Lebah

Para pengkritik Islam mempermasalah kan suatu ayat dalam Al-quran tentang lebah madu.yakni ayat berikut ini:

 

وَأَوْحَىٰ    رَبُّكَ    إِلَى    النَّحْلِ    أَنِ    اتَّخِذِى    مِنَ    الْجِبَالِ    بُيُوتًا    وَمِنَ    الشَّجَرِ    وَمِمَّا    يَعْرِشُونَ


Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”, An Nahl:68 ﴿

  

ثُمَّ    كُلِى    مِن    كُلِّ    الثَّمَرٰتِ    فَاسْلُكِى    سُبُلَ    رَبِّكِ    ذُلُلًا    ۚ    يَخْرُجُ    مِنۢ    بُطُونِهَا    شَرَابٌ    مُّخْتَلِفٌ    أَلْوٰنُهُۥ    فِيهِ    شِفَآءٌ    لِّلنَّاسِ    ۗ    إِنَّ    فِى    ذٰلِكَ    لَءَايَةً    لِّقَوْمٍ    يَتَفَكَّرُونَ


kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. An Nahl:69 ﴿

Kritik mereka adalah:lebah sesungguh nya tidak makan buah-buahan,tetapi lebah memakan Nektar bunga  dan serbuk sari.pengkritik islam buru-buru mengatakan quran telah salah mengatakan bahwa lebah memakan tiap-tiap macam buah-buahan.mari kita jawab kritikan ini:

MAKSUD AYAT DI ATAS ADALAH:MAKAN LAH DARI TIAP MACAM BUAH-BUAHAN NEKTAR BUNGA NYA DAN SERBUK SARI NYA

Ayat di atas merupakan perintah global yang tidak di rinci Allah.makan lah dair tiap-tiap macam buah-buahan bukan berarti lebah makan buah,tetapi Allah memaksud kan makan lah dari tiap-tiap macam buah-buahan itu nektar bunga dan serbuk sari nya.Allah tak merinci lebah makan nektar bunga dan serbuk sari karena menyesuai kan dengan bahasa orang arab gurun yang tidak mengerti tentang lebah mengunakan cucuk nya untuk makan nektar bunga dan serbuk sari.dan padanan bahasa arab nya saat itu sulit untuk di cari,karena memang mungkin di jazirah Arab saat itu pohon buah-buahan sangat langka,hanya di daerah-daerah tertentu saja yang ada.sepertidi seputar Thaif,yang di ceritakan setelah nabi di lempar batu di thaif,Nabi di beri anggur di suatu kebun.

Orang Arab gurun saat itu tentu sulit di beri bahasa ilmiyah tentang proses lebah hisap nektar bunga dan serbuk sari,maka Allah memberi kalimat global saja.dan di mungkin kan tak ada padanan kata nya dalam bahasa arab saat itu baik nektar bunga maupun serbuk sari.sebab bangsa arab gurun tidak berminat pada penelitian-penelitian ilmiyah,tak berminat meneliti prilaku lebah dalam makan.maka itu bangsa arab masa itu tak menemukan padanan kata dalam bahasa arab untuk nektar bunga dan serbuk sari.maka Allah tentu tak akan menurun kan ayat yang tak di mengerti bahasa nya pada bangsa arab saat itu,dan memang tidak ada padanan kata nya dalam bahasa arab saat itu.

TAFSIRAN INI BISA JUGA DI JADIKAN RUJUKAN

Dalam memahami perkataan manusia saja kita bisa salah tafsir.jika kita salah tafsir dan tak mengerti kita bisa bertanya pada manusia itu selama ia masih hidup.begitu juga pada perkataan Allah,bisa saja manusia salah tafsir dan salah paham dengan perkataan Allah.dan kita tak bisa bertanya dan dialogh pada Allah buat menerang kan sebab wahyu sudah di tutup.maka satu-satu nya jalan adalah kita mempergunakan akal yang di beri Allah yang memang juga untuk memahami Ayat-ayat-Nya.

