

2 Raja Raja 2:11 Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai

maka ayat Yohanes di atas tampa ketara bohong nya dan kontradiksi…bukti injil yohanes hanya karangan manusia biasa yang bisa silap.maka ayat:

Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga

Ayat itu bohong….dan kontradiksi dengan kenyataan Elia telah naik ke sorga dalam zaman perjanjian lama.dan perlu di catat,kaum trinitas jelas dalam ayat itu hendak mengatakan bahwa Bapa turun dari sorga lalu merasuki tubuh Yesus lalu menjadikan yesus tuhan itu sendiri.itu lah inti dari akidah batil trinitas mereka.jika tuhan bisa menitis pada yesus hingga menjadikan yesus tuhan,maka tentu tuhan bisa menjadikan babi,kodok,kucing,batu,dst menjadi tuhan hanya dengan cara tuhan merasuki mereka semua.bahkan JOKOWI bisa menjadi tuhan jika Bapa mau merasuki tubuh Jokowi.yohanes pembaptis,maria,dll bisa menjadi tuhan dengan cara tuhan menitis mereka.

Satu lagi korupsi dan penyelewengan (kemungkinan memang anda sengaja), jika tidak sengaja maka saya anggap kealpaan anda saja, ayat itu berkata:

(6) Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.(yohanes 14:6)

lihatlah itu ada 3 hal yaitu ‘Jalan’, ‘Kebenaran’, ‘Hidup’ namun anda memahami sebagai:

‘Jalan Kebenaran’ dan ‘Hidup’, tentu saja jika diartikan demikian maka akan berbeda artinya berarti Yesushanyalah sebagai jalan menuju kebenaran, padahal Yesus dengan jelas mengatakan bahwa Dia bukan hanya sebagai ‘Jalan’ tetapi juga ‘Kebenaran’ bahkan ‘Hidup’ jadi bukan sekedar ‘Jalan Kebenaran’ seperti yang anda sangkakan, cobalah periksa tulisan anda di atas yang kurang cermat tersebut tulisan anda:

…..kristen mendalih kan dengan ayat itu bahwa jika manusia ingin jalan kebenaran dan hidup menuju Bapa…..

Ketidakcermatan anda sungguh berbahaya jiak memang itu disngaja artinya penyesatan, dan kita tahu apa hukuman bagi penyesatdan nabi palsu, ataukah anda hanya sekedar alpa saja? hehehe …..

Ok…..saya silap lupa memberikan koma antara jalan dan kebenaran…..bukan bermaksud korupsi.dalam tulisan selanjut nya saya tidak lupa memberi tanda koma seperti contoh:

suatu kewajaran jika setiap Rasul adalah jalan menuju Allah.Allah lah yang menyediakan jalan lurus,kebenaran dan hidup.dan untuk mencapai 3 hal di atas harus melalui Rasul-rasul-Nya.sebab jalan lurus,kebenaran dan hidup di wahyu kan Allah kepada yesus.jadi ketika para yahudi itu mau kepada jlana lurus,kebenaran dan hidup,harus mendengar kan sabda-sabda yesus,sebab ketiga hal itu sudah yesus sediakan kunci rahasia nya.dan kunci rahasia itu berdasar firman dari Allah.jadi bukan yesus sendiri yang menciptakan jalan lurus,kebenaran dan hidup itu,tetapi berdasar rahasia firman Allah

Jelas dalam tulisan saya memaksud kan ada 3 hal yang yesus katakan,bukan dua hal saja.jadi saya silap memasuk kan koma,dan saya tak akan mengedit awal tulisan saya itu karena kesilapan manusiawi lupa memberi koma atau kata dan.bukan bermaksud menyesat kan  pembaca.bukti nya pada tulisan selanjut nya saya memahami bahwa perkataan yesus itu mengandung 3 unsur,yakni jalan dan kebenaran dan hidup.adapun tentang penyesat dan nabi palsu silahkan merujuk tulisan saya disini .