Sebuah lukisan karya Jean-Léon Gérôme tentang jual-beli budak di sebuah pasar di dunia Arab.menurut saya penggambaran itu Hoax.sebab Islam melarang membuka Aurat orang lain.terlihat budak wanita itu di telanjangi.

Sebuah lukisan karya Jean-Léon Gérôme tentang jual-beli budak di sebuah pasar di dunia Arab.menurut saya penggambaran itu Hoax.sebab Islam melarang membuka Aurat orang lain.terlihat budak wanita itu di telanjangi.jika pun itu pernah terjadi,itu penyimpangan terhadap syariat islam.

Pada beberapa bulan lalu kita di suguh kan berita Boko Haram menculik 234 siswi perempuan di Nigeria( Merdeka.com ).Kelompok Boko Haram ini menculik para gadis ini menurut kabar berita yang berkembang untuk di jual dan di jadikan budak.saya katakan bahwa,tindakan brutal Boko Haramn ini adalah tak sesuai Islam,dan tanda kelompok ini sama sekali tak mengerti aturan Islam mengenai perbudakan.berikut kabar berita nya:

Merdeka.com – Ratusan siswi sekolah di Nigeria yang diculik lebih dari dua pekan lalu dikabarkan telah dijual untuk dijadikan istri bagi para militan Islam dengan harga Rp 150 ribu untuk masing-masing anak.

Para remaja perempuan itu diculik dari sekolah menengah pertama (SMP) mereka, di wilayah Chibok, saat tengah malam oleh orang-orang bersenjata dari Boko Haram dan diyakini telah diselundupkan melintasi perbatasan Kamerun dan Republik Chad, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Kamis (1/5).

Beberapa dari mereka telah dipaksa untuk menikah meski bertentangan dengan kehendak mereka dan digunakan sebagai hamba dan budak seks. Ini seperti dikatakan seorang sesepuh masyarakat.

Ketua Asosiasi Pengembangan Chibok, Pogo Bitrus, mengatakan kepada the Times para penculik menjual anak-anak berusia 16-18 tahun ke dalam perbudakan dan memaksa mereka untuk menikah dengan anggota dari kelompok ekstremis lainnya.

“Jika para penculik mencoba untuk mencapai titik politik, saya pikir hal terbaik bagi kita adalah untuk mencoba memastikan mereka tidak berhasil,” Bitrus.

“Tetapi dari semua indikasi menyebut mereka berhasil, karena tidak adanya tindakan dari pemerintah sehingga membantu orang-orang ini mencapai tujuan mereka,” lanjut dia.

Dia mengatakan para korban telah dibawa ke Kamerun dan Chad menggunakan kano di mana calon suami mereka akan membayar uang sekitar Rp 150 ribu untuk pengantin.

Para siswi sekolah itu telah diculik pada 14 April lalu oleh orang-orang bersenjata yang menggerebek asrama mereka dan menculik para gadis ketika mereka tidur.

Awalnya para pejabat mengatakan sekitar 85 gadis telah diculik. Tapi kemudian muncul kenyataan bahwa sebanyak 234 siswi hilang.

Sejauh ini, tak satu pun dari para murid sekolah itu telah diselamatkan. Namun, sekitar 40 siswi berhasil melarikan diri dari cengkeraman para penculik, yang diyakini anggota kelompok jihad Islam.

Para orangtua dan warga kota lainnya telah meningkatkan pencarian di hutan Sambisa, yang berbatasan dengan Kota Chibok dan merupakan tempat persembunyian bagi para militan.

Mereka tidak memiliki persenjataan dan akhirnya terpaksa harus kembali.

Sumber-sumber keamanan mengatakan mereka tengah dalam ‘pengejaran’ terhadap para penculik. Tapi sejauh ini mereka belum menyelamatkan salah satu korban penculikan

Para keluarga gadis yang diculik dan para pendukung mereka sekarang telah mengorganisir demonstrasi massal di Nigeria dalam upaya untuk memaksa Presiden Goodluck Jonathan untuk mengambil tindakan yang lebih drastis.