Salah satu tafsir yang bisa jadi rujukan juga adalah,maksud firman Allah sesungguh nya begini:

1)Allah pada pangkal awal ayat berfirman kepada lebah

Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”, An Nahl:68 ﴿

2)Pada tengah ayat Allah berfirman kepada manusia untuk makan buah-buahan hasil proses lebah memakan nektar bunga dan serbuk sari

kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu)(An-Nahl 69)

Ayat di atas sesungguh nya firman Allah kepada manusia untuk memakan buah-buahan yang di hasil kan penyerbukan lebah,hasil dari kesukaan lebah memakan nektar bunga dan serbuk sari.perhatikan bahwa Allah menyuruh untuk menempuh jalan Tuhan.menempuh jalan Tuhan tentu maksud nya untuk manusia,yakni menempuh jalan syariat Allah dengan bertakwa.

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. An Nahl:125 ﴿

Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. Ibrahim:1 ﴿

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: “Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali”. Al Baqarah:126 ﴿

Jadi ayat tengah ini sesungguh nya firman kepada manusia,bukan kepada lebah.jika ayat ini di pahami seperti itu maka tak ada kesalahan sedikit pun pada firman Allah di atas.dan begitu lah kita memahami makna tersembunyi perkataan Allah dalam firman-Nya.dan tafsir ini bisa di jadikan pendekatan baru menjawab kritikan ayat tentang lebah ini.Wallahu Alam.

3)Pada akhir ayat Allah menerangkan mamfaat lebah bagi manusia

Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. An Nahl:69 ﴿

Maka ayat di atas mengandung 3 bagian.pangkal awal ayat Allah berfirman kepada lebah dalam membuat tempat tinggal,pada tengah ayat Allah berfirman kepada manusia agar memakan buah-buahan hasil penyerbukan lebah(dengan memakan nektar bunga dan serbuk sari),pada akhir ayat Allah menerang kan mamfaat lebah bagi manusia.

ALLAH MEMBERI KALIMAT GLOBAL YANG MAKNA HAKIKI NYA TAK DI RINCI DAN DI TERANG KAN

Makan lah dari tiap macam buah-buahan…….Allah tak merinci ke soal nektar dan serbuk sari,memang karena keterbatasan ilmiyah bangsa arab saat itu tentang penyerbukan lebah hingga tak ada padanan kata untuk itu.Allah memberi kalimat global yang sarat makna.maka Allah mengosongkan tentang nektar dan serbuk sari ini di karena kan pertimbangan akal bangsa arab belum maju untuk memahami penyerbukan lebah dan padanan bahasa nya tidak ada,hingga di beri kalimat global yang sarat makna dan tafsir.bangsa arab bangsa yang jauh dari ilmiyah,mereka tidak pernah meneliti biologi,fisika,kimia dll….dan tidak pernah menulis buku-buku ilmiyah.tak ada buku tentang lebah di jazirah arab saat itu,hingga tak ada yang mengetahui lebah makan nektar dan serbuk sari.jika pun ada segelintir bangsa arab pernah melihat lebah hinggap di bunga(ketika mereka misal berdagang di syiria daerah subur banyak tanaman),mereka tentu sekedar melihat saja dan masa bodoh dengan sisi ilmiyah nya.

BISA SAJA ADA LEBAH YANG MAKAN BUAH

Bisa saja ada lebah yang makan buah.jika demikian maka olok-olokan anda mentah.setidak nya di tunjuk kan kepada dua video ini:

Lebah memakan buah Apel: https://www.youtube.com/watch?v=hRa0bWIAZcA&NR=1&app=desktop

Lebah memakan buah rambutan: https://www.youtube.com/watch?v=1F7grHvW0Rw&app=desktop

Jika dua video itu benar…..maka maksud firman Allah lebah makan buah menunjuk kan lebah bukan saja makan nektar dan serbuk sari,tetapi buah juga.Wallahu alam.

QURAN TAK PERNAH SALAH,YANG SALAH ADALAH PRASANGKA KITA DAN SALAH PAHAM KITA ATAS FIRMAN-NYA

Ketika quran menyatakan Makan lah dari tiap macam buah-buahan,maka itu benar firman Tuhan.dan firman Tuhan

di Al-quran tidak pernah salah.yang salah adalah salah paham kita dan salah tafsir kita kepada firman Tuhan itu dalam Quran.maka salah kan lah diri mu sendiri,bukan salah kan Quran nya.dan saya telah membahas sisi-sisi kesalahan kita memahami perkataan Tuhan.

