qisas

Pada kesempatan ini saya mau membahas tentang hukum islam mengenai Qisash dalam pembunuhan.pada hukum Qisas dalam islam,misal kan seorang membunuh orang lain,maka si pembunuh harus lah di hukum Qisas/mati sebagai tindakan biadab pembunuhan nya(tetapi harus lewat negara dan pengadilan).pada masa dahulu saya mempertanyakan dalam  hati,apakah hukuman ini tidak terlalu kejam dan sadis?tetapi saya menemukan jawaban nya adalah:setiap hukum bagi kejahatan berat seperti pembunuhan(apalagi di sertai perampokan)memang harus sadis dan kejam,untuk membuat efek jera bagi para pembunuh dalam masyarakat.dan saya tidak cuma sekali membaca dan menonton berita peristiwa pembunuhan bahkan di sertai perampokan dan perkosaan.bahkan satu keluarga di bunuh perampok,banyak mayat korban pembunuhan mengambang di kali,seperti mayat ayam atau tikus yang tak berharga.dari sin saya menemukan jawaban,hukum islam memang sadis dan kejam,tetapi efektif menekan angka kejahatan pembunuhan(baik yang di sertai perampokan atau perkosaan).

 

وَلَكُمْ فِى ٱلْقِصَاصِ حَيَوٰةٌۭ يَٰٓأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa.

 

SEKARANG MARI KITA LIHAT DAFTAR KEBIADABAN PARA PEMBUNUH

Sekarang kita lihat daftar pembunuhan yang di lakukan para pembunuh.hukum kita sekarang tak mampu membendung angka-angka pembunuhan ini sejak dulu hingga kini.bahkan hari ke hari semakin sadis saja pembunuhan yang di lakukan para pembunuh ini.sedangkan kita menonton dan membaca berita ini sambil minum kopi tampa sedikit pun prihatin dan berusaha mencari solusi bagi semua masalah ini.seakan membaca orang kehilangan nyawa adalah sarapan kedua setelah kopi pagi,lalu koran di buang,anda lupa dan tak perduli untuk mendukung di terap kan nya hukum qisas:

SATU KELUARGA DI DELI SERDANG DI BUNUH

  VIVAnews – Satu keluarga tewas dibunuh di Desa Suka Mulia Hilir, Kecamatan Namoramber, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Minggu dini hari, 12 Mei 2013.

Korban dibunuh di dalam rumahnya. Mereka adalah, Patar Ginting (50), istrinya Handayani (45) dan anak perempuannya yang masih berusia 7 tahun, Siti Aisyah Ginting. Mayat korban kini berada di RS Adam Malik Medan untuk diotopsi.

“Kejadiannya dini hari menjelang subuh. Korbannya 3 orang, ayah, ibu dan anak,” kata Kapolres Deliserdang, AKBP Dicky Patrianegara.

Peristiwa nahas pada keluarga itu, begitu dugaan awal polisi, adalah korban perampokan. Sebab, perhiasan dan sejumlah barang berharga milik korban raib digondol pelaku. Kotak infak di dalam rumah korban juga hilang dan ditemukan dalam keadaan kosong tak jauh dari lokasi kejadian.

Saat ditemukan, Mayat Patar tergeletak bersimbah darah di kursi di depan rumahnya, Handayani ditemukan di depan pintu kamar mandi Aisyah tewas di atas tempat tidur di kamar. Pada tubuh korban terdapat luka sabetan benda tajam.

“Dugaan sementara motifnya perampokan. Lemari korban acak-acakan. Kotak infak tempat uang juga ditemukan sudah kosong tak jauh dari TKP,” katanya Dicky.

Untuk kepentingan penyelidikan kasus ini, polisi mengerahkan anjing pelacak dan tim Inafis demi memburu para pembunuh keji itu. Namun, belum ditemukan jejak para pelaku pada sekitar rumah korban yang dikeliling pohon coklat itu.( http://nasional.news.viva.co.id/news/read/412166-satu-keluarga-di-deliserdang-tewas-dibunuh )

SATU KELUARGA DI BANDUNG TEWAS DI BUNUH PERAMPOK

BANDUNG – Sebuah rumah yang merangkap toko besi di Jalan Gandawijaya No 149 Kota Cimahi, Kamis (26/8/2010) dirampok sekitar pukul 03.00 WIB. Dalam aksinya, para perampok menghabisi nyawa tiga penghuni rumah yang masih satu keluarga.

