boneka muslimah

para penghujat islam tak henti2 nya melakukan serangan hujatan pernikahan Rasulullah dengan Aisyah.pada kesempatan ini saya ini menjawab sebagian gugatan2 mereka.sudah ada bahasan tentang umur Aisyah dan Rasul saat menikah…namun jika umur Aisyah saat di nikah rasulullah memang usia 6 tahun dan baru berumah tangga umur 9 tahun benar adanya,maka berikut bantahan2 saya jika para penghujat menuduh Rasulullah pedophilia.

MENGAPA PERNIKAHAN RASULULLAH DENGAN AISYAH MENJADI BAHAN HUJATAN PARA PENGHUJAT ISLAM?

Di situs2 dabn Blog2 di internet,pernikahan nabi dan Aisyah selalu menjadi bahan olok-olokan.mereka mengatakan bahwa tak pantas seorang pria tua yang sudah bau tanah menikahi anak usia 6 tahun dan berumah tangga di usia 9 tahun.berikut beberapa hujatan-hujatan berikut alasan-alasan mereka/tuduhan-tuduhan:

TUDUHAN PERTAMA:RASULULLAH ADALAH SEORANG PEDOPIL.

Mereka menuduh Rasulullah seorang tua pedopil hanya karena menikahi Aisyah 6 tahun dan berumah tangga usia 9 tahun.padahal pernikahan pria-pria tua dengan gadis-gadis muda atau kecil pada masa lalu adalah suatu kewajaran,dan bukan suatu masalah jika tampa kawin paksa.dan menjadi masalah zaman modern karena gadis-gadis masa kini di tuntut lebih maju soal pendidikan dan karir.jadi masa kini seorang gadis harus bersenang-senang dengan masa muda,sekolah dan karir.hal itu yang mencegah budaya modern tak mengizinkan kini menikahi gadis-gadis kecil seperti di masa lalu.hal ini cuma masalah perbedaan zaman,trend dan budaya.maka jika masa lalu menikahi gadis-gadis kecil wajar,jika trend masa kini melarang,itu cuma perobahan ternd manusia saja,bukan keputusan Tuhan.tak ada dalil di alkitab yang menganggap menikahi anak-anak kecil adalah dosa dan haram.Rasulullah menikahi gadis kecil bukan lah berarti beliau pedopil.jika beliau berpenyakit suka gadis-gadis kecil,niscaya beliau akan meng koleksi gadis-gadis kecil lain nya selain Aisyah dengan kuasa Firman dan Sabda palsu.

Pernikahan Rasulullah dengan Aisyah mempunyai banyak hikmah dan tujuan.antara lain memperkuat besanan dengan Abu bakar,dst.terutama ini adalah perintah dari Allah.yang jelas,dengan menikahi Aisyah,bukan berarti beliau otomatis seorang pedopil.pernikahan beliau adalah alamiah orang yang menikah serius dan ingin suatu rumah tangga tyang baik dan bahagia.apalagi pernikahan itu atas perintah Allah dan mempunyai berbagai latar belakang dan hikmah.

TUDUHAN KEDUA:RASULULLAH SEORANG PENDOSA

Penghujat islam mengatakan Rasulullah adalah seorang pendosa karena menikahi anak gadis kecil.tuduhan ini tentu mengada-ada.tak ada satu pun dalil dalam alkitab bahwa menikahi gadis kecil itu dosa dan haram dan mesti masuk neraka.malah Daud dan Ahas suatu contoh dalam hal ini.walau tampa contoh Daud dan ahas,tak ada satu pun dalil bahwa menikahi gadis kecil itu dosa dan haram dalam alkitab.maka penghujat islam berlebihan jika mengancam nabi Muhammad dengan neraka karena dosa menikahi gadis kecil.mana dalil dosa nya dalam alkitab?masa menikah RESMI di bilang dosa?saling suka dan sama-sama mencintai.yang lucu adalah jika membantai semena-mena 200 nyawa manusia hanya demi mengerat kulit kelamin mereka buat mas kawin.lalu tuhan bible mengatakan hal itu tak membuat Daud berdosa di hadapan tuhan.namun lucunya kristen,menikah resmi dan sah di bilang dosa.

TUDUHAN KETIGA:MENIKAHI GADIS KECIL TANDA NAFSU SYAHWAT RASUL AMAT BUAS DAN BINAL.

Jawab:sejak kapan seorang yang menikah dengan seorang gadis adalah aib,dosa,buas dan binal?menikah selanjut nya suatu kewajaran selanjutnya berhubungan sex.mencintai isteri berikut sexsualitas nya setelah nya adalah suatu kewajaran ,hak suami pada isteri nya,walau isterinya itu seorang gadis kecil.hal itu suatu kewajaran di trend masa lalu.Rasulullah menikahi Aisyah bukan hanya semata-mata memandang Aisyah seorang gadis kecil dan pasti lebih nikmat dalam hubungan suami-isteri.namun pernikahan itu perintah Allah dengan hikmah yang mendalam.kenikmatan sex setelah nya tidak dosa dan haram menurut Alkitab sekalipun(jika haram,di mana ayat nya?)di mana di dunia ini Agama dan manusia yang berani mencela pernikahan sah yang suka sama suka?kecuali gadis itu menikah karena di paksa.(konteks masa ini di larang seperti alasan-alasan yang sudah saya tulis di atas,dan itu temporer).walau pun rasul nikmat dalam bersetubuh dengan Aisyah karena muda nya,apa yang salah?mereka suami-isteri,menikah sah,suka sama suka,bukan berzinah..Alkitab pun tak mampu mencela pernikahan seperti ini dengan dosa,haram dan terkutuk.karena memang tidak ada dalil nya sedikit pun.pernikahan sah suka sama suka kok di usik orang-orang usil?

TUDUHAN KE EMPAT:TEGA KAH KAMU SEBAGAI BAPAK,ATAU KAKAK MELIHAT ANAK GADIS SD BERSANDING DENGAN KAKEK BAU TANAH?

JAWAB:Jika kakek-kakek bau tanah nya anda-anda yang menghujat ya jelas gak tega.kakek-kakek seperti anda tak sepadan jika di banding kan dengan kemuliaan dan keagungan Rasulullah Muhammad Saw.Rasulullah walau seorang pria tua di hadapan Aisyah,beliau bukan pria tua biasa.beliau nabi dan Rasul penutup bagi seluruh alam,panglima perkasa,tokoh dunia dan akhirat,ber mukjizat,dan beragam ke istimewaan lain nya.walau beliau pria tua di hadapan Aisyah,phisik beliau luar biasa.sangat tampan,gagah,sedikit uban,kharismatik dan berwibawa,sangat harum,sangat bersih dan menjaga kebersihan,dst.lebih2 beeliau seorang nabi,rasul,panglima perang gagah perkasa,berakhlak mulia.maka Rasulullah bukan lah kakek-kakek bau tanah,tetapi pria tua yang sangat berwibawa dan kharismatik di hadapan Aisyah,dan bukan pria tua biasa.

TUDUHAN KELIMA:PERNIKAHAN MASA LALU REMAJA DENGAN GADIS KECIL KENAKALAN REMAJA,YANG DI LAKUKAN RASULULLAH ADALAH PEDOPLIA

Sebab rasul waktu menikahi Aisyah kata penghujat usia sekitar 50 tahunan.sedangkan Aisyah 6 sampai 9 tahun.jika di lakukan remaja pria dengan gadis kcil paling-paling di sebut kenakalan remaja.yang di lakukan Rasulullah menikahi gadis di bawah umur adalah pedophilia.JAWAB: Pada masa lalu pria-pria dewasa/tua menikahi gadis-gadis kecil tidak pernah di sebut sebagai kenakalan,pencinta anak kecil,dst.semua alami dengan yang namanya pernikahan.alangkah lucu nya pernikahan resmi di sebut kenakalan,jorok,dan cabul.pernikahan adalah suatu kewajaran dan sakral.apalagi Rasulullah dan Aisyah sama2 saling mencintai,tak ada paksaan.cinta Aisyah pada Rasulullah sudah teruji dalam dokumentasi2 hadist2 sahih.lagi-lagi saya katakan:kalau Rasulullah mencintai gadis2 kecil niscaya beliau tidak akan cukup dengan Aisyah saja.seperti kelakuan orang2 modern jika sudah suka sesuatu(candu porno,rokok,dst)mereka tak akan cukup satu.jika Rasulullah suka gadis-gadis kecil murni karena penyakit,niscaya sejak awal dan setelah Aisyah,Rasulullah tak sudi menikahi perempuan2 tua.

TUDUHAN KE ENAM:KELAKUAN RASULULLAH MENIKAHI GADIS KECIL BEJAT,CABUL DAN JOROK.

Jawab:Sejak kapan seorang yang sah menikahi seorang gadis di sebut bejat,cabul dan jorok?mungkin penghujat islam mengait kan tentang kakek2 bau tanah yang menikahi gadis kecil yang bersih.sudah saya jawab di atas,bahwa Rasulullah bukan pria tua biasa hingga beliau cocok dan pantas bersanding dengan Aisyah.jika yang menikahi kakek2 nya adalah anda2 semua(para penghujat),saya bisa bilang memang jorok jika menikahi gadis kecil sekelas Aisyah.sebab anda2 semua tak bisa menyaingi se ujung kuku pun kemuliaan Rasulullah Muhammad sang rasul,dan anda2 tak ada apa2 nya.mungkin anda2 itu seperti NOBITA,berkaca mata besar,hari-hari cuma pakai kaus kutang 3 hari tidak ganti nongkrong di pinggir jalan,menganggur menggoda-goda wanita lewat.atau cuma seorang yang kalau bercermin tak ada ganteng2 nya,atau cuma pria ceking yang menikahi wanita gempal.atau memang anda muda,tetapi pengangguran,hari-hari cuma pakai kaus kutang,ber khayal jadi panglima atau satria baja hitam.nah,anda2 tak ada apa2 nya se ujung kuku Rasulullah,walau anda President Amerika sekalipun.

TUDUHAN KE TUJUH:MASAK AISYAH GADIS KECIL 6-9 TAHUN DI NIKAHI KAKEK-KAKEK BAU TANAH?APA PANTAS?

Jawab:mengapa tidak pantas?sudah saya terang kan berkali-kali bahwa Rasulullah pria tua yang sangat berbeda dengan yang lain.bukan biasa,pemimpin dunia dan akhirat.jika pria2 tua lain tentu tak pantas menikahi Aisyah,sebab tak ada kelebihan apa2,terutama dari segi akhlak.apalagi pada masa lalu,pernikahan beda jauh umur dengan gadis kecil adalah suatu hal yang lumrah asal suka sama suka.perihal pantas atau tidak adalah relatif.banyak kita saksikan sehari-hari seorang kakek tua menikahi gadis-gadis muda suka sama suka.jika suka sama suka mengapa tak pantas?mengapa orang luar usil?mungkin sang gadis suka pada kharisma pria tua itu.perasaan tiap gadis berbeda-beda memandang lawan jenis nya.pada kenyataan nya,rumah tangga Rasulullah harmonis,Aisyah sangat cinta Rasulullah,walau Rasulullah seorang pria tua di hadapan Aisyah.pria tua yang istimewa dan tidak biasa.bapa dan ibu Aisyah dan masyarakat luas waktu itu biasa saja dengan pernikahan Rasulullah dan Aisyah.bahkan musuh2 islam menganggap biasa hal itu,hingga tak ada hujatan tentang perbedaan umur Rasulullah dan Aisyah saat menikah.

TUDUHAN KE DELAPAN:RASULULLAH TAK MENGETAHUI PERKEMBANGAN SEORANG GADIS,MASAK BOCAH 6-9 TAHUN DI NIKAHI?

Jawab:buktinya Aisyah adem ayem saja berumah tangga dengan Rasulullah.dan bisa menjalan kan fungsinya sebagai isteri.kedewasaan tutur dan perbuatan Aisyah sebagai isteri dapat anda baca pada dokumentasi hadis2 sahih.kedewasaan wanita dulu dan kini jelas beda.wanita2 jaman dulu lebih dapat cepat dewasa dan dapat berumah tangga di usia yang sangat muda.

TUDUHAN KE SEMBILAN:LOGIKA SAJA,MAU GAK ANAK GADIS KECIL ANDA ATAU ADIK KECIL ANDA DI LAMAR KAKEK-KAKEK BAU TANAH?KALAU AKU SUDAH KU LEMPAR BATU TUH KAKEK-KAKEK BANDOT TUH?

Jawab:jika kakek-kakek tua nya anda pasti saya tolak mentah-mentah.sebab anda kakek tua yang sedikit pun tak ada alasan kelebihan apapun walau anda ber harta.jika pun anda punya kelebihan(kaya,pimpinan,dst)tak bisa se ujung kuku pun menyaingi kelebihan Rasulullah…Rasulullah walau pria tua di hadapan Aisyah,bukan pria tua biasa.ia sangat tampan,harum,putih berseri,ber wibawa kenabian,sangat gagah,panglima perang,dst.bukan kakek2 tua bau tanah yang jelek dan ringkih.so,seluruh kakek tua tak akan cocok dengan Aisyah kecuali Rasulullah.

MENGAPA MUNCUL ISTILAH PEDOPHILIA DALAM PEMBAHASAN PSIKOLOGI MODERN?

Term pedopila baru muncul di abad 19-2 kini. Istilah pedofilia erotika diciptakan pada tahun 1886 oleh Wina psikiater Richard von Krafft-Ebing dalam bukunya menulis Psychopathia Sexualis  (    http://en.wikipedia.org/wiki/Pedophilia ).mengapa para ahli psikologi mengenal kan istilah ini? istilah ini muncul ketika orang2 dewasa melakukan PENYIMPANGAN SEKSUAL(BEDAKAN DENGAN MENIKAH RESMI) pada anak-anak di bawah umur.seperti memegang-megang atau mencabuli anak-anak kecil padahal si pria bukan suami nya.jadi lebih menekan kan pada istilah pelanggaran kriminalitas pada anak kecil.penyimpangan ini bisa berupa pelecehan seksual,perkosaan,perzinahan sampai pornografi anak.usia pria itu mulai dari dewasa sampai kakek2.fantasi mereka melulu cuma bocah2 kecil.maka para ahli psikologi pun mengatakan bahwa pria-pria dewasa dan kakek-kakek yang melakukan pelecehan seksual,perkosaan ,perzinahan dengan bocah2 di sebut pedopilia.namun jika kita mau adil dalam menilai,tak setiap pria dewasa/tua menikahi gadis2 kecil pada masa dulu di sebut terjangkit penyakit pedopilia.apalagi pernikahan itu bahagia dan tampa paksaan.sebagai contoh adalah Rasulullah dalam menikahi Aisyah.Rasulullah tak pernah meleceh kan,berzinah,memperkosa gadis2 kecil di luar pernikahan.apalagi mengkoleksi gadis2 kecil.isteri Rasulullah satu2 nya dari gadis kecil cuma Aisyah.jika beliau terlibat patologis dengan gadis-gadis kecil,niscaya Rasulullah tak cukup dengan Aisyah seorang,perlu ransangan dari gadis2 kecil lain nya.seperti kelainan seksual mengumpul kan celana dalam kotor wanita,tak cukup satu celana dalam saja yang di kumpul kan.

Lagi pula,pada masa dulu jika pria tua atau dewasa mencintai seorang gadis kecil untuk di nikahi adalah pada masa dulu hal yang lumrah,asal sama-sama suka.menikahi bocah2 atau gadis2 kecil/di bawah umur pada masa lalu adalah hal lumrah.jika masa ini di anggap tak lumrah,sekedar perobahan trend dan budaya saja.di mana budaya kini melarang menikahi gadis di bawah umur karena gadis2 tak memikir kan nikah saja,tetapi karir dan pendidikan.maka itu,UU kini melarang menikahi anak di bawah umur,karena seorang gadis harus sekolah,berkarir dan bersenang-senang masa muda(walau kadang kebablasan hingga jadi perawan tua).dan di tetap kan oleh budaya modern yang temporer kapan umur pantas ia menikah.

maka itu,tak setiap pria tua atau dewasa jika menikahi gadis kecil(pada masa lampau dan kini)terjangkit patologis pedopilai.sebab,pada masa lampau,pernikahan model itu adalah lumrah dan alami.yang di larang adalah kawin paksa.tak menutup kemungkinan pria dan wanita beda jauh umur untuk saling mencintai.sebagai contoh adalah cinta Aisyah yang amat sangat pada Rasulullah.

APAKAH PRIA TUA DAN DEWASA YANG MENIKAHI GADIS KECIL SELALU PEDOPILA DAN BERPENYAKIT PENYIMPANGAN SEKSUAL?

saya menolak klaim para psikologi(jika ada) dan para awam jika mengatakan menikahi gadis kecil pada pria tua atau dewasa melulu terjangkit pedopila yang patologis.sebab,menikahi gadis kecil pada masa lalu adalah hal yang lumrah.walau yang di nikahi nya gadis kecil,dan pernikahan nya dalah benar2 mau membina rumah tangga yang baik,sakinah,mawaddah wa rahmah.si gadis kecil di nikahi,bukan di leceh kan secara kriminal.justru aneh jika suatu pernikahan yang sah di permasalah kan.yang salah jika pernikahan itu ada unsur paksaan/kawin paksa.pada pernikahan Rasulullah dengan Aisyah,Aisyah AMAT MENCINTAI Rasulullah.maka gugur lah tuduhan(jika ada)bahwa Aisyah di paksa kawin dengan Rasulullah.Rasulullah menikahi Aisyah,menjadi suami yang baik,kepala rumah tangga dan imam yang baik,pernikahan nya sah,dan sangat bahagia.Rasulullah bertanggung jawab penuh,cinta,sayang dan lemah lembut pada Aisyah.maka saya menolak Rasulullah di sebut sebagai pedopil.Rasulullah hanya seorang suami yang normal seorang gadis secara sah dan bertanggung jawab.

Aisyah pun seorang isteri yang salehah,amat cinta,dan bahagia hidup bersama Rasulullah.tak ada ciri korban seorang pedopilia.jadi amat berlebihan jika menuduh Rasulullah seorang pedopil hanya karena menikahi Aisyah.apagi itu adalah menikah,sah,bertanggung jawab.pada kasus Rasulullah menikahi Aisyah ada perbedaan dengan para awam.Rasulullah menikahi Aisyah atas perintah Allah melalui mimpi.pilihan Allah pasti selalu tepat.terbukti pernikahan Rasulullah dan Aisyah amat berkah bagi dunia dan akhirat.Aisyah ingatan nya yang muda dan kuat mampu menghapal dan meriwayat kan 2120 BUAH HADIST yg ia lihat dan dengar lansung dari nabi.jadi tak terfikir oleh Rasulullah menikahi Aisyah pada saat itu,kecuali setelah datang mimpi dari Allah.pernikahan ini atas perintah Allah melalui mimpi.jadi saya sementara ini berkata:menikahi Aisyah sebagai gadis kecil adalah ke khususan bagi  Rasulullah saja.sebab pada kasus Rasulullah,itu perintah dari Allah.bagi umat nya,harus berfikir 1000 kali lagi menikahi gadis kecil.sebab umat Rasulullah tak akan mendapat mimipi dari Allah buat menikahi gadis kecil tertentu.namun hal itu perlu kita bahas dan kupas lebih lanjut.pada prinsip nya,pada masa lampau menikahi gadis kecil adalah lumrah.tak ada yang patut di persalah kan pernikahan Rasulullah dengan Aisyah.bagai mana menurut anda,seorang pria tua dan dewasa menikahi gadis kecil suka sama suka dan saling mencintai.lalu si pria sangat mencintai dan menyayangi si isteri dalam pernikahan.si suami siang dan malam mencari nafkah buat isteri tercinta nya,si isteri kecil nya ini di beri makan,minum,pakaian,kasih sayang,rumah tinggal.si gadis kecil ini amat mencintai dan cemburu pada suaminya.mereka saling bercengkrama layak nya suami dan isteri.apakah pernikahan sah dan bahagia dan saling mencintai ini bermasalah dan penyakit?sungguh aneh jika ada orang2 yang berkata demikian.dan sangat kurang kerjaan jika ada orang2 yang mengusik pernikahan yang saling cinta,suka dan bahagia itu.nah,dari bahasan ini jelas,lelaki tua dan dewasa yang menikahi gadis kecil pada masa lampau adalah lumrah,jika pernikahan nya suka sama suka dan tidak ada paksaan.

APAKAH UMAT NABI MUHAMMAD BOLEH MENIKAHI GADIS-GADIS KECIL?

Penghujat islam tentu menyatakan dan mempermasalah kan hal ini.jika Rasulullah bisa menikahi Aisyah usia 6 tahun dan berumah tangga saat usia 9 tahun,bagai mana dengan umat nya?bisa kah pria tua dan dewasa dari umat nya menikahi gadis kecil?bukan kah Rasulullah sebagai Uswatun hasanah/teladan bagi umat nya?permasalahan ini harus kita kupas dengan argumentatif.berikut beberapa pendapat saya kupas kan:

PENDAPAT PERTAMA

Pernikahan Rasulullah dengan Aisyah hukum nya menjadi wajib,wajib bagi Rasulullah menjalani nya.sebab itu perintah dan perjodohan dari Allah melalui mimpi.dan bagi umat Rasulullah menikahi gadis kecil tak ada hukum wajib bagi mereka,sebab mereka tak akan mungkin di wahyu kan Allah melalaui mimpi untuk menikahi gadis kecil tertentu.perintah Allah itu terbukti sangat berkah di mana pernikahan Rasulullah dan Aisyah benar2 sangat berkah.

PENDAPAT KEDUA

Hukum menikahi gadis2 kecil sekali-kail tak ada hukum sunnah.karena pernikahan nabi dengan Aisyah adalah perintah Allah yang hanya wajib bagi nabi.maka pernikahan ini bukan merupakan sunnah nabi,namun cuma perintah Allah khusus bagi nabi.maka salah jika ada pendapat kita menikahi gadis2 kecil karena mengikuti sunnha nabi,sebab nabi tak pernah memerintah kan hal itu,kecuali menikahi gadis2 perawan.apakah kita bisa meneladani Rasulullah soal menikahi gadis2 kecil?jawaban nya ialah:menikahi gadis2 kecil bisa saja terjadi dalam rangka mencontoh Rasulullah,namun sekali-kali Rasulullah tak pernah menganjur kan untuk umat nya.sebenar nya perkara menikahi gadis kecil tak perlu suatu contoh dari Rasulullah,sebab pernikahan itu lazim dan lumrah pada masa lampau.pernikahan Rasulullah dengan Aisyah memang perintah Allah yang wajib bagi nabi pada perkara Aisyah saja.namun Quran,hadist bahkan Alkitab sekalipun tak pernah bilang haram dan berdosa jika menikahi gadis kecil pada orang2 selain Rasulullah.yang salah jika menikahai gadis kecil itu dengan paksaan.

itu pendapat kedua,sekarang kita masuk pendapat ketiga:

PENDAPAT KETIGA

pada dasar nya,hukum Alkiat,quran dan sunnah tak pernah sekalipun ada ayat yang mengaharamkan untuk menikahi gadis kecil bagi pria tua dan dewasa.yang salah jika menikahi gadis kecil itu dengan cara paksa.maka pada dasar nya,menikahi gadis kecil itu Mubah(boleh,baik laki tua maupun dewasa,asal kan pernikahan itu bukan dengan cara paksaan dan memang benar2 niat menikah untuk Samarra.dan seorang yang menikah,harus benar ber komit ment baik dengan pernikahan nya.tulisan ini bukan mengajar kan kita melulu mencintai dan mengincar gadis kecil buat di nikahi,namun sekedar memberitahu,tak ada satu pun ayat alkitab,quran maupun hadist yang mengatakan menikahi gadis kecil itu haram dan berdosa.namun,bolehnya menikahi gadis kecil itu bukan berarti wajib dan sunnah.namun sekedar boleh saja.namun boleh itu berobah jadi haram jika praktek menikahi gadis kecil melalui paksaan,menjual anak,dst.maka memang boleh saja menikahi gadis kecil,namun perlu di timbang juga dengan tahu diri untuk zaman sekarang,pantas kah anda menikahi gadis kecil itu?jangan nanti anda melamar,lalu di tolak mentah.jangan samakan anda dengan Rasulullah.Rasulullah pria tua yang laur biasa di atas rata2 seluruh lelaki di dunia dalam soal phisik,akhlak,keutamaan,dst.dan pernikahan beliau dengan perjodohan dari Allah langsung.

Sekarang kita menuju pendapat ke empat.

PENDAPAT KE EMPAT

Menikahi gadis2 kecil pada dasar nya tak ada satu pun ayat dalam Alkitab,quran dan hadist yang mengatakan haram dan berdosa.maka itu pada dasar nya menikahi gadis kecil itu boleh(mubah).jika peraturan manusia kini melarang itu,hal itu bukan perkataan Tuhan,namun cuma trend dan budaya manusia yang temporer.namun,menikahi gadis kecil jadi haram jika terjadi dengan paksaan,di jual,dst.negara wajib menggagal kan pernikahan dengan cara memaksa dan menjual anak gadis nya sendiri seperti itu.

selanjut nya,kita tengok jendela pendapat ke lima.

PENDAPAT KELIMA

Memang boleh2 saja pria tua atau dewasa awam selain Rasulullah menikahi gadis kecil,asal si gadis mau dan tak terpaksa.namun di nalar saja,jarang ada orang tua gadis kecil pada konteks zaman ini yang mau menerima lamaran pria tua atau dewasa,kecuali mungkin pria tua/dewasa itu benar2  sangat istimewa pada konteks jaman sekarang.namun jika si gadis kecil cinta dan suka dan atau orang tua si gadis menerima,dan tidak merupakan paksaan dan menjual anak,maka boleh2 saja pernikahan seperti itu.pesan bagi kaum muslimin,walau pun pernikahan dengan gadis kecil tak ada satu pun dalil yang mengaharamkan nya dalam alkitab,Quran,dan hadist,namun sebaik nya untuk zaman modern ini pernikahan model seperti itu di jauhi untuk mengikuti trend dan budaya zaman ini.mengingat trend dan kulture modern dan peraturan pemerintah melarang menikahi gadis2 kecil.sebab gadis2 kecil kini bukan seperti jaman dulu.haidh langsung menikah.atau waktu kecil di nikah kan.sebab gadis kecil kini perlu maju di bidang pendidikan dan karir,baru memikir kan menikah di umur yang pas sesuai kulture dan trend modern.bukan berati hal itu haram dan dosa,tetapi menimbang berbagai msalahat lain.sama seperti menikahi gadis dewasa,menunda menikahi nya  karena berbagai pertimbangan maslahat,bukan berarti pernikahan itu sendiri haram dan dosa.jika penghujat islam berkata:”tuh khan,menikahi gadis kecil di larang,memang tak sesuai dengan kulture dan zaman modern.jadi Muhammad mengajar kan ajaran yang tidak benar dengan menikahi gadis kecil”.

Jawab:sejak kapan Rasulullah mengajarkan menikahi gadis kecil?pernikahan seperti itu tak perlu di ajar kan,orang2 masa lampau sudah biasa mempraktek kan nya,dan sudah di anggap lumrah.dan mereka memikir kan pernikahan,bukan memikir kan penyimpangan.

MEMANG TAK ADA DALIL DALAM QURAN,HADIST,DAN ALKITAB SEKALIPUN MENIKAHI GADIS KECIL HARAM DAN DOSA BAGI PRIA TUA DAN DEWASA PADA UMUM NYA PRIA,TETAPI WