Beberapa Ayat perang yang telah di salah gunakan missionaris telah saya bantah satu persatu.dan saya kumpul kan dalam kategori Perang dalam islam ( banding kan dengan Perang dalam Alkitab ).pada kesempatan ini saya mau membahas ayat yang sering juga di kutip para missionaris buat menunjuk kan islam haus darah,pembuat teror dan gemar berperang.yakni ayat:

QS. Al-Anfaal : 39

Allah berfirman:

وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّى لا تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ الدِّينُ كُلُّهُ لِلَّهِ فَإِنِ انْتَهَوْا فَإِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

“Dan perangilah mereka, supaya jangan ada “fitnah” dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan”.

Ayat di atas kerap di tafsir kan secara sembrono oleh para pengkritik islam,tampa memahami tafsiran yang benar atas ayat itu.tafsiran yang sembrono itu antara lain bahwa islam mengajar kan berperang/membunuh agar hanya agama islam saja lah yang tegak di muka bumi ini,dan musnah nya agama lain dengan membunuhi para penganut nya.tentu tafsiran ini sangat menyimpang dan tidak benar.bagai mana penafsiran sebenar nya atas ayat di atas?

PERTAMA:PERANG ITU BUKAN BERARTI PERANG YANG DI KOBAR KAN TAMPA SEBAB MUSABAB

Seperti tuduhan bahwa ayat itu mengajar kan bahwa memerangi orang-orang kafir dan musyrik terus menerus dan membunuhi mereka sampai agama hanya semata-mata untuk Allah.dan sampai mereka yang hidup mengucap kan dua kalimat syahadat atau mati .tentu tasiran seperti itu sangat busuk dan sangat bernuansa fitnah sekaligus.mungkin ayat ini pula di salah tafsir kan oleh para Teroris Khawarij sehingga mereka melakukan teror-teror tiada henti.jika ayat itu di tafsir kan demikian,niscaya sejak dulu tidak tersisa yahudi,nasrani dan lain nya kecuali telah islam semua dengan paksaan,jika tak mau masuk islam,maka mati.tentu tafsiran nya tak sebodoh yang di tafsir kan oleh para pengkritik islam.

KEDUA:PENYEBAB MEMERANGI ITU ADALAH KARENA FITNAH

Coba perhatikan ayat nya:

وَقَٰتِلُوهُمْ حَتَّىٰ لَا تَكُونَ فِتْنَةٌۭ وَيَكُونَ ٱلدِّينُ كُلُّهُۥ لِلَّهِ ۚ فَإِنِ ٱنتَهَوْا۟ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ بَصِيرٌۭ

Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah  dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah . Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.

Perhatikan yang bold merah,sebagai pokok penyebab memerangi.yakni ketika umat islam di perangi oleh kaum kafir dan musyrik berdasar kan agama,maka Allah memerintah kan memerangi balik untuk membela agama dari usaha pemusnahan.ayat ini harus di pahami di zaman Rasulullah waktu itu,di mana ayat itu turun berkenaan dengan berbagai gangguan orang-orang musyrik yang berniat memerangi dan menghancur kan perkembangan agama islam yang berpusat di madinah waktu itu.gangguan bukan saja dari kaum quraisy,tetapi juga berbagai kabilah musyrik pada waktu itu.supaya jangan ada fitnah arti nya berhenti segala ganguan,berhenti segala penganiyayaan dan seterus nya,hingga agama semata-mata untuk Allah,yakni tegak nya agama tampa gangguan lagi.hal ini selaras dengan ayat quran lain nya:

وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِى ٱلْأَرْضِ كَمَا ٱسْتَخْلَفَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ ٱلَّذِى ٱرْتَضَىٰ لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّنۢ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًۭا ۚ يَعْبُدُونَنِى لَا يُشْرِكُونَ بِى شَيْـًۭٔا ۚ وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْفَٰسِقُونَ

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.

Tujuan Allah memberi Ke Khalifahan pada umat islam agar mereka terlindungi secara politik dan militer hingga mereka dapat beragama dengan tenang tampa gangguan/fitnah.begitu juga perintah Allah kepada Rasul memerangi orang-orang musyrik yang menganggu dan ingin memusnah kan islam,agar memberhentikan gangguan mereka itu.jika mereka memohon perdamaian,maka mesti di terima:

Al-Anfal (8) No. Ayat : : 60

وَأَعِدُّواْ لَهُم مَّا اسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍ وَمِن رِّبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدْوَّ اللّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِن دُونِهِمْ لاَ تَعْلَمُونَهُمُ اللّهُ يَعْلَمُهُمْ وَمَا تُنفِقُواْ مِن شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنتُمْ لاَ تُظْلَمُونَ

8.60. Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).

Al-Anfal (8) No. Ayat : : 61

وَإِن جَنَحُواْ لِلسَّلْمِ فَاجْنَحْ لَهَا وَتَوَكَّلْ عَلَى اللّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

8.61. Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Al-Anfal (8) No. Ayat : : 62

وَإِن يُرِيدُواْ أَن يَخْدَعُوكَ فَإِنَّ حَسْبَكَ اللّهُ هُوَ الَّذِيَ أَيَّدَكَ بِنَصْرِهِ وَبِالْمُؤْمِنِينَ

8.62. Dan jika mereka bermaksud menipumu, maka sesungguhnya cukuplah Allah (menjadi pelindungmu). Dialah yang memperkuatmu dengan pertolongan-Nya dan dengan para mu’min,

: Al-Hajj (22) No. Ayat : : 39

أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا وَإِنَّ اللَّهَ عَلَى نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ

22.39. Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu,

Al-Hajj (22) No. Ayat : : 40

الَّذِينَ أُخْرِجُوا مِن دِيَارِهِمْ بِغَيْرِ حَقٍّ إِلَّا أَن يَقُولُوا رَبُّنَا اللَّهُ وَلَوْلَا دَفْعُ اللَّهِ النَّاسَ بَعْضَهُم بِبَعْضٍ لَّهُدِّمَتْ صَوَامِعُ وَبِيَعٌ وَصَلَوَاتٌ وَمَسَاجِدُ يُذْكَرُ فِيهَا اسْمُ اللَّهِ كَثِيراً وَلَيَنصُرَنَّ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ

22.40. (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: “Tuhan kami hanyalah Allah. Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa,

Jadi,perintah memerangi di atas karena di mulai dari gangguan orang-orang musyrik pada jaman Rasulullah yang berusaha menghancurkan perkembangan islam di madinah.mari kita buka ayat yang serupa dengan ayat di atas,hingga anda paham penyebab perang itu…bukan untuk memaksa agama dengan pembunuhan:

وَقَٰتِلُوهُمْ حَتَّىٰ لَا تَكُونَ فِتْنَةٌۭ وَيَكُونَ ٱلدِّينُ لِلَّهِ ۖ فَإِنِ ٱنتَهَوْا۟ فَلَا عُدْوَٰنَ إِلَّا عَلَى ٱلظَّٰلِمِينَ

Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

Perhatikan ayat yang saya bold merah,perintah memerangi itu karena mereka(orang-orang musyrik dan kafir)memerangi muslim terlebih dahulu dengan dasar permusuhan ingin memusnah kan islam,seperti yang di lakukan kaum musyrik pada masa Rasulullah.salah satu taktik kaum musyrik memusnah kan islam pada waktu itu ialah dengan cara penghianatan perjanjian damai,hingga Allah berfirman pada orang-orang musyrik yang berkhianat itu:

فَسِيحُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍۢ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِى ٱللَّهِ ۙ وَأَنَّ ٱللَّهَ مُخْزِى ٱلْكَٰفِرِينَ

Maka berjalanlah kamu (kaum musyrikin) di muka bumi selama empat bulan dan ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat melemahkan Allah, dan sesungguhnya Allah menghinakan orang-orang kafir .( Sikap Allah dan Rasul pada para penghianat ).jujur saja,di ganggu,di khianati,dan seterus nya untuk mengganggu ketentraman beragama tentu harus segera di sudahi dan di hentikan.agar ketentraman beragama terjamin.itu lah makna dari potongan ayat :  وَيَكُونَ ٱلدِّينُ كُلُّهُۥ لِلَّهِ = dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah.

KETIGA:JIKA MEREKA BERHENTI……..

Bagai mana dengan penafsiran ujung ayat di atas,yakni yang saya bold merah?

وَقَٰتِلُوهُمْ حَتَّىٰ لَا تَكُونَ فِتْنَةٌۭ وَيَكُونَ ٱلدِّينُ كُلُّهُۥ لِلَّهِ ۚ فَإِنِ ٱنتَهَوْا۟ فَإِنَّ ٱللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ بَصِيرٌۭ

Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah  dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah . Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.

Pada ayat lain,maksud berhenti di sini sangat jelas,jika mereka berhenti dari permusuhan dengan kaum muslimin,maka perdamaian pun terjadi.

وَقَٰتِلُوهُمْ حَتَّىٰ لَا تَكُونَ فِتْنَةٌۭ وَيَكُونَ ٱلدِّينُ لِلَّهِ ۖ فَإِنِ ٱنتَهَوْا۟ فَلَا عُدْوَٰنَ إِلَّا عَلَى ٱلظَّٰلِمِينَ

Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

Maka tafsiran yang tepat ialah tafsiran yang di dukung oleh ayat lain,yakni berhenti dari permusuhan( فَلَا عُدْوَٰنَ ).jika di tafsir kan berhenti dari kekafiran juga tepat,yakni mereka( yang memerangi islam ) berhenti dari kekafiran dengan sukarela,bertobat datang kepada nabi,jadi bukan karena di paksa .

KE EMPATKETIKA KAUM MUSYRIK DAN KAFIR TIDAK MENGANGGU KETENTRAMAN ANTAR UMAT BERAGAMA DAN TIDAK BERNIAT MELAKUKAN PENGUSIRAN,ISLAM SIAP HIDUP BERDAMPINGAN DENGAN DAMAI

Perhatikan ayat-ayat ini:

Al-Mumtahana (60) No. Ayat : : 8

لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَارِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

60.8. Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.

Al-Mumtahana (60) No. Ayat : : 9

إِنَّمَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ قَاتَلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَأَخْرَجُوكُم مِّن دِيَارِكُمْ وَظَاهَرُوا عَلَى إِخْرَاجِكُمْ أَن تَوَلَّوْهُمْ وَمَن يَتَوَلَّهُمْ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

60.9. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

Jika surat ANFAL AYAT 39 di atas di tafsir kan menurut ke naifan penafsiran para pengkritik islam,niscaya Allah tak akan berfirman seperti ayat AL-MUMTAHANAH AYAT 8 DAN 9 di atas.dalam ayat mumtahanah di atas jelas islam mengajar kan hidup berdampingan dengan damai dengan para penganut agama lain nya,asal kan mereka tak memerangi berdasar kan agama dan berniat mengusir kaum muslimin dari negri mereka.jika mereka melakukan perang berdasar agama dan mengusir kaum muslimin,baru lah turun perintah Allah agar memerangi balik mereka agar berhenti segala fitnah( kezaliman dan gangguan ).

KESIMPULAN

Menafsirkan ayat di atas,yakni : Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah  dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah . Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan dengan tafsiran islam mengajar kan memerangi semua non muslim tampa batas hingga masuk islam,memusnahkan semua agama adalah tafsiran yang sangat sembrono.orang-orang yang melakukan tafsiran sembrono seperti itu tentu tidak punya niat baik kecuali sekedar memfitnah islam.mereka membayang kan,para pasukan Allah melakukan perang dan anarkisme tiada henti pada non muslim hingga yang keras kepala di bunuh,yang masuk islam maka tak di bunuh.tentu tafsiran seperti itu sangat sembrono.setelah ada bahasan ini,maka para pemfitnah hendak nya menyimak ucapan yesus tentang pendusta yang suka mengelabui manusia,yang suka memfitnah agar orang percaya kepada nya:

Matius 19:18Kata orang itu kepada-Nya: “Perintah yang mana?” Kata Yesus: “Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta,