langit dan bumi

Para pengkritik Islam mengkritik bahwa ada pertentangan Quran dengan teori Modern.yakni peryataan Quran bahwa Bumi  tercipta terlebih dahulu baru kemudian tercipta langit.padahal usia langit/alam semesta lebih tua dari bumi.menurut ilmuan modern,alam semesta tercipta 13.5 milyar tahun lalu.sedang bumi tercipta 4.5 milyar tahun lalu.dan pengkritik islam berkata Quran telah salah bahwa bumi tercipta lebih dulu ketimbang langit.mereka menyodor kan ayat-ayat ini:

Artinya : “Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. dan Dia Maha mengetahui segala sesuatu” (Q.S. Al-Baqarah [2] : 29)

Perhatikan ayat di atas,dengan tafsiran dangkal para kafirin,mereka berkata quran telah menyatakan bumi di jadikan dulu baru di jadikan langit 7…ayat lain nya:

قُلْ أَئِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِالَّذِي خَلَقَ الْأَرْضَ فِي يَوْمَيْنِ وَتَجْعَلُونَ لَهُ أَنْدَادًا ذَلِكَ رَبُّ الْعَالَمِينَ (9) وَجَعَلَ فِيهَا رَوَاسِيَ مِنْ فَوْقِهَا وَبَارَكَ فِيهَا وَقَدَّرَ فِيهَا أَقْوَاتَهَا فِي أَرْبَعَةِ أَيَّامٍ سَوَاءً لِلسَّائِلِينَ (10) ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ {فَقَضَاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ فِي يَوْمَيْنِ وَأَوْحَى فِي كُلِّ سَمَاءٍ أَمْرَهَا وَزَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَحِفْظًا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ (12) [فصلت: 9 – 12]

Katakanlah: “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagiNya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam”. Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati”.  Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (QS Al Fusilat : 9-12)

Perhatikan yang saya bold merah…jika anda tak teliti seakan-akan quran mengatakan di cipta bumi dulu dan langit/alam semesta belum lah ada.

Ayat lain:

Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit? Allah telah membangunnya,27). Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,28). dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita dan menjadikan siangnya terang benderang.29). Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya(Qs.79:27-30)

Maka kita menjawab segala kritikan mereka sekarang,Dan saya katakan Alhamdulillah,tak ada kontradiksi Quran dalam masalah ini:

BUMI DI CIPTAKAN LEBIH DULU DALAM 4 MASA,LALU BARU ALLAH CIPTAKAN 7 LAPIS LANGIT DALAM DUA MASA,TETAPI USIA LANGIT TETAP LEBIH TUA.

Seperti ayat di atas surat Fusilat.dimana bumi di ciptakan dulu selama 4 masa,baru di cipta langit 7 dalam 2 masa.penciptaan lebih dulu bumi bukan berarti bumi lebih tua dari langit/alam semesta.langit tetap lebih tua dari bumi dengan di tunjuk kan dalam ayat ini:

Katakanlah: “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagiNya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam”. Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati”.  Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (QS Al Fusilat : 9-12)

 

Perhatikan lah pada ayat di atas.setelah Allah menciptakan bumi dalam 4 masa,lalu Allah menuju penciptaan langit.waktu itu langit masih berupa asap,lalu Allah ciptakan 7 lapis langit.perhatikan lah yang saya bold biru.setelah bumi di ciptakan selama 4 masa,sesungguh nya langit/alam semesta itu sudah lah ada,tetapi MASIH BERUPA ASAP.dari sini kita beroleh kesimpulan quran tetap menunjuk kan usia langi/alam semesta lebih tua dari bumi.sebab sebelum bumi terbentuk selama 4 masa,langit sudah ada dalam bentuk materi asap.maka kronologis nya kita susun sebagai berikut:

1)LANGIT/ALAM SEMESTA SUDAH ADA,TAPI MASIH BERUPA ASAP=Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap…arti nya sebelum 7 lapis langit di bentuk langit sudah ada lebih dulu,namun masih berupa asap/gas.

2)LALU ALLAH MENCIPTAKAN BUMI 4 MASA=Katakanlah: “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagiNya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam”. Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya…….ketika bumi di cipta dalam 4 masa langit/alam semesta sudah ada terlebih dahulu,tetapi belum berbentuk 7 lapis langit/alam semesta masih berupa asap

3)LALU ALLAH MENUJU LANGIT/ALAM SEMESTA YANG SUDAH ADA TERLEBIH DULU DARI BUMI,NAMUN MASIH BERUPA ASAP DAN BELUM TERBENTUK JADI 7 LAPIS LANGIT..LALU ALLAH MEMBENTUK LANGIT MENJADI 7 DALAM 2 MASA=.Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati”.  Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa..

