PASUKAN TNI DI BUNUH APRA DI BANDUNG JANUARI 1950:suatu rangkaian perang kemerdekaan indonesia

PASUKAN TNI DI BUNUH APRA DI BANDUNG JANUARI 1950:suatu rangkaian perang kemerdekaan indonesia.pada kondisi kekejaman seperti ini,maka Jihad merupakan sesuatu hal terpaksa yang tak dapat di hindar kan.dan apakah pihak indonesia salah jika melumpuhkan tentara belanda dan kepanjangan tangan nya di medan tempur demi melindungi nyawa-nyawa lain nya,agar tak terulang apa yang terjadi dengan photo-photo di atas?

Para penghujat Islam kerap mengatakan bahwa ayat tentang pancung dan penggal dalam ayat quran menunjuk kan Quran ayat-ayat setan.mereka bahkan secara licik menduduk kan ayat-ayat itu sebagai perintah membunuh kafir di mana saja mereka berada.namun tuduhan itu cuma merupakan fitnah belaka.berikut ayat-ayat yang kerap di permasalh kan:

Al-Anfaal:12

إِذْ يُوحِى رَبُّكَ إِلَى ٱلْمَلَٰٓئِكَةِ أَنِّى مَعَكُمْ فَثَبِّتُوا۟ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ۚ سَأُلْقِى فِى قُلُوبِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ٱلرُّعْبَ فَٱضْرِبُوا۟ فَوْقَ ٱلْأَعْنَاقِ وَٱضْرِبُوا۟ مِنْهُمْ كُلَّ بَنَانٍۢ

(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat : “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman”. Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka [599].

Al-Anfaal:13

ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ شَآقُّوا۟ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ ۚ وَمَن يُشَاقِقِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ فَإِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

(Ketentuan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka menentang Allah dan Rasul-Nya; dan barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Allah amat keras siksaan-Nya.

Al-Anfaal:14

ذَٰلِكُمْ فَذُوقُوهُ وَأَنَّ لِلْكَٰفِرِينَ عَذَابَ ٱلنَّارِ

Itulah (hukum dunia yang ditimpakan atasmu), maka rasakanlah hukuman itu. Sesungguhnya bagi orang-orang yang kafir itu ada (lagi) azab neraka.

Muhammad:4

فَإِذَا لَقِيتُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فَضَرْبَ ٱلرِّقَابِ حَتَّىٰٓ إِذَآ أَثْخَنتُمُوهُمْ فَشُدُّوا۟ ٱلْوَثَاقَ فَإِمَّا مَنًّۢا بَعْدُ وَإِمَّا فِدَآءً حَتَّىٰ تَضَعَ ٱلْحَرْبُ أَوْزَارَهَا ۚ ذَٰلِكَ وَلَوْ يَشَآءُ ٱللَّهُ لَٱنتَصَرَ مِنْهُمْ وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَا۟ بَعْضَكُم بِبَعْضٍۢ ۗ وَٱلَّذِينَ قُتِلُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ فَلَن يُضِلَّ أَعْمَٰلَهُمْ

Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.

Ayat-ayat di atas yamg di permasalahkan oleh para penghujat islam sebagai ayat-ayat setan,di mana Tuhan mengajar kan untuk membunuh,memenggal dan memancung orang lain.sebenarnya mereka telah salah paham dalam menduduk kan ayat-ayat di atas.berikut penjelasan nya:

AYAT-AYAT DI ATAS HANYA BERLAKU DALAM PERANG

Ayat-ayat di atas jelas hanya berlaku dalam perang.bukan pada selain perang.contoh pada ayat ini,simak:

فَإِذَا لَقِيتُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فَضَرْبَ ٱلرِّقَابِ حَتَّىٰٓ إِذَآ أَثْخَنتُمُوهُمْ فَشُدُّوا۟ ٱلْوَثَاقَ فَإِمَّا مَنًّۢا بَعْدُ وَإِمَّا فِدَآءً حَتَّىٰ تَضَعَ ٱلْحَرْبُ أَوْزَارَهَا ۚ ذَٰلِكَ وَلَوْ يَشَآءُ ٱللَّهُ لَٱنتَصَرَ مِنْهُمْ وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَا۟ بَعْضَكُم بِبَعْضٍۢ ۗ وَٱلَّذِينَ قُتِلُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ فَلَن يُضِلَّ أَعْمَٰلَهُمْ

Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.

