Teater Bataclan tahun 2008

Penyerangan di Paris 13 November mengguncang dunia.Sedikitnya tiga ledakan dan enam penembakan terpisah terjadi di sejumlah tempat di ibu kota Perancis disertai penyanderaan seratus orang di teater Bataclan.Korban tewas akibat penyerangan ini berjumlah 129 orang, termasuk 89 orang di dalam teater Bataclan. Sementara itu, 352 orang terluka dan 99 orang di antaranya dalam kondisi kritis. Kepolisian Perancis melaporkan bahwa dua pengebom bunuh diri mungkin terlibat serangan ini.( Baca lebih lengkap di Wikipedia )

Lagi-lagi moment ini di jadikan bahan para penghujat islam untuk memojok kan islam.mereka mengatakan serangan ini ajaran Islam,ajaran Quran,ajaran Muhammad,dan selama ada islam bumi tidak akan aman.semua tuduhan itu tentu tidak berakal dan tanda tidak tahu apa itu islam sebenar nya.padahal masalah ini mudah saja di jawab islam.Saya punya beberapa catatan mengenai peristiwa ini:

PEMBUNUHAN SIPIL NON MILITER TAK PERNAH DI BENAR KAN DALAM ISLAM

Korban pembunuhan jelas bukan militer,tapi sipil.yakni:

  • Penembakan di restoran Petit Cambodge (“Little Cambodia”) di arondisemen Paris ke-10 menewaskan empat orang
  • Penembakan kedua terjadi di teater Bataclan di arondisemen Paris ke-11. Band rock Amerika Serikat Eagles of Death Metal saat itu sedang pentas di sana.ulien Pierce, wartawan Europe 1, mengaku melihat sejumlah orang bersenjata masuk Bataclan, dua atau tiga di antaranya tidak mengenakan penutup wajah, dan melepaskan tembakan secara membabi buta ke kerumunan penonton.Kepolisian Perancis melaporkan bahwa kurang lebih 100 orang tewas di teater ini
  • Sedikitnya 10 orang cedera atau tewas dalam ledakan di bar dekat Stade de France di kota pinggiran Saint-Denis.

Akibat penyerangan ini dilaporkan 129 orang tewas dan 352 orang terluka, 99 orang dari korban terluka dalam kondisi kritis

Dari paparan wikipedia di atas jelas korban seluruh nya sipil yang di tembak secara acak pada tempat berbeda.dalam islam jelas di larang membunuh sasaran non militer,tak boleh membunuh secara semena-mena.

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar r.a, ia berkata, “Aku mendapati seorang wanita yang terbunuh dalam sebuah peperangan bersama Rasulullah saw. Kemudian beliau melarang membunuh kaum wanita dan anak-anak dalam peperangan,” (HR Bukhari-muslim)

Haram hukumnya membunuh wanita, anak-anak dan para buruh/ pekerja/pegawai yang tidak ikut berperang dan membawa senjata untuk berperang. Hal ini telah dinukil secara mutawatir dari wasiat para Khulafa-ur Rasyidin kepada para panglima perang Islam.

Wasiat Abu Bakar ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu kepada panglima perang Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma ketika akan menyerang negeri Syam :

“Jangan kalian berbuat khianat, jangan mencuri harta rampasan perang, dan jangan melanggar perjanjian, jangan mencincang jasad, jangan membunuh anak kecil, jangan pula membunuh orang tua yang sudah lanjut usia, jangan membunuh wanita, jangan pula menebangi pohon kurma, jangan membakarnya, jangan memotong pohon yang berbuah. Dan kalian nanti akan mendapati sejumlah orang yang mengkhususkan diri dalam shawami’ (tempat peribadatan), maka biarkanlah mereka dengan peribadatan mereka. Kalian pun akan mendatangi suatu kaum yang akan menyajikan kepada kalian bejana yang penuh dengan beraneka ragam makanan. Jika kalian memakannya, sedikit demi sedikit, sebutlah nama Allah. Kalian akan menjumpai kaum yang mencukur rambut tengahnya dan membiarkan bagian samping layaknya sorban, maka seranglah mereka dengan pedang, bertahanlah dengan menyebut nama Allah, semoga Allah memusnahkan mereka dengan tikaman pedang dan wabah penyakit.”

‘Dalam wasiat di atas, Abu Bakar tidak memerintahkan untuk membunuh semua orang, akan tetapi beliau melarang membunuh warga sipil dan hanya membunuh orang-orang militan dari mereka saja yaitu orang yang mencukur rambut tengahnya dan membiarkan bagian samping layaknya sorban.

