Kristen selalu menghubung kan keadaan yesus dengan nubuat perjanjian lama.padahal para kreator atau para penambah-nambah injil yang terbukti mengarang-ngarang nubuatan itu buat yesus.saya beri contoh salah-satu nya ini.matius menulis bahwa yesus di nubuat kan dalam kitab yesaya pasal 42 sbb:

(15) Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana. (12-15b) Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.(16) Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia,(17) supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:(18) Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa.(19) Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan.(20) Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang.(21) Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap.”(Matius 12:15b-21)

firman yang di maksud dari nabi yesaya ialah yesaya 42:

(1) Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.(2) Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.(3) Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.(4) Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.(Yesaya 42:1-4)

Apakah klaim matius tentang yesus sesuai dengan kenyataan dalam yesaya 42?apakah yesaya 42 benar-benar mencermin kan nubuat tentang yesus?pada kesempatan ini saya akan bongkar suatu fakta bahwa yesaya 42 bukan nubuatan buat yesus.sangat tidak cocok.saya membuka fakta pula bahwa matius sang penginjil( yang di ragukan sebagai benar2 hawariy yesus,tapi hanya mencatut nama matius saja..atau teks matius asli telah di tambah-tambah seperti penelitian Strauss )membuat-buat nubuat palsu ini buat yesus.sekarang kita bahas,apakah yesaya 42 nubuat buat yesus atau bukan?

PERTAMA:APAKAH YESUS MENYATAKAN HUKUM PADA BANGSA-BANGSA?

Dalam matius di sebut kan:

(17) supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:(18) Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa.( matius 12:17-18)

dalam yesaya 42 di sebut kan:

(1) Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.(Yesaya 42:1)

Apakah yesus memenuhi kriteria yang di sebut kan yesaya?bahwa yesus memaklum kan(mat)/menyatakan(yes)hukum pada bangsa-bangsa?saya lihat klaim ini tak cocok.hukum apa yang di nyatakan yesus pada bangsa-bangsa?apakah hukum konyol makan tidak cuci tangan dulu?apakah hukum yang di maksud hukum-hukum injil kanonik sekarang?hukum macam apa itu?sejak zaman dulu hingga kini hukum apa dari injil yang telah di pakai di negara2 kristen?saya tak menemukan apa-apa.justru negara2 kristen kini amat jauh dari injil.ketika gereja berkuasa,justru kekacauan abad tengan yang terjadi…maka amat jauh nubuat yesaya 42 untuk yesus,tidak cocok…nubuat itu justru lebih cocok pada NABI MUHAMMAD SAW.beliau lah yang di maksud yesaya 42.terbukti hukum quran dan hadist paling luas tersebar di antara bangsa-bangsa sejak masa Rasulullah hingga zaman modern ini.banyak hukum-hukum yang di pakai berabad-abad yang datang dari Allah dan Rasul…seperti:Thaharah,salat,zakat,muamalah,jinayat,jihad,nikah,makanan dan minuman,cara berpakaian,cara berumah tangga,dst yang semua lengkap dan di pakai selama berabad-abad hingga kini.

KEDUA:APAKAH YESUS TERBUKTI TIDAK AKAN BERTERIAK,ATAU MENYARING KAN SUARA ATAU MEMPERDENGAR KAN SUARA NYA DI JALAN?

matius menulis:

(19) Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan(matius 12:19)

Yesaya 42 menulis:

(2) Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan(Yesaya 42:2)

benar kah tulisan matius sesuai dengan nubutan yesaya 42?yesaya menggambarkan orang yang di maksud orang yang tak akan berteriak atau pun menyaring kan suaranya.artinya orang yang di maksud sangat lembut,atau menggambar kan ketabahan.tak seperti seorang yang cengeng ketika ketakutan dan menderita yang membuat ia berteriak-teriak seperti orang panik.atau sifat dan watak yesus tak suka berteriak-teriak,nyaring kan suara dan perdengar kan suara nya di jalan-jalan.pada kenyataan nya,teriakan yesus lebih buruk dari sekedar berteriak-teriak di jalan….ia berteriak ketakutan dengan mengutip mazmur ketika di salib:

Matius 27:46Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Matius 27:50Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.

Markus 15:34Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Lukas 23:46Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.

jadi nubuatan yesaya 42 sungguh tak cocok pada diri yesus.yesus melakukan teriakan yang nyaring ketika ia mau mati di palang salib.jadi nubuatan yesaya 42 gagal di diri yesus.malah nubuatan yesaya 42 amat cocok pada diri NABI MUHAMMAD SAW.di mana Rasulullah tak pernah berteriak-teriak sebagai adab nya:

Disebutkan dalam kitab Syamail Muhammadiyah, di antara sifat terpuji Rasulullah adalah: Beliau tak pernah melakukan perbuatan jelek dan tidak pula memiliki sikap keji, tidak berbuat gaduh (berteriak-teriak) di pasar, dan tidak membalas dengan kejelekan. Namun beliau bersikap toleran dan memberi maaf. (Diriwayatkan dari Aisyah ketika ia ditanya tentang akhlak Nabi)

Rasulullah SAW bukanlah seorang yang keji dan tidak suka berkata keji, beliau bukan seorang yang suka berteriak di pasar & tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Bahkan beliau suka memaafkan dan merelakan.” (HR. Ahmad)

Jelas,nubuatan yesaya amat cocok pada NABI MUHAMMAD SAW,bukan pada diri yesus.apalagi jika kita baca nubuatan lanjutan nya,bahwa orang itu amat menentang penyembahan berhala dan membuat para penyembah nya mendapat malu di dunia dan akhirat.hal itu amat cocok pada nabi muhammad saw,bukan pada diri yesus.sebab,yesus tidak menghadapi masyarakat penyembah berhala/pagan.

(8) Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.(9) Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu.”(yesaya 42:8-9)

(16) Aku mau memimpin orang-orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, dan mau membawa mereka berjalan di jalan-jalan yang tidak mereka kenal. Aku mau membuat kegelapan yang di depan mereka menjadi terang dan tanah yang berkeluk-keluk menjadi tanah yang rata. Itulah hal-hal yang hendak Kulakukan kepada mereka, yang pasti akan Kulaksanakan.(17) Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling ke belakang dan mendapat malu, yaitu orang-orang yang berkata kepada patung tuangan: “Kamulah allah kami!”(Yesaya 42:16-17)

Kristen melakukan bantahan apologia,bahwa yang di maksud yesaya berteriak di jalan,bukan di salib.mari kita pelajari secara teliti ayat yesaya 42:2:

(2) Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan(Yesaya 42:2)

JIKA PENGERTIAN NYA YESUS TAK BERTERIAK ATAU MENYARING KAN SUARA ATAU MEMPERDENGAR KAN SUARA NYA DI JALAN.…….maka menurut yesaya,orang yang di nubuat kan itu tak punya sifat-sifat suka berteriak atau menyaring kan suara atau memperdengar kan suara nya di jalan.jadi orang yang di maksud adalah bersifat lembut,tabah,tenang,dst.sedang kan yesus tak mempunyai standart yang di nubuat kan yesaya di atas.yesus melakukan teriakan dan suara nyaring yang lebih buruk lagi dari sekedar teriakan dan suara nyaring di jalan-jalan.yesus berteriak nyaring takut mati dan resah di palang salib.yesus panik,tidak tenang…hal ini menjadikan sifat-sifat yang di nubuat kan yesaya tak tepat di semat kan ke diri yesus.yesus masih menunjuk kan teriakan dan suara nyaring di palang salib,lebih buruk dari teriakan dan suara nyaring di jalan-jalan.ayat yesaya 42:2 adalah sifat orang yang di nubuat kan,ia bersifat tenang,mantap,sopan,lembut,tabah,tegar hati,dst,hingga tak memiliki sifat berteriak dan menyaring kan suara tanda tak tabah,kuat hati,lembut dst….yesus tak memenuhi kreteria nubuat yesaya 42 ayat 2 itu.YESUS MASIH BERTERIAK DAN MENYARING KAN SUARA NYA DI PALANG SALIB,HAL ITU LEBIH BURUK DARI SEKEDAR BERTERIAK DAN MENYARING KAN SUARA NYA DI JALAN…jadi,nubuat yesaya 42 ayat 2 tak cocok ke diri yesus.

KETIGA:APAKAH YESUS SETIA MENYATAKAN HUKUM,TIDAK PUDAR DAN PATAH TERKULAI SAMPAI MENEGAK KAN HUKUM DI BUMI?