Lihat yang saya bold biru,menunjuk kan peristiwa itu hanya terjadi dalam peperangan saja,bukan selain peperangan.dalam perang suatu kewajaran dalam melumpuh kan musuh adalah dengan memancung atau memenggal.musuh juga akan berbuat hal demikian pada kita.suatu peperangan memang sangat sengit.APA PENYEBAB MUSLIM BERPERANG?.semua bukan hal semena-mena,tetapi karena suatu penyebab,seperti negri muslim di perangi duluan.

An-Nisa (4) No. Ayat : : 84

فَقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللّهِ لاَ تُكَلَّفُ إِلاَّ نَفْسَكَ وَحَرِّضِ الْمُؤْمِنِينَ عَسَى اللّهُ أَن يَكُفَّ بَأْسَ الَّذِينَ كَفَرُواْ وَاللّهُ أَشَدُّ بَأْساً وَأَشَدُّ تَنكِيلاً

4.84. Maka berperanglah kamu pada jalan Allah, tidaklah kamu dibebani melainkan dengan kewajiban kamu sendiri . Kobarkanlah semangat para mu’min (untuk berperang). Mudah-mudahan Allah menolak serangan orang-orang yang kafir itu. Allah amat besar kekuatan dan amat keras siksaan(Nya).

Al-Baqarah (2) No. Ayat : : 190

وَقَاتِلُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلاَ تَعْتَدُواْ إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبِّ الْمُعْتَدِينَ

2.190. Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

Jelas,ayat-ayat di atas hanya berlaku dalam peperangan,bukan yang lain nya.suatu kewajaran dalam perang adalah melumpuh kan musuh.pancung batang leher  dan penggal ujung-ujung jari bermakna melumpuh kan musuh.ujung-ujung jari adalah tempat memegang senjata.jika zaman modern kini misal nya dalam agresi militer belanda para pejuang RI tentu dalam melumpuh kan musuh mencari titik-titik supaya lawan lumpuh,seperti menembak di kepala.aneh kah Tuhan mernyuruh memenggal dan memancung sesama manusia dalam perang?jawaban nya di sini.

PERANG TERJADI KARENA AGRESI MUSUH,MAKA MUSLIM DI IZIN KAN MEMPERTAHAN KAN DIRI,MAKA DALAM PERANG WAJAR JIKA MELUMPUH KAN MUSUH.

Seperti firman Allah sbb:

An-Nisa (4) No. Ayat : : 90

إِلاَّ الَّذِينَ يَصِلُونَ إِلَىَ قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُم مِّيثَاقٌ أَوْ جَآؤُوكُمْ حَصِرَتْ صُدُورُهُمْ أَن يُقَاتِلُوكُمْ أَوْ يُقَاتِلُواْ قَوْمَهُمْ وَلَوْ شَاء اللّهُ لَسَلَّطَهُمْ عَلَيْكُمْ فَلَقَاتَلُوكُمْ فَإِنِ اعْتَزَلُوكُمْ فَلَمْ يُقَاتِلُوكُمْ وَأَلْقَوْاْ إِلَيْكُمُ السَّلَمَ فَمَا جَعَلَ اللّهُ لَكُمْ عَلَيْهِمْ سَبِيلاً

4.90. kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya . Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka.

At-Taubah (9) No. Ayat : : 13

أَلاَ تُقَاتِلُونَ قَوْماً نَّكَثُواْ أَيْمَانَهُمْ وَهَمُّواْ بِإِخْرَاجِ الرَّسُولِ وَهُم بَدَؤُوكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ أَتَخْشَوْنَهُمْ فَاللّهُ أَحَقُّ أَن تَخْشَوْهُ إِن كُنتُم مُّؤُمِنِينَ

9.13. Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu?. Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman.

: Al-Hajj (22) No. Ayat : : 39

أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا وَإِنَّ اللَّهَ عَلَى نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ

22.39. Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu,

Al-Hajj (22) No. Ayat : : 40

الَّذِينَ أُخْرِجُوا مِن دِيَارِهِمْ بِغَيْرِ حَقٍّ إِلَّا أَن يَقُولُوا رَبُّنَا اللَّهُ وَلَوْلَا دَفْعُ اللَّهِ النَّاسَ بَعْضَهُم بِبَعْضٍ لَّهُدِّمَتْ صَوَامِعُ وَبِيَعٌ وَصَلَوَاتٌ وَمَسَاجِدُ يُذْكَرُ فِيهَا اسْمُ اللَّهِ كَثِيراً وَلَيَنصُرَنَّ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ

22.40. (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: “Tuhan kami hanyalah Allah”. Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa,

Jelas,perang yang di lakukan islam hanya karena terpaksa.ketika negri muslim di serang,atau di aniaya selama ikut pemerintahan yang sangat zalim.dalam peperangan suatu kewajaran saling melumpuh kan musuh dengan memenggal dan memancung.tujuan perang ini untuk menolak keganasan suatu kaum terhadap kaum lain nya.orang-orang ganas dan zalim,pada masa nabi-nabi terdahulu di musnah kan dengan api,banjir,dst,masa kini orang-orang zalim dan ganas di hukum dengan tangan orang2 yang mencari keadilan.

DALAM ALKITAB PUN DALAM PERANG UNTUK MELUMPUH KAN MUSUH DENGAN CARA MEMANCUNG/MEMENGGAL

Seperti dalam peperangan Daud melawan goliath:

(46) Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah, (1 samuel 17:46)

51) Daud berlari mendapatkan orang Filistin itu, lalu berdiri di sebelahnya; diambilnyalah pedangnya, dihunusnya dari sarungnya, lalu menghabisi dia. Dipancungnyalah kepalanya dengan pedang itu. Ketika orang-orang Filistin melihat, bahwa pahlawan mereka telah mati, maka larilah mereka.(1 samuel 17:51)

Lihat kronologis lengkap nya disini.jelas dalam alkitab pun ,salah satu cara melumpuh kan musuh dalam perang adalah memancung dan memenggal.apakah Daud berdosa dalam melakukan ini?TIDAK.sebab bagian alkitab lain berkata,seumur hidup Daud,semua perbuatan daud benar di mata Tuhan kecualai masalah Batsyeba,isteri uria.

1 Raja Raja 15:5karena Daud telah melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan tidak menyimpang dari segala yang diperintahkan-Nya kepadanya seumur hidupnya, kecuali dalam perkara Uria, orang Het itu.

Jadi cuma satu penyimpangan daud di mata Allah,cuma masalah uria.jadi,alangkah aneh nya jika para penghujat islam masih mempermasalah kan ayat pancung dan penggal dalam quran,padahal,dalam alkitab lebih menjijik kan,misalnya menyuruh bunuh semua wanita,kanak-kanak dan bayi-bayi dalam perang.

MUSUH ISLAM PUN DALAM PERANG BERBUAT SAMA,BERUSAHA MEMBUNUH MUSLIM

Baik dengan cara memancung dan memenggal,menembak,dst.malah ada yang lebih sadis dari sekedar memancung dan memenggal.contoh nya,pemakaian BOM CLUSTER dalam perang,senjata kimia,bom atom,dst.Bom atom  membunuh sebanyak 140.000 orang di Hiroshima dan 80.000 di Nagasaki pada akhir tahun 1945. Sejak itu, ribuan telah tewas akibat luka atau sakit yang berhubungan dengan radiasi yang dikeluarkan oleh bom. Pada kedua kota, mayoritas yang tewas adalah penduduk.( http://id.wikipedia.org/wiki/Serangan_bom_atom_di_Hiroshima_dan_Nagasaki )perang dalam islam jelas hanya melumpuh kan musuh saja,bukan rakyat sipil.simak sbb:

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar r.a, ia berkata, “Aku mendapati seorang wanita yang terbunuh dalam sebuah peperangan bersama Rasulullah saw. Kemudian beliau melarang membunuh kaum wanita dan anak-anak dalam peperangan,” (HR Bukhari [3015] dan Muslim [1744]).

Maka ketika musuh bernafsu membunuh kita dalam perang,suatu kewajaran pula kita melumpuh kan musuh dengan berbagai cara.jika pengkritik islam heran mengapa tuhan memerintah kan membunuh sesama,maka bagaimana jika kita membunuh teroris,kartel obat bius?dalam rangka membrantas mereka?maka perintah Tuhan itu logis.nasib yang jahat memang selalu berakhir malang.dalam AGRESI MILITER BELANDA SATU DAN DUA ,adalah suatu contoh bahwa perang adalah sesuatu yang tak mungkin terelak kan pada suatu saat,dan belanda berusaha menguasai indonesia kembali,siapa yang melawan mereka,akan mereka bunuh.maka suatu kewajaran saat itu Gerilyawan RI juga mempertahan kan diri,dengan menembak musuh,perang satu lawan satu dengan pedang,dst,demi suatu kemerdekaan yang abadi,yang kita nikmati hingga kini.

Al-Baqarah (2) No. Ayat : : 192

فَإِنِ انتَهَوْاْ فَإِنَّ اللّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

2.192. Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi

Maha Penyayang.

Al-Baqarah (2) No. Ayat : : 193

وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّى لاَ تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ الدِّينُ لِلّهِ فَإِنِ انتَهَواْ فَلاَ عُدْوَانَ إِلاَّ عَلَى الظَّالِمِينَ

2.193. Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

AMERIKA YANG DI ANGGAP PENGAWAS DEMOKRASI DUNIA PUN DALAM MEREBUT KEMERDEKAAN HARUS LEWAT PERANG

yakni perang yang berdarah-darah.apa jaminan nya perang itu tak saling memancung dan memenggal?bahkan perang yang mengerikan itu dalam rangka merebut kemerdekaan.( http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Revolusi_Amerika_Serikat ).dalam perang kemerdekaan itu terjadi beberapa pertempuran seperti Pertempuran Lexington dan Concord .dalam peristiwa itu tercatat: Amerika Serikat: 25.000 tewas

  • 8.000 dalam pertempuran
  • 17.000 karena sebab lainnya

Total korban Amerika Serikat: 50.000 tewas dan terluka
Sekutu: 6.000± tentara Perancis dan Spanyol (di Eropa)
2.000 tentara Perancis (di Amerika)

20.000± tentara Angkatan Darat Britania Raya tewas dan terluka

19.740 pelaut tewas
42.000 pelaut desersi
7.554 tentara Jerman tewas

Maka perang adalah sesuatu yang tak terhindar kan dalam sejarah hidup manusia,sebab selama nafsu angkara murka tetap dominan di hati manusia,maka kita tak pernah aman dari agressi.maka itu Allah mengizinkan perang jika di serang dan di aniaya.dan dalam perang suatu kewajaran dalam melumpuh kan musuh dengan berbagai cara,antara lain sebagai contoh dengan memancung leher dan ujung2 jari musuh,suatu bagian yang mematikan dan bagian yang memegang senjata.

MENGAPA ALLAH MENGAJAR KAN PERANG DENGAN CARA MEMANCUNG DAN MEMENGGAL?

Mereka membanggakan bahwa tuhan mereka tak memerintah kan membunuh manusia manapun,termasuk musuh atau militer yang meng-agresi wilayah kita.semua itu bualan mereka saja dan tak realitis.seharus nya mereka tak bersorak gembira ketika teroris di tumpas,atau perampok bank di lumpuh kan dengan di tembak kepalanya,dst.ternyata mereka juga girang.jika mereka membual lagi,biar pemerintah yang urus,tuhan tak pernah mengajar kan membunuh manusia satu orang pun dan siapa pun,maka tuhan seperti itu membutakan diri bahwa orang-orang jahat memang harus menerima ganjaran setimpal,atau harus di cegah kejahatan nya.jika konsukwen,mengapa pula tuhan kristen begitu iseng menciptakan alam,manusia,dosa,dst hingga manusia saling membunuh?jika Bapa dan yesus tak buka layar tancap bernama dunia,semua pertumpahan darah tak akan terjadi.

Maka perintah Allah dalam quran untuk melumpuh kan para penyerang angkara murka dengan memancung leher dan jari-jari mereka,sama seperti Allah menghukum para angkara murka pada zaman nabi-nabi terdahulu dengan api,banjir,dst dst.setiap angkara murka harus di cegah dan di lumpuh kan.supaya tercipta segala keamanan,ketertiban,jauh dari penindasan,dst.Allah memerintah kan melumpuhkan musuh dengan tegas dalam perang agar para pembela kebenaran tidak ragu-ragu lagi dalam melumpuhkan para angkara murka di medan perang,agar tak ada ganjalan perasaan dosa setelah nya.sama seperti hakim adil yang tak perlu merasa terbeban setelah mem vonis mati angkara murka yang me mutilasi manusia.

WALAU ALLAH MEMERINTAH KAN MUSLIM BERPERANG DENGAN MELUMPUH KAN MUSUH DENGAN MEMANCUNG DAN MEMENGGAL,MUSLIM DI LARANG BERPERANG MELAMPAUI BATAS

Suatu kewajaran dalam perang melumpuhkan musuh dengan cara pancung dan penggal bagian2 mematikan.yang tak wajar dalam perang dan tak beradab jika mencincang musuh,dan berbagai hal tak beradab lain nya.

Al-Baqarah (2) No. Ayat : : 190

وَقَاتِلُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلاَ تَعْتَدُواْ إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبِّ الْمُعْتَدِينَ

2.190. Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

yakni,jangan mencincang lawan,jangan membunuh wanita dan anak2 serta manula,jangan mengganggu gereja,jangan menggunakan bom curah,jangan menggunakan senjata kimia,jangan merusak bangunan,jangan merusak pohon2,dst.

Dari Buraidah r.a, ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, “Berperanglah fi sabilillah dengan menyebut nama Allah, perangilah orang-orang yang kafir kepada Allah, berperanglah dan jangan mencuri harta rampasan perang, jangan berkhianat, jangan mencincang mayat dan janganlah membunuh anak-anak,” (HR Muslim [1731]).

Dalam islam,juga di larang melakukan gaya-gaya jihad salah arah seperti yang di lakukan para teroris khawarij.

SASARAN PEMANCUNGAN DAN PEMENGGALAN CUMA MILITER2 YANG ANGKARA MURKA DI MEDAN TEMPUR

Yang jelas nya,semua itu hanya terjadi dalam perang.yang terlibat dalam medan tempur saja.dan pemancungan dan pemenggalan itu cuma suatu usaha dalam melumpuh kan musuh.jika musuh dalam suasana perang minta damai,maka perang pun berhenti.sebab Allah memerintah kan menerima perdamaian itu,karena pada hakikat nya islam agama cinta damai.

Al-Anfal (8) No. Ayat : : 61

وَإِن جَنَحُواْ لِلسَّلْمِ فَاجْنَحْ لَهَا وَتَوَكَّلْ عَلَى اللّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

8.61. Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

DALAM ALKITAB PERANG LEBIH MENJIJIK KAN LAGI DARI SEKEDAR MEMANCUNG DAN MEMENGGAL MUSUH DALAM MEDAN TEMPUR,TETAPI JUGA MENCINCANG TAWANAN PERANG.

Seperti raja Agag yang menjadi tawanan perang saul dalam perang Amaleks yang sangat kejam dan menjijik kan

1 Samuel 15:31-33

15:31 Sesudah itu kembalilah Samuel mengikuti Saul. Dan Saul sujud menyembah kepada TUHAN. 15:32 Lalu berkatalah Samuel: “Bawa ke mari Agag, raja Amalek itu.” Dengan gembira Agag pergi kepadanya, sebab pikirnya: “Sesungguhnya, kepahitan maut telah lewat.” 15:33 Tetapi kata Samuel: “Seperti pedangmu membuat perempuan-perempuan kehilangan anak, demikianlah ibumu akan kehilangan anak di antara perempuan-perempuan.  ” Sesudah itu Samuel mencincang Agag di hadapan TUHAN di Gilgal.

KESIMPULAN:

Islam sangat menghargai perdamaian( 8:61 ),jika tiba-tiba musuh menyerang buat merampas negri dan perdamaian,maka terpaksa lah muslim menghadapi serangan itu dengan tabah(2:190-192 ) .dalam hadapi serangan itu muslim melumpuh kan musuh di antara cara nya ialah dengan memancung dan memenggal.jika musuh minta damai,maka perang pun berhenti dan perdamaian abadi pun terjadi( 2:192-193 )

untuk melengkapi pemahaman anda akan artikel di atas,silah kan baca:  MENGAPA ALLAH MENYURUH MEMBUNUH SESAMA MANUSIA?