baygon

Pihak kristen tetap bersikeras bahwa Alkitab tak pernah di palsukan oleh tangan-tangan manusia secuil pun.semua berisi firman-firman Tuhan yang mengandung kebenaran.tetapi para Pakar Alkitab/sarjana Alkitab telah menganalisis dengan ilmiah bahwa Injil Markus pasal 16:9-20  merupakan ayat tambahan gereja.salah satu ayat nya adalah mengenai kehebatan orang-orang yang percaya kepada kristus,yakni:

(17) Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,(18) mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”( Markus 16:17-18 )

Pada ayat di atas menunjuk kan bahwa tanda-tanda yang menyertai orang percaya adalah salah satu nya mereka meminum racun maut mereka tidak mendapat celaka.namun ketika kristen di tantang minum racun mereka tidak akan berani,mereka berdalih bahwa JANGAN MENCOBAI TUHAN MU.dalil yang mereka pakai ialah :

(5) Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah,(6) lalu berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.”(7) Yesus berkata kepadanya: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!( Matius 4:5-7 )

Ayat di atas menunjuk kan Iblis mencobai yesus agar menjatuh kan diri dari bubungan bait Allah jika yesus anak Allah,tentu yesus akan di selamat kan Allah walau melompat dari bubungan bait Allah.dari dalil ini kristen menolak tantangan minum racun untuk membuktikan kebenaran klaim injil Markus 16 tentang orang-orang percaya kristen akan kebal walau meminum racun.

MARKUS 16:9-20  SESUNGGUH NYA AYAT PALSU TAMBAHAN GEREJA

Markus 16:9-20  sesungguh nya ayat palsu tambahan gereja.

Dalam The Five Gospels Injil Markus 16:9-20 sama sekali tidak dicantumkan. Kalau ayat ini asli, tentunya ayat ini tercantum dalam Bibel yang disusun oleh yang disusun oleh Robert W Funk, Roy W Hoover dan The Jesus Seminar itu.

New York International Bible Society dalam The Holy Bible New International Version, di bawah pasal 16 ayat 8 (hlm 780), meletakkan garis tegas yang memisahkan ayat 16:8 dengan ayat berikutnya (16:9-20). Di bawah garis tersebut terdapat peringatan yang berbunyi: “The two most reliable early manuscripts do not have Mark 16:9-20.” (Dua manuskrip yang paling tua (codex Sinaiticus dan codex Vaticanus) tidak memiliki Markus 16:9-20).

The Holy Bible New King James Version terbitan tahun 1994, pada halaman 993 menjelaskan: “Verses 9-20 are bracketed in NU-Text as not original. They are lacking in Codex Sinaiticus and Codex Vaticanus, although nearly all other manuscripts of Mark contain them.” (Ayat 9-20 di dalam tanda kurung pada teks NU adalah tidak asli. Ayat-ayat itu tidak terdapat dalam codex Sinaiticus dan codex Vaticanus, meskipun hampir semua manuskrip Markus yang lain memuatnya).

NU-Text adalah Alkitab gabungan dua versi Alkitab, yaitu: versi The Nestle Aland Greek New Testament dan The United Bible Societies edisi ke-3.

International Bible Society dalam The Holy Bible New International Version, halaman 1040 juga menegaskan kepalsuan penutup Injil Markus: “The earliest manuscript and some other ancient witnesses do not have Mark 16:9-20.” (Manuskrip yang paling tua dan beberapa naskah kuno tidak memiliki Injil Markus 16:9-20)===)) SOURCES

Perhatikan dalam codex sinaiticus Markus 16 hanya sampai pada ayat 8.tidak ada ayat lain setelah ayat 8:

http://codexsinaiticus.org/en/manuscript.aspx?book=34&chapter=16&lid=en&side=r&verse=8&zoomSlider=0

KORBAN INJIL MARKUS 16 AYAT 17-18 TENTANG  KEBAL RACUN TANDA ORANG-ORANG PERCAYA

Naas menimpa PAUS ALEXANDER 4(menjabat 1492-1503).ingin membuktikan markus 16:17-18,malah berakhir tragis.ia MEMINUM RACUN agar dikira oleh orang lain kebal karena mendapat mukjizat.akan tetapi,tahun ia minum racun itu,1503 menjadi hari akhir hidupnya karena ia mati keracunan