Boko Haram telah menculik para gadis melalui serangan terhadap sekolah, desa dan kota, tetapi penculikan massal terbaru ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Menurut pejabat Nigeria para ekstremis menggunakan para wanita muda sebagai pekerja, tukang masak, dan budak seks.

Boko Haram memiliki sejarah penculikan terhadap wanita, dan diperkirakan ada 10.000 kematian yang disebabkan oleh kelompok dibentuk pada 2002 itu.

Kelompok ini menolak pandangan Barat dan tujuan mereka adalah untuk mendirikan negara Islam ‘murni’ yang ditetapkan oleh hukum syariah.( http://www.merdeka.com/dunia/boko-haram-culik-ratusan-siswi-buat-dijual-kepada-militan-islam.html )

Sekarang kita bedah satu-satu kesalahan Boko Haram yang sangat bertentangan dengan Islam ini.semua kesalahan fatal ini karena mereka salah menafsir kan Islam.Sheikh Abdulaziz Al al-Sheikh, seorang ulama terkenal di Arab Saudi setidak nya telah mengecam dan menganggap sesat tindakan Boko Haram ini.di indonesia,MUI juga mengecam.bahkan Ulama sedunia mengecam penculikan itu.mari kita bedah kesalahan Boko Haram mengenai perkara ini.mari kita simak:

  1. Perbudakan telah di hapus kan dari muka bumi,ekstrimis Boko Haram telah melakukan kesalahan fatal ketika kembali membangkit kan perbudakan di dunia modern ini
  2. Cara mengambil budak Boko Haram adalah cara yang batil.tak di kenal dalam Islam mengambil budak dengan cara menculik para sipil yang tak terlibat peperangan.budak terjadi dalam perang islam pada masa lalu hanya pada orang-orang yang terlibat perang.contoh nya,ketika Khaibar di tahluk kan,Pasukan islam mendapat tawanan perang yakni Shafiyah binti huyay.ketika pasukan Islambertempur dengan Persia Sasanid,Kisra persia lari meninggalkan dua putri nya,Syahr banu dan Syah zanan.mereka menjadi tawanan perang.hukum masa itu mereka bisa saja menjadi budak,tetapi mereka di nikah kan dengan kaum muslimin.
  3. Tak pernah dalam sirah Nabi dan sahabat mengerah kan pasukan ke desa-desa yang damai,lalu menculik ratusan gadis buat di jadikan budak atau di jual.cara terjadi nya perbudakan dalam islam bukan seperti itu,bukan dengan cara batil Boko haram.bukan dengan cara menculik paksa para sipil yang tak berdosa

Maka,cara-cara teroris Boko Haram sama sekali bertentangan dengan syariat Islam dan bukan bagian dari Islam,tak pernah di contoh kan Nabi dan para sahabat menculik orang-orang yang tak berdosa untuk di jadikan budak.maka Boko Haram adalah kaum sesat yang menganggap diri mereka benar.banyak teroris-teroris seperti mereka membawa kedok agama dan melakukan banyak tindakan brutal yang di tentang oleh Islam itu sendiri.

Sekarang timbul pertanyaan di benak kita muslim:Pada masa modern ini,perbudakan telah total di hapuskan.usaha menghapus praktik perdagangan terus diupayakan. Usaha-usaha ini mencapai puncaknya, pada konvensi Anglo di Mesir pada 1887 M dan Anglo Usmaniyah pada 1880. Pada 1890, pemerintahan Turki Usmani, menandatangani Brussels Act yang menentang perdagangan budak, dan perdagangan budak-budak Afrika melalui laut secara bertahap dikurangi( Klik ).fenomena perbudakan adalah hal biasa pada masa dulu di Amerika ( Klik ),begitu juga Eropa(Klik),Usmaniyah ( Klik ),dan seluruh Dunia (Klik,Klik),Koloni Dunia baru spanyol(Klik), Jepang(Klik), Perdagangan budak Trans Atlantik(Klik) , Arab Saudi menghapus perbudakan tahun 60-an( Sumber ).

