Di padang pasir yang ganas Rasulullah siang dan malam berjuang menegak kan kemanusiaan yang beradab bagi seluruh bumi

Di padang pasir yang ganas Rasulullah siang dan malam berjuang menegak kan kemanusiaan yang beradab bagi seluruh bumi

Peristiwa perintah Rasulullah membunuh ka’ab bin asyraf kerap di jadikan para pengkritik islam sebagai bentuk kebengalan Rasulullah sebagai pembunuh berdarah dingin.membunuh siapa saja yang dia perintah kan bunuh.hadist tentang pembunuhan ka’ab bin asyraf di muat dalam Bukhari no 2327 ,bukhari no 3731 , bukhari 2806 ,muslim 3359 .saya akan mengambil salah satu hadist untuk pembahasan kita pada kesempatan  ini:

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Sufyan Amr berkata, aku mendengar Jabir bin Abdullah radliallahu ‘anhuma berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapakah yang akan membunuh Ka’b bin Asyraf yang telah durhaka kepada Allah dan melukai Rasul-Nya?” Maka Muhammad bin Maslamah berdiri dan berkata, “Wahai Rasulullah, sukakah anda jika aku yang akan membunuhnya?” beliau menjawab: “Ya.” Muhammad bin Maslamah berkata, “Izinkan aku untuk mengatakan sesuatu.” Beliau bersabda: “Katakanlah.” Setelah itu Maslamah mendatangi Ka’b, lalu dia berkata, “Sesungguhnya laki-laki itu (maksudnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam -pent) telah meminta sedekah kepada kami padahal kami dalam keadaan susah, oleh karena itu aku datang kepadamu untuk berhutang.” Ka’b berkata, “Dan juga -demi Allah- kalian akan bosan kepadanya.” Maslamah berkata, “Sesungguhnya kami telah mengikutinya, dan kami tidak suka meninggalkannya hingga kami mengetahui akhir kesudahannya, dan kami hendak meminjam satu atau dua wasaq.” ‘Amru tidak hanya sekali menceritakan kepada kami, namun ia tidak menyebutkan ‘satu atau dua wasaq’. Atau, aku berkata kepadanya, ‘satu atau dua wasaq’.” Perawi berkata, “Seingatku dalam hadits tersebut disebutkan ‘satu atau dua wasaq’.” – Ka’b bin Al Asyraf menjawab, “Baiklah, akan tetapi kalian harus memberikan jaminan kepadaku.” Mereka menjawab, “Engkau harus kami beri jaminan apa?” Ka’b menjawab, “Gadaikanlah isteri-isteri kalian.” Mereka menjawab, “Bagaimana kami harus menggadaikan isteri-isteri kami, sementara kamu adalah orang yang paling rupawan di Arab.” Ka’b berkata, “Kalau begitu, gadaikanlah puteri-puteri kalian.” Mereka berkata, “Bagaimana kami harus menggadaikan puteri-puteri kami, nantinya mereka akan dihina orang-orang dan dikatakan, ‘Mereka telah digadaikan dengan satu atau dua wasaq, ‘ hal ini akan membuat kami terhina, akan tetapi kami akan menggadaikan la’mah kami.” -Sufyan mengatakan; maksudnya adalah senjata- Kemudian mereka membuat perjanjian untuk bertemu kembali, di suatu malam Maslamah bersama Abu Na`ilah -ia adalah saudara sepersusuan Ka’b- datang menemui Ka’b, lalu Ka’b mengundangnya untuk masuk ke dalam benteng, setelah itu Ka’b turun menemui mereka. Isteri Ka’b berkata kepadanya, “Kemana engkau hendak keluar pada saat seperti ini?” Ka’b menjawab, “Dia adalah Muhammad bin Maslamah dan saudaraku Abu Na`ilah.” -Selain ‘Amru menyebutkan, “Isteri Ka’b berkata, “Aku mendengar suara seperti darah menetes.” Ka’b menjawab, “Dia hanyalah saudaraku, Muhammad bin Maslamah dan saudara sepersusuanku Abu Na`ilah. Sesungguhnya sebagai seorang yang terhormat, apabila dipanggil, maka ia akan menemuinya walaupun di malam hari.” Perawi berkata, “Kemudian Muhammad bin Maslamah memasukkan (ke dalam benteng) dua orang bersamanya.” -Dikatakan kepada Sufyan, “Apakah ‘Amru menyebutkan nama mereka?” Ia menjawab, “Amru hanya menyebutkan nama sebagian dari mereka.” ‘Amru berkata, “Ia datang dengan dua laki-laki.” Sementara yang lain mengatakan, “Abu Abs bin Jabr, Al Harits bin Aus dan ‘Abbad bin Bisyr.” ‘Amru mengatakan- Ia datang bersama dua orang laki-laki.” Maslamah melanjutkan, “Sungguh, aku akan meraih rambut kepalanya dan menciumnya, jika kalian melihatku telah berhasil menguasai kepalanya, maka mendekatlah dan tebaslah dia.” Sesekali Maslamah berkata, “Kemudian aku akan memberikan kesempatan kepada kalian untuk menciumnya.” Ketika Ka’b turun untuk menemui mereka, dan bau minyak wanginya mulai tersebar, Maslamah berkata, “Aku belum pernah mencium aroma wangi yang lebih bagus dari ini.” Selain ‘Amru menyebutkan, “Aku memiliki minyak wangi wanita arab dan lebih sempurna dikalangan Arab.” ‘Amru mengatakan, “Maslamah berkata, “Apakah engkau mengizinkanku untuk mencium kepalamu?” Ka’b menjawab, “Silahkan.” Kemudian Maslamah menciumnya dan diikuti oleh sahabat-sahabatnya.” Setelah itu Maslamah berkata lagi, “Apakah engkau mengizinkanku lagi?” Ka’b menjawab, “Silahkan.” Ketika ia telah berhasil menguasainya, Maslamah berkata, “Mendekatlah.” Maka mereka langsung membunuhnya, setelah itu mereka menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan mengabarkan kepada beliau.” (Bukhari no 3731 )

Sekarang kita buktikan,apakah Rasulullah pembunuh berdarah dingin selayak nya orang biasa membunuh?atau kah pembunuhan itu mempunyai rahasia yang amat dalam bagi kehidupan dan masa depan umat manusia?berikut pembahasan nya bagi anda:

TERBALIK NYA OTAK PARA PENGHUJAT ISLAM:RASUL DI ANGGAP GANGSTER PEMBUNUH DAN KA’AB BIN ASYRAF SEBAGAI KORBAN TAK BERDOSA

Dengan Rasul memerintah kan membunuh ka’ab bin asyraf,Rasulullah di anggap sebagai gangster pembunuh,penjahat,kriminal,dst.dan ka’ab bin asyraf sebagai korban yang terbunuh,sebagai korban yang tak berdosa.padahal ka’ab bin asyraf lah yang telah melakukan makar dan berusaha menghancur kan masyarakat islam.Menurut beberapa hadis Sahih al-Bukhari, ia menulis puisi satir Muhammad, memuji Quraisy dan membujuk mereka melawan kaum muslimin. Dia kemudian naik ke Mekkah di mana ia mulai memicu api peperangan dan menyalakan kebencian terhadap umat Islam di Madinah. Ketika Abu Sufyan bertanya agama mana ia lebih cenderung untuk, agama orang Mekah atau bahwa Muhammad dan para sahabatnya, dia menjawab bahwa orang-orang kafir yang baik di ikuti.

Ka’b marah pada kemenangan kaum muslimin dalam Perang Badar , pada bulan Maret 624,  dan pada eksekusi dari sejumlah Mekah tokoh dari Quraisy suku yang telah ditangkap setelah pertempuran itu. Biografi tradisional Muhammad laporan Ka’b mengatakan “… jika Muhammad memang memukul orang-orang, maka lebih baik untuk dikubur di bumi daripada berjalan di atasnya!”

Ka’b ibn al-Ashraf kemudian naik ke Quraish di Mekah, untuk meratapi hilangnya di Badr dan menghasut mereka untuk mengangkat senjata untuk mendapatkan kembali kehormatan hilang, mencatat pernyataan Muhammad: “Dia (Ka’b) memiliki terbuka diasumsikan permusuhan kepada kami dan mengutuki kita dan dia telah pergi ke kaum musyrik (siapa muslim sedang berperang dengan) dan telah membuat mereka berkumpul melawan kami untuk memerangi “. Beberapa sumber menyatakan bahwa selama kunjungannya ke Mekah, Ka’b menyimpulkan perjanjian dengan Abu Sufyan, penetapan kerjasama antara Quraisy dan Yahudi melawan Muhammad. 

Setelah kembali ke Medina, Ka’b memulai kampanye segar propaganda fitnahan yang berupa lagu-lagu cabul dan soneta dgn kasih sayang dengan maksud untuk memfitnah para wanita Muslim.padahal yahudi di madinah telah bersepakat mengadakan perjanjian damai membentuk masyarakat yang pluralisme.(sumber ).perbuatan ka’ab bin asyraf seperti yang di katakan alkitab:  Mazmur 37:12Orang fasik merencanakan kejahatan terhadap orang benar dan menggertakkan giginya terhadap dia.

Dari pemaparan di atas jelas,yang memulai tindakan berbahaya bagi masyarakat islam yang baru terbentuk adalah ka’ab bin asyraf sendiri.jadi posisi ka’ab bin asyraf mempunyai kesalahan yang besar yang dapat membahayakan keberlangsungan negara islam madinah yang baru berdiri.maka terpaksa Rasulullah memerintah kan membunuh ka’ab bin asyraf agar tindakan ka’ab yang berbahaya itu tidak berhasil.apakah pembunuhan saat perang panas dan dingin ini pantas menurut anda?negara kita menjadi aman hidup tampa penjajahan kini,tak lepas perjuangan kita membunuh para penghianat dan para orang-orang yang akan menghancur kan keberadaan negara kita.sebagai nasionalis,apakah anda anggap itu salah?

PADAHAL RASULULLAH ADALAH REFORMER BESAR YANG INGIN PERBAIKI KONDISI JAZIRAH ARABIA YANG RUSAK DAN SENGSARA

Kedatangan Rasulullah membawa islam mempunyai misi yang agung bagi kemanusiaan.sabda Nabi Muhammad SAW yang Artinya “Sesungguhnya aku diutus Allah SWT, untuk menyempurnakan (memperbaiki) akhlak manusia”. (HR. Ahmad).Rasulullah mencegah perang suku,memerangi arak,judi,pelacuran,perzinahan,pembunuhan bayi-bayi perempuan,riba,dst.segala kemungkaran dan kejahatan di jazirah arabia beliau perangi.jika Rasulullah tidak datang ke jazirah arabia,niscaya jazirah itu berabad-abad akan tetap bar-bar,sengsara dan menderita.baik oleh perang suku,perzinahan,pelacuran,perjudian,penguburan bayi-bayi perempuan,dst.jadi Rasulullah dan para sahabat nya bukan lah gangster pembunuh berdarah dingin.beliau reformer sejati.sedang kan ka’ab bin asyraf berusaha menghancur kan kerja mulia Rasulullah di jazirah arabia itu.maka terbunuh nya ka’ab bin asyraf berarti gagal nya usaha ka’ab menghancur kan kerja mulia Rasulullah itu justru berkah bagi jazirah arab dan bahkan seluruh dunia.jika ka’ab bin asyraf berhasil dalam usaha nya menghancur kan Rasulullah dan para sahabat nabi,maka hancur pula missi dan tugas mulia Rasulullah di jazirah arabia.jazirah arabia tetap akan di hantui sengsara siang berganti malam dalam perang suku,riba,penguburan bayi-bayi perempuan,pelacuran,dst.

Dr. Wile (1818-1889), seorang orientalis berkebangsaan Perancis yang bekerja di Aljazair sebagai guru dan penerjemah. Dalam karyanya, Tarikhul Khulafa, ia menulis antara lain: “Muhammad layak mendapat kekaguman dan penghargaan kita sebagai reformis agung, bahkan dia patut juga diberi gelar nabi. Kita tak usah mendengarkan cerita orang-orang yang bermaksud jahat dan pendapat orang-orang ekstrem. Sungguh Muhammad itu seorang besar dalam agama dan pribadinya. Barang siapa yang menyerangnya, jelas dia tidak mengerti dan melecehkan jasa-jasanya.”

Sir Herbert Spencer (1820-1903), seorang filsuf kelahiran Cardiff, Inggris. Dalam bukunya yang diterjemahkan kedalam bahasa Arab, Ushulul Itjima antara lain menulis: “Hendaklah kalian menjadikan Muhammad sebagai perlambang politik agama yang tepat, dan seseorang yang paling jujur dalam menerapkan sistemnya yang kudus di tengah-tengah umat manusia seluruhnya. Muhammad merupakan suatu sosok amanat yang dijelmakan dalam kejujuran yang murni, siang dan malam selalu tekun menghidupi umatnya.”( sumber )

Seorang Orientalis Jerman Bretly Hiler di dalam bukunya “Orang-Orang Timur dan Keyakinan-keyakinan Mereka” mengatakan:
“Muhammad adalah seorang kepala negara dan punya perhatian besar pada kehidupan rakyat dan kebebasannya. Dia menghukum orang-orang yang melakukan pidana sesuai dengan kondisi zamannya dan sesuai dengan situasi kelompok-kelompok buas di mana Nabi hidup di antara mereka. Nabi ini adalah seorang penyeru kepada agama Tuhan Yang Esa. Di dalam dakwahnya, dia menggunakan cara yang lembut dan santun meskipun dengan musuh-musuhnya. Pada kepribadiaannya ada dua sifat yang paling utama dimiliki oleh jiwa manusia. Keduanya adalah “keadilan dan kasih sayang”.
Tor Andrae dan George Pharsae dalam bukunya (Al Alamusy Syarqi) mengatakan :
“ Dia seorang pemberani. Terjun ke medan laga untuk membangkitkan semangat pengikutnya yang lemah. Banyak fakir miskin yang datang ke rumahnya minta pertolongan. Ia pandai memelihara kewibawaannya dengan baik. Tidak banyak geraknya dan tidak di buat-buat. Wajahnya selalu di hias dengan senyuman dan mudah bergaul. Selalu ramah tamah, amarahnya tidak mudah dibangkitkan dan senantiasa bersikap toleransi. Sudah tentu ia banyak menghadapi kesulitan akibat berbagai perangai bangsanya pada waktu itu, namun ia hadapi mereka dengan budi luhur mulia dan akhlak yang baik, jauh dari berbagai pendapat kuno yang sedang mendominasi keadan pada waktu itu. Akhirnya semuanya dapat dihalau dan dipersatukannya di bawah panji-panji luhur itu, sehingga ia berhasil menggalang suatu kekuatan yang tak terkalahkan kemudian, yang telah berhasil meruntuhkan sendi-sendi dunia lama yang jahiliyah.”
Seorang filsuf dan penyair besar, Alfonso Du Lamartine mengatakan :
“Orang-orang yang dengan cintanya memperdalam studi ketimuran dan Islam, akan meyakini bahwa hidup seperti kehidupan Muhammad dan berpikir seperti pikiran dan jihadnya, lompatannya dalam menghadapi para penyembah berhala dan keyakinannya untuk mencapai kemenangan, upayanya meninggikan kalimat Allah dan ketabahannya demi menegakkan sendi-sendi akidah Islam, semuanya itu merupakan bukti kuat bahwa dia bukan seorang penipu atau seorang yang bergelimang kebatilan, tetapi ia seorang filsuf, seorang orator, seorang rasul, seorang penyampai wahyu, dan penyuluh umat manusia.”
Penulis Inggris yang tersohor, Thomas Carlil menyatakan:
“Sungguh tidak mungkin, Muhammad itu seorang pendusta. Dan kalaupun ia berbuat dusta, dia tidak akan mampu membawa agama yang menakjubkan ini. Demi Allah, seorang pendusta tidak akan mampu mendirikan sebuah rumah yang megah, jika ia tidak memahami berbagai material dan jenis bahan bangunan. Apalagi hendak membangun suatu mahligai yang tinggi dan kekar bangunannya, seperti halnya agama Islam ini, yang kekuatan dan kebesarannya bisa berlangsung berabad-abad lamanya.”
Bernard Shaw berkata :
“Saya yakin, kalau ada seorang lelaki seperti Muhammad diberi wewenang memegang tumpuk pemerintahan secara mutlak di seluruh dunia, pastilah pemerintahannya itu akan berhasil baik dan tentulah ia akan memerintah ke jalan kebaikan, untuk memecahkan berbagai problema dengan meyakinkan serta memberikan kepada dunia kedamaian dan kebahagian yang didambakan.”

KA’AB BIN ASYRAF YANG DI ANGGAP PENGHUJAT ISLAM SEBAGAI KORBAN PEMBUNUH BERDARAH DINGIN SESUNGGUH NYA ORANG YANG SANGAT BURUK MORAL KEMANUSIAAN NYA DENGAN MEMPRAKTEK KAN HUTANG PIUTANG DENGAN BARANG GADAIAN NYA PARA ISTERI-ISTERI DAN PARA ANAK-ANAK GADIS YANG BERHUTANG

Para penghujat islam menganggap Ka’ab bin asyraf korban kebrutalan Muhammad dan para gangster nya.itu adalah tuduhan yang salah dan dangkal.justru ka’ab bin asyraf adalah manusia yang sangat buruk moral nya.dia menghalal kan segala cara hina.contoh nya ia merasa tak bersalah jika menghutangi seseorang,maka orang yang menghutangi menyerah kan para isteri-isteri dan para anak-anak gadis mereka sebagai barang gadaian di tangan nya.sebagai mana yang di tulis dalam bukhari nomor 3731 di atas:

Ka’b bin Al Asyraf menjawab, “Baiklah, akan tetapi kalian harus memberikan jaminan kepadaku.” Mereka menjawab, “Engkau harus kami beri jaminan apa?” Ka’b menjawab, “Gadaikanlah isteri-isteri kalian.” Mereka menjawab, “Bagaimana kami harus menggadaikan isteri-isteri kami, sementara kamu adalah orang yang paling rupawan di Arab.” Ka’b berkata, “Kalau begitu, gadaikanlah puteri-puteri kalian.

Melihat perkataan ka’ab bin asyraf di atas,kita dapat menakar buruk nya moral kemanusiaan seorang ka’ab bin asyraf.isteri-isteri dan para putri-putri tak pantas di gadai kan buat hutang.di jaman modren ini,di anggap bejat jika jaminan suatu hutang piutang adalah mengadai kan isteri dan anak-anak perempuan nya.pada jaman modern yang beradab ini,jaminan buat hutang adalah tanah,rumah,motor,dst.jika berani gadai kan isteri dan anak perempuan nya,pasti ia akan berhubungan dengan hukum.car-cara gadai ka’ab bin asyraf yang fasik ini lah yang di perangi Rasulullah.dar point ini saja silah kan anda timbang sendiri.mana yang buruk moral?Rasulullah apa ka’ab bin asyraf?maka terbunuh nya ka’ab bin asyraf adalah hilang nya salah satu penjahat kemanusiaan di muka bumi ini.jika anda tertekan pada suatu penindasan dan kelaliman,pastinya anda akan senang jika orang jahat dan lalim itu mati.anda dapat bernapas lega,aman lah masyarakat.maka,terbunuh nya ka’ab bin asyraf mempunyai hikmah yang amat luas.

DI MANAKAH KA’AB BIN ASYRAF DI SAAT PERANG SUKU DI JAZIRAH ARAB BERKECAMUK?

Saat perang suku berkecamuk,siang dan malam Rasulullah berusaha memperbaiki kondisi masyrakat yang rusak itu.dengan berbagai pengajaran nya pada masyarakat agar meninggal kan paham sempit kesukuan,mengajar kan menahan marah dan menjauhi dendam,mengajar kan saling bersatu,mengajar kan agar tak menyia-nyia kan darah manusia dalam pertikaian sempit.

وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ

Dan orang-orang yang menahan amarahnya.” (Ali ’Imran: 134)

Demikian pula Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menegaskan bahwa orang yang mampu menahan dirinya di saat marah dia sejatinya orang yang kuat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَيْسَ الشَّدِيْدُ باِلصُّرْعَةِ إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ

Orang yang kuat bukan yang banyak mengalahkan orang dengan kekuatannya. Orang yang kuat hanyalah yang mampu menahan dirinya di saat marah.” (HR. Al-Bukhari no. 6114)

surat Fushshilat ayat 34-35:

وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ. وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ

Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Dan sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.” (Fushshilat: 34-35)

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ارْحَمُوا تُرْحَمُوا وَاغْفِرُوا يَغْفِرِاللهُ لَكُمْ

Sayangilah –makhluk– maka kamu akan disayangi Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan berilah ampunan niscaya Allah Subhanahu wa Ta’ala mengampunimu.” (Shahih Al-Adab Al-Mufrad no. 293)

Masih banyak lagi mutiara-mutiara pendidikan akhlaq dari Rasulullah yang membawa persatuan dan kesatuan di jazirah arabia dengan menghilang kan kejahatan jaman jahiliyah.kerja keras Rasulullah siang dan malam dalam menata masyarakat arabia agar lebih bermoral.beliau mengarungi gurun arabia pada malam hari bersama Abu bakar Shiddiq dalam hijrah,dengan ancaman pembunuhan,ular,sngatan kalajengking gurun,dst dalam perjalanan panjang mekkah ke madinah.semua itu dia lakukan dengan satu tujuan:memperbaiki masyarakat nya yang penuh sengsara dan kerusakan…SEDANG KAN DI MANA KA’AB BIN ASYRAF SAAT RASULULLAH BERJUANG MATI-MATIAN SIANG DAN MALAM SEBAGAI REFORMIS?ka’ab hanya menjalani kehidupan mewah nya,tak perduli pada sekitar nya.tak ada kiprah apapun yang ia lakukan untuk menyelamat kan jazirah arabia dari pertumpahan darah siang dan malam.kesenangan dia cuma pada parfum dan kemewahan:

Ketika Ka’b turun untuk menemui mereka, dan bau minyak wanginya mulai tersebar, Maslamah berkata, “Aku belum pernah mencium aroma wangi yang lebih bagus dari ini.” Selain ‘Amru menyebutkan, “Aku memiliki minyak wangi wanita arab dan lebih sempurna dikalangan Arab.”(Bukhari no 3731)

So,jadi jika kita memiliki nalar futuristik,niscaya kita akan menduduk kan ka’ab bin asyraf penghalang reformasi kebaikan Rasulullah di jazirah arab.

DI MANA KA’AB BIN ASYRAF KETIKA BAYI-BAYI PEREMPUAN DI KUBUR DI JAZIRAH ARABIA?

Rasulullah berusaha memperbaiki keadaan masyarakat arabia yang sangat jahiliah…di mana mereka mengubur bayi-bayi perempuan mereka sebagai tradisi buruk turun menurun.dalam hal ini Allah berfirman:

وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُم بِٱلْأُنثَىٰ ظَلَّ وَجْهُهُۥ مُسْوَدًّۭا وَهُوَ كَظِيمٌۭ

Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah.

Menurut Ibnu Abbad, wanita di zaman jahiliyah ada yang bila mengandung, ia menggali lubang dan berbaring di tepinya. Apabila lahir bayi perempuan, ia akan mencampakkannya ke dalam lubang tersebut dan menanamnya hidup-hidup,  tetapi apabila bayi lelaki yang lahir maka ia pun membiarkannya hidup. Menurut Qatadah, suku Mudlar dan Khuzaah menguburkan anak-anak perempuan hidup-hidup dan yang paling kejam antara mereka ialah dari Bani Tamim….Rasulullah berusaha menghilang kan semua adat-adat jahiliyah ini sampai akar-akar nya.jadi Rasulullah adalah seorang reformer besar,pembebas manusia dari segala penderitaan dan kerendahan.jika ka’ab bin asyraf berhasil menjegal dakwah Rasul,niscaya hilang lah reformer besar di jazirah arab….adat penguburan bayi-bayi perempuan tetap berlanjut.maka dari itu,terbunuh nya ka’ab bin asyraf  seperti di azab nya kaum tsamud,aad,firaun,qorah,datan,dst…..karena menghalangi jalan-jalan kebaikan.di saat bayi-bayi perempuan di kubur hidup-hidup menjadi budaya jelek di jazirah arab,ka’ab bin asyraf tak perduli apapun…malah ka’ab bin asyraf menambah rendah derajat wanita dengan menjadikan mereka barang gadaian.

DI MANA KA’AB BIN ASYRAF KETIKA JAZIRAH ARABIA RUSAK DAN SENGSARA?

Rasulullah tampil di jazirah arabia berdakwah di tengah gurun arab yang gersang di penuhi manusia-manusia kasar dan bengis yang kesukaan tradisi mereka adalah zina,khamr,judi,pelacuran,riba,dst.Rasul di ancam bunuh dan di teror pembunuhan di mekkah dengan berbagai hinaan.bahkan Rasul,keluarga nya serta pengikut nya pernah di boikot di mekkah sehingga paman nya Abu thalib meninggal.semua penderitaan itu Rasul jalani demi memperbaiki masyarakat nya yang rusak dengan sabar.Rasul siang dan malam dakwahi masyarakat arab agar menjauhi zina,khamr,judi,pelacuran,dst…dari mekkah hingga madinah:

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Tiga jenis orang yang Allah tidak mengajak berbicara pada hari kiamat, tidak mensucikan mereka, tidak melihat kepada mereka, dan bagi mereka adzab yang pedih: Orang yang berzina, penguasa yang pendusta, dan orang miskin yang sombong,” (HR Muslim [107]).

Mengenai pembrantasan khamr,Rasulullah salah satu nya berkata:

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r.a, bahwasanya seorang lelaki datang dari Jaisyan (negeri Yaman) lalu ia bertanya kepada Nabi saw. tentang hukum minuman dari jagung yang sering mereka minum di negeri mereka. Minuman tersebut bernama mirz. Lalu Nabi saw. bertanya, “Apakah minuman itu memabukkan?” Lelaki itu menjawab, “Benar.” Lalu Rasulullah saw. bersabda, “Setiap yang memabukkan itu haram hukumnya dan sesungguhnya Allah SWT telah berjanji bahwa orang yang minum minuman memabukkan akan diberi minuman thinah al-khahal.” Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apa yang dimaksud dengan thinah al-khahal?” Beliau menjawab, “Keringat penghuni neraka atau air kotoran penghuni neraka,” (HR Muslim [2002]).

Dalam memberantas perjudian,Rasulullah membawa ayat Allah sbb:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Al Maidah: 90)
Begitu juga pemberantasan penyakit masyarakat lain nya semacam pelacuran dan riba,Rasul sangat sabar giat siang dan malam….jadi Rasulullah adalah seorang reformer kebaikan yang sangat besar di jazirah arabia.jika ka’ab bin asyraf berhasil menjegal dakwah rasul dengan hasutan-hasutan nya,maka jazirah arabia akan tetap dalam keadaan bar-bar dan sengsara di tinggal seorang reformer.adapun ka’ab bin asyraf adalah seorang yang egoistik,tak peduli pada penderitaan masyarakat sekitar,tak terpikir bagi nya memperbaiki masyarakat yang rusak,tak ada sensitifitas terhadap sekitar.malah moral ka’ab bin asyraf adalah nol…terbukti dengan mudah ia mensyarat kan gadai hutang dengan isteri-isteri dan putri-putri yang berhutang.maka terbunuh nya ka’ab bin asyraf adalah hikmah Allah buat menyelamat kan umat manusia ini dari penderitaan dan kerusakan yang panjang.