Ketiganya masing-masing pasangan suami istri Karnadi Unang (59) dan Ham Ay Keng (57), serta anaknya Rudi Unang (27). Mereka ditemukan tewas di kamar tidur dengan luka tusuk dan sabetan golok.

Aksi perampokan sadis yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari Mapolresta Cimahi langsung tercium aparat kepolisian. Aparat Polresta Cimahi kemudian mengepung rumah korban serta menutup akses keluar masuk jalan di wilayah tersebut.

Dua pelaku ditangkap tidak jauh dari rumah korban, masing-masing Toni dan Syarif. Mereka kini diamankan di Mapolresta Cimahi.

Polisi juga mengamankan sejumlah uang tunai yang sempat diambil pelaku. Sementara ketiga jasad korban sampai saat ini masih berada di kamar mayat RS Hasan Sadikin Bandung untuk diautopsi.( http://news.okezone.com/read/2010/08/26/340/366817/sadis-satu-keluarga-tewas-dibunuh-perampok )

PEMBUNUHAN DENGAN MUTILASI,MULUT MAYAT DI SUMPAL RAMBUT NYA SENDIRI

Sindonews.com – Aksi pembunuhan sadis dengan cara mutilasi kembali terjadi. Kali ini, polisi berhasil menemukan mayat korban mutilasi, yang diketahui berjenis kelamin wanita yang tersebar di dalam tol Cawang arah ke Cikampek.

Menurut Kepala sub Direktorat Polisi Jalan Raya (Kasubdit PJR) Polda Metro Jaya, AKBP H. Jazari, ada petugas PJR, yakni Iptu Afrizal menemukan potongan-potongan mayat di tempat yang berbeda. Namun, yang tragis adalah rambut mayat wanita itu dibotaki oleh pelaku dan mulutnya disumpal dengan rambut.

“Di KM. 3.800 ditemukan potongan kepala di dalam kantong pelastik hitam yang diikat tali pelastik warna biru. Wajah perempuan yang sudah dibotakan rambutnya, mulut disumbat dengan rambutnya,” jelas Jazari dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa (5/3/2013).

Menurut informasi yang dihimpun Jazari, mayat mutilasi ditemukan di beberapa tempat, antara lain KM 200 ditemukan kaki kanan, KM 1.200  ditemukan tangan kanan, KM 2.200 ditemukan tangan kiri dengan dada/payudara perempuan.

Kemudian di KM 3.300 ditemukan kaki kiri dan KM 2.600 ditemukan potongan jeroan/usus dalam kantong pelastik hitam di ikat tali pelastik warna biru.( http://metro.sindonews.com/read/2013/03/05/31/724166/sadis-mulut-mayat-mutilasi-disumpal-rambutnya-sendiri )

Bayangkan jika wanita itu misal nya saudari perempuan anda,pasti anda akan setuju jika hukum qisas bagi pembunuh di laksanakan.bahkan sangat setuju jika perampok yang sekaligus membunuh korban nya untuk di hukum mati lalu di salib kan.pembunuhan sadis dan kejam seperti ini tak akan terulang lagi jika pelaku nya di hukum sadis dan kejam juga,dengan hukuman mati/pancung.bagai mana kita melindungi HAM para pembunuh sadis,sedang kan para pembunuh sadis itu tak memperhatikan HAM orang-orang yang ia bunuh?

PERKOSAAN DI SERTAI PEMBUNUHAN

BANDUNG (Pos Kota) – Identitas korban pembunuhan disertai perkosaan di Desa Nanjung Mekar, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Selasa terkuak sudah. Korban bernama  Suci Rohimah Febriani,18, warga Rancaekek,  siswi SMK Pasundan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Polisi masih memburu pelaku yang diduga kuat mantan pacarnya. “ Korban kelas dua SMK sudah dimakamkan,“ kata Kapolsek Rancaekek, AKP Hartomo.

Dia mengungkapkan, terungkapnya kasus ini berawal dari kartu HP milik koran yang ditemukan di sarung golok di lokasi kejadian. Setelah kartu itu dibuka, terungkap identitas korban. “Kami langsung menghubungi keluarga korban,“ akunya.

Dari keterangan pihak keluarga, korban Suci Minggu siang dibonceng mantan pacarnya menggunakan sepeda motor matic. “ Setelah semalamam tidak pulang Keluarga mencarinya  kemana mana,“ tutur Kapolsek.