Lalu kita di kejut kan dengan Ulah Boko Haram yang menculik gadis-gadis Nigeria untuk di jadikan Budak.sangat di sayang kan,ketika dunia modern telah menghapus perbudakan,para begundal ini menghidup kan nya kembali dan naif nya mengambil budak dengan cara yang salah,dengan cara penculikan-penculikan warga yang tak berdosa.sekarang kita bertanya:Apakah Haram atau Halal mengambil tawanan-tawanan perang menjadi budak di zaman modern ini ?

SAYA JAWAB DAN SAYA KATAKAN:HARAM HUKUM NYA MENGAMBIL TAWANAN PERANG DI ZAMAN MODERN INI UNTUK  MENJADI BUDAK.saya mempunyai beberapa Argument sebagai berikut:

HARAM NYA MELANGGAR PERJANJIAN NEGARA-NEGARA MUSLIM DENGAN NEGARA-NEGARA NON MUSLIM UNTUK MENGHAPUS KAN PERBUDAKAN

Pada masa modern ini,negara-negara muslim dan non muslim sudah sepakat menghapus perbudakan di zaman modern ini.dalam islam,melanggar janji itu nama nya KHIANAT.dan khianat itu adalah Haram.menghianati perjanjian demi kebaikan apapun adalah Haram.

An-Nisaa`:105

إِنَّآ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ لِتَحْكُمَ بَيْنَ ٱلنَّاسِ بِمَآ أَرَىٰكَ ٱللَّهُ ۚ وَلَا تَكُن لِّلْخَآئِنِينَ خَصِيمًۭا

Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang-orang yang khianat

An-Nisaa`:107

وَلَا تُجَٰدِلْ عَنِ ٱلَّذِينَ يَخْتَانُونَ أَنفُسَهُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ مَن كَانَ خَوَّانًا أَثِيمًۭا

Dan janganlah kamu berdebat (untuk membela) orang-orang yang mengkhianati dirinya. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat lagi bergelimang dosa,

Al-Anfaal:56

ٱلَّذِينَ عَٰهَدتَّ مِنْهُمْ ثُمَّ يَنقُضُونَ عَهْدَهُمْ فِى كُلِّ مَرَّةٍۢ وَهُمْ لَا يَتَّقُونَ

(Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya, dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya).

Al-Israa`:34

وَلَا تَقْرَبُوا۟ مَالَ ٱلْيَتِيمِ إِلَّا بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ حَتَّىٰ يَبْلُغَ أَشُدَّهُۥ ۚ وَأَوْفُوا۟ بِٱلْعَهْدِ ۖ إِنَّ ٱلْعَهْدَ كَانَ مَسْـُٔولًۭا

Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfa`at) sampai ia dewasa dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya.

Dari Abdullah bin Umar radhiallahu’anhuma dari Rasulullah sallallahu’alaihi wa salam bersabda,

إِنَّ الْغَادِرَ يَنْصِبُ اللَّهُ لَهُ لِوَاءً يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيُقَالُ أَلَا هَذِهِ غَدْرَةُ فُلَانٍ (رواه البخاري، رقم 6178، و مسلم، رقم 1735)

“Sungguh, Allah akan tancapkan bendera bagi orang yang berkhianat di hari kiamat. Lalu dikatakan: ‘Ketahuilah ini adalah pengkhianatan di fulan.” (HR. Bukhari, no. 6178, dan Muslim, no. 1735)

Dari Abdullah bin Amr radhiallahu’anhuma, dia berkata, Rasulullah sallallahu’alahi wa sallam bersabda:

أَرْبَعٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ كَانَ مُنَافِقًا خَالِصًا وَمَنْ كَانَتْ فِيهِ خَلَّةٌ مِنْهُنَّ كَانَتْ فِيهِ خَلَّةٌ مِنْ نِفَاقٍ حَتَّى يَدَعَهَا إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا عَاهَدَ غَدَرَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا خَاصَمَ فَجَرَ ، وَإِنْ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنْهُنَّ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنَ النِّفَاقِ  ( رواه البخاري، رقم 3178 و مسلم، رقم 58)