JIKA KA;AB BIN ASYRAF BERHASIL MENJEGAL DAKWAH ISLAM,ARABIA AKAN TETAP JAHILIYAH DAN SENGSARA SELAMA NYA

Sebab ka’ab bin asyraf berhasil memusnah kan seorang reformer besar dengan hasutan-hasutan nya.jika demikian,masa depan buruk dan gelap arabia bahkan dunia akan terus berlanjut,dengan segala penderitaan siang dan malam.namun,bagi penghujat islam,orang macam ka’ab bin asyraf adalah orang yang teraniaya(suatu logika terbalik)…mereka memaki saddam,khadafy,dll ketika jatuh dan terbunuh,ya,karena mereka para tiran….apakah mereka tak memaki juga kematian ka’ab bin asyraf?.satu orang mati untuk menyelamat kan milyaran manusia…..ketika rakyat jerman makin sengsara oleh ulah hitler,pasti jika di adakan polling saat itu,mereka jika di tanya:”setujukah hitler di bunuh?”..mereka pasti menjawab:”ya,setuju”…sebab mengapa?mati nya satu orang hitler untuk menyelamat kan jutaan nyawa lain nya yang menderita siang dan malam.jika ka’ab bin asyraf berhasil menjegal dakwah Rasulullah,maka sampai abad ke 10 masehi hingga mungkin kini,jutaan bayi-bayi perempuan telah terkubur dalam adat istiadat jahiliyah yang tak terobati.terbunuh nya satu orang fasik kadang membawa kemaslahatan bagi semua manusia,seperti perkataan dalam alkitab: Mazmur 37:16Lebih baik yang sedikit pada orang benar dari pada yang berlimpah-limpah pada orang fasik;

TERBUNUH NYA KA’AB BIN ASYRAF SEPERTI DI AZAB NYA BANGSA-BANGSA DURHAKA PADA TUHAN MEREKA

Seorang yang terbunuh oleh Allah dan Rasul-nya,berarti ia seperti terazab nya bangsa-bangsa durhaka tempo dulu.ketika Allah dan Rasul memutus kan terbunuh nya ka’ab bin asyraf,bukan lah sembarang manusia yang memutus kan..tetapi itu keputusan langit yang terbukti bagi kemaslahatan bagi manusia umum nya.kepada orang-orang yang tak bersalah,Allah dan Rasul tak akan menghukum mereka,sebab mereka tak bersalah.KEPADA KAUM TAK BERSALAH,WANITA DAN ANAK-ANAK RASULULLAH SAW AMAT LEMBUT DAN MELARANG MEMBUNUH MEREKA DALAM PERANG,TETAPI BAGI PARA PENJAHAT DEWASA YANG TELAH MELAKUKAN KRIMINALITAS YANG MENGANCAM JIWA,HARTA,KELUARGA,NEGARA DAN AGAMA,BELIAU TEGAS.Dari ‘Abdullah bin ‘Umar r.a, ia berkata, “Aku mendapati seorang wanita yang terbunuh dalam sebuah peperangan bersama Rasulullah saw. Kemudian beliau melarang membunuh kaum wanita dan anak-anak dalam peperangan,” (HR Bukhari [3015] dan Muslim [1744]).Dalam riwayat lain disebutkan, “Rasulullah saw. mengecam keras pembunuhan terhadap kaum wanita dan anak-anak,” (HR Bukhari [3014] dan Muslim [1744]).Dari Buraidah r.a, ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, “Berperanglah fi sabilillah dengan menyebut nama Allah, perangilah orang-orang yang kafir kepada Allah, berperanglah dan jangan mencuri harta rampasan perang, jangan berkhianat, jangan mencincang mayat dan janganlah membunuh anak-anak,” (HR Muslim [1731]).Adapun ka’ab bin asyraf,ia lelaki dewasa yang waras yang telah melakukan tindakan yang membahaya kan tersebar nya missi besar reformasi Rasulullah membebas kan jazirah arab dari kesengsaraan dan kegelapan.

SEORANG JAHAT YANG MATI ADALAH KEAMANAN DAN ISTIRAHAT MANUSIA DARI KEJAHATAN NYA

Penghujat islam menduduk kan ka’ab bin asyraf pihak yang terbunuh oleh Muhammad dan para gangster nya contoh manusia yang berfikir dangkal.padahal ka’ab bin asyraf jika di banding kan dengan Rasulullah amat tak sebanding.Rasul seorang reformer besar siang dan malam memperbaiki masyarakat nya,bahkan dengan ancaman bahaya.sedang kan ka’ab bin asyraf adalah manusia egoistik yang rusak moral,yang hanya menikmati kemewahan di balik benteng nya.bagi dia,halal menerima barang gadaian dari kaum wanita bukan milik nya.tak ada nilai lebih apapun ka’ab bin asyraf bagi masyarakat nya…malah dia menghalangi kebaikan untuk berdiri.tindakan nya sangat bahaya dan profokatif.dalam alkitab sendiri,orang fasik itu di benci Allah:

Mazmur 1:4Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.

Mazmur 1:6sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Mazmur 3:7(3-8) Bangkitlah, TUHAN, tolonglah aku, ya Allahku! Ya, Engkau telah memukul rahang semua musuhku, dan mematahkan gigi orang-orang fasik.

