Perbudakan manusia sesungguh nya tetap berlaku hingga zaman modern ini

Perbudakan manusia sesungguh nya tetap berlaku hingga zaman modern ini

Pada tulisan terdahulu saya membahas perbudakan dalam kitab Ezra hingga kitab Yehezkiel yang nota bene zaman perjanjian lama.sekarang kita memasuki zaman perjanjian baru,dan apa yang di katakan perjanjian baru tentang perbudakan?.perlu sidang pembaca ketahui,walau pembahasan perbudakan menurut Alkitab telah memasuki zaman perjanjian baru,bukan berarti pembahasan ini final.saya Insya Allah akan menulis tema ulang perbudakan dengan kata kunci “HAMBA”,dari perjanjian lama hingga perjanjian baru.sehingga kita akan menemukan seluruh ayat-ayat Alkitab yang berbicara tentang perbudakan.sekarang mari kita bahas,apa yang di katakan perjanjian baru tentang perbudakan?

PAULUS BERBICARA TENTANG ROH PERBUDAKAN

Roma 8:15Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”

Ayat di atas tidak berbicara tentang pembebasan perbudakan manusia.tetapi Paulus membicarakan tentang perbudakan Rohaniah.jadi tak ada hubungan nya dengan pembebasan perbudakan.malah Paulus tentu nya menyetujui hukum-hukum perbudakan yang sangat sadis dan kejam dalam Taurat,malah Paulus memuji seluruh isi hukum Taurat tampa kecuali:

Roma 7:12Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik.

Tentang perbudakan rohani ini Paulus mengatakan di lain tempat:

Roma 8:21tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.

PAULUS MEMBICARAKAN BUDAK-BUDAK,TETAPI SAMA SEKALI TAK MENYINGGUNG PENGAJARAN TENTANG PEMBEBASAN BUDAK

Kolose 3:11dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.

Paulus membicarakan tentang budak-budak,tetapi perhatikan,anda akan kecewa,sebab Paulus sama sekali tak mengajar kan pembebasan perbudakan.Paulus cuma membicarakan kesamaan keimanan pada kristus pada jemaat nya.baik yunani,yahudi,budak-budak dan seterus nya,semua dalam kristus.dari ayat di atas jelas,konsep negara Paulinisme(menurut hukum-hukum Paulus),perbudakan di biar kan tetap berlangsung dan berlanjut.Paulus tidak menyinggung sama sekali tentang membebas kan budak-budak itu.

PAULUS BERKATA:BUDAK HARUS MENGHORMATI TUAN NYA

1 Timotius 6:1Semua orang yang menanggung beban perbudakan hendaknya menganggap tuan mereka layak mendapat segala penghormatan, agar nama Allah dan ajaran kita jangan dihujat orang.

Ayat di atas mempertegas  lagi bahwa Paulus sama sekali tak mengajar kan pembebasan budak-budak berupa manusia.malah Paulus mewajib kan seorang budak untuk menghormati tuan nya.jadi,Paulus tetap menghendaki ada nya lembaga perbudakan agar terus berlangsung.

PADA AKHIR ZAMAN PERBUDAKAN MASIH EKSIS?

Perhatikan kitab Wahyu ini:

Wahyu 6:15Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung.

Wahyu 18:13kulit manis dan rempah-rempah, wangi-wangian, mur dan kemenyan, anggur, minyak, tepung halus dan gandum, lembu sapi, domba, kuda dan kereta, budak dan bahkan nyawa manusia.

Jika ayat-ayat ini membicarakan tentang kondisi Akhir zaman(menurut kristen,kitab wahyu berbicara tentang akhir zaman),maka kita mendapat suatu kenyataan,bahwa kelak,menurut kitab wahyu,perbudakan akan muncul lagi pada zaman mutakhir dan modern.pada ayat-ayat di atas jelas,pada struktur masyarakat itu terdapat para budak-budak,yang tampak nya pada wahyu 6:15 membicarakan tentang huru hara kiamat.

Tulisan ini terlalu pendek,sebab saya cuma mengambil akar kata “Budak”dalam Alkitab,pada pembahasan selanjut nya insya Allah saya akan membahas tentang budak dengan akar kata “HAMBA” agar kita mempunyai pemahaman menyeluruh tentang perbudakan dalam Alkitab.