Dalam perjanjian lama jelas tertulis bahwa apa yang masuk ke mulut adalah bisa menajis kan seseorang.sebenar nya ajaran Taurat dan kitab para nabi ini sama sekali tak di ganti yesus.yesus cuma mengatakan makan dengan tangan najis itu tak menajis kan seseorang.

PERJANJIAN LAMA:MAKANAN-MAKANAN TERTENTU MASUK KE MULUT AKAN MENAJIS KAN SESEORANG

Dalam Perjanjian lama jelas sekali Allah mengatakan bahwa ada makanan-makanan tertentu yang jika memakan nya seseorang menjadi najis:

Imamat 7:19 Bila daging itu kena kepada sesuatu yang najis, janganlah dimakan, tetapi haruslah dibakar habis dengan api. Tiap-tiap orang yang tahir boleh memakan dari daging korban itu.

Perhatikan ayat di atas,binatang yang terkena sesuatu yang najis jelas menjadi najis,maka jangan di makan.ini menunjuk kan apa yang di makan orang dari makanan yang najis akan menajiskan orang itu.

(39) Apabila mati salah seekor binatang yang menjadi makanan bagimu, maka siapa yang kena kepada bangkainya menjadi najis sampai matahari terbenam.(40) Dan siapa yang makan dari bangkainya itu, haruslah mencuci pakaiannya, dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam; demikian juga siapa yang membawa bangkainya haruslah mencuci pakaiannya, dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam.(Imamat 11:39-40)

Perhatikan ayat di atas,siapa yang makan bangkai,maka ia menjadi najis,ini menunjuk kan yang masuk mulut seseorang menajis kan nya,seperti makan bangkai di atas.

Imamat 17:15 Dan setiap orang yang makan bangkai atau sisa mangsa binatang buas, baik ia orang Israel asli maupun orang asing, haruslah mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam, barulah ia menjadi tahir.

Imamat 22:8 Janganlah ia makan bangkai atau sisa mangsa binatang buas, supaya jangan ia menjadi najis karenanya; Akulah TUHAN.

Ayat di atas jelas bahwa yang masuk ke mulut orang akan menajis kan nya.

(3) suku bangsa yang menyakitkan hati-Ku senantiasa di depan mata-Ku, dengan mempersembahkan korban di taman-taman dewa dan membakar korban di atas batu bata;(4) yang duduk di kuburan-kuburan dan bermalam di dalam gua-gua; yang memakan daging babi dan kuah daging najis ada dalam kuali mereka;(Yesaya 65:3-4)

Jelas ayat di atas apa yang di makan bisa menajis kan seseorang pada binatang-binatang tertentu.

Yehezkiel 4:13 Selanjutnya TUHAN berfirman: “Aku akan membuang orang Israel ke tengah-tengah bangsa-bangsa dan demikianlah mereka akan memakan rotinya najis di sana.”

Yehezkiel berkata:

Yehezkiel 4:14 Maka kujawab: “Aduh, Tuhan ALLAH, sesungguhnya, aku tak pernah dinajiskan dan dari masa mudaku sampai sekarang tak pernah kumakan bangkai atau sisa mangsa binatang buas; lagipula tak pernah masuk ke mulutku ini daging yang sudah basi.”

Hosea 9:3 Mereka tidak akan tetap diam di tanah TUHAN, tetapi Efraim harus kembali ke Mesir, dan di Asyur mereka akan memakan makanan najis.

Hosea 9:4 Mereka tidak akan mempersembahkan korban curahan anggur kepada TUHAN dan korban-korban sembelihan mereka tidak akan menyenangkan hati-Nya. Roti mereka adalah seperti roti perkabungan, semua orang yang memakannya akan menjadi najis, sebab roti mereka adalah untuk dirinya sendiri, tidak boleh dibawa ke dalam rumah TUHAN.

TETAPI PADA MASA YESUS,YESUS MENGINGKARI AJARAN PERJANJIAN LAMA

Ayat-ayat di atas jelas mengatakan bahwa apa yang masuk ke dalam perut seseorang akan menajis kan nya.pada makanan-makanan tertentu seperti bangkai dan sisa binatang buas.tetapi pada masa yesus,aneh nya yesus mengatakan bahwa apa yang masuk ke mulut tidak menajis kan seseorang.yang menajis kan itu yang keluar dari mulut seseorang.

Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya,(19) karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?” Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal(Markus 7:18-19)

Untuk melihat ayat-ayat lengkap klik Di sini .

Perhatikan ayat yang saya bold merah di atas….pihak LAI menurut saya telah melakukan pembohongan dalam terjemahan nya.harus nya ayat di atas adalah kalimat tanya,bukan kalimat penegasan bahwa semua makanan menjadi halal.perhatikan terjemahan versi Alkitab lain nya:

Mark 7:19( http://www.kingjamesbibleonline.org/Mark-7-19/ )

Because it entereth not into his heart, but into the belly, and goeth out into the draught, purging all meats?

Walau beberapa terjemahan tidak ada tanda tanya,kita tentu bertanya mengapa pada versi King james di atas ada tanda tanya.tanda tanya itu menjadi penting,hal itu menunjuk kan para murid Yesus mempertanyakan apakah maksud yesus semua makanan menjadi halal?.maka ayat-ayat injil di atas tidak di maksud kan yesus bahwa semua makanan menjadi halal.walau peryataan para murid yesus itu tampa tanda tanya,tak menutup kenyataan bahwa para murid mensalah tafsir kan ucapan yesus.

Tetapi maksud yesus hanya berbicara konteks makan dengan tangan najis,yakni tangan yang tak di basuh terlebih dahulu:

Matius 15:20 Itulah yang menajiskan orang. Tetapi makan dengan tangan yang tidak dibasuh tidak menajiskan orang.”

Markus 7:2 Mereka melihat, bahwa beberapa orang murid-Nya makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh.

Markus 7:5 Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya: “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?”

Berjuta-juta orang-orang kristen kini salah paham menafsir kan perkataan yesus di atas,mereka fikir yesus menghalal kan semua jenis makanan.padahal konteks pembicaraan yesus hanya pada makan dengan tangan yang tak di basuh terlebih dahulu,yakni tangan yang najis.bukan berarti apa yang masuk tak menajiskan yesus maksud kan dalam arti luas.tapi dalam arti sempit,yakni makan dengan tangan najis(tak di basuh) tak akan menajiskan seseorang.

Karena kristen men salah tafsir kan ucapan yesus ini,mereka memakan apa saja yang ada di muka bumi ini selagi doyan.Babi,anjing,tikus,ular,kodok,buaya,dan seterus nya.padahal yesus seumur hidup nya tak pernah makan semua itu,termasuk babi.sebab yesus tak membatal kan hukum taurat,tetapi malah menggenapi nya.

Ayat-ayat injil di atas dari segi ilmu kedokteran tentu salah,di mana makan dengan tangan tak di basuh tak hanya simpel di buang ke jamban,tetapi kuman nya akan meracuni tubuh.maka tentu kita berlanjut meragukan ayat-ayat di atas berasal dari firman Tuhan.

ISLAM MENJAGA APA YANG MASUK KE MULUT DAN JUGA MENJAGA APA YANG KELUAR DARI HATI SESEORANG

Dalam islam selain menjaga apa yang masuk ke mulut,juga yang keluar juga harus di jaga,seperti yang di katakan Yesus sbb:

pikiran jahat

Firman Allah سبحانه وتعالى :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱجْتَنِبُوا۟ كَثِيرًۭا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ ٱلظَّنِّ إِثْمٌۭ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا۟ وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًۭا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌۭ رَّحِيمٌۭ

“Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah dari banyak berprasangka; Sesungguhnya sebahagian dari sangkaan itu adalah dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan dan keaiban orang, dan janganlah setengah kamu mengumpat setengahnya yang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang mengumpat sebahagian yang lain. Adakah di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. (Oleh itu, patuhilah larangan-larangan yang tersebut) dan bertaqwalah kamu kepada Allah; Sesungguhnya Allah Penerima taubat, lagi Maha Mengasihani.”

(Surah Al-Hujurat, 49; Ayat 12)

Menyangka buruk termasuk pikiran yang jahat pada orang.

percabulan

Islam melarang percabulan.termasuk percabulan adalah menggoda-goda perempuan di jalanan.maka itu Rasul melarang duduk-duduk di pinggir jalan:

فَقاَلُوْا: مَا لَنَا بُدٌّ إِنَّمَا هِيَ مَجَالِسُنَا نَتَحَدَّثُ فِيْهَا قَالَ: فَإِذَا أَتَيْتُمْ إِلىَ اْلمـَجَالِسِ فَأَعْطُوْا الطَّرِيْقَ حَقَّهَا قَالُوْا: وَ مَا حَقُّ الطَّرِيْقِ؟ قَالَ: غَضُّ اْلبَصَرِ وَ كَفُّ اْلأَذَى وَ رَدُّ السَّلاَمِ وَ أَمْرٌ بِاْلمـَعْرُوْفِ وَ نَهْيٌ عَنِ اْلمـُنْكَرِ

Dari Abu Sa’id al-Khudriy radliyallahu anhu dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Jauhilah duduk-duduk di (tepi) jalan”. Mereka bertanya, “Kami tidak ada jalan keluar (pilihan). Tepi jalan itu adalah majlis kami yang kami dapat berbincang-bincang padanya”. Beliau bersabda, “Apabila kalian mendatang majlis (tersebut) maka berikanlah untuk jalan itu haknya!”. Mereka bertanya, “Apakah hak jalan itu?”. Beliau menjawab, “Menahan pandangan, mencegah gangguan, membalas salam, amar ma’ruf dan nahi munkar”. [HR al-Bukhoriy: 2465, 6229, Muslim: 2121, Abu Dawud: 4815 dan Ahmad: III/ 36, 47. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: shahih, lihat Mukhtashor Shahih Muslim: 1419, Shahih Sunan Abi Dawud: 4030 dan Shahih al-Jami’ ash-Shaghir: 2675].

pencurian

Firman Allah SWT :

وَ السَّارِقُ وَ السَّارِقَةُ فَاقْطَعُوْآ اَيْدِيَمُهَا جَزَآءً بِمَا كَسَبَا نَكَالاً مّنَ اللهِ، وَ اللهُ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ. فَمَنْ تَابَ مِنْ بَعْدِ ظُلْمِه وَ اَصْلَحَ فَاِنَّ اللهَ يَتُوْبُ عَلَيْهِ، اِنَّ اللهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ. المائدة:38-39

Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksa dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Maka barangsiapa bertaubat (diantara pencuri-pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [QS. Al-Maidah : 38-39]

اللهِ، ثُمَّ قَامَ فَخَطَبَ فَقَالَ: اَيُّهَا النَّاسُ، اِنَّمَا اَهْلَكَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ اَنَّهُمْ كَانُوْا اِذَا سَرَقَ فِيْهِمُ الشَّرِيْفُ تَرَكُوْهُ، وَ اِذَا سَرَقَ فِيْهُمُ الضَّعِيْفُ اَقَامُوْا عَلَيْهِ اْلحَدَّ. متفق عليه و اللفظ لمسلم

Dari ‘Aisyah RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda (kepada Usamah bin Zaid), “Apakah kamu akan membela orang yang melanggar hukum dari hukum-hukum Allah ?”. Kemudian beliau berdiri dan berkhutbah, lalu bersabda, “Hai manusia, sesungguhnya orang-orang yang sebelum kalian telah binasa karena mereka itu apabila orang terhormat di kalangan mereka yang mencuri, mereka membiarkannya. Tetapi jika – orang lemah diantara mereka yang mencuri, mereka menghukumnya”. [HR. Muttafaq ‘alaih, dan ini adalah lafadh Muslim].

Hadis-hadist lain nya silahkan klik Di sini .

pembunuhan

مِنْ أَجْلِ ذَلِكَ كَتَبْنَا عَلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنَّهُ مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الأرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا

أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا وَلَقَدْ جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِالْبَيِّنَاتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ بَعْدَ ذَلِكَ فِي الأرْضِ لَمُسْرِفُونَ [٣٢]  سورة المائدة

“oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, Maka seakan-akan Dia telah membunuh manusia seluruhnya. dan Barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, Maka seolah-olah Dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. dan Sesungguhnya telah datang kepada mereka Rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (Qs.al Maidah : 32)

hadits Abdullah bin Amr radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda:

مَنْ قَتَلَ مُعَاهَدًا لَمْ يَرِحْرَائِحَةَ الْجَنَّةِ وَإِنَّ رِيحَهَا تُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ عَامًا

“Barangsiapa yang membunuh kafir mu’ahad maka dia tidak bisa mencium aroma surga, padahal aromanya tercium dari jarak empat puluh tahun perjalanan.” [HR Al Bukhari (3166)]

Perzinahan

وَلاَ تَقْرَبُواْ الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاء سَبِيلاً

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk,” (al-Israa’: 32)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Tiga jenis orang yang Allah tidak mengajak berbicara pada hari kiamat, tidak mensucikan mereka, tidak melihat kepada mereka, dan bagi mereka adzab yang pedih: Orang yang berzina, penguasa yang pendusta, dan orang miskin yang sombong,” (HR Muslim [107]).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, bahwasanya Rauslullah saw. bersabda, “Tidaklah berzina seorang pezina saat berzina sedang ia dalam keadaan mukmin,”

Masih diriwayatkan darinya dari Nabi saw. beliau bersabda, “Jika seorang hamba berzina maka keluarlah darinya keimanan dan jadilah ia seperti awan mendung. Jika ia meninggalkan zina maka kembalilah keimanan itu kepadanya,” (Shahih, HR Abu Dawud [4690]).

Diriwayatkan dari al-Miqdad bin al-Aswad r.a, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda kepada para sahabatnya, “Bagaimana pandangan kalian tentang zina?” Mereka berkata, “Allah dan Rasul-Nya telah mengharamkannya maka ia haram sampai hari kiamat.” Beliau bersabda, “Sekiranya seorang laki-laki berzina dengan sepuluh orang wanita itu lebih ringan daripada ia berzina dengan isteri tetangganya,” (Shahih, HR Bukhari dalam Adabul Mufrad [103]).

Keserakahan

Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,

لَوْ أَنَّ ِلإِبْنِ آدَامَ وَادِياً مِنْ ذَهَبٍ لأَحَبَّ أَنْ يَكُوْنَ لَهُ وَادِياَنِ وَلَنْ يَمْلأَ فاَهُ إِلاَّ التُّرَابُ وَيَتُوْبُ اللهُ عَلَى مَنْ تاَبَ

“Jika anak Adam memiliki satu lembah emas dia akan mencari agar menjadi dua lembah dan tidak ada yang akan menutup mulutnya melainkan tanah. Dan Allah menerima taubat orang yang bertaubat.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 1049)

Ath-Thibiy rahimahullah– berkata,“Makna hadits ini adalah bahwa anak Adam diberi tabiat cinta kepada harta benda dan tidak merasa puas untuk mengumpulkannya, kecuali orang-orang yang telah dijaga oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan diberi taufiq untuk menghilangkan tabiat ini dan sedikit sekali dari mereka yang mendapatkan taufiq.”(Fathul Bari, 11/288)

Kejahatan

“Sesungguhnya rahmat Allah Swt amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-A’raf: 56)

Dan berbuat baiklah kepada ibu-bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil (orang yang bepergian) dan hamba sahayamu (pembantu).” (QS. An-Nisa [4]: 36).

 “Balaslah perbuatan buruk mereka dengan yg lebih baik. Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan.” (Q.S. Al-Mu’minun [23]: 96).

Kelicikan

Licik bagian dari dusta,menipu,khianat,hasad,dll.dalam proses nya semua akhlak tercela itu mengikuti dalam sifat licik

اِنّ اللهَ لاَ يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُورٍ
…… Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi mengingkari nikmat. [QS. Al-Hajj : 38]

…. اِنَّ اللهَ لاَ يُحِبُّ مَنْ كَانَ خَوَّانًا اَثِيْمًا
….….. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat lagi bergelimang dosa, [QS. An-Nisaa’ : 107]

Hawa nafsu

أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَٰهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَىٰ عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَىٰ بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya ? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah . Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran ?” (QS. Al-Jaathiya : 23)

أَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَٰهَهُ هَوَاهُ أَفَأَنْتَ تَكُونُ عَلَيْهِ وَكِيلًا
أَمْ تَحْسَبُ أَنَّ أَكْثَرَهُمْ يَسْمَعُونَ أَوْ يَعْقِلُونَ ۚ إِنْ هُمْ إِلَّا كَالْأَنْعَامِ ۖ بَلْ هُمْ أَضَلُّ سَبِيلًا

“Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadikan pemelihara atasnya ?
Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tak lain hanyalah seperti binatang ternak bahkan lebih sesat jalannya.” (QS. Al-Furqaan : 43-44)

Iri hati

Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam bersabda :

لاَ تَحَاسَدُوا

Janganlah kalian saling dengki (HR.Muslim : 2564)

Imam Ibnul Manzhur rohimahulloh berkata : “Hasad adalah engkau berangan-angan hilangnya nikmat orang yang engkau dengki.” (Lisanul Arab, Ibnul Manzhur 3/148, at-Ta’riifat, Ali al-Jurjani hlm.87)

Al-Jahizh rohimahulloh berkata : “Hasad adalah merasa sakit hati dari apa yang dia lihat pada orang lain berupa keutamaan dan kenikmatan. Orang yang hasad akan berusaha menghilangkan nikmat orang yang dia benci. Hasad adalah akhlak yang tercela pada setiap orang.” (Tahdzib al-akhlaq hlm.34)

Hujat

” dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan Setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.”(QS AL An’am:108)

“untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.” (Q.S. Al Kaafiruun: 6)

Kesombongan

Firman Allah SWT :

وَ لاَ تَمْشِ فِى اْلاَرْضِ مَرَحًا، اِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ اْلاَرْضَ وَ لَنْ تَبْلُغَ اْلجِبَالَ طُوْلاً. الاسراء:37

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. [QS. Al-Israa’ : 37]

وَلاَ تُصَعّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَ لاَ تَمْشِ فِى اْلاَرْضِ مَرَحًا، اِنَّ اللهَ لاَ يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍ. وَ اقْصِدْ فِيْ مَشْيِكَ وَ اغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ، اِنَّ اَنْكَرَ اْلاَصْوَاتِ لَصَوْتُ اْلحَمِيْرِ. لقمن:18-19

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. [QS. Luqman : 18 – 19]

Kebebalan

Firman Allah: “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” (al-A’raaf: 199)

TETAPI KRISTEN AGAMA TIMPANG,MEMPERHATIKAN HATI TAPI MENGABAI KAN YANG MASUK KE DALAM MULUT

Jika Islam mengajar kan menjaga hati dan juga menjaga apa yang masuk ke mulut,kristen timpang.memperhatikan hati tapi memasa bodoh kan apa yang masuk ke dalam mulut.ini menunjuk kan islam agama sempurna yang menjaga kebersihan hati dan kebersihan apa yang masuk ke dalam perut dan mulut.maka anda akan melihat kristen memakan apa saja berdasar salah tafsir ayat di atas.mereka makan Anjing,Babi,kalelawar,kodok,ular dan lain nya.seperti yang terjadi di TOMOHON.
Ketika anda berkata kepada kristen babi haram,ada beberapa mereka yang suka berdebat akan berkata kepada anda:”yang penting urus saja hati anda,percuma makan bersih dan halal tetapi hati kotor”
Maka jawab saya:orang yang makan bersih dan halal tetapi hati nya kotor maka ia berdosa……juga orang yang makan jorok tetapi hati bersih tentu salah,mengabai kan hidup yang bersih dan sehat.yang benar adalah orang yang membersih kan hati nya dan juga makanan nya dari yang haram dan kotor.Allah memperhatikan kebersihan makanan dan kehalalan nya:
“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik (halalan thayyiban) dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS. al-Baqarah: 168).
Allah juga mengajar kan membersih kan hati dari segala noda-noda hati…..yang ayat-ayat nya sudah saya copas di atas….juga ayat ini,mengajar kan juga kebersihan hati:
قد أفلح من زكاها
“Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu” (Q.S. Asy-Syams : 9).
Jadi islam mengajar kan dua hal yang tidak boleh terpisah kan…yakni kehalalan dan kebersihan apa yang masuk ke mulut dan juga kebersihan hati.tidak boleh berpisah antara kedua nya.namun kristen mengajar kan hal yang berat sebelah.jika demikian,menurut anda,mana ajaran yang lebih baik?.