Berdasar pemeriksaan, korban sempat diperkosa sebelum dibunuh. Hal ini terungkap dari barang bukti yang ditemukan berupa celana dalam. Korban, lanjutnya,  hanya mengenakan celana levis legi tanpa celana dalam.“ Jadi kuat dugaan pelaku memperkosanya,“. Di tubuh korban ada luka, dan terparah di bagian leher.

Dari hasil identifikasi, korban dibantai mantan pacarnya menggunakan golok. Polisi kini tengah memburu mantan pacar korban yang diduga kuat pelaku pembantaian. “ Identitas mantan pacar korban sudah dikantongi. Tim khusus kini tengah bekerja,“ tambah Kapolsek.

Diberitakan sebelumnya,  Senin pagi sekitar pukul 09.00 warga Rancaekek menemukan mayat wanita ABG tanpa identitas di bukit batu tempat wisata kaum remaja di Rancaekek. Polisi yang melakukan pemeriksaan, berhasil mengamankan barang bukti diantaranya sarung golok, celana dalam, sandal jepit. Sementara perhiasan yang menempel di tubuh korban berupa kalung dan cincin masih utuh.( http://poskotanews.com/2013/05/07/korban-pembunuhan-perkosaan-ternyata-siswi-smk/ )

Saya tak akan berpanjang lebar pada kasus-kasus yang sangat kejam dan sadis di atas.masih banyak kasus-kasus lain yang sangat banyak sekali,baik pembunuhan di sertai mutilasi,perampokan,perkosaan,dan seterus nya.baik pembunuhan yang di lakukan oleh suatu rezim,kelompok(preman,mafia,gangster) maupun individu.anda cari saja di google,dan sangat banyak sekali dan melimpah kejadian nya,baik di negri kita,maupun di seluruh dunia.sebagai contoh misal nya JACK DE RIPPER ,

MAKA ITU,HUKUM QISAS BAGI PEMBUNUH ADALAH HUKUM YANG SANGAT ADIL

Banyak sekali kasus-kasus pembunuhan sadis,bahkan di sertai oleh perkosaan dan perampokan.hal ini menunjuk kan,hukum pancung bagi pelaku pembunuhan itu sangat adil,yakni hukum berupa qisas.kita hanya melihat ketika pembunuh di pancung atau di tembak mati,lalu berseru “HAM,HAM”,tetapi kita lupa dengan korban-korban pembunuhan dan keluarga mereka yang sangat sedih di tinggal kan korban.kita lupa ketika pembunuh memotong kepala korban lalu membuang nya di kali.sebagian ahli hukum pada umumnya menganggap hukuman qishash itu keji, sehingga mereka tidak memberlakukan atau tidak melaksanakan hukuman qishash tersebut. Padahal orang yang terbunuh tersebut telah menjadi korban kedzoliman, yang semestinya lebih patut dikasihani dari pada si pembunuh. Sungguh pandangan yang sempit dan pemikiran yang tidak wajar, sebab kalau mereka mau berpandangan obyektif dan menyeluruh serta berfikir secara rasional, tentu mereka akan menghukum si pembunuh dengan hukuman yang adil, tegas dan menjerakan, yaitu dengan hukum qishash. Karena kalau orang yang lebih mengedepankan kesejahteraan umat, tentu mereka akan berupaya memperkecil volume dari kejahtan dan mencegah perbuatan balas dendam yang melampaui batas.

HUKUM QISAS ITU MEMANG SANGAT KEJAM DAN SADIS,DAN MEMANG SEHARUS NYA BEGITU HUKUM BAGI PEMBUNUH UNTUK MENGADAKAN EFEK JERA YANG EKSTREEM

Baik pembunuhan itu di sertai perkosaan hingga perampokan.justru karena kejam dan sadis nya hukum itu membuat efek jera yang sangat ekstreem bagi para penjahat dan para pembunuh.ketika semua lapisan para penjahat dan berjiwa iblis ngeri melihat hukum yang sangat sadis itu,membuat mereka lebih mengurung kan niat mereka untuk melakukan pembunuhan demi ambisi-ambisi rendahan mereka(memperkosa,merampok,rebutan warisan,rebutan pacar,dst ).ketika semua sudah merasa jera,kejahatan makin menurun dan mengecil,hingga daftar orang-orang yang di hukum pancung makin berkurang,maka aman lah negri dengan sentosa.jadi,pemancungan banyak pelaku pembunuhan hanya di awal nya saja,ketika efek jera telah meluas,dapat di pastikan jumlah pembunuh yang di pancung makin berkurang,sebab para orang-orang berjiwa jahat dan iblis jera dan takut membunuh orang,karena ia sadar kelakuan tak sehat nya berbuah kepala nya menggelinding di tangan aljogo pengadilan.

