cerai Pihak kristen radikal kerap mengejek surga muslim yang berisi para bidadari sebagai surga yang mesum dan pelacuran.mereka mendasar kan pada ayat perjanjian baru yang mereka yakini sebagai kebenaran,yakni di sorga tidak akan kawin dan di kawin kan.jika kita meneliti secara cermat,ayat di sorga tidak kawin dan di kawin kan adalah ayat palsu ,yang merupakan kreasi kelemahan otak manusia.jika kita mendasari pada ayat-ayat di sorga para kristen tidak kawin dan di kawin kan,maka sesungguh nya yang terjadi di sorga versi kristen adalah SUAMI DAN ISTERI KRISTEN YANG HARMONIS DAN BAHAGIA DI DUNIA akan bercerai selama-lama nya di sorga,menjadi malaikat-malaikat yang kekal.mereka bukan menjadi suami-isteri lagi di sorga.hari-hari indah hidup bersama dan harmonis di dunia menjadi kenangan belaka.mari kita simak ayat-ayat nya: (18) Datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang berpendapat, bahwa tidak ada kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya:(19) Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita: Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati dengan meninggalkan seorang isteri tetapi tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.(20) Adalah tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin dengan seorang perempuan dan mati dengan tidak meninggalkan keturunan.(21) Lalu yang kedua juga mengawini dia dan mati dengan tidak meninggalkan keturunan. Demikian juga dengan yang ketiga.(22) Dan begitulah seterusnya, ketujuhnya tidak meninggalkan keturunan. Dan akhirnya, sesudah mereka semua, perempuan itupun mati.(23) Pada hari kebangkitan, bilamana mereka bangkit, siapakah yang menjadi suami perempuan itu? Sebab ketujuhnya telah beristerikan dia.(24) Jawab Yesus kepada mereka: “Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.(25) Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.(26) Dan juga tentang bangkitnya orang-orang mati, tidakkah kamu baca dalam kitab Musa, dalam ceritera tentang semak duri, bagaimana bunyi firman Allah kepadanya: Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub?(27) Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. Kamu benar-benar sesat!”(MARKUS 12:18-27) (23) Pada hari itu datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang berpendapat, bahwa tidak ada kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya:(24) Guru, Musa mengatakan, bahwa jika seorang mati dengan tiada meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.(25) Tetapi di antara kami ada tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin, tetapi kemudian mati. Dan karena ia tidak mempunyai keturunan, ia meninggalkan isterinya itu bagi saudaranya.(26) Demikian juga yang kedua dan yang ketiga sampai dengan yang ketujuh.(27) Dan akhirnya, sesudah mereka semua, perempuan itupun mati.(28) Siapakah di antara ketujuh orang itu yang menjadi suami perempuan itu pada hari kebangkitan? Sebab mereka semua telah beristerikan dia.(29) Yesus menjawab mereka: “Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!(30) Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.(31) Tetapi tentang kebangkitan orang-orang mati tidakkah kamu baca apa yang difirmankan Allah, ketika Ia bersabda:(32) Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub? Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup.”(33) Orang banyak yang mendengar itu takjub akan pengajaran-Nya.(MATIUS 22:23-33) (27) Maka datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang tidak mengakui adanya kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya:(28) Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita: Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati sedang isterinya masih ada, tetapi ia tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.(29) Adalah tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin dengan seorang perempuan lalu mati dengan tidak meninggalkan anak.(30) Lalu perempuan itu dikawini oleh yang kedua,(31) dan oleh yang ketiga dan demikianlah berturut-turut oleh ketujuh saudara itu, mereka semuanya mati dengan tidak meninggalkan anak.(32) Akhirnya perempuan itupun mati.(33) Bagaimana sekarang dengan perempuan itu, siapakah di antara orang-orang itu yang menjadi suaminya pada hari kebangkitan? Sebab ketujuhnya telah beristerikan dia.”(34) Jawab Yesus kepada mereka: “Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan,(35) tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan.(36) Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan.(37) Tentang bangkitnya orang-orang mati, Musa telah memberitahukannya dalam nas tentang semak duri, di mana Tuhan disebut Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.(38) Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup.”(39) Mendengar itu beberapa ahli Taurat berkata: “Guru, jawab-Mu itu tepat sekali.”(40) Sebab mereka tidak berani lagi menanyakan apa-apa kepada Yesus.(LUKAS 20:27-40) Dari ayat-ayat di atas menunjuk kan bahwa,walau seorang perempuan telah menikahi 7 lelaki di dunia,perempuan itu tak akan menikahi seorang pun dari laki-laki itu di sorga walau salah satu lelaki itu suami terakhir nya atau yang terbaik budi pekerti nya.mereka tak akan kawin dan di kawin kan di sorga,mereka akan bercerai dan berpisah selamanya di sorga sebagai suami dan isteri,dan cuma menjadi malaikat-malaikat di sorga.dari ayat di atas menunjuk kan,jika ada pasangan suami-isteri kristen di dunia ini yang harmonis dan bahagia,lalu mereka mati,kelak di sorga mereka tak akan bersatu lagi menjadi suami-isteri,mereka menjadi malaikat-malaikat sorgawi,dan berpisah,tidak menjadi suami-isteri lagi selama-lama nya.mari kita perhatikan ayat-ayat nya:

SEORANG WANITA KAWIN DENGAN 7 ORANG LELAKI BERSAUDARA BERTURUT-TURUT  TAMPA KETURUNAN,LALU PEREMPUAN ITU MATI

(20) Adalah tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin dengan seorang perempuan dan mati dengan tidak meninggalkan keturunan.(21) Lalu yang kedua juga mengawini dia dan mati dengan tidak meninggalkan keturunan. Demikian juga dengan yang ketiga.(22) Dan begitulah seterusnya, ketujuhnya tidak meninggalkan keturunan. Dan akhirnya, sesudah mereka semua, perempuan itupun mati.(Markus 12:20-22 ) (25) Tetapi di antara kami ada tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin, tetapi kemudian mati. Dan karena ia tidak mempunyai keturunan, ia meninggalkan isterinya itu bagi saudaranya.(26) Demikian juga yang kedua dan yang ketiga sampai dengan yang ketujuh.(27) Dan akhirnya, sesudah mereka semua, perempuan itupun mati.( Matius 22:25-27 ) (29) Adalah tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin dengan seorang perempuan lalu mati dengan tidak meninggalkan anak.(30) Lalu perempuan itu dikawini oleh yang kedua,(31) dan oleh yang ketiga dan demikianlah berturut-turut oleh ketujuh saudara itu, mereka semuanya mati dengan tidak meninggalkan anak.(32) Akhirnya perempuan itupun mati( Lukas 20:29-32 )

SADUKI BERTANYA KEPADA YESUS,DI HARI KEBANGKITAN,DI ANTARA 7 LELAKI BERSAUDARA ITU MANA YANG MENJADI SUAMI SI PEREMPUAN DI SORGA

(23) Pada hari kebangkitan, bilamana mereka bangkit, siapakah yang menjadi suami perempuan itu? Sebab ketujuhnya telah beristerikan dia.( Markus 12:23 ) (28) Siapakah di antara ketujuh orang itu yang menjadi suami perempuan itu pada hari kebangkitan? Sebab mereka semua telah beristerikan dia.( Matius 22:28 ) (33) Bagaimana sekarang dengan perempuan itu, siapakah di antara orang-orang itu yang menjadi suaminya pada hari kebangkitan? Sebab ketujuhnya telah beristerikan dia.( Lukas 20:33 )

YESUS MENJAWAB:MEREKA TIDAK KAWIN DAN DI KAWIN KAN DI SORGA,TETAPI HIDUP SEPERTI MALAIKAT DI SORGA,JADI PEREMPUAN ITU TAK AKAN KAWIN DENGAN SEMUA MANTAN SUAMI-SUAMI NYA DI SORGA,HINGGA SUAMI NYA YANG TERAKHIR

(24) Jawab Yesus kepada mereka: “Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.(25) Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.( Markus 12:24-25 ) (29) Yesus menjawab mereka: “Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!(30) Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.( Matius 22:29-30 ) Lukas memberi Kalimat  tambahan yang lebih berbeda dengan Markus dan Matius,hingga kita curiga bahwa cerita itu tidak keluar dari mulut yesus,tetapi merupakan tambahan Lukas saja atau para penyalin-penyalin kemudian.kita bertanya-tanya,dari mana lukas mendapat kalimat-kalimat tambahan itu yang agak berbeda dari Markus dan Matius. (34) Jawab Yesus kepada mereka: “Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan,(35) tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan.(36) Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan( Lukas 20:34-36 )