“Empat (prilaku) kalau seseorang ada padanya, maka dia termasuk benar-benar orang munafik. Kalau berbicara berdusta, jika berjanji tidak menepati, jika bersumpah khianat, jika bertikai, melampau batas. Barangsiapa yang terdapat salah satu dari sifat tersebut, maka dia memiliki sifat kemunafikan sampai  dia meninggalkannya.” (HR. Bukhari, 3178 dan Muslim, 58)

Sudah kita ketahui,bahkan dulu ada kesepakatan Turki Usmaniyah dengan negara eropa untuk menghapus kan perbudakan.dan sekarang di zaman modern ini semua negara muslim dan non muslim sepakat untuk menghapus kan perbudakan.maka jika muslim berperang di zaman modern ini lalu mengambil tawanan menjadi budak,maka di anggap berkhianat dengan perjanjian,dan itu adalah Haram.dan mengambil budak itu adalah Haram di zaman modern ini.

SEGALA YANG MEMBUAT ISLAM MENJADI JELEK DI MATA NON MUSLIM DENGAN PRILAKU-PRILAKU MENYIMPANG,HARAM DI LAKUKAN

Muslim Menjelek kan islam adalah Haram dan berdosa besar.dan mengambil tawanan menjadi budak dizaman modern ini,lalu membawa-bawa nama Islam,hingga nama Islam menjadi jelek adalah haram.sebab masa modern ini,perbudakan adalah di anggap Aib.masa lalu perbudakan rata di terima,dan bukan Aib.masa kini,seluruh dunia menganggap perbudakan adalah aib dan tidak membenar kannya.tak ada alasan Muslim membangkit kan kembali perbudakan pada masa tempo dulu,semua manusia kini telah merdeka dengan ikatan janji.maka memperbudak orang-orang yang merdeka adalah haram.

PERBUDAKAN BUKAN AJARAN ISLAM,ISLAM CUMA MENGATUR PEERBUDAKAN YANG SUDAH ADA AGAR LEBIH MANUSIAWI SAMBIL BERUSAHA MEMBEBAS KAN NYA,DAN MENGAMBIL TAWANAN PERANG MENJADI BUDAK TIDAK WAJIB

Islam cuma menyesuai kan norma ekonomi pada saat itu,di mana dulu budak menjadi barang ekonomi.perbudakan bukan produk ajaran islam,perbudakan lebih tua dan sudah ada sebelum Islam.bahkan sejak zaman Abraham,Abraham terkenal memilik banyak budak.maka siapa yang mewajib kan perbudakan di zaman modern ini dan zaman apapun,berarti ia telah berbuat bid’ah.sebab dalam Islam tak ada kata wajib mengambil budak dalam perang.kecuali perang zaman dulu dengan catatan wanita,pria dan anak-anak yang bapa-bapa mereka terlibat perang  terpaksa di aman kan di rumah kaum muslimin setelah perang membuat mereka miskin dan kehilangan segala nya untuk di cukupi makan,minum,pakaian dan tempat tinggal.tetapi mereka melakukan beberapa pekerjaan rumah tangga yang ringan,yang kini di sebut sebagai sahaya.

Maka jika ada pendapat perang mesti dan wajib mengambil budak,maka pendapat itu adalah pendapat Bid’ah yang paling buruk.sebab dalam islam,memperlakukantawanan perang tak melulu dengan opsi perbudakan.opsi lain nya adalah pembebasan tampa syarat dan biaya apapun.opsi itu telah di praktek kan pada masa-masa Islam dahulu.perbudakan bukan ajaran Islam,tetapi Islam cuma mengatur hukum perbudakan,ketiika Islam mau tak mau berhadapan dengan perbudakan.dan pada akhir nya tujuan final islam adalah menghapus kan total perbudakan.