Lihat hukum bagi pembunuh sekarang,mereka justru kadang-kadang tinggal di penjara yang sangat enak.ketika sanak keluarga menjenguk atau teman gangster mereka menjenguk,mereka bisa memesan makan dan minum enak.di penjara ada TV,sarana olah raga,dst,di mana ada efek jera bagi masyarakat jika sudah begini?.mereka yang membunuh alasan nya di bina di penjara,tetapi masyarakat di luar sana memamfaat kan kelemahan hukum ini untuk membunuh dan membunuh lagi demi ambisi-ambisi kotor mereka.

SEORANG ANAK YANG DI BUNUH

Bayang kan jika yang di bunuh oleh penjahat adalah seorang anak,baik usia kecil hingga usia mahasiswa.tentu orang tua sangat terpukul sekali.dapat anda bayang kan seorang gadis usia SMU( High School ) di perkosa lalu di bunuh,lalu mayat nya di buang ke parit,lalu di temukan telah membusuk.tak dapat di bayang kan kesedihan kedua orang tua nya,yang telah lelah mengasuh nya dari bayi dengan kasih sayang dan biaya yang mahal,lalu di renggut dan di bunuh oleh orang tak bertanggung jawab.selesai sudah…..dan kesedihan kedua orang tua tak dapat di takar lagi.

Maka dari itu,qisas sangat di perlukan untuk menghentikan merajalela nya wabah pembunuhan,baik dulu hingga kini.jangan ada lagi anak-anak gadis yang di perkosa lalu di bunuh,jangan ada lagi anak-anak kecil yang di bunuh.jangan ada lagi merengut nyawa orang dengan seenak nya,sebab NYAWA MANUSIA ITU SANGAT MAHAL….MEMELIHARA SATU JIWA MANUSIA ITU ADALAH SANGAT WAJIB BAGI SEMUA MANUSIA.

مِنْ أَجْلِ ذَٰلِكَ كَتَبْنَا عَلَىٰ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ أَنَّهُۥ مَن قَتَلَ نَفْسًۢا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍۢ فِى ٱلْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ ٱلنَّاسَ جَمِيعًۭا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَآ أَحْيَا ٱلنَّاسَ جَمِيعًۭا ۚ وَلَقَدْ جَآءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِٱلْبَيِّنَٰتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيرًۭا مِّنْهُم بَعْدَ ذَٰلِكَ فِى ٱلْأَرْضِ لَمُسْرِفُونَ

Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain , atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya . Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu  sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.

Menurut DR. Wahbah al-Juhaili, ayat ini adalah dalil bahwa jiwa manusia bukan miliknya sendiri, namun harta sosial/milik masyarakat yang ia hidup disana, sehingga orang yang membunuh satu jiwa meski membunuh dirinya sendiri ia berhak atas siksa yang berat pada hari kiamat, sedangkan orang menghidupkan satu jiwa karena sebab apa pun maka seakan-akan ia menghidupkan seluruh manusia.

“Hal yang pertama kali diperkarakan antara manusia pada hari kiamat adalah tentang persoalan darah” (Muttafaq ‘alaih)

Bayang kan jika anak gadis anda yang telah anda besar kan dengan susah payah sejak bayi hingga sekolah,mahal biaya susu nya,ibu nya tak bisa tidur malam ketika ia sakit,dan jutaan pengorbanan lain nya,tiba-tiba anda dengar anak gadis anda di temukan membusuk di semak-semak,ia telah di perkosa dan di bunuh berandalan jalanan?masih pantas kah anda dan kita semua menganggap hukum qisas ini hukum yang usang dan kuno?dan hukum yang tak pantas di terap kan?di manakah akal sehat kita semua?

PARAPAT – Terkuak sudah aksi pembunuhan terhadap Eviwati Boru Sitorus (19), siswi kelas III SMA HKBP Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon yang ditemukan tewas Senin (19/8) lalu. Setelah korban dibunuh, Tohap Sinaga (22) kemudian menyetubuhi mayatnya.

