Petrus ketika dalam peristiwa taman Getsemani,menetak telinga Malkhus

Petrus ketika dalam peristiwa taman Getsemani,menetak telinga Malkhus

Pada kesempatan ini saya hendak mengupas tentang sejarah gereja perdana kristen.saya membuat kategori baru yakni Sejarah gereja.perlu di ketahui,yang di namakan sejarah gereja kristen,terutama gereja perdana,adalah kumpulan fakta sejarah di campur mitologi-mitologi yang di kembang kan umat kristen saat itu.mereka melakukan distorsi atas ajaran yesus,juga surat-surat para Bapa gereja Apostolik,bahkan umat kristen saat masa perdana itu tak segan-segan melakukan distorsi atas tulisan-tulisan sejarah dari Josephus Flavius.salah satu contoh pihak kristen perdana gemar melakukan pemalsuan hingga meluas ke tulisan Bapa-bapa gereja adalah tulisan-tulisan palsu yang di nisbat kan kepada Ignatius dari Antiokhia,yakni:

Surat-Surat Pseudo-Ignatius

Epistolae (surat-surat) di bawah ini dikaitkan dengan Ignatius, namun identitas penulisnya diragukan:

  • Surat kepada jemaat di Tarsus
  • Surat kepada jemaat di Antiokhia
  • Surat kepada Hero, seorang diakon jemaat Antiokhia
  • Surat kepada jemaat di Filipi
  • Surat dari Maria si proselit (orang yang takut akan Tuhan) kepada Ignatius
  • Surat kepada Maria di Neapolis, Zarbus
  • Surat pertama kepada St. Yohanes
  • Surat kedua kepada St. Yohanes
  • Surat Ignatius kepada Perawan Maria
  • Surat balasan dari Perawan Maria kepada Ignatius

 

Dari pembahasan di atas,kristen perdana tidak saja melakukan distorsi pada Alkitab perjanjian baru,tetapi juga melakukan distorsi pada surat-surat Bapa gereja awal,bahkan buku sejarah Josephus.sekarang kita bahas tentang mitologi yang di kembang kan kristen tentang Petrus,murid utama yesus.setelah penyaliban yesus,Petrus di gambar kan bertemu yesus dalam perjalanan meninggal kan Kota Roma.

Quo Vadis

Konon menurut tradisi, ia memang sedang dalam perjalanan meninggalkan Roma ketika ia berjumpa dengan Yesus di tengah jalan. Petrus bertanya kepada-Nya, “Tuhan hendak ke manakah Engkau pergi?” (dalam bahasa Latin: “Quo Vadis Domine?”) Jawab Yesus, “Aku datang untuk disalibkan kedua kalinya.” Kemudian Petrus berbalik dan kembali ke Roma. Ia mengerti bahwa penglihatannya berarti bahwa ia harus menderita dan wafat bagi Yesus.( http://id.wikipedia.org/wiki/Simon_Petrus )

Penulis wikipedia tidak mencantum kan sumber tulisan nya mengenai penyaksian petrus ini.akal sehat mudah sekali menangkap bahwa cerita di atas merupakan cerita mitologi yang di ciptakan gereja Paulus kepada diri petrus.ketika petrus berjumpa yesus di tengah jalan,siapa saksi mata peristiwa itu?apakah ada bukti bahwa petrus menceritakan pengalaman nya itu kepada orang lain?jika ya,siapa kah orang yang telah menulis kesaksian petrus berjumpa yesus di perjalanan meninggalkan kan Roma?.apakah ada dokument-dokument yang dapat di percaya mengenai hal ini?.jika hal-hal itu tak dapat di buktikan,maka peristiwa petrus bertemu yesus di jalan adalah cerita mitologi belaka yang di kembang kan gereja Paulus,guna memperkuat doktrin tentang penyaliban.

Dari penjabaran ini kita dapat mengatakan bahwa,sejarah Petrus secara benar tidak dapat kita pastikan hanya merujuk pada perjanjian baru.sejarah petrus telah di selimuti berbagai mitologi yang di ciptakan gereja kristen perdana.tak menutup kemungkinan ada fakta-fakta,tetapi tak menutup kemungkinan cerita-cerita mitologi di campur kan kepada diri petrus untuk di tutur kan.cerita penyaksian petrus itu harus bisa di buktikan rantai sanad cerita nya

  • Jika petrus yang menceritakan langsung,maka harus ada bukti yang mendukung hal itu.siapakah nama orang-orang yang telah mendengar cerita itu dari petrus?jika tak dapat di buktikan,maka cerita itu tak dapat di pertanggung jawab kan kebenaran nya.orang-orang itu tentu nya hidup sezaman dengan petrus(wafat 64/67 )
  • Jika cerita itu di ceritakan pengiring Petrus ketika meninggal kan Roma,siapa saja mereka itu?kepada siapa mereka menceritakan kembali kisah itu?jika tak dapat di buktikan,maka cerita di atas tak mempunyai akar yang jelas yang tak dapat di pertanggung jawab kan kebenaran nya.

Mengenai Petrus di Roma,saya tak menemukan perincian hal itu pada perjanjian baru.dan cerita Quo Vadis itu tak di dapat kan dalam perjanjian baru.nama petrus di sebut kan terakhir dalam Kisah Para Rasul 15:7 ,dalam sidang di yerusalem,setidak nya,itu yang saya dapat dalam pencarian kata “petrus” dalam alkitab online.

Kisah Para Rasul 15:7Sesudah beberapa waktu lamanya berlangsung pertukaran pikiran mengenai soal itu, berdirilah Petrus dan berkata kepada mereka: “Hai saudara-saudara, kamu tahu, bahwa telah sejak semula Allah memilih aku dari antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya.

KESIMPULAN

Kisah petrus,bahkan para Rasul lain nya,dan kisah-kisah keajaiban kristen perdana tentu tak 100% kita percayai kebenaran nya.sebab,para kristen perdana membumbui pula cerita-cerita itu dengan bumbu-bumbu mitologi,seperti hal nya kisah Quo Vadis nya petrus di atas.cerita di atas tak mempunyai akar sanad yang jelas.dari hal-hal tak jelas ini lah di bangun agama kristen.dalam ilmu hadis,cerita petrus bertemu yesus tak mempunyai sanad,maka cerita seperti itu tak dapat di terima sebagai kebenaran dan fakta sejarah tentang petrus.