Lalu kita mengenal Tragedi Guyana yang merenggut nyawa 918 kristen yang mati minum Racun ( KLIK ).tentu banyak korban-korban lain jika ada kristen yang berani mempraktek kan ayat ini:

dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka

KRISTEN BERAPOLOGI BAHWA:SEMUA ORANG PERCAYA ADA YESUS AKAN KEBAL RACUN MAUT,TETAPI JANGAN SEKALI-SEKALI SENGAJA MINUM RACUN MAUT BUAT MENCOBAI TUHAN

Ketika berbagai korban berjatuhan  karena mengamal kan ayat konyol di atas,kristen berdalih bahwa semua orang percaya memang akan kebal racun maut,namun jangan sekali-sekali mencobai tuhan dengan sengaja minum racun maut.mereka berdalih dengan ucapan yang kata nya dari yesus di atas.jadi kristen memang kebal racun maut,tetapi jangan sengaja meminum nya atau memakan nya demi mencobai tuhan.

Apologia itu tentu omong kosong belaka.pada kenyataan nya,PADA PERISTIWA TAK SENGAJA MAKAN/MINUM RACUN/TERKONTAMINASI RACUN ,kristen yang percaya kristus tetap mengalami keracunan.seperti kasus 290 Jemaat Gereja Nekmese yang keracunan nasi bungkus:

290 Jemaat Gereja Keracunan Nasi Bungkus

Rabu, 2 Maret 2011 11:33 WIB
Laporan Wartawan Pos Kupang, Thomas DuranTRIBUNNEWS.COM, KUPANG- Sebanyak 290 jemaat Gereja Nekmese di Desa Nakfunu, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) diduga keracunan nasi bungkus, Minggu (27/2/2011) siang.Mereka keracunan usai mengonsumsi  nasi bungkus pada acara pelantikan majelis gereja setempat.Hingga Senin (28/2/2011) petang, 7 orang harus dirawat di posko desa setempat, 38 dirawat di Puskesmas Niki-Niki dan 2 orang dirujuk ke RSUD SoE, sementara 243 menjalani rawat jalan.

“Sejak mendapat informasi hari Minggu sore bahwa ada puluhan jemaat Gereja Nekmese diduga keracunan makanan saat pelantikan majelis gereja pada hari Minggu sekitar pukul 18.00 Wita, saat  itu juga saya perintahkan semua petugas kesehatan bersama dokter berangkat ke Desa Nakfunu untuk memberikan pertolongan serta membuka posko penanganan di sana,” kata Kepala Dinas Kesehatan TTS, dr. Yuli Bhutu, di ruang kerjanya, Selasa (1/3/2011).

Yuli yang didampingi Kepala Seksi Surveilens dan Imunisasi, Dinas Kesehatan TTS,  Stefenus R Tupen, SKM, mengatakan,  informasi dari pendeta gereja setempat, sebanyak 350 jemaat hadir saat pelantikan majelis gereja, sementara nasi bungkus yang disediakan panitia sebanyak 362  kotak, tidak termasuk prasmanan bagi para pendeta.
Setelah makan siang pukul 13.00 Wita, sekitar pukul 15.30 Wita ada jemaat yang merasa mual dan muntaber, sehingga masyarakat menelepon ke Puskesmas Niki-Niki. Staf di puskesmas langsung melaporkan kejadian itu ke dinas untuk ditindaklanjuti.”Saya minta petugas langsung menuju ke desa tempat kejadian dan saat itu ditemukan sebanyak 251 jemaat mengalami hal yang sama,  204 menjalani rawat jalan, sedangkan 42 orang dirujuk ke Puskesmas Niki-Niki dan dua di antaranya dirujuk kembali ke RSUD SoE karena kritis,” Yuli.

Pada hari, Senin (28/2/2011), korban bertambah sebanyak 39 orang sehingga total korban keracunan mencapai 290 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 40 orang menjalani perawatan di Puskesmas Niki-Niki, sebanyak 32 orang sudah dinyatakan sehat termasuk dua yang di RSUD sudah dipulangkan.

Menurut Yuli, nasi bungkus yang dikonsumsi korban itu berisi sate babi, mihun, sayur bunga pepaya dicampur daun ubi dan kacang panjang serta kerupuk.

Jelas Yuli, makanan itu dimasak pada Minggu dinihari pukul 03.00 dan baru dikonsumsi pada pukul 13.00 Wita. “Saya dapat informasi, bahwa mihun itu direndam dengan air sumur sebelum dimasak,” kata Yuli.

Yuli menduga makanan yang dikonsumsi itu sudah terkontaminasi dengan kuman. Dan untuk membuktikannya telah dikirim sample makanan, hasil muntahan serta usap dubur ke laboratorium kesehatan di Surabaya.( http://www.tribunnews.com/regional/2011/03/02/290-jemaat-gereja-keracunan-nasi-bungkus )

Dari berita di atas,tampa mencobai tuhan, kristen-kristen percaya tetap keracunan makanan.jika demikian,tentu tanda-tanda orabng percaya tidak akan celaka dengan minum racun maut tidak ter bukti walau hal itu terjadi bukan karena mencobai tuhan.simak berita lain nya:
Ahad, 21 April 2013 19:55
Dilarikan ke RSUD, Puluhan Jemaat Gereja Bethani Dumai Keracunan
Kebaktian di Gereja Bethani Dumai berakhir duka. Puluhan jemaatnya dilarikan ke RSUD karena diduga keracunan makanan.Riauterkini-DUMAI- Puluhan jemaat Gereja Bethani yang berada di Jalan Dock Yard Kecamatan Dumai Barat, muntah-muntah setelah mengonsumsi makanan yang disediakan pihak gereja setempat. Kejadian itu sontak membuat puluhan jemaat langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai, Ahad (21/4/13).Orang tua jemaat yang enggan disebutkan namanya kepada sejumlah awak media di RSUD Dumai, mengatakan bahwa anaknya pada pagi hari diketahui menyantap makanan yang disediakan oleh pihak Gereja. Makanan yang disantap tersebut seperti biasanya yang dilakukan setiap hari minggu usai melaksanakan ibadah.”Tengah hari tadi, anak saya muntah-muntah dan kepalanya pusing, dan begitu juga dengan jemaa’at lainnya yang hampir merata remaja diduga keracunan makanan. Timbulnya kejadian itu, langsung anak saya bawa ke rumah sakit untuk menjalani perobatan, saya takutkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas pria berumuran 40 tahun tersebut.

Pria yang ditemui sedang mengurus administrasi anaknya mengatakan, bahwa beberapa sisa makanan yang disantab anaknya dan juga yang lainnya tersebut di ambil untuk dilihat kelaboratorium. “Sampai sejauh ini kita juga belum bisa memastikan apakah dari makanan tersebut membuat anak-anak kita mual, yang jelasnya kejadian ini setelah menyantap makanan dari usai ibadah,” tegasnya.

Informasi yang berhasil dirangkum di RSUD kota Dumai, sebanyak 12 orang dirawat di RSUD Kota Dumai, diantaranya Berlian (15), Deviana (43), Yeal Kesia (13), Siwa (25), Maicke (18), Leni (25) serta H Sitahang (44).Sedang di Rumah Sakit Umum Pertamina Kota Dumai terdapat dua orang yang dirawat.

Sedangkan sisa dari 30 orang yang diduga akibat keracunan tersebut belum diketahui keberadaan tempat perawatannya. Selain itu, salah seorang remaja juga mengungkapkan, bahwa makanan yang disantab dari jemaa’t tersebut dibeli pihak Gereja disalah satu tempat langganannya di dibilangan jalan Sudirman Dumai, sedangkan dari pihak Gereja sendiri belum bisa dikonfirmasi atas kejadian tersebut( http://www.riauterkini.com/hukum.php?arr=58951 )

300 Jemaat Gereja Kupang Keracunan Nasi Goreng

Emmy F – detikNews

Kupang – Perayaan Natal Pemuda di Kupang, NTT, diwarnai insiden keracunan. Sebanyak 300 jemaat keracunan usai menyantap nasi goreng berbumbu kadaluwarsa yang dibeli di sebuah warung makan. Korban yang mayoritas anak muda merupakan jemaat Gereja Sidang Jemaat Allah Jemaat Perjanjian Baru, Jalan Soeharto No. 25, Kupang. Usai merayakan Natal, para jemaat membeli nasi goreng di warung makan dekat gereja. Mereka lantas mengalami gejala pusing, mual-mual dan muntah-muntah setibanya di rumah. Insiden tersebut terjadi pada Kamis (22/12/2005) pukul 19.00 WIB. Sontak para korban pun dilarikan ke tiga rumah sakit yakni RS WJ Yohannes, RS Bhayangkari, dan RS Wirasakti. Sebagian besar pasien memilih pulang ke rumah setelah mendapat perawatan. Sedangkan 60 orang lainnya menjalani rawat inap. “Pasien keracunan kemungkinan besar mengkonsumsi makanan yang tercampur bumbu kadaluarsa,” kata Kepala Instalasi Rawat Darurat RS Yohannes, Dr Frank Touw, Jumat (23/12/2005). Tersangka Ditahan Sementara, seorang pemilik warung nasi goreng hingga kini ditahan di Polrestra Kupang. Namun identitas pemilik warung kini jadi tersangka itu masih dirahasiakan demi keamanan. “Barang bukti berupa sisa makanan yang dikonsumsi disita di Polrestra Kupang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolresta Kupang Kombes Agus Nugroho di kantornya, Jalan L Tari.( http://news.detik.com/read/2005/12/23/095621/504732/10/300-jemaat-gereja-kupang-keracunan-nasi-goreng?nd771108bcj )

Saya rasa,saya tak perlu berpanjang lebar tentang hal-hal yang tidak mengenak kan di atas.semua peristiwa di atas mematah kan apologia kristen bahwa orang-orang percaya kristen akan kebal racun maut,tetapi jangan mencobai tuhan mu dengan sengaja minum racun.tetapi pada kasus tak sengaja termakan dan terminum racun,orang-orang yang percaya kristus itu tetap keracunan dan mesti mendapat perawatan medis buat pemulihan.tidak ada mukjizat tanda-tanda orang yang percaya walau mereka tak mencobai tuhan.jika demikian,sampai kiamat pun markus 16 ayat 17-18 tidak akan pernah terbukti.sengaja makan/minum racun(mencobai tuhan ) atau pun tidak sengaja makan/minum racun ( Tidak mencobai tuhan )

Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya……..

sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka……………

DALAM MARKUS 16:18 JELAS YANG DI MAKSUD ADALAH MINUM RACUN MAUT SENGAJA MAUPUN TIDAK SENGAJA

sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka……………

Perhatikan ayat di atas,ayat di atas menunjuk kan bahwa sengaja atau pun tidak sengaja orang-orang percaya meminum racun maut,mereka tidak akan celaka.jika kristen mengelak bahwa jangan mencobai tuhan mu dengan sengaja minumm  racun,maka kristen tak akan mampu menolak,bahwa ribuan orang-orang percaya di dunia ini setiap tahun mati keracunan baik oleh makanan,minuman hingga sesuatu yang di hirup.terlebih lagi bukti-bukti yang saya ajukan di atas,tampa mencobai tuhan,mereka tetap mengalami keracunan,yang jika tak segera di tolong medis,mereka akan mati.perhatikan ayat nya secara lengkap:

(18) mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka

Perhatikan ayat di atas terutama yang saya bold merah.ayat di atas mengindikasi kan sesuatu perbuatan yang sengaja di buat.MEREKA AKAN MEMEGANG ULAR,perbuatan ini pasti di lakukan dengan sengaja.sebab tak ada orang yang waras yang mau memegang ular tampa sebab,kecuali ia pawang ular atau sudah yakin mendapat mukjizat tuhan.pada ayat di atas tak dapat di sangkal,bahwa perbuatan memegang ular itu adalah DENGAN SENGAJA,dan ayat itu menjamin orang-orang percaya tanda nya walau memegang ular tak akan celaka.beberapa pendeta mengalami celaka justru setelah mengamal kan ayat yang konyol itu ( KLIK ).jelas,yang di maksud Markus 16:17-18 adalah perbuatan memegang ular dan minum racun dengan sengaja untuk menunjuk kan bukti-bukti orang-orang yang percaya.

Iklan