Matius mengklaim:

(20) Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang(Matius 12:20)

Yesaya menulis:

(4) Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.(Yesaya 42:4)

Apakah nubuatan yesaya di atas sesuai dengan keadaan yesus?saya katakan TIDAK.yesus pudar dan patah terkulai di kayu salib padahal hukum-hukum nya  belum lagi terberitakan ke seluruh dunia.ketika bangkit,ia sudah terangkat ke sorga,hukum nya belum lagi tersebar ke bumi.jika pun tersebar ke bumi,hukum yesus apa yang istimewa telah tersebar ke bumi sejak zaman yesus?hukum kasih?nyata nya,pasca konsili nikea bahkan sebelum nya,kristen trinitarian paling rajin membunuh.tak ada hukum-hukum istimewa yang mengantar kan eropa kristen pada kemajuan.bahkan era kekuasaan gereja di abad tengah adalah THE DARK MIDDLE AGES…abad tengah yang gelap.hingga eropa baru maju ketika telah membuang kristen.pada awal perkembangan kristen,mereka suka membunuh manusia lain nya.sebagai contoh nya pembunuhan Hypathia.di tahun 415 M, Hypatia dari Alexandria, seorang filosof wanita yang terkenal, diseret kemudian dipotong-potong tubuhnya oleh orang-orang Kristen Koptik radikal yang dipimpin oleh pendeta Peter. Hypatia sendiri adalah seorang ilmuwan Yunani dari Alexandria Mesir. Hypatia dibunuh karena menjadi penyebab kekacauan dalam agama. Ia dijuluki sebagai “pembela ilmu pengetahuan yang gagah berani melawan agama”. Dan beberapa pendapat mengatakan kematiannya menandai akhir dari zaman Hellenistik dan dimulainya zaman kegelapan (The Dark Ages).Kaisar Karl (Charlemagne), misalnya, pada tahun 782 M tanpa punya nurani memenggal kepala 4500 orang Saxon, karena mereka tidak mau memeluk agama Kristen.Kaum tani yang tidak mau membayar sumbangan kepada Gereja pun mengalami hal serupa. Mereka dijatuhi hukuman mati layaknya manusia penuh dosa. Jumlahnya pun tidak main-main, antara 5000 sampai 11.000 pria, wanita dan anak-anak, dibunuh pada tanggal 27 Mei 1234 dekat Altenesch (Jerman).

Saya tak akan berbelat-belit tentang hal ini.pada kesimpulan nya nubuat yesaya 42 tidak lah cocok buat yesus.malah lebih cocok pada diri NABI MUHAMMAD SAW.nabi muhammad tak pernah patah dan terkulai sampai ia berhasil menegak kan hukum Allah di jazirah arabia.hingga daerah itu bersih dari segala penyembahan berhala,zina,riba,khamr,pergaulan bebas,dst..menjadi masyarakat yang beradab dan berperadaban.jika anda belajar sejarah dengan benar,Rasulullah lah yang paling berhasil membuat masyarakat arabia berperadaban…melalui sahabat-sahabat nya terbebas timur tengah dari kekejaman penjajahan romawi dan persia sasanide.

KE-EMPAT:APAKAH SEGALA PULAU MENGHARAP KAN PENGAJARAN YESUS?

Yesaya menulis:

(4) Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.(Yesaya 42:4)

Ternyata dalam perkembangan kristen,penyebaran nya hanya di daratan eropa,timur tengah dan sebagian kecil afrika.tidak tersebar ke pulau-pulau.terbukti ajaran Muhammad lah yang tersebar ke berbagai pulau terpencil.seperti tersebar ke kepulauan nusantara kita.jangan-jangan yang di maksud yesaya 42 adalah pulau-pulau negara kita hingga asia tenggara…seperti sumatra,jawa,kalimantan,semenanjung malaya,sulu,dst.Wallahu a’lam.terbukti,pulau-pulau lebih mengharap kan ajaran Muhammad,dan hal itu terbukti dan tergenapi.

KESIMPULAN

Kesimpulan nya adalah,matius mengarang-ngarang nubutan tentang yesus di yesaya 42,ternyata matius kurang teliti dalam mengarang.matius menulis:

matius menulis:

(19) Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan(matius 12:19)

mencocok kan dengan yesaya 42

(2) Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan(Yesaya 42:2)

Ternyata nubuatan itu gagal di akhir hidup yesus:

Matius 27:46Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Matius 27:50Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.

Markus 15:34Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”, yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Lukas 23:46Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.

Maka dengan fakta-fakta ini jelas,nubuatan yesaya 42 sama sekali tak cocok dengan keadaan diri yesus.maka kita dapat menyimpulkan,ayat matius 12:17-18 adalah tambahan gereja pada masa belakangan.mengarang-ngarang nubuat yang di nisbat kan ke yesus adalah suatu kebiasaan pada gereja pada saat itu.coba baca ini .