Mazmur 9:5(9-6) Engkau telah menghardik bangsa-bangsa, telah membinasakan orang-orang fasik; nama mereka telah Kauhapuskan untuk seterusnya dan selama-lamanya;

Mazmur 9:16(9-17) TUHAN telah memperkenalkan diri-Nya, Ia menjalankan penghakiman; orang fasik terjerat dalam perbuatan tangannya sendiri.

Mazmur 11:6Ia menghujani orang-orang fasik dengan arang berapi dan belerang; angin yang menghanguskan, itulah isi piala mereka.

Mazmur 37:38tetapi pendurhaka-pendurhaka akan dibinasakan bersama-sama, dan masa depan orang-orang fasik akan dilenyapkan.

RASULULLAH TAK AKAN MENINDAK ORANG-ORANG YANG TAK BERSALAH

Terhadap orang-orang yang tak bersalah Rasulullah tidak akan menganggu,tidak akan menindak apapun bagi mereka.sedang kan ka’ab bin asyraf adalah selain dasar nya sebagai orang fasik,ia orang yang sangat bersalah.ia berusaha menghasut musyrik mekkah menyerang madinah,ia hendak membunuh Rasul yang mau memperbaiki jazirah arabia,ia melakukan berbagai manuver berbahaya buat hancur kan dakwah kebaikan.maka terpaksa ka’ab bin asyraf di tindak tegas.jika hal itu tak di lakukan,maka masa depan kemanusiaan akan terancam dalam kegelapan dan penderitaan abadi.pada orang-orang yang tak bersalah,Rasulullah amat melindungi.bahkan terhadap binatang Rasul sayang:

Dari Said bin Jubair rahimahullah dia berkata: Ibnu Umar radhiallahu anhu melewati sekelompok orang yang memasang seeokor ayam sebagai sasaran perlombaan melempar mereka. Tatkala mereka melihat Ibnu Umar, mereka segera berhamburan, maka Ibnu Umar berkata:
مَنْ فَعَلَ هَذا؟ إِنَّ رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم لَعَنَ مَنْ فَعَلَ هَذَا
“Siapa yang berbuat seperti ini? Sungguh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah melaknat orang yang berbuat seperti ini.” (HR. Muslim no. 1958)
Dalam sebuah riwayat Muslim:
إِنَّ رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم لَعَنَ مَنِ اتَّخَذَ شَيْئاً فِيْهِ الرُّوْحُ غَرْضاً
“Sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah melaknat orang yang menjadikan makhluk bernyawa sebagai sasaran (lempar tembakan)

JIKA MAU JUJUR,TAK SELAMA NYA MEMBUNUH ITU SALAH

membunuh manusia itu adalah seburuk-buruk dosa dan sebesar-besar nya dosa.apalagi yang di bunuh orang-orang yang tak bersalah,wanita dan anak-anak.dalam islam,membunuh adalah salah satu daftar deretan dosa-dosa terbesar.

Rasulullah bersabda :

 ان اول ما يحكم بين العباد فى الدماء (رواه البخارى ومسلم والنسائى وبن ماجه والترمذى
“Kasus yang pertama diadili di hadapan Allah pada hari kiamat ialah masalah darah (pembunuhan)”( Hadits riwayat Bukhari, Muslim, An-Nasai, Ibnu Majah dan Turmudzi).

إجتنبوا السبع الموبقات وعدد منها قتل النفس التى حرم الله الا بالحق (رواه البخار و مسلم

Rasulullah bersabda : “Jauhilah olehmu tujuh hal yang merusak”. Kemudian Rasulullah menghitungnya satu per satu, dan salah satu diantaranya ialah : “Membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan alasan yang hak”( Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
Islam tidak bertanggungjawab terhadap tindakan orang yang menganiaya orang-orang saleh dan orang-orang yang tak bersalah, sekalipun orang tersebut bukan pemeluk agama Islam.
Untuk itu, Rasulullah SAW bersabda :
 من قتل نفسا معاهدا لم يرح رائحة الجنة, وان ريحها يوجد من مسيرة أربعين عاما (رواه البخارى
“Barangsiapa yang membunuh kafir dzimmy, ia takkan cium baunya surga, sedangkan bau surga itu bisa tercium dari jarak perjalanan empat puluh tahun”( Hadits riwayat Bukhari).
Namun apakah anda berani mengatakan semua jenis membunuh adalah dosa dan terlarang secara kemanusiaan tampa kecuali?jika anda mengatakan demikian,maka polisi telah membunuh Dr Azahari dll teroris dalam penumpasan terorismer,para hakim telah membunuh dalam keputusan nya menghukum mati kejahatan-kejahatan berat,para pejuang RI masa kemerdekaan adalah pembunuh ketika membunuh banyak mata-mata belanda,dst.apakah demikian?tentu tidak bukan?.karena landasan ini lah Allah menegak kan hukum pada para kriminalitas yang mengancam kelangsungan hidup manusia.dari paparan ini,jelas Rasul memerintah kan membunuh ka’ab bin ashraf sama sekali tidak lah salah.karena ka’ab telah melakukan serangkaian kesalahan yang akan mengguncang masa depan seluruh kemanusiaan dalam jangka abadi seperti yang telah saya bahas di atas.

