Kristen berdalih bahwa yesus selalu membawa ajaran kasih,hingga tak mengizin kan kekerasan secuil pun.jika kristen berpendapat demikian,maka berarti dia belum mengetahui injil secara rinci.yesus ternyata mengizinkan penggunaan pedang tajam oleh para murid-murid nya,tak peduli walau pedang tajam itu akan melukai atau pun sampai membunuh.berikut peristiwa nya yang tercatat dalam 4 injil yang di akui kanonik:

Markus 14:43-49

Konteks

Yesus ditangkap

14:43 Waktu Yesus masih berbicara, muncullah Yudas, g  salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua. 14:44 Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: “Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia dan bawalah Dia dengan selamat.” 14:45 Dan ketika ia sampai di situ ia segera maju mendapatkan Yesus dan berkata: “Rabi, h ” lalu mencium Dia. 14:46 Maka mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya 1 . 14:47 Salah seorang dari mereka yang ada di situ menghunus pedangnya, lalu menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya. 14:48 Kata Yesus kepada mereka: “Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung untuk menangkap Aku? 14:49 Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu mengajar di Bait Allah, i  dan kamu tidak menangkap Aku. Tetapi haruslah digenapi j  yang tertulis dalam Kitab Suci.”

Matius 26:47-56

Konteks

Yesus ditangkap

26:47 Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, y  salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi. 26:48 Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: “Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia.” 26:49 Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: “Salam Rabi, z ” lalu mencium Dia. 26:50 Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Hai teman, a  untuk itukah engkau datang?” Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya. 26:51 Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan tangannya, menghunus pedangnya b  dan menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya. c  26:52 Maka kata Yesus kepadanya: “Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang. d  26:53 Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat e  membantu Aku? 26:54 Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi f  yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?” 26:55 Pada saat itu Yesus berkata kepada orang banyak: “Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung untuk menangkap Aku? Padahal tiap-tiap hari Aku duduk mengajar g  di Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku. 26:56 Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap h  yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi.” Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri.

Lukas 22:47-53

Konteks

Yesus ditangkap

22:47 Waktu Yesus masih berbicara datanglah serombongan orang, sedang murid-Nya yang bernama Yudas, seorang dari kedua belas murid itu, berjalan di depan mereka. Yudas mendekati Yesus untuk mencium-Nya. 22:48 Maka kata Yesus kepadanya: “Hai Yudas, engkau menyerahkan Anak Manusia dengan ciuman?” 22:49 Ketika mereka, yang bersama-sama dengan Yesus, melihat apa yang akan terjadi, berkatalah mereka: “Tuhan, mestikah kami menyerang mereka dengan pedang? d 22:50 Dan seorang dari mereka menyerang hamba Imam Besar sehingga putus telinga kanannya. 22:51 Tetapi Yesus berkata: “Sudahlah itu.” Lalu Ia menjamah telinga orang itu dan menyembuhkannya. 22:52 Maka Yesus berkata kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Allah e  serta tua-tua yang datang untuk menangkap Dia, kata-Nya: “Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung? 22:53 Padahal tiap-tiap hari Aku ada di tengah-tengah kamu di dalam Bait Allah, f  dan kamu tidak menangkap Aku. Tetapi inilah saat kamu, g  dan inilah kuasa kegelapan itu. h 

Yohanes 18:1-11

Konteks

Yesus ditangkap

18:1 Setelah Yesus mengatakan semuanya itu keluarlah Ia dari situ bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan mereka pergi ke seberang sungai Kidron. l  Di situ ada suatu taman m  dan Ia masuk ke taman itu n  bersama-sama dengan murid-murid-Nya. 18:2 Yudas, yang mengkhianati Yesus, tahu juga tempat itu, karena Yesus sering berkumpul di situ dengan murid-murid-Nya. o  18:3 Maka datanglah Yudas p  juga ke situ dengan sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang-orang Farisi q  lengkap dengan lentera, suluh dan senjata. 18:4 Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, r  maju ke depan dan berkata kepada mereka: “Siapakah yang kamu cari? s  18:5 Jawab mereka: “Yesus dari Nazaret. t ” Kata-Nya kepada mereka: “Akulah Dia.” Yudas yang mengkhianati Dia berdiri juga di situ bersama-sama mereka. 18:6 Ketika Ia berkata kepada mereka: “Akulah Dia,” mundurlah mereka dan jatuh ke tanah. 18:7 Maka Ia bertanya pula: “Siapakah yang kamu cari? u  Kata mereka: “Yesus dari Nazaret.” 18:8 Jawab Yesus: “Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi.” 18:9 Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah dikatakan-Nya: “Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, v  tidak seorangpun yang Kubiarkan binasa.” 18:10 Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam Besar dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus. 18:11 Kata Yesus kepada Petrus: “Sarungkan pedangmu itu; bukankah Aku harus minum cawan 1  w  yang diberikan Bapa kepada-Ku?”

bagai mana kronologis yesus mengizin kan penggunaan pedang tajam pada para murid-murid nya?berikut kronologis nya:

KRONOLOGIS PERTAMA:YESUS DAN PARA MURID-MURID NYA MEMPERSIAP KAN PEDANG TAJAM BUAT PERTAHAN KAN DIRI

Lukas 22:35-38

22:35 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Ketika Aku mengutus kamu dengan tiada membawa pundi-pundi, bekal dan kasut,   adakah kamu kekurangan apa-apa?” 22:36 Jawab mereka: “Suatupun tidak.” Kata-Nya kepada mereka: “Tetapi sekarang ini, siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang mempunyai bekal; dan siapa yang tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang . 22:37 Sebab Aku berkata kepada kamu, bahwa nas Kitab Suci ini harus digenapi pada-Ku: Ia akan terhitung di antara pemberontak-pemberontak  . Sebab apa yang tertulis tentang Aku sedang digenapi.” 22:38 Kata mereka: “Tuhan, ini dua pedang.” Jawab-Nya: “Sudah cukup.”

Dalam ayat itu jelas yesus menyuruh membeli pedang buat mempertahan kan diri dari penyergapan para yahudi yang mau menangkap nya.sampai-sampai yesus menyuruh menjual jubah untuk membeli pedang.lalu yesus merasa cukup dengan 2 pedang buat mempertahan kan diri.dari ayat di atas jelas yesus tak antipati dalam penggunaan pedang tajam buat mempertahan kan diri.tak peduli jika pedang tajam itu akan melukai atau pun sampai membunuh.jadi pertahanan diri dengan pedang tajam saat itu sangat di setujui yesus.malah yesus memerintah kan menjual jubah untuk membeli pedang.

KRONOLOGI KEDUA:AKHIR NYA MURID-MURID YESUS MENGGUNAKAN PEDANG ITU MENETAK TELINGA HAMBA IMAM BESAR SAMPAI PUTUS

Yesus dan para murid-murid nya akhir nya hendak di tangkap para yahudi saat itu.ternyata simon petrus lah yang sangat sigap dalam melindungi yesus dari usaha penangkapan.lalu simon petrus menyerang hamba imam besar dan menetak kan nya dengan pedang sampai telinga hamba imam besar itu putus.dalam matius yesus menyuruh mentyarung kan kembali pedang nya,karena situasi tak kondusif buat melawan kembali.yesus mengatakan bahwa jika tetap nekad  menggunakan pedang saat itu maka ia akan binasa sendiri.yang mengheran kan,narasi ucapan yesus berbeda antara matius dan yohanes.matius mengatakan:

Maka kata Yesus kepadanya: “Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang.

lalu lain lagi narasi dari Yohanes:

Kata Yesus kepada Petrus: “Sarungkan pedangmu itu; bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?”

(47) Salah seorang dari mereka yang ada di situ menghunus pedangnya, lalu menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya.(markus 14:47)

(51) Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan tangannya, menghunus pedangnya dan menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya.(52) Maka kata Yesus kepadanya: “Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang.(Matius 26:51-52)

(49) Ketika mereka, yang bersama-sama dengan Yesus, melihat apa yang akan terjadi, berkatalah mereka: “Tuhan, mestikah kami menyerang mereka dengan pedang?”(50) Dan seorang dari mereka menyerang hamba Imam Besar sehingga putus telinga kanannya.(51) Tetapi Yesus berkata: “Sudahlah itu.” Lalu Ia menjamah telinga orang itu dan menyembuhkannya.(Lukas 22:49-51)

(10) Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam Besar dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus.(11) Kata Yesus kepada Petrus: “Sarungkan pedangmu itu; bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?”(Yohanes 18:10-11)

APA HIKMAH CERITA DI ATAS?

Setelah kita melihat kronologis dari cerita di atas,apa hikmah yang bisa kita ambil dari peristiwa PEDANG BERDARAH di atas?berikut beberapa hikmah yang bisa kita ambil yang mana kristen malu mengakui nya di depan kita:

HIKMAH PERTAMA:YESUS JUGA MENGAJARKAN JIHAD DEFENSIF/MEMPERTAHAN KAN DIRI DARI SERANGAN MUSUH DENGAN PENGGUNAAN SENJATA

Yesus mengizin kan penggunaan pedang tajam buat mempertahan kan diri melawan musuh yan nota bene serupa perang juga.tetapi dalam skala kecil.jika yesus mengizinkan penggunaan pedang dalam skala kecil,berarti esensi nya yesus mengizinkan penggunaan pedang dalam skala besar dalam rangka mempertahan kan diri dari serangan musuh yang angkara murka.semua di lihat dari dasar tujuan nya,yakni mempertahan kan diri dari tindak kezaliman dan serangan musuh.serupa dalam islam yang mengizin kan menggunakan senjata dalam rangka mempertahan kan diri dari serangan musuh.

Al-Baqarah (2) No. Ayat : : 190

وَقَاتِلُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلاَ تَعْتَدُواْ إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبِّ الْمُعْتَدِينَ

2.190. Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

maka dari itu,pada prinsip nya yesus sama dengan islam dalam hal kebijaksaan kapan untuk bersikap keras,kapan untuk bersikap kasih.seperti pada sabda Rasulullah di bawah ini:

 


“Sayangilah makhluk yang di bumi, maka Dzat yang ada di langit akan menyayangimu” (HR. Imam Thabrani)
“ Barang siapa yang tidak menyayangi orang lain, maka Allah tidak akan menyayanginya” (HR. Imam Thabrani)
“Sifat penyayang tidak akan dicabut kecuali dari orang-orang yang celaka” (HR Bukhari)
bahkan Rasulullah mengajarkan hingga menyayangi binatang:
“Ketika seorang laki-laki sedang berjalan, dia merasakan kehausan yang sangat, lalu dia turun ke sumur dan minum. Ketika dia keluar, ternyata ada seekor anjing sedang menjulurkan lidah tanda kehausan. Dia berkata, ‘Anjing ini kehausan seperti diriku.’ Maka dia mengisi terumpahnya dengan air, kemudian air itu diberikannya kepada anjing itu sampai kenyang. Allah mensyukurinyaa dan mengampuninya.” Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apakah kita bisa meraih pahala atas kasih sayang yang diberikan kepada binatang?” Beliau menjawab, “Pada setiap hati yang basah terdapat pahala.” (HR. Bukhari dan Muslim)

namun sifat kasih sayang dalam islam tak mencegah untuk menghukum para kriminal, mempertahan kan diri dari pedang dari serangan musuh ,dst.seperti hal nya yesus dalam hal mempersiap kan pedang untuk mempertahan kan diri dari penangkapan nya.

HIKMAH KEDUA:YESUS AJARKAN KASIH BUKAN BERARTI TAK BOLEH PERTAHAN KAN DIRI DENGAN PEDANG JIKA DI SERANG

Yesus terkenal mengajarkan ajaran kasih seperti yang kristen sebutkan,ya memang.tetapi bukan berarti yesus tak boleh kan pertahan kan diri dengan pedang jika ingin di serang musuh.seperti yang telah kita bahas di atas.

Matius 5:44Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

namun bukan berarti ajaran kasih itu mencegah yesus mempersiapkan pedang untuk mempertahan kan diri dari serangan musuh yang mau menangkap nya.seperti juga dalam ajaran islam,penggunaan pedang hanya untuk mempertahan kan diri,melakukan serangan balik,menghukum kriminal(seperti pembunuh),dst.semua mesti di pakai pada jalan nya yang benar.so,maka dari itu yesus sesungguh nya tak anti dalam penggunaan pedang tajam,tak perduli jika pedang tajam itu sampai melukai hingga membunuh musuh.