Perlakuan keji itu dilakukan tersangka, di Simpang Rura, Desa Aeknatolu Jaya Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Tobasa, Sumut. Setelah meninggal dunia, korban disetubuhi pelaku Tohap alias Alexander Sinaga, warga Girsang II, dekat Lapangan Bola Kaki, Kelurahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. Selanjutnya pelaku memasukkan tanah ke mulut korban.

Demikian terungkap dalam rekonstruksi yang digelar di Polsek Lumban Julu, Tobasa. Di mana rekonstruksi itu langsung diperagakan  tersangka dan korbannya diperagakan orang lain dan boneka, disaksikan Kapolsek AKP GR Purba dan Kacap Kejari Porsea Parada Situmorang SH MH, Selasa (3/9) pukul 10.00 WIB, di lokasi pembunuhan.

Pantauan Metro Siantar (Grup JPNN), tampak ribuan warga menyaksikan proses rekonstruksi pembunuhan  yang dilakukan sebanyak 15 adegan itu. Akibatnya arus lalu lintas Jalinsum Parapat-Balige, sempat macet selama satu jam. Hal itu membuat Polantas Polsek Lumban Julu harus bekerja keras mengatur arus lalu lintas.

Melihat adegan-adegan yang diperagakan tersangka, emosi keluarga korban terpancing dan mereka berang. Selanjutnya keluarga korban mengejar tersangka untuk melampiaskan amarahnya. Namun pengawalan ketat dilakukan Polsek Lumban Julu dibantu personil Polres Tobasa, yang menurunkan 70 personilnya membuat keluarga korban tidak dapat menyentuh tersangka dan pelaksanaan rekonstruksi pembunuhan itu pun berakhir dengan baik. Tidak ada hambatan berarti, tersangka aman dikembalikan ke selnya.

Pada adegan pertama, diceritakan bahwa pada hari Kamis (15/8) sekira pukul 20.00 WIB, tersangka Tohap Sinaga turun dari angdes Parsito di Simpang Rura desa Aek Natolu Jaya Kecamatan Lumban Julu, Tobasa dan bertemu dengan korban Eviwati Sitorus.

Saat itu korban memakai baju tidur warna pink, jaket warna biru garis-garis, sandal warna merah, kep rambut warna pink. Sementara tersangka memakai baju kaos warna biru dan jaket warna abu rokok.

Pada kedua, tersangka bersama korban berjalan menuju ke perladangan kemiri. Tiba di tempat tujuan, tersangka dan korban duduk sambil bercerita. Rencana mereka jalan-jalan pada tanggal 17 Agustus dan bercerita tentang mereka masing-masing.

Selanjutnya pada adegan ketiga, korban Eviwati Sitorus meminta uang kepada tersangka Rp100 ribu, untuk membeli jaket. Kemudian tersangka tidak dapat memenuhi permintaannya. Korban pun marah dan mengancam tersangka untuk tidak menghubungi tersangka lagi. Korban minta putus dan memaki-maki tersangka.

Di adegan keempat, tersangka emosi dan mencekik korban dari belakang dengan lengan kanan tersangka sekuat tenaga. Korban melakukan perlawanan dengan mencakar wajah tersangka, lalu tersangka dan korban terjatuh, selanjutnya mereka bergumul, sehingga ikat pinggang tersangka putus.

Dan di adegan kelima, tersangka bangun dan menendang perut korban sebanyak tiga kali. Adegan keenam, tersangka mengambil potongan kayu kemiri dan memukulkan wajah korban sebanyak 3 kali, korban pun pingsan.

Selanjutnya, pada adegan ketujuh, tersangka menyeret korban keperladangan kopi. Adegan kedelapan, saat tersangka menyeret korban, tepatnya kira-kira 90 meter, celana pendek dan celana dalam korban terlepas. Akan tetapi, tersangka tidak mengetahuinya.

Selanjutnya, adegan kesembilan, korban diseret dan diletakkan di pojok perladangan kopi, kira-kira 76 meter dari lokasi perladangan kemiri dan saat itu tersangka melihat korban sudah tidak menggunakan celana pendek dan celana dalam. Kemudian tersangka mematahkan ranting pokok terong belanda dan memukulkan ke wajah korban sebanyak dua kali.

Adegan kesepuluh, saat korban sudah tidak bergerak lagi, tersangka menyetubuhi korban. Pada adegan kesebelas, setelah tersangka menyetubuhi korban, tersangka mengambil tanah dan memasukkan ke mulut korban. Hal ini dilakukan tersangkan sebanyak tiga kali.