PARA PENGOLOK-OLOK AYAT QURAN HENDAK NYA TAHU DIRI DAN BERKACA PADA DIRI MEREKA SENDIRI

Kebanyakan kristen juga mengolok ayat tentang lebah ini dengan pemahaman sekulit ari saja.dan mereka tidak berkaca kepada alkitab mereka sendiri yang lebih menggelikan lagi kesalahan nya.kristen radikal itu berusaha agar quran tampak salah dan KUE KEBENARAN ada di Alkitab mereka.

Saya katakan MIMPI DI SIANG BOLONG :oops

Alkitab sendiri padat dengan kesalahan.maka kue kebenaran sangat jauh dari kristen dan Alkitab kristen.justru dengan penjelasan tentang ayat lebah di atas makin menunjuk kan kebenaran Quran,dan membebas kan Quran dari tuduhan kesalahan.dan kristen radikal hendak nya tahu diri,ada hewan-hewan dalam Alkitab yang makanan nya tidak lazim,dan tidak masuk akal di tinjau dari ilmu biologi dan sains.mari kita lihat contoh nya:

1)Ular makan debu tanah

(14) Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.(Kejadian 3:14)

2)Makanan bagi segala binatang di bumi,segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi yang bernyawa di beri tuhan tumbuh-tumbuhan hijau sebagai makanan nya?

(30) Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian.(Kejadian 1:30)

Perhatikan ayat di atas,segala binatang di bumi di beri tumbuhan hijau sebagai makanan nya.tentu ayat ini salah dan menggelikan.Seperti yg telah kita ketahui bahwa Singa, Macan Tutul, Harimau, Cheetah, Anjing, Srigala, Rubah, Buaya, Hiu, Paus Pemburu, Ular dan masih banyak lagi binatang-tumbuhan karnivora lainnya tidak memakan tumbuh-tumbuhan hijau.

Gigi binatang tersebut memiliki taring dan berbagai desain gigi yg dipergunakan untuk membunuh mangsa dan juga memotong daging. Maka dengan jenis gigi seperti itu, MUSTAHIL jika binatang-binatang tersebut tercipta untuk memakan tumbuh-tumbuhan hijau.

Karna seperti yg kita ketahui, bahwa hewan-hewan herbivora memiliki jenis gigi yg rata, dan sangat sesuai untuk memakan tumbuh-tumbuhan. Dari desain gigi saja sudah bisa kita ketahui makanan apa yg layak bagi binatang-binatang tersebut.

Begitu juga dengan burung Elang, Nazar, Pelikan, Gagak dan Burung Hantu, Rayap, Kalajengking, kelabang, Tawon, Laba-Laba, dan Kumbang Kotoran juga tidak memakan tumbuh-tumbuhan hijau.(klik)

3)Beruang makan rumput,singa makan jerami dan srigala makan rumput?

Yes 11:7 Lembu dan beruang akan sama- sama makan rumput dan anaknya akan sama-
sama
berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu.

Yes 65:25 Serigala dan anak domba akan bersama-sama makan rumput , singa akan
makan
jerami seperti lembu dan ular akan hidup dari debu. Tidak ada yang akan berbuat jahat
atau
yang berlaku busuk di segenap gunung-Ku yang kudus,” firman TUHAN.

KESIMPULAN

Dalam memahami firman Allah perlu akal yang sehat dan penalaran yang mendalam atas firman Allah itu.dengan pembahasan di atas kita dapat membebas kan tuduhan kesalahan quran.bagaimana dengan kristen?bagaimana mereka dapat meng kompromi kan Alkitab yang jelas-jelas salah agar menjadi terlihat benar?kristen mengejek(dengan kedangkalan analisis)lebah makan buah.bagimana dengan singa makan jerami?

Jika anda tahu malu…kita seri bukan?🙂

bagaimana kristen mengkompromikan kesalahan narasi banjir nuh?di mana banjir itu meliputi seluruh dunia?bagaimana cara nuh memuat ribuan spesies bumi untuk di selamat kan di seluruh bumi di kapal nya yang terbatas?kesalahan narasi ini sulit di kompromikan dengan tafsir apapun,dan final nya alkitab  salah.dan muslim mampu mengompromikan maksud ayat lebah di atas hingga membebas kan quran dari kesalahan.jadi,dalam hal ini,quran lah menjadi kebenaran yang final.