Dari strategi perang jelas tindakan ini(serangan prancis) konyol dan tak tepat sasaran.bahkan sangat salah sasaran.jika pun mau memberi pukulan yang benar serang markas militer dan kepolisian para agressor dan penjajah,bukan sipil.

ISIS MENGAKU BERTANGGUNG JAWAB SEBAGAI BALAS DENDAM PADA PRANCIS

Merdeka.com – Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) resmi mengaku bertanggung jawab atas serangan teror di Ibu Kota Paris, Prancis, yang menewaskan 120 orang. Jumlah korban tewas sebelumnya disebut mencapai 158, telah direvisi oleh otoritas keamanan Prancis.

Keterangan tertulis ISIS disebar ke media massa Prancis hari ini, Sabtu (14/11). Dalam surat berbahasa Prancis itu, militan khilafah menyatakan Prancis sejak beberapa bulan ini sudah menjadi “target utama operasi.”

ISIS menjelaskan serangan ke Paris dilancarkan militan kiriman mereka, sebagai balasan atas kebijakan Negeri Anggur mengirim jet menghancurkan markas mereka di Suriah.

“Prancis berani menghina kekalifahan dengan mengirim pesawat-pesawat mereka ke Suriah. Kekhalifahan Islam kini meruntuhkan kesombongan mereka di Paris. Serangan ini cuma awal dan peringatan bagi kaum kafir untuk menjadi pelajaran,” demikian kutipan pernyataan ISIS yang disebar Al Hayat Media Centre, sayap propaganda para militan.

Pendukung ISIS sejak dini hari tadi sudah merayakan penyerangan di Paris lewat Twitter, namun belum ada pengakuan resmi. Korban selamat pun melaporkan ada teriakan “ini semua demi Suriah!” dari salah satu pelaku penembakan.

Klaim ISIS dibenarkan Presiden Francois Hollande yang segera menggelar jumpa pers di Istana Elycee, pagi ini waktu setempat.

“Kejahatan keji tadi malam dilakukan oleh pasukan jihadis ISIS untuk melawan Prancis,” ujarnya seperti dilansir AFP.

“Kejahatan ini dirancang dan dikendalikan dari luar negeri,” imbuh Hollande. Presiden Prancis mengatakan akan melawan organisasi manapun yang berani menyerang Tanah Air mereka.

Prancis terlibat operasi militer Koalisi Barat menggempur markas militan di Suriah sejak akhir September lalu. Jet-jet tempur Negeri Anggur menyasar gudang logistik ISIS di wilayah utara.

Sebelumnya dilaporkan, serangan teror terjadi beruntun di tujuh lokasi terpisah, di kawasan timur Ibu Kota Paris. Bom meledak di Stadion Stade de France, Dua bar dilempari granat dan ditembaki, satu restoran diberondong senapan mesin. Penyerangan paling parah terjadi di Gedung Konser Bataclan yang dipenuhi lebih dari 1.000 anak muda. Sejauh ini delapan pelaku tewas, tujuh meledakkan dirinya sebelum ditangkap polisi Paris.( http://www.merdeka.com/dunia/isis-resmi-mengaku-bertanggung-jawab-atas-teror-di-paris.html )

Lagi-lagi ISIS.dalam perang suatu kewajaran jika musuh menimbul kan kerugian dalam serangan,lalu kerugian itu di balas dengan serangnan  balik.itu sudah umum dalam perang di Dunia ini.ketika Zappelin jerman membombardir london….inggris menyerang balik jerman dan pangkalan Zappelin seperti contoh di Dusseldorf.

Namun serangan balas ISIS tentu dalam timbangan islam adalah serangan balas yang bodoh.dan lebih dari itu serangan itu bertentangan dengan kesopanan perang islam.jadi penyerangan paris bukan lah ajaran islam.Allah,Muhammad,Quran dan islam berlepas tangan dari tindakan mereka.

Islam mengajar kan Jihad dan peperangan…tetapi peperangan itu di ikat oleh peraturan dan kesopanan perang .

sayang sekali jika ada Jihad islam model begini…yang melakukan perang brutal dan tak terarah lalu mengklaim diri nya sebagai jihad islam,padahal cara-cara perang nya sangat jauh dari Islam.dari bahasan di atas jelas serangan paris 2015 tak ada hubungan nya sama sekali dengan ajaran Islam.