Kemudian adegan ke12, tersangka mengambil goni, yang jaraknya kira-kira 5 meter dari posisi korban tergelatak. Lalu karung plastik tersebut ditutupkan ke wajah korban.

Selanjutnya pada adegan ke-13, setelah dipastikan korban tidak bernyawa, tersangka mencari handpone korban dan ditemukannya di lokasi perladangan pohon kemiri dan tersangka langsung mematikan HP korban.

Setelah itu, pada adegan ke-14, tersangka pergi meninggalkan lokasi Simpang Rura, dengan berjalan kaki menuju arah Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun. Tepatnya di Simpangan Bolon di sebelah Gereja HKBP, tersangka membuang handpone korban ke semak-semak untuk menghilangkan jejak.

Pada  adegan terakhir, pada hari Senin lalu (19/8), sekira pukul 11.30 WIB, saksi Freddy Sitorus, saat bekerja di perladangan kopi, di Simpang Rura Desa Aek Natolu Jaya Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Tobasa, sedang membersihkan rumput di ladang tersebut. Tiba-tiba doa melihat sesosok mayat, lalu saksi berteriak dan memberitahukan kepada saksi Dunna Sihotang dan Desman Siadari, yang mana mereka bertiga sama-sama bekerja di lokasi perladangan kopi tersebut.

Akibat perbuatan tersebut, tersangka diancam dengan pidana pasal 340 jo pasal 338 jo pasal 285 KUHPidana tenatng pembunuhan berencana, subs pasal 80 ayat 3 UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Hal ini sesuai laporan berita acara rekonstruksi yang dibuat Polsek Lumban Julu, selaku penyidik Ipda BE Sinaga, Aipda Tri Wahyudi, Bripka TM SidabutarN Briptu S Sinukaban dan Briptu Hefson Sirait( http://posmetrobatam.com/2013/09/siswi-kelas-iii-sma-hkbp-parapat-dibunuh-dan-mayatnya-diperkosa/#axzz30f0IlzYx )

===============================================================================

Merdeka.com – Anggota Opsnal Intel Polsek Kalasan, Sleman, Yogyakarta Brigadir Hardani (53), dijatuhi hukuman atau divonis seumur hidup atas kasus perkosaan dan pembunuhan yang menimpa Ria Puspita Ristanti (17) oleh Pengadilan Negeri(PN) Sleman, Yogyakarta Kamis(24/10).

Vonis dijatuhkan oleh hakim pengadilan negeri (PN) Sleman diketuai Riyadi Sunindyo Florentinus yang menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan meyakinkan berperan sebagai otak alias dalang perbuatan pidana yang menimpa siswi kelas XI SMK YPKK Maguwoharjo, Sleman itu.

Hardani terbukti secara meyakinkan telah memerintah sebanyak enam pelaku lain untuk menghilangkan nyawa korban kemudian membakar mayat korban. Atas perbuatannya, Hardani dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dan pasal 181 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 tentang mengubur, menyembunyikan, membawa lari mayat.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan persetubuhan dengan korban dalam kondisi tidak berdaya, dan menganjurkan pembunuhan berencana,” tegas hakim Riyadi dalam persidangan dengan agenda vonis di PN Sleman, Yogyakarta Kamis(24/10).

Dalam amar putusannya itu, hakim Riyadi membeberkan beberapa pertimbangan yang memberatkan, di antaranya perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. Selain itu perbuatan terdakwa sudah tergolong dalam perbuatan sadis dan tidak berperikemanusiaan.

“Selain itu sebagai polisi, terdakwa seharusnya melindungi masyarakat, sedangkan unsur meringankan, menurut hakim, tidak diketemukan,”urainya.

Menanggapi vonis tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) maupun pengacara alias penasihat hukum terdakwa menyatakan pikir-pikir. Sidang yang dihadiri ratusan warga tempat asal korban yakni Dusun Medelan, Desa Umbulmartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Yogyakarta.

Kedua orang tua korban yang juga turut menyaksikan jalannya peradilan tampak kecewa mendengar vonis majelis hakim PN Sleman. Saat Hardani dibawa keluar dari ruang sidang, keluarga melampiaskan emosinya karena merasa jengkel dengan terdakwa langsung berteriak dan berusaha memukul terdakwa.