INTI AJARAN ISLAM ADALAH MEMBEBAS KAN PERBUDAKAN

Firman Allah lagi:

۞ لَّيْسَ ٱلْبِرَّ أَن تُوَلُّوا۟ وُجُوهَكُمْ قِبَلَ ٱلْمَشْرِقِ وَٱلْمَغْرِبِ وَلَٰكِنَّ ٱلْبِرَّ مَنْ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ وَٱلْمَلَٰٓئِكَةِ وَٱلْكِتَٰبِ وَٱلنَّبِيِّۦنَ وَءَاتَى ٱلْمَالَ عَلَىٰ حُبِّهِۦ ذَوِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينَ وَٱبْنَ ٱلسَّبِيلِ وَٱلسَّآئِلِينَ وَفِى ٱلرِّقَابِ وَأَقَامَ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَى ٱلزَّكَوٰةَ وَٱلْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَٰهَدُوا۟ ۖ وَٱلصَّٰبِرِينَ فِى ٱلْبَأْسَآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَحِينَ ٱلْبَأْسِ ۗ أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ صَدَقُوا۟ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُتَّقُونَ

Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

Kalau kita perhatikan Quran dan sunnah,islam berusaha melakukan pembebasan perbudakan dengan berbagai cara.dan kini perbudakan telah hapus total dari seluruh muka bumi.dan dunia muslim dan non muslim telah sepakat menghapus total perbudakan.maka haram para Mujahid dan tentara muslim mengambil budak di zaman modern ini setelah seluruh umat manusia telah di merdekakan dengan materai perjanjian.selain mengkhianati perjanjian,perbuatan itu bertentangan dengan tujuan pokok Islam untuk membebaskan perbudakan.semua manusia telah di stempel dan di materai dengan perjanjian kemerdekaan,maka haram merampas kemerdekaan itu.

MEWAJIB KAN PERBUDAKAN PADA TAWANAN PERANG ADALAH BID’AH

Dalam menangani tawanan perang,islam tak mengajar kan kewajiban mengambil tawanan perang menjadi budak.mengambil tawanan perang menjadi budak adalah aturan kuno yang terulis dan tak tertulis,bukan aturan dalam Islam.maka tidak ada dosa dan keberatan jika dalam perang Islam,panglima perang melarang mengambil tawanan menjadi budak,karena tak sesuai dengan semangat modern dan perjanjian modern.dalam islam,menangani tawanan perang tak melulu opsi perbudakan.tetapi membebaskan tampa syarat dan bayaran atau hanya di jadikan tawanan penjara untuk kelak di tukar dengan tawanan muslim.inti ajaran islam adalah membebas kan perbudakan,maka ketika dunia modern telah menyadari perbudakan adalah mesti di hapus kan,mesti nya muslim gembira ketika tujuan final quran tercapai,yakni membebaskan perbudakan.

PERBUDAKAN TELAH HAPUS DI ZAMAN MODERN,APAKAH ESOK TAK MUSTAHIL PERBUDAKAN MUNCUL LAGI?

Kini Dunia modern beradab telah sepakat berjanji menghapus kan perbudakan.apakah mungkin pada masa depan akan terjadi perbudakan lagi?ketika terjadi perang besar dan negara-negara non muslim mengambil budak-budak dari kaum muslimin?hal itu bisa saja terjadi.ketika hal itu terjadi,maka terpaksa Islam juga mengambil tawanan perang menjadi budak juga,walau itu tidak wajib.jika negara muslim di larang merngambil budak saat itu,maka keadaan menjadi timpang.di mana negara-negara kafir seenak nya mengambil muslim dan muslimah menjadi budak,sedangkan negara-negara muslim di Haram kan mengambil pria dan wanita kafir menjadi budak dalam peperangan.padahal jika muslim mengambil budak dalam perang,tak selalu berkonotasi negatif.tetapi untuk melindungi tawanan perang dari keterlantaran,dan budak-budak di perlakukan sangat baik dalam Islam.

Rasulullah saw bersabda: Mereka adalah saudara kamu yang telah menjadi milik kamu karena Allah telah menjadikannya sebagai milikmu; karena itu barangsiapa yang saudaranya tersebut berada dibawah tangannya maka hendaklah ia memberi makan kepadanya dari apa yang ia makan, mempberi pakian dari pakian yang ia pakai, dan hendaknya jangan membebani mereka dengan pekerjaan-pekerjaan yang tidak mereka sanggupi; jika kamu membebani tugas kepada mereka hendaklah kamu menolongnya”. (HR Bukhari).