sabun

Kristen selama ini mengklaim bahwa Yesus sebagai tuhan dan injil tak pernah salah.justru klaim mereka akan rontok berkeping-keping jika membaca tulisan ini.justru Yesus dan injil ternyata bertentangan dengan ilmu sains kedokteran ke kinian bahkan pada masa apa pun.maka itu kita mempertanyakan kemaha tahuan yesus sebagai tuhan seperti yang di klaim orang-orang kristen dan juga klaim ketidak bersalahan Alkitab,terutama injil yang kini kita bahas.simak pembahasan nya,tanggal kan iman buta.

PERKATAAN YESUS:MAKAN DENGAN TANGAN NAJIS ,MAKA NAJIS ITU TAK MASUK KE DALAM HATI,TETAPI LANGSUNG DI BUANG KE JAMBAN

Agar lebih mantap,semua ayat saya kutip

SUATU HARI,FARISI DAN AHLI TAURAT MENEGUR MURID-MURID YESUS YANG MAKAN DENGAN TANGAN NAJIS TAK DI BASUH.

VERSI MARKUS.

(1) Pada suatu kali serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus.(2) Mereka melihat, bahwa beberapa orang murid-Nya makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh.(3) Sebab orang-orang Farisi seperti orang-orang Yahudi lainnya tidak makan kalau tidak melakukan pembasuhan tangan lebih dulu, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang mereka;(4) dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya. Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas-perkakas tembaga.(5) Karena itu orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya: “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?”(Markus 7:1-5)

VERSI MATIUS.

(1) Kemudian datanglah beberapa orang Farisi dan ahli Taurat dari Yerusalem kepada Yesus dan berkata:(2) Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan.(Matius 15:1-2)

Ayat di atas jelas bahwa murid-murid yesus makan tak membasuh atau mencuci tangan,hingga masih melekat kotoran dan najis.lucu nya ahli farisi dan ahli taurat menegur nya berdasar ADAT ISTIADAT NENEK MOYANG.padahal kebiasaan mencuci tangan sebelum makan bukan soal adat istiadat nenek moyang,tetapi kebiasaan yang biasa dari segi akal logis kesehatan umum di dunia.

YESUS BUKAN MEMBENARKAN FARISI DAN AHLI TAURAT,MALAH MENGKRITIK BALIK FARISI DAN AHLI TAURAT TENTANG KEBIASAAN MEREKA MEMBASUH TANGAN SEBELUM MAKAN.

VERSI MARKUS.

(6) Jawab-Nya kepada mereka: “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.(7) Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.(8) Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.”(9) Yesus berkata pula kepada mereka: “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.(10) Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati.(11) Tetapi kamu berkata: Kalau seorang berkata kepada bapanya atau ibunya: Apa yang ada padaku, yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk korban–yaitu persembahan kepada Allah–,(12) maka kamu tidak membiarkannya lagi berbuat sesuatupun untuk bapanya atau ibunya.(13) Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan.”(Markus 7:6-13)

VERSI MATIUS

(3) Tetapi jawab Yesus kepada mereka: “Mengapa kamupun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu?4) Sebab Allah berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati.(5) Tetapi kamu berkata: Barangsiapa berkata kepada bapanya atau kepada ibunya: Apa yang ada padaku yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk persembahan kepada Allah,(6) orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri.(7) Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu:(8) Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.(9) Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”(Matius 15:3-9)

LALU YESUS MELANJUTKAN DALAM MEMBELA PERBUATAN MURID-MURIDNYA,DENGAN MENGATAKAN YANG MASUK KE DALAM TUBUH TAK MENAJISKAN SESEORANG,YANG KELUAR DARI HATI YANG MENAJISKAN ORANG.

Banyak pihak kristen tak menyadari,ayar-ayat selanjut nya masih berhubungan dengan pembelaan yesus atas perbuatan murid2 makan dengan tangan najis tampa di basuh.yesus melanjutkan bahwa makan tampa membasuh tangan dari yang najis tak akan menajiskan sesorang.jadi yesus secara langsung maupun tak langsung mengajarkan murid2 kebiasaan tak mencuci/membasuh tangan sebelum makan.walau tangan itu bekas buang ingus,mengupil,bekas memegang koin uang yang kotor,dst.

VERSI MARKUS.