Upaya menyerang terdakwa tersebut tidak berhasil setelah terdakwa dijaga ketat oleh aparat keamanan.

Usai sidang, dengan diwarnai sedikit kericuhan namun tidak berlanjut, terdakwa langsung dimasukkan ke dalam mobil tahanan LP Wirogunan untuk dikembalikan ke dalam sel lembaga pemasyarakatan yang berada di jantung Kota Yogyakarta itu.

“Harusnya Hardani langsung dijatuhi hukuman mati sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU),” tegas ayah korban Setyo Hidayat (46) kepada wartawan usai sidang.

Pada saat bersamaan, juga digelar sidang atas tiga terdakwa lain dalam kasus yang sama. Pasangan ayah-anak, Khairil Anwar dan Yonas Revolusi Anwar (18) yang berperan sebagai eksekutor, divonis hukuman seumur hidup.

Sementara, satu terdakwa lain yaitu Edi Nur Cahyo alias Kuntet dijatuhi hukuman selama 10 tahun penjara.

MENGAPA PARA GANGTER DAN MAFIA BEBAS BERGERAK MEMBUNUHI ORANG-ORANG?JAWAB:KARENA TIDAK ADA HUKUM QISAS

Ya,karena hukum qisas tak di terap kan,para gangster dan para mafia tumbuh subur.mereka membunuhi orang-orang tampa rasa takut.para preman jalanan tak takut membunuh ketika menodong,sebab hukum tidak lah kejam,tegas dan sadis bagi nya.maka,tak ada efek jera.mereka seenak nya menghilang kan nyawa orang lain.malah mereka dengan bangga tawuran massal dengan korban jiwa,melakukan pembunuhan bayaran,dan seterus nya.sebab mereka tak akan kehilangan kepala ketika tertangkap aparat keamanan,ketika mereka di putus hukuman mati bagi kejahatan nya.ketika hukum qisas di tiadakan,maka dunia mafia,preman dan gangster tumbuh subur.konon menurut laporan Asia week,kerusuhan mei 1998 di Jakarta juga di susupi para kelompok ganster dan preman bayaran,mereka ini lah yang membuat kekacauan,pembakaran,dst.jika hukum qisas di terap kan dengan tegas,maka saya yakin,dunia mafia,ganster dan preman yang suka membunuh dan melakukan ancaman bunuh,mereka semua ambil langkah seribu,bubar jalan ketimbang kepala mereka hilang di tangan algojo pengadilan.

Sampai kapan kita menolak hukum qisas wahai orang-orang yang berakal?

KETIKA KELUARGA ANDA DI BUNUH,BAGAI MANA PERASAAN ANDA?

Ketika salah satu atau banyak keluarga anda di bunuh,baik Ayah,ibu,isteri atau anak anda,atau saudari anda?bagai mana perasaan anda saat itu?apalagi pembunuhan nya di lakukan dengan sangat sadis.ketika seorang ayah di bunuh,maka menghilang kan penopang hidup dan ekonomi keluarga,isteri menjadi berjuang sendiri dalam hidup,anak-anak kehilangan figur ayah.ketika seorang ibu di bunuh,seorang suami akan sangat terpukul,anak-anak kehilangan pengasuh dan beragam penderitaan lain ketika keluarga anda di bunuh.para ahli hukum yang PICIK PIKIRAN DAN SEMPIT PIKIRAN menganggap hukum qisas hukum kuno,kejam dan sadis.apakah mereka tak memikir kan korban yang di bunuh dan keluarga nya?mengapa mereka mengasihani para pembunuh itu dengan cara yang tidak wajar,memperjuang kan pembunuh agar tak di hukum mati?apakah mereka tak memikir kanhukum yang terkesan sadis dan kejam itu umtuk melindungi masyarakat kita yang tak berdosa?.

Maka itu jika anda berakal sehat,maka anda tak akan menentang penerapan qisas bagi para pembunuh-pembunuh yang berjiwa iblis yang bertebaran menebar teror di masyarakat kita.

