Ciuman Yudas Iskariot tanda itu lah Yesus yang mesti di tangkap

Ciuman Yudas Iskariot tanda itu lah Yesus yang mesti di tangkap

Pihak kristen ketika membaca tulisan saya tentang kontradiksi kematian Yudas iskariot mereka melakukan apologi tentang kontradiksi siapa yang membeli tanah Hakal Dama,apakah Imam-imam kepala dan tua-tua atau kah Yudas iskariot sendiri?perhatikan kontradiksi nya:

SIAPA YANG MEMBELI TANAH DARAH?IMAM-IMAM KEPALA DAN TUA-TUA ATAU YUDAS? = Pada versi Matius,para Imam-imam kepala dan tua-tua yang mebeli tanah darah/Hakal Dama itu,bukan Yudas.yudas keburu menyesal,melempar uang itu ke dalam bait suci,lalu pergi menggantung diri. ( (3) Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua,(4) dan berkata: “Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah.” Tetapi jawab mereka: “Apa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri!”(5) Maka iapun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri.(6) Imam-imam kepala mengambil uang perak itu dan berkata: “Tidak diperbolehkan memasukkan uang ini ke dalam peti persembahan, sebab ini uang darah.”(7) Sesudah berunding mereka membeli dengan uang itu tanah yang disebut Tanah Tukang Periuk untuk dijadikan tempat pekuburan orang asing.(8) Itulah sebabnya tanah itu sampai pada hari ini disebut Tanah Darah( Matius 27 :3-8 ) ) ……..pada versi kisah para Rasul ,bukan Imam-imam kepala dan tua-tua yang membeli tanah dengan uang penghianatan Yudas,tetapi yudas sendiri yang membeli tanah itu dengan uang penghianatan nya sendiri,lalu ia mati jatuh tertelungkup dengan perut terbelah ( (18) –Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.(19) Hal itu diketahui oleh semua penduduk Yerusalem, sehingga tanah itu mereka sebut dalam bahasa mereka sendiri “Hakal-Dama”, artinya Tanah Darah–( Kisah para Rasul 1:18-19 ) ) .terlihat jelas kontradiksi nya,di kisah para Rasul,yudas lah yang membeli tanah dengan uang penghianatan nya,pada versi Matius,para Imam-imam kepala dan tua-tua yahudi yang membeli tanah itu,tanah yang di sebut Hakal Dama.

seorang kristen melakukan apologia sebagai berikut:

 

Yang beli tua2 pakai uang Yudas. Gitu aja kok ga ngerti. Uangmu walau dilempar ya tetap uangmu( SANG APOLOGET )

Si Apologet ini hendak membersih kan cerita kontradiksi tentang siapa yang membeli tanah Hakal Dama.pada Matius,yang membeli tanah Hakal Dama adalah Imam-imam kepala dan tua-tua.pada kisah para Rasul,yang membeli tanah Hakal Dama adalah Yudas

(18) –Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.( Kisah Para Rasul 1:18 )

Si Apologet mau meyakin kan kita bahwa ayat di atas tetap pengertian nya Imam-imam kepala dan tua-tua yang membeli tanah.dengan pengertian,yang beli imam-imam kepala dan tua-tua dengan uang Yudas.maka Kisah para rasul oleh sang apologet mau di paksa pengertian nya sebagai berikut:

 

(18) –Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya(Melalui imam-imam kepala dan tua-tua), lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.( Kisah Para Rasul 1:18)

Jadi menurut apologi tingkat tinggi(ngeles tingkat tinggi kristen),pada Kisah para Rasul 1:18 di maksud kan bahwa Yudas membeli sebidang tanah,dalam arti tanah itu di beli oleh imam-imam kepala dan tua-tua melalui uang kejahatan yudas.jadi pada ayat di atas di maksud yudas di sini adalah Imam-imam kepala dan tua-tua membeli sebidang tanah dengan uang yudas,walau yudas telah mati bunuh diri.

Ok,kita ikuti saja apologi mereka,walau mengada-ada dan terkesan mengeles tingkat tinggi.klaim apologi di atas justru membuka kontradiksi baru.perhatikan:

YUDAS(IMAM-IMAM KEPALA DAN TUA-TUA MELALUI UANG YUDAS)MEMBELI SEBIDANG TANAH

(18) –Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya(Melalui imam-imam kepala dan tua-tua)

Apologet mau menyesuai kan dengan kisah Matius,di mana Yudas memang sudah mati bunuh diri,tetapi ayat di atas

Yudas ini telah membeli sebidang tanah maksud nya yang membeli sebidang tanah itu imam-imam kepala dan tua-tua melalui UANG YUDAS.jadi apologet berusaha mendamai kan kisah para Rasul dengan Matius tentang pertentangan siapa yang membeli sebidang tanah.sayang nya,apologi itu memberi kontradiksi baru,simak berikutnya:

SETELAH IMAM-IMAM KEPALA DAN TUA-TUA MEMBELI SEBIDANG TANAH,YUDAS JATUH TERTELUNGKUP,PERUT NYA TERBELAH SEHINGGA SEMUA ISI PERUT NYA TERTUMPAH KELUAR

lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.

Setelah imam-imam kepala dan tua-tua membeli sebidang tanah dengan uang Yudas,Yudas jatuh tertelungkup,perut nya terbelah dan semua isi perut nya tertumpah keluar,jadi setelah imam-imam kepala dan tua-tua membeli sebidang tanah,yudas mati bunuh diri.tentu Apologi ini memuncul kan kontradiksi baru dengan kitab Matius.pada kitab Matius,Yudas mati bunuh diri terlebih dahulu baru kemudian imam-imam kepala dan tua-tua membeli sebidang tanah.pada Kisah para rasul yang di paksakan tafsiran nya: Yudas membeli sebidang tanah=Imam-imam kepala dan tua-tua yang membeli dengan uang yudas,baru kemudian Yudas mati bunuh diri.

Kitab Matius:Yudas mati bunuh diri dulu baru Imam-imam kepala dan tua-tua membeli sebidang tanah

Kitab Kisah Para Rasul:Yudas membeli sebidang tanah(yang di paksakan tafsiran nya yang membeli imam-imam kepala dan tua-tua DENGAN UANG YUDAS untuk membersihkan kontradiksi dengan kitab matius tentang siapa yang beli tanah darah)lalu baru kemudia Yudas mati

Perhatikan,Apologi kristen itu membuah kan kontradiksi baru yang sulit di ketemukan obat nya walau dengan akrobat sihir sekalipun.

KESIMPULAN

Kontradiksi tentang siapa yang membeli tanah darah,Imam-imam kepala dan tua-tua atau yudas?sama sekali tak dapat di obati dan di cari solusi nya agar kontradiksi itu Clear.justru apologi bahwa Yudas membeli sebidang tanah=yang membeli berarti imam-imam kepala dan tua-tua dengan uang yudas justru menimbulkan KONTRADIKSI/TABRAKAN BARU antara kitab matius dan Kisah para rasul.ini menunjuk kan kontradiksi kematian Yudas mempunyai kontradiksi yang tak bisa di damai kan oleh Apologi apapun…dan oleh NGELES TINGKAT DEWA yang biasa kristen lakukan.kita bertanya-tanya,di antara kisah itu,mana yang benar kronologis nya?kata nya penulis Alkitab menulis dengan Roh kudus hingga tampa salah?ternyata,terdapat kontaradiksi dan kesalahan antara kitab Matius dan kisah para Rasul.