(14) Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: “Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah.(15) Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.(16) (Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!)(17) Sesudah Ia masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang arti perumpamaan itu.(18) Maka jawab-Nya: “Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya,(19) karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?” Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.(20) Kata-Nya lagi: “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya,(21) sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,(22) perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.(23) Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”(Markus 7:14-23)

VERSI MATIUS.

(10) Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka:(11) Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.(12) Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: “Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?”(13) Jawab Yesus: “Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya.(14) Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang.”(15) Lalu Petrus berkata kepada-Nya: “Jelaskanlah perumpamaan itu kepada kami.”(16) Jawab Yesus: “Kamupun masih belum dapat memahaminya?(17) Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu yang masuk ke dalam mulut turun ke dalam perut lalu dibuang di jamban?(18) Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.(19) Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.(20) Itulah yang menajiskan orang. Tetapi makan dengan tangan yang tidak dibasuh tidak menajiskan orang.”(Matius 15:10-20)

Jadi menurut logika yesus,makan dengan tangan najis(tidak cuci tangan dengan air bersih dan pembersih sebelum makan),maka najis dan kotoran itu tak masuk ke hati,tetapi semua najis dan kotoran itu semua terbuang ke jamban.namun pernyataan itu salah total dari segi ilmu kedokteran.

FAKTA ILMIAH NYA:MAKAN DENGAN TANGAN NAJIS TAK LANSUNG SEMUA TERBUANG KE JAMBAN,TETAPI MENYEBAR KE DALAM TUBUH MENJADI PENYAKIT.

Maka perkataan yesus bahwa kunyahan makanan dari tangan yang bernajis(yang tak di cuci sebelum makan)akan di buang ke jamban semua adalah SALAH TOTAL dari segi ilmu pengetahuan modern yang kita kenal,seperti ilmu kedokteran sekarang.justru makan dengan tangan najis akan membawa kotoran dan kuman ke dalam badan.dan kotoran dan kuman itu tak terbuang ke jamban,tetapi menyebar ke dalam tubuh menjadi bibit penyakit.jadi semua tak sesederhana apa yang yesus katakan:

  • Makan dengan tangan najis
  • tak masuk kehati
  • tapi terbuang ke jamban semua nya

Justru hal itu lebih rumit lagi yakni:

  • makan dengan tangan najis
  • tak masuk ke hati
  • tak terbuang ke jamban semua,bibit penyakit dari tangan yang tak di cuci akan meracuni tubuh dengan kuman-kuman berbahaya.

Jadi,makan dengan tangan najis tak sesederhana yang yesus ucapkan,di buang ke jamban,selesai.TAK SEMUA TERBUANG KE JAMBAN,jadi,yesus dan injil telah salah.

FAKTA ILMIAH:MAKAN DENGAN TANGAN NAJIS/TAK DI CUCI MEMBAWA BANYAK BIBIT PENYAKIT KE DALAM TUBUH

Berikut beberapa fakta nya:

FAKTA PERTAMA:MAKAN TAK CUCI TANGAN MEMBAWA BAKTERI SALMONELLA THYPHII

Infeksi Salmonella typhii sebagai penyebab demam tifoid berangkat dari faktor
kebersihan tangan. Penyakit ini ditularkan melalui makanan dan minuman yang
terkontaminasi bakteri Salmonella typhii.Infeksi terjadi melalui masuknya makanan dan air minum yang terkontaminasi feses.

Faktor risiko yang ada misalnya cadangan air yang terkontaminasi, es krim, sirup
ataupun makanan yang umumnya dijual oleh pedagang jalanan, ataupun
buah dan sayuran yang dipupuki limbah kotoran manusia/hewan. Faktor risiko 
lainnya termasuk kontak dengan pasien lainnya sebelum terkena penyakit ini, 

tidak mencuci tangan dengan sabun, lingkungan yang buruk, dan infeksi sebelumnya. “Dengan memelihara kebiasaan mencuci dan membersihkan tangan, terutama sebelum 

makan dan menyiapkan makanan, serta setelah menggunakan toilet, kita dapat 
menghindari tertular kuman penyakit dari luar, sekaligus mencegah penularan dari diri 
kita kepada orang lain,” papar Prof. Djoko. papar Ketua Perhimpunan Pengendalian 
Infeksi Indonesia (Perdalin), Prof Dr. Djoko Widodo, DTM&H, SpPD-KPTI
usai menandatangani perjanjian kerjasama antara Bayer dan Perdalin di Hotel
Intercontinental Jakarta MidPlaza,
Jakarta, belum lama.