MEMBUNUH SEORANG MUSLIM DENGAN SENGAJA IA  KEKAL DI NERAKA JAHANNAM

Sebagian  Masyarakat muslim kita kini makin jauh dari agama.mereka KTP nya saja islam,tetapi tidak salat,kerjaan nya mabuk,berzinah,dan gemar bergaul dengan para preman jalanan.saya pernah mendengar mereka berkata jika telah merasa sakit hati dengan orang:”Nanti emosi saya memuncak,saya bunuh dia ”

Perkataan kotor di atas keluar karena mereka tidak mengetahui,DOSA MEMBUNUH itu bukan dosa main-main.dosa membunuh adalah dosa yang sangat besar( Kabair ).di akhirat kelak,walau ia seorang ber KTP muslim,jika ia membunuh muslim lain dengan sengaja,maka balasan nya kekal abadi di neraka Jahannam beserta orang-orang kafir,musyrik dan munafik.

وَمَن يَقْتُلْ مُؤْمِنًۭا مُّتَعَمِّدًۭا فَجَزَآؤُهُۥ جَهَنَّمُ خَٰلِدًۭا فِيهَا وَغَضِبَ ٱللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُۥ وَأَعَدَّ لَهُۥ عَذَابًا عَظِيمًۭا

Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu`min dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.

Perhatikan,nasib seorang muslim jika membunuh muslim lain ketika di akhirat:

  1. Balasan nya neraka jahannam,kekal di dalam nya
  2. Allah murka pada nya
  3. Allah mengutuki nya
  4. telah di sediakan bagi nya azab yang besar

Oleh sebab itu,para ulama kita harus lewat mimbar-mimbar mereka menyampai kan ayat ini,agar masyarakat kita makin terdidik agar menjaga dan menghargai nyawa orang lain.dan membuat mereka takut jika main-main dengan nyawa orang lain.

HUKUM QISAS HARUS DI TERAP KAN BERSAMA HUKUM-HUKUM ISLAM LAIN NYA AGAR LEBIH EFEKTIF

Seperti hukum anti Miras,hukum anti narkoba,hukum anti pornografi/pelacuran,hukum pencurian,hukum dera dan rajam bagi pezinah,hukum anti perjudian,dan seterus nya.ketika Miras di tiadakan,maka tindak pembunuhan karena Miras makin di tekan.pengedar narkoba harus di hukum mati,sebab pengedaran narkoba membuat para generasi muda yang mengkonsumsi nya menjadi berjiwa kriminal,pornografi/pelacuran harus di brantas,sebab banyak niat-niat iblis merampok dan membunuh korban untuk foya-foya dengan para pelacur,dan pornografi pernyebab pelacuran,atau sebalik nya.rajam dan dera bagi pezinah membuat terjaga keluarga harmonis dari perselingkuhan,hingga anak-anak tumbuh sehat jiwa dan raga.banyak anak menjadi kriminal dan pembunuh nanti nya,dari keluarga yang broken home.pendek nya,hukum islam itu untuk kebaikan semua masyarakat secara luas dan merata.

HUKUM QISAS HARUS DI LAKUKAN LEWAT PEMERINTAHAN

Bukan di lakukan dengan sendiri-sendiri oleh masyarakat.hal seperti itu terlarang dan anarkis.tak boleh melakukan hukum ini lewat sendiri-sendiri dan kelompok di bawah hukum sekular kini.kesan nya mau berbuat baik,tetapi cara nya salah.jika melakukan ini sendiri, dan kelompok karena semangat melaksanakan hukum islam,justru bukan kesan kebaikan yang di dapat,malah kesan anarkis.jika hal di lakukan seperti itu,apa efektif menyebab kan efek jera bagi penjahat di seluruh antero negri?.cara pelaksanaan seperti itu adalah salah.alih-alih membuat jera penjahat sebagai hukuman,malah sebalik nya,meningkat kan kecaman dan hinaan pada islam.

Maka dari itu,hukum qisas hanya pemerintah yang berhak menerap kan nya.sayang nya,pemerintahan di negri-negri muslim masih enggan menerap kan nya.mereka menganggap huku ini adalah kuno dan bar-bar.mereka berpendapat,hukum yang tidak kuno dan barbar jika melakukan pelaku pembunuhan dengan penjara yang nyaman,lalu masyarakat di luar yang menjadi pembunuh tambah hari ke hari ketika hukum bagi pembunuhan lemah.kita akan terus melihat di negara kita,hari ke hari dengan berita pembunuhan dan pembunuhan terus menerus.sangat tak logis menolak hukum Qisas,dengan hukum qisas maka keamanan akan merata,hidup masyarakat akan aman dan sentosa.masyarakat hidup tampa rasa takut dengan bahagia menikmati setiap pembangunan negara,tampa di cekam teror para pembunuh-pembunuh berjiwa iblis.