4)LALU BUMI DI HAMPAR KAN=…Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit? Allah telah membangunnya,27). Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,28). dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita dan menjadikan siangnya terang benderang.29). Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya(Qs.79:27-30)…..perhatikan lah ayat di atas…..Allah menciptakan langit,membangun langit,meninggikan bangunan nya dan di sempurnakan jadi 7 langit,yang sebelum nya berupa asap.saat itu bumi sudah tercipta selama 4 masa.setelah ciptakan,bangun,tinggikan dan sempurnakan langit jadi 7,lalu Allah menghamparkan bumi buat kehidupan mahluk hidup di atas nya,setelah bumi telah di cipta 2 masa dan di cipta isi nya 2 masa,setelah itu Allah menuju langit yang sudah ada yang masih berupa asap,lalu di cipta menjadi 7 lapis langit dalam 2 masa,setelah itu bumi sudah siap,lalu Allah hampar kan buat kehidupan……jadi tak ada yang salah dan kontradiksi dalam quran….para kafir salah tafsir ayat di atas,bahwa menghampar kan bumi=menciptakan bumi.padahal dua hal itu berbeda.penghamparan bumi adalah seperti  hal nya hidangan yang lengkap dan sudah matang,siap di makan di meja,setelah di cipta(di masak)didapur.

JADI,KESIMPULAN NYA TAK ADA YANG SALAH DAN KONTRADIKSI DALAM QURAN,JUSTRU ALKITAB MENGATAKAN BUMI TERCIPTA SEBELUM LANGIT DI CIPTAKAN

Dari kronologi penciptaan dalam quran di atas maka kita menyaksikan bahwa tidak ada yang salah dan kontradiksi dalam quran.langit/alam semesta tetap lah yang tertua dalam Al-quran di banding kan bumi.maka tidak ada kesalahan dalam quran sedikit pun.para kristen radikal kerap mengusung tuduhan basi ini tampa mengaca kepada Alkitab mereka sendiri.justru Alkitab mengatakan Bumi tercipta terlebih dahulu di banding langit:

 

Kejadian 1

1. Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

2. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

3. Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi.

4. Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.

5. Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.

6. Berfirmanlah Allah: “Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.”

7. Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian.

8. Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.

9. Berfirmanlah Allah: “Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.” Dan jadilah demikian.

10. Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

11. Berfirmanlah Allah: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.” Dan jadilah demikian.

12. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

13. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.

14. Berfirmanlah Allah: “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,

15. dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.” Dan jadilah demikian.

16. Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.

17. Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,

18. dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

19. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.

20. Berfirmanlah Allah: “Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala.”

21. Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

22. Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: “Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak.”

23. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima.

24. Berfirmanlah Allah: “Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar.” Dan jadilah demikian.

25. Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

26. Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

27. Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

28. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

29. Berfirmanlah Allah: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.

30. Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian.

31. Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Perhatikan yang saya bold merah…..menunjuk kan menurut Alkitab bumi tercipta sebelum ada langit

2. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya

Bumi sudah ada tapi belum berbentuk laut dan darat seperti sekarang.masih kosong,bumi masih seluruh nya berupa samudra raya yang gelap gulita.baru setelah itu di ciptakan cakrawala atau langit:

6. Berfirmanlah Allah: “Jadilah cakrawala

8. Lalu Allah menamai cakrawala itu langit

Jadi Bumi sudah tercipta sebelum langit tercipta dalam alkitab.maka Alkitab sudah salah menempat kan bumi tercipta terlebih dahulu baru tercipta langit.bukti lain bahwa bumi tercipta lebih dulu di banding langit dalam alkitab bisa kita lihat dalam ayat lanjutan nya:

9. Berfirmanlah Allah: “Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.” Dan jadilah demikian.

10. Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

Ayat 9 di atas menunjuk kan setelah langit tercipta,bumi sudah ada sebelum nya.air di bawah langit menunjuk kan samudra raya yang meliputi seluruh bumi yang gelap gulita.lalu Tuhan memerintah kan air berkumpul pada satu tempat hingga kelihatan yang kering.yang kering darat,yang kumpulan air di sebut  laut.begitulah terbentuk laut dan darat menurut Alkitab

11. Berfirmanlah Allah: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.” Dan jadilah demikian.

12. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

13. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.

Menunjuk kan perkembangan bumi selanjut nya setelah di cipta terlebih dahulu di banding langit.maka kronologi penciptaan langit dan bumi menurut Alkitab adalah:

1)Bumi sudah tercipta tapi masih kosong di liputi samudra raya yang gelap gulita

2)di ciptakan cakrawala/langit

3)di bumi yang sudah tercipta,samudra yang meliputi bumi di pisah kan.air berkumpul satu tempat,hingga kelihatan yang kering.yang kering darat,kumpulan air di sebut laut

4)lalu bumi berkembang selanjut nya dengan tumbuh-tunbuhan.

Dari penjabaran di atas jelas quran bebas dari kesalahan.sedang kan justru alkitab mengatakan bumi tercipta terlebih dahulu baru kemudian tercipta langit.maka hendak nya para penghujat mengaca diri dengan kitab nya sendiri sebelum menghakimi kitab orang lain.