nenek_kartun

Tulisan ini bukan saya bermaksud menghina Ahli bait Ibrahim.namun sekedar menyajikan fakta bahwa Alkitab memang telah banyak berobah oleh tangan-tangan manusia.hingga alur cerita nya sering bertabrakan dengan nalar realitas.sebagai contoh,dalam alkitab,seorang raja mengambil isteri atau selir nenek-nenek tua renta kurang lebih 90 tahunan yang telah mati haidh.realitas yang ada adalah,seorang raja tak mungkin mengingini isteri apalagi selir nenek-nenek yang sudah sangat uzur yang mati haidh.para raja akan menyukai ister-isteri atau selir-selir dari wanita-wanita cantik dari para gadis muda belia yang masih berpipi merah kencang,tak keriput,dst.namun dalam alkitab,seorang raja di gambar kan menyukai sorang nenek-nenek uzur yang telah mati haidh.simak penggambaran nya secara lengkap:

PASCA HANCUR NYA SODOM DAN GOMORAH,ABRAHAM DAN SARA PERGI KE NEGRI GERAR MENETAP SEBAGAI ORANG ASING

(1) Lalu Abraham berangkat dari situ ke Tanah Negeb dan ia menetap antara Kadesh dan Syur. Ia tinggal di Gerar sebagai orang asing.(Kejadian 20:1)

Abraham pergi bersama isterinya Sara.

sara di gambar kan secara keliru berkulit kencang dan muda pada peristiwa dengan raja gerar.para pendeta mungkin tak menyadari hal itu sampai tulisan ini di buat

sara di gambar kan secara keliru berkulit kencang dan muda pada peristiwa dengan raja gerar.para pendeta mungkin tak menyadari hal itu sampai tulisan ini di buat

RAJA GERAR MENGAMBIL SARA

(2) Oleh karena Abraham telah mengatakan tentang Sara, isterinya: “Dia saudaraku,” maka Abimelekh, raja Gerar, menyuruh mengambil Sara.(3) Tetapi pada waktu malam Allah datang kepada Abimelekh dalam suatu mimpi serta berfirman kepadanya: “Engkau harus mati oleh karena perempuan yang telah kauambil itu; sebab ia sudah bersuami.”(4) Adapun Abimelekh belum menghampiri Sara. Berkatalah ia: “Tuhan! Apakah Engkau membunuh bangsa yang tak bersalah?(5) Bukankah orang itu sendiri mengatakan kepadaku: Dia saudaraku? Dan perempuan itu sendiri telah mengatakan: Ia saudaraku. Jadi hal ini kulakukan dengan hati yang tulus dan dengan tangan yang suci.”(6) Lalu berfirmanlah Allah kepadanya dalam mimpi: “Aku tahu juga, bahwa engkau telah melakukan hal itu dengan hati yang tulus, maka Akupun telah mencegah engkau untuk berbuat dosa terhadap Aku; sebab itu Aku tidak membiarkan engkau menjamah dia.(7) Jadi sekarang, kembalikanlah isteri orang itu, sebab dia seorang nabi; ia akan berdoa untuk engkau, maka engkau tetap hidup; tetapi jika engkau tidak mengembalikan dia, ketahuilah, engkau pasti mati, engkau dan semua orang yang bersama-sama dengan engkau.”(8) Keesokan harinya pagi-pagi Abimelekh memanggil semua hambanya dan memberitahukan seluruh peristiwa itu kepada mereka, lalu sangat takutlah orang-orang itu.(9) Kemudian Abimelekh memanggil Abraham dan berkata kepadanya: “Perbuatan apakah yang kaulakukan ini terhadap kami, dan kesalahan apakah yang kulakukan terhadap engkau, sehingga engkau mendatangkan dosa besar atas diriku dan kerajaanku? Engkau telah berbuat hal-hal yang tidak patut kepadaku.”(10) Lagi kata Abimelekh kepada Abraham: “Apakah maksudmu, maka engkau melakukan hal ini?”(11) Lalu Abraham berkata: “Aku berpikir: Takut akan Allah tidak ada di tempat ini; tentulah aku akan dibunuh karena isteriku.(12) Lagipula ia benar-benar saudaraku, anak ayahku, hanya bukan anak ibuku, tetapi kemudian ia menjadi isteriku.(13) Ketika Allah menyuruh aku mengembara keluar dari rumah ayahku, berkatalah aku kepada isteriku: Tunjukkanlah kasihmu kepadaku, yakni: katakanlah tentang aku di tiap-tiap tempat di mana kita tiba: Ia saudaraku.”(14) Kemudian Abimelekh mengambil kambing domba dan lembu sapi, hamba laki-laki dan perempuan, lalu memberikan semuanya itu kepada Abraham; Sara, isteri Abraham, juga dikembalikannya kepadanya.(15) Dan Abimelekh berkata: “Negeriku ini terbuka untuk engkau; menetaplah, di mana engkau suka.”(16) Lalu katanya kepada Sara: “Telah kuberikan kepada saudaramu seribu syikal perak, itulah bukti kesucianmu bagi semua orang yang bersama-sama dengan engkau. Maka dalam segala hal engkau dibenarkan.”(17) Lalu Abraham berdoa kepada Allah, dan Allah menyembuhkan Abimelekh dan isterinya dan budak-budaknya perempuan, sehingga mereka melahirkan anak.(18) Sebab tadinya TUHAN telah menutup kandungan setiap perempuan di istana Abimelekh karena Sara, isteri Abraham itu.(Kejadian 20:2-18)

Dalam ayat di atas jelas sekali Abraham takut di bunuh raja gerar jika mengaku Sara sebagai isterinya.sebab Abaraham menduga raja gerar akan mengambil sara sekaligus membunuh nya jika Abaraham mengaku Sara isterinya.maka Abaraham pun melakuan TAQIYAH dengan mengatakan sara saudaranya.tetapi raja gerar tetap mengambil sara.kata mengambil itu jelas-jelas merampas,atau pun menagmbil saja dengan izin Abraham,walau hati Abraham menolak.dan ayat di atas tak jelas apakah Sara mau di ambil jadi isteri atau selir.lihat gambar link ini yang mengambar kan sara muda dan berkulit kencang di hadapan raja gerar,hal itu tak sesuai dengan fakta.

APAKAH LELUCON NYA?

Sara pada waktu peristiwa dengan raja gerar itu sudah berusia amat tua renta.pada sebelum kejadian dengan raja gerar itu,usia Sara telah menginjak 90 tahun sebelum peristiwa kehancuran kaum lot/luth,pada saat kejadian dengan raja gerar,pastinya umur sara lebih tua lagi walau beberapa hari,bulan bahkan tahun.

(17) Lalu tertunduklah Abraham dan tertawa serta berkata dalam hatinya: “Mungkinkah bagi seorang yang berumur seratus tahun dilahirkan seorang anak dan mungkinkah Sara, yang telah berumur sembilan puluh tahun itu melahirkan seorang anak?”(Kejadian 17:17)

Bahkan telah mati haidh:

(11) Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara telah mati haid.(12) Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya: “Akan berahikah aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?”(Kejadian 18:11)

Apakah mungkin seorang raja mendambakan seorang yang telah menjadi nenek-nek uzur,telah 90 tahunan,telah layu dan mati haidh pula untuk di setubuhi?bahkan untuk itu raja gerar sampai mengambil nya dari Abraham?coba saja di nalar sendiri.nah,di mana letak kesalahan alkitab kali ini?bisa soal cerita nya dengan raja gerar,penulisan umur,dst,wallahu a’lam.yang jelas amat tak masuk akal seorang raja mendambakan seorang nenek-nenek yang keriput(layu)dan telah uzur sampai mati haidh.