FAKTA KEDUA:MAKAN TAK CUCI TANGAN MENGAKIBATKAN  216.500 KEMATIAN PERTAHUN

Pada 2000, penyakit ini tercatat
menginfeksi 21,6 juta orang dan mengakibatkan 216.500 kematian per tahun
dengan insiden tertinggi di bagian

selatan Asia Tengah, Asia Tenggara, dan bagian selatan Afrika.Lebih lanjut, profil kesehatan Indonesia 2008 menunjukkan prevalensi
tifoid di Indonesia masih cukup tinggi, yaitu 1,6 persen atau sekira 600
ribu sampai 1,5 juta kasus setiap tahunnya dan menempati urutan 15
dari penyakit yang menyebabkan kematian di Indonesia.
FAKTA KETIGA:BANYAK BENDA-BENDA MENGANDUNG KUMAN DAN BAKTERI DI SEKITAR KITA
Banyak sekali benda-benda kotor di sekitar kita.kalau yesus membiarkan tangan kita tak di cuci sebelum makan,maka kuman-kuman akan membahayakan kita.misalnya kita habis naik bis kota,tentu jika tak mencuci tangan sebelum makan adalah sangat jorok sekali.maka itu,persoalan nya tak sesederhana yang di ucap kan yesus.makan dengan tangan najis semua terbuang ke jamban,SELESAI.tidak demikian.makanan memang terbuang ke jamban,tetapi kuman-kuman dan bakterinya tak akan terbuang ke jamban,langsung masuk ke tubuh merusak kesehatan.bahkan tak mencuci tangan setelah menggunakan toilet amat berbahaya bagi kesehatan.fakta ini amat mudah di ketahui oleh siapapun,dan jurnal-jurnal ilmiah nya tersebar luas juga buku-buku mengenai ini.
Masih banyak fakta-fakta lain bahaya makan tak cuci tangan jika kita kaji dan telusuri.cukup anda search google saja,dengan mudah anda dapat menemukan nya.

BERANIKAH ORANG-TUA KRISTEN MENGAJARKAN ANAK-ANAK NYA MAKAN DENGAN TANGAN NAJIS?

Anak-anak banyak melakukan aktifitas kotor.seperti mengupil,bersin,menggaruk pantat,dst.jika kita ikuti pengajaran yesus tak mencuci tangan sebelum makan,karena semua terbuang ke jamban,bukan ke hati,apakah orang tua kristen berani menerapkan ajaran yesus ini pada anak-anak mereka?tentu tidak.begitu juga pada sekolah-sekolah kristen.apakah ayat ini bisa di percaya sebagai ajaran seorang Nabi dengan firman Tuhan?saya tak percaya.ini jelas-jelas menodai citra yesus sebagai nabi dengan menyusupkan ayat-ayat bodoh ini.seperti kata PHASTES yang hidup sebelum nabi Muhammad lahir sbb:

LARDENS dalam bukunya volume 3 mengutip keterangan SANTO AGUSTINUS(354-430M/TAGESTE-ANNABA) yg menyebutkan pendapat phastes,cendikiawan manichaism di abad ke 4 masehi:

saya mengingkari apa2 yg di yakini oleh para leluhur mengenai kitab perjanjian baru.BAGI SAYA,KITAB PERJANJIAN BARU JELAS-JELAS CACAT KARENA TIDAK DI KARANG OLEH YESUS KRISTUS ATAU MURID-MURID YESUS.TETAPI DI KARANG OLEH ORANG YG SAMA SEKALI TAK DI KENAL IDENTITASNYA YANG MENISBATKAN DIRI KEPADA YESUS DAN PENGIKUT SETIA NYA.ini di lakukan karena ia takut orang-orang tidak menerima kitab karangannya.jelas ini menodai citra yesus sebab ia menisbatkan kitab kepada yesus padahal di dalamnya terdapat ribuan bahkan ratusan ribu kesalahan dan pertentangan

Maka,perkataan yesus makan dengan tangan najis tak masuk ke hati namun langsung di buang ke jamban adalah terlalu menyederhanakan masalah.tak semua terbuang ke jamban,makan dengan tangan najis sari-sari makanan terbuang ke jamban,tetapi kuman-kuman dan bakteri nya menyebar ke dalam tubuh menimbulkan penyakit,yang bahkan mematikan.jadi,dalam hal ini Yesus dan Injil telah bertentangan dengan ilmu sains modern terutama tentang ilmu Kedokteran.