BERARTI,SEMUA SUAMI DAN ISTERI KRISTEN YANG HARMONIS DAN BAHAGIA DI DUNIA AKAN BERCERAI SELAMA NYA DI SORGA,TAK MENJADI SUAMI-ISTERI LAGI,TETAPI MENJADI MALAIKAT-MALAIKAT DI SORGA

Kita tentu pernah melihat pasangan kristen dari orang-orang kaya di negri ini.mereka hidup bersama sebagai suami-isteri penuh bahagia dan harmonis.punya anak-anak yang  ganteng-ganteng dan cantik-cantik,dengan rumah dan mobil mewah dengan deposito milyaran di Bank.tetapi ketika suami-isteri itu mati,mereka akan bercerai selama nya di sorga.mereka tak di perkenan kan kawin kembali di sorga.mereka tak akan di kawin kan di sorga.mereka menjadi para malaikat di sorga,yang hari-hari datar tampa ada nya kenikmatan seperti kenikmatan sebagai suami-isteri di dunia dahulu.mereka dulu adalah suami-isteri yang harmonis,di sorga mereka bukan suami-isteri lagi.entah apa yang menghalangi mereka bersatu lagi di sorga sebagai suami-isteri.mereka di dunia di larang bercerai walau menderita lahir dan batin ketika tak bisa mempertahan kan biduk rumah tangga.tetapi justru ketika mereka di sorga,mereka baru di cerai kan dengan tidak kawin dan di kawin kan.sungguh aneh sekali.ketika seorang perempuan kristen MEMBUTUH KAN CERAI dari suami ringan tangan ketika ia hidup di dunia,IA TETAP DI LARANG BERCERAI,tetapi ketika perempuan itu telah mati oleh penganiyaan suami nya misal nya,ketika mati,dan bangkit IA MALAH DI CERAI KAN DARI SUAMI NYA yang ringan tangan dulu di dunia.justru ketika perlu bercerai di dunia tuhan melarang nya,ketika di akhirat cerai sebenar nya tak di perlukan,malah tuhan menceraikan mereka dengan tidak kawin dan di kawin kan di sorga.ajaran yang sungguh aneh dan menghina akal sehat manusia. Saya menolak mentah-mentah ajaran aneh itu sebagai sabda dari yesus,dan menolak itu semua merupakan pengajaran dari Tuhan yang maha pengasih.para pengarang injil telah mengarang-ngarang semua itu dan menisbat kan nya kepada yesus.mungkin,untuk membendung angka tingkat perceraian yang tinggi saat itu,maka ayat-ayat itu di karang untuk perbaikan moral.niat yang baik yang di lakukan dengan cara yang salah.

KESIMPULAN Jadi sesungguh nya,suami dan isteri kristen yang harmonis dan bahagia di dunia akan bercerai,tidak menjadi suami-isteri lagi di sorga.mereka menjadi malaikat-malaikat di sorga.tentu aneh,mengapa tuhan mencerai kan mereka,tak mengawin kan mereka di sorga sebagai suami-isteri seperti di dunia dahulu untuk melengkapi kenikmatan sorga secara sempurna,malah terkesan memisah kan mereka?apakah hubungan suami-isteri adalah NAJIS di sorga?padahal mereka adalah suami dan isteri yang sah?.apakah untuk menyingkir kan nafsu kedagingan?jika demikian,mengapa masih ada nafsu kedagingan di sorga berupa makan dan minum ? Matius 8:11Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga, Tentu ayat di sorga tidak kawin dan di kawin kan memicu serangkaian ke anehan jika kita teliti lagi secara mendalam.seakan-akan hubungan suami-isteri yang sah menjadi najis di sorga orang-orang kristen.terbukti ketika di sorga,suami-isteri kristen tidak kawin dan di kawin kan di sorga.apakah untuk mencegah mereka melakukan hubungan seksual yang sah?