sedih

Jika anda teliti membaca cerita dalam injil-injil yang di anggap kanonik,anda tentu akan menemui beragam keanehan dan kontradiksi dalam cerita-cerita itu.sebagai contoh ialah:bagai mana mungkin seorang kerasukan roh jahat mampu memutus rantai belenggu berkali-kali:

(1) Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa.(2) Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia.(3) Orang itu diam di sana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai,(4) karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya(Markus 5:1-4)

Sekarang kita bahas yang lain.ternyata,mengejut kan nya dalam injil-injil kanonik,ternyata yesus menyesal dan galau ketika ia menebus dosa manusia.menurut yesus,penyaliban seharus nya tak pernah terjadi,penebusan dosa itu seharus nya tidak pernah terjadi.simak pembahasan nya:

(18) Ketika mereka duduk di situ dan sedang makan, Yesus berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku, yaitu dia yang makan dengan Aku.”(19) Maka sedihlah hati mereka dan seorang demi seorang berkata kepada-Nya: “Bukan aku, ya Tuhan?”(20) Ia menjawab: “Orang itu ialah salah seorang dari kamu yang dua belas ini, dia yang mencelupkan roti ke dalam satu pinggan dengan Aku.(21) Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan.”(Markus 14:18-21)

(21) Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.”(22) Dan dengan hati yang sangat sedih berkatalah mereka seorang demi seorang kepada-Nya: “Bukan aku, ya Tuhan?”(23) Ia menjawab: “Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku.(24) Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan.”(25) Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: “Bukan aku, ya Rabi?” Kata Yesus kepadanya: “Engkau telah mengatakannya.”(Matius 26:21-25)

(14) Ketika tiba saatnya, Yesus duduk makan bersama-sama dengan rasul-rasul-Nya.(15) Kata-Nya kepada mereka: “Aku sangat rindu makan Paskah ini bersama-sama dengan kamu, sebelum Aku menderita.(16) Sebab Aku berkata kepadamu: Aku tidak akan memakannya lagi sampai ia beroleh kegenapannya dalam Kerajaan Allah.”(17) Kemudian Ia mengambil sebuah cawan, mengucap syukur, lalu berkata: “Ambillah ini dan bagikanlah di antara kamu.(18) Sebab Aku berkata kepada kamu: mulai dari sekarang ini Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur sampai Kerajaan Allah telah datang.”(19) Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: “Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.”(20) Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.(21) Tetapi, lihat, tangan orang yang menyerahkan Aku, ada bersama dengan Aku di meja ini.(22) Sebab Anak Manusia memang akan pergi seperti yang telah ditetapkan, akan tetapi, celakalah orang yang olehnya Ia diserahkan!”(23) Lalu mulailah mereka mempersoalkan, siapa di antara mereka yang akan berbuat demikian.(Lukas 22:14-23)

Mari kita bahas ayat-ayat di atas:

YESUS BERKATA:LEBIH BAIK ORANG YANG SERAH KAN DIRI NYA TIDAK DI LAHIR KAN,BERARTI LEBIH BAIK TAK ADA PENYALIBAN,TAK ADA PENEBUSAN DOSA LEBIH BAIK

Seperti perkataan yang di ucap kan di klaim dari yesus,Markus menulis:

Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan.

Matius menjiplak ulang cerita itu:

Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan.

Yesus berharap sekiranya lebih baik yudas tak dilahir kan,karena jika ia tak di lahir kan,ia tak jadi menyerah kan yesus.maka terlihat yesus menyesal dan galau jika diri nya menebus dosa manusia di palang salib.menurut pandangan yesus,justru penyaliban dan penebusan dosa itu seharus nya tidak ada,itu lebih baik.dari ayat di atas,jelas yesus sama sekali galau dan menyesal menebus dosa manusia.ia di paksa dengan ketakutan untuk mati di palang salib,hingga ia mengeluar kan peluh dan di hibur malaikat karena takut nya.kita bertanya-tanya,apakah Allah bapa demikian tega mengorban kan anak nya untuk mati di bunuh dengan sadis,hanya untuk menebus dosa manusia?mengapa si anak yang suci yang menderita menanggung dosa manusia?apakah Allah bapa tidak bisa mengampuni saja orang-orang yang berdosa ketika orang-orang berdosa itu berdoa bertobat kepada-Nya?

Tak bisakah Allah mengampuni dosa secara langsung saja tampa TUHAN KEDUA mesti beraksi di pukuli hingga di bunuh?cukup beriman kepada Allah dan yesus dan bertobat langsung pada Allah?coba banding kan ini:

  • Beriman pada Allah
  • beriman kepada yesus
  • Tobat langsung kepada Allah
  • dan tak perlu yesus/OKNUM TUHAN KEDUA di hina,di gebuki,di ludahi,di bunuh buat menebus dosa manusia.

Menggelikan,seakan-akan Allah baru bisa mengampuni jika TUHAN SEREP/KEDUA di hina,di gebuki,di ludahi,hingga di bunuh.mesti ada yang di hina dan menderita dulu hingga di bunuh.padahal Allah jika ingin memberi pengampunan dosa dan keselamatan  cukup imani Allah dan yesus sebagai rasul serta bertobat lansgung pada Allah,serta beramal saleh tampa perlu ada yang menderita dan mati secara hina dan tragis.

SANGKING MAGHSYUL DAN MENYESAL NYA YESUS,ORANG YANG MENYERAH KAN YESUS DI KUTUK SEBAGAI CELAKA DAN LEBIH BAIK ORANG ITU TIDAK LAHIR

Markus menulis:

Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan.

Matius menjiplak ulang:

Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan.

Lukas menjiplak lagi:

Sebab Anak Manusia memang akan pergi seperti yang telah ditetapkan, akan tetapi, celakalah orang yang olehnya Ia diserahkan!

Tampak tingkat penyesalan yesus dan kemaghsulan nya tampak sangat dalam sekali,sehingga ia mengutuk celaka bagi yudas yang akan menyerah kan nya untuk di bunuh di palang salib.CELAKA DIA,LEBIH BAIK IA TAK DI LAHIR KAN.jadi,menurut yesus,seharus nya lebih baik penyaliban dan penebusan dosa itu tidak lah ada di dunia ini.YESUS MENYESALI LAHIR NYA YUDAS KE DUNIA,maka tidak lahir nya yudas lebih baik,hingga tak ada nya penyaliban dan penebusan dosa lebih baik.

YESUS TUHAN TETAPI TAK MAMPU MENCEGAH KELAHIRAN YUDAS

Yesus menyesali kelahiran yudas ke dunia,padahal ia di klaim para penganut trinitas sebagai tuhan.yesus tuhan,tetapi ia menyesali yudas lahir ku dunia.seharus nya sebagai tuhan,yesus mampu mencegah kelahiran yudas ke dunia.tetapi yesus tidak mampu melakukan itu,malah ia meratapi kelahiran yudas yang telah terlanjur lahir ke dunia untuk menyerah kan yesus.ia tak mampu mencegah kelahiran yudas,bahkan ia hanya bisa meratapi kelahiran yudas ke dunia ini.dari dalil ini muslim maupunKristen Unitarian bisa mendapat tambahan dalil untuk membantah klaim ketuhanan yesus.dan…..bukan kah seharus nya yudas telah berjasa pada milyaran umat manusia?karena dengan ia menyerah kan yesus untuk di bunuh,maka milyaran orang di dunia di tebus dosa nya oleh yesus?apakah kristen pantas juga mengatai Yudas CELAKA?.

YESUS MENYESALI KETETAPAN TUHAN?

Yesus berkata: Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan.

Dari ayat itu tampak yesus menyesali ketetapan tuhan,bahwa ia harus di bunuh dan di salib buat menebus dosa manusia.jika yesus tuhan,maka keadaan nya makin aneh.ketika yesus yang di kalim sebagai tuhan,tetapi menyesali ketetapan nya sendiri sebagai tuhan.bukan kah beberapa kristen menganggap yesus adalah allah bapa itu sendiri?tuhan yang menyesali keputusan nya sendiri.atau tuhan yang menyesali keputusan tuhan lain nya,sementara tuhan yang di vonis mati tak dapat mengelak kan takdir nya.sungguh doktrin yang sangat aneh,memusing dan membingungkan akal waras.

KESIMPULAN

Tak ada penyaliban yesus dan penebusan dosa.semua manusia ketika berdosa cukup bertobat Kepada Allah langsung,tak perlu media perantara kematian orang lain atau seorang tuhan.

Yesaya 30:15Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: “Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” Tetapi kamu enggan,

Yesaya 31:6Bertobatlah, hai orang Israel, kepada Dia yang sudah kamu tinggalkan jauh-jauh!

Yeremia 18:11Sebab itu, katakanlah kepada orang Yehuda dan kepada penduduk Yerusalem: Beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku ini sedang menyiapkan malapetaka terhadap kamu dan merancangkan rencana terhadap kamu. Baiklah kamu masing-masing bertobat dari tingkah langkahmu yang jahat, dan perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu!

Yeremia 24:7Aku akan memberi mereka suatu hati untuk mengenal Aku, yaitu bahwa Akulah TUHAN. Mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku ini akan menjadi Allah mereka, sebab mereka akan bertobat kepada-Ku dengan segenap hatinya.

Yehezkiel 14:6Oleh karena itu katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Bertobatlah dan berpalinglah dari berhala-berhalamu dan palingkanlah mukamu dari segala perbuatan-perbuatanmu yang keji.

Matius 3:2Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!

Penyaliban dan penebusan dosa adalah karangan orang-0rang pagan yang di masuk kan ke dalam injil-injil.2 ajaran itu adalah menjiplak dari ajaran-ajaran berhala kuno tempo dulu yang di nisbat kan kepada yesus.persamaan ajaran dan cerita dengan agama Mithra ,juga Agama Budha.