TINDAKAN RASULULLAH ADALAH BERDASAR KAN WAHYU ALLAH

Tindakan ini tak sembarangan di lakukan Rasul…Rasul selalu di lingkupi wahyu di mana saja berada…baik lewat jibril maupun ilham.seorang yang di bunuh Allah pasti nya sangat durhaka dan sangat membahayakan kemanusiaan secara keseluruhan.seperti Allah mengazab kaum-kaum durhaka tempo dulu.dari pemaparan di atas,jelas tindakan Rasul ini tak dapat sembarangan di catut dan di tiru oleh para TERORIS KHAWARIJ. sebab Rasul melakukan ini dengan bimbingan wahyu,sedang kan para teroris khawarij terbukti memakai hawa nafsu dalam mengambil dalil.anda dapat membaca nya dalam buku-buku yang di tulis Nashir abas apa yang saya maksud.maka dari itu,hadist tentang ka’ab bin ashraf ini tak boleh di tafsir kan secara sembarangan untuk kaum muslim lain nya.apalagi ada kalimat yang salah di tafsir kan,berakibat fatal.seperti sabda Rasul:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapakah yang akan membunuh Ka’b bin Asyraf yang telah durhaka kepada Allah dan melukai Rasul-Nya?”

Kalimat ini jika di tafsir kan secara mentah sangat berbahaya…maksud kalimat Rasul di atas sangat luas makna nya seperti yang telah saya bahas di atas.arti nya ka’ab bin ashraf telah melakukan serangkaian tindakan yang membahayakan reformasi kemanusiaan yang menyeluruh di bumi.jika makar ka’ab berhasil,maka bumi tetap akan jahiliyah sampai kapan pun.jika potongan hadist di atas di cerna secara naif,maka di jadikan dalil sedikit-dikit membunuh secara jalanan penghina Rasul dan islam….hi….ini jaman hukum,tak perlu bertindak anarkis sendiri-sendiri ketika Rasul dan islam di hina….pengadilan ada,negara ada.perkara darah adalah berat,maka hati-hati lah dalam mengambil kesimpulan.dan hadist itu tak seperti yang anda pahami secara sempit(bagi yang ber ideologi radikal)..tindakan Rasul berdasar wahyu dan terbukti efektif dan bermamfaat luas secara kemanusiaan.

PENGHUJAT ISLAM MASIH MENCELA PEMBUNUHAN RASUL PADA KA’AB BIN ASHRAF?

ok,saya akan menyajikan fakta-fakta yang lebih buruk dari alkitab.Rasul cuma membunuh ka’ab bin ashraf yang sangat berbahaya bagi kemanusiaan saat itu juga.bagai mana perintah tuhan soal pembunuhan dalam alkitab?justru hendak nya para penghujat malu hati…bahkan kanak-kanak dan wanita yang tak bersalah di bunuh.

(7) Kemudian berperanglah mereka melawan Midian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, lalu membunuh semua laki-laki mereka.(Bilangan 31:7)

(8) Selain dari orang-orang yang mati terbunuh itu, merekapun membunuh juga raja-raja Midian, yakni Ewi, Rekem, Zur, Hur dan Reba, kelima raja Midian, juga Bileam bin Beor dibunuh mereka dengan pedang.(Bilangan 31:8)

(14) Maka gusarlah Musa kepada para pemimpin tentara itu, kepada para kepala pasukan seribu dan para kepala pasukan seratus, yang pulang dari peperangan,(15) dan Musa berkata kepada mereka: “Kamu biarkankah semua perempuan hidup?(16) Bukankah perempuan-perempuan ini, atas nasihat Bileam, menjadi sebabnya orang Israel berubah setia terhadap TUHAN dalam hal Peor, sehingga tulah turun ke antara umat TUHAN.(17) Maka sekarang bunuhlah semua laki-laki di antara anak-anak mereka, dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh.(18) Tetapi semua orang muda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu biarkan hidup bagimu.(Bilangan 31:14-18)

Yosua 11:11Semua makhluk yang ada di dalamnya dibunuhnya dengan mata pedang, sambil menumpas orang-orang itu. Tidak ada yang tinggal hidup dari semua yang bernafas dan Hazor dibakarnya.

1 Samuel 15:3Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.”

Terlalau panjang jika saya beberkan satu-satu ayat nya tentang pembunuhan dan genosida massal dalam alkitab.semua itu jaman hukum taurat.bagai mana Allah berkata tentang hukum taurat?

(7) (19-8) Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.(8) (19-9) Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.(9) (19-10) Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya,(10) (19-11) lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.(11) (19-12) Lagipula hamba-Mu diperingatkan oleh semuanya itu, dan orang yang berpegang padanya mendapat upah yang besar.(Mazmur 19:8-12)

Jadi genosida massal itu tak di pandang salah dalam alkitab.Rasul cuma membunuh satu orang yang sangat membahayakan kemanusiaan kelak….apakah para penghujat tidak malu bahwa alkitab mereka lebih sadis dalam membunuh?hingga wanita-wanita,bayi menyusu dan kanak-kanak hingga hewan-hewan di bantai habis?padahal apakah salah mereka?jika anda katakan yesus mengajar kan kasih,yesus pun masih mengizin kan pedang tajam dalam pertahanan diri..tak peduli pedang tak bermata itu melukai atau sampai membunuh.

KESIMPULAN

Tuduhan Rasul sebagai pembunuh berdarah dingin dengan membunuh ka’ab bin ashraf adalah tuduhan dari kedangkalan otak.membalik kan fakta dengan mengatakan Rasul sebagai gangster pembunuh dan ka’ab bin ashraf selalu si posisikan sebagai korban teraniyaya.justru sebalik nya fakta bicara,ka’ab lah yang penjahat sebenar nya,dan Rasulullah sebagai reformer kemanusiaan yang besar.tuduhan-tuduhan dangal inilah dasar yang umum di pakai situs-situs anti islam buat menghujat Rasul.penalaran otak yang dangkal.seluruhn tindakan Rasul adalah wahyu dan dengan izin Allah.semua di lakukan dalam kedaruratan untuk kemaslahatan seluruh umat manusia.