laut

Pihak kristen radikal yang menulis situs-situs yang menghujat dan mengkritik islam,mereka mengkritik hukum Qisas islam yang keras.mereka membanggakan bahwa yesus adalah kasih,tak memperkenan kan hukuman-hukuman yang keras seperti islam,bahkan terkesan sadis.padahal jika mereka meneliti injil-injil yang di katakann kanonik,terdapat dalil-dalil yang jelas bahwa YESUS MENYETUJUI DAN MEMAKLUMI DAN MEMBOLEH KAN EKSEKUSI MATI BAGI PENYESAT,bahkan yesus mengatakan,eksekusi itu adalah LEBIH BAIK.mari kita simak ayat-ayat nya:

(42) Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut.( Markus 9:42 )

(6) Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.(7) Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.( Matius 18:6-7 )

(1) Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.(2) Adalah lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu ia dilemparkan ke dalam laut, dari pada menyesatkan salah satu dari orang-orang yang lemah ini.( Lukas 17:1-2)

Bentuk hukuman bagi penyesat itu adalah menurut yesus,orang yang terdakwa menyesat kan itu di letak kan pada leher nya sebuah batu kilangan(Yunani: mulos onikos),lalu di lempar kan ke dalam laut batu kilangan yang sangat berat itu.tentu si terhukum akan segera tenggelam dengan cepat dan mati kehabisan nafas dalam air.

Begini lah bentuk batu kilangan yang di maksud yesus

Begini lah bentuk batu kilangan yang di maksud yesus

Bentuk hukuman seperti ini kerap juga di pakai para bajak laut di laut lepas menurut cerita-cerita film.perhatikan batu kilangan di atas,tentu sangat berat sekali.batu kilangan itu di ikat kan ke leher si terhukum,lalu batu kilangan itu di lempar kan ke laut.terbayang batu kilangan yang berat itu akan cepat tenggelam ke laut beserta si terhukum nya.si terhukum segera mati kehabisan nafas.itulah hukuman yang pantas di berikan kepada para penyesat menurut yesus.maka sesungguh nya yesus menganjur kan menghukum mati penyesat yang menyesat kan manusia.kristen kerap membanggakan yesus sang raja kasih,sesungguh nya yesus yang kata nya kasih itu menyetujui hukuman mati bagi penyesat,bahkan hal itu LEBIH BAIK menurut yesus.yesus sesungguh nya juga mengizin kan MENGGUNAKAN PEDANG TAJAM untuk mempertahan kan diri,bahkan tak perduli pedang tajam itu hanya MEMUTUS KAN TELINGA/MELUKAI atau SAMPAI MEMBUNUH SEKALIPUN.

Maka sesungguh nya,hukuman mati sepanjang sejarah kristen kepada para penyesat adalah tidak bertentangan dengan injil.yesus men sah kan hukuman mati bagi para penyesat,yesus memberi contoh media hukuman mati dengan batu kilangan,dan para pengikut kristus memperluas dengan media-media lain seumpama hukuman bakar.Dalam Bibel ada hukuman yang disebut Serefa, tapi bukan membakar hidup-hidup manusia pada sebuah iang kayu. Lebih kejam agi, hukuman ini adalah dengan memanaskan timah hingga memerah dan cair dan kemudian di paksakan masuk ke dalam mulut terhukum. Kematian terjadi sangat cepat seiring dengan terbakarnya seluruh urat-urat dan pembuluh darah di leher. Ini adalah salah satu bentuk dari empat cara hukuman mati, yang lainnya adalah di lempari batu, pemenggalan dan gantung.


            Kaisar Roma Justinian memerintahkan hukuman mati dalam api, tanpa boleh berwasiat dan penyitaan seluruh milik pribadi oleh negara sebagai hukuman bagi orang-orang yang bertentangan akidah dengan katolik, hal ini di tulis dalam Codex Luxtiniani, yang kemudian di sah kan oleh penerusnya yaitu Kaisar Arkadius dan Flavius Augustus Honorius.
            Pada tahun 1184 Muktamar Gereja di Verona melegalkan hukuman bakar hidup-hidup sebagai hukuman resmi untuk orang-orang yang tidak seakidah. Keputusan ini dikuatkan kembali dalam konsili ke-IV Lateran pada 1215, Muktamar gereja di Touluose pada 1229, dan sejumlah pemimpin agama juga memimpin negara hingga abad ke-17.
            Di antara sekian banyak yang telah menjalani hukuman ini antara lain yang terkenal adalah Jacques de Molay (1314), Jan Hus (1415), St joan of Arc (may 30,1431), William Tyndale (1536), Michael Servetus (1553), dan Thomas Cranmer (1556) yang juga di bakar hidup-hidup.( SUMBER )
Maka,pihak kristen jika mengamal kan ajaran yesus,hendak nya mematuhi injil yang membenar kan hukuman mati bagi para penyesat.yesus berkata tentang hukuman itu: ITU LEBIH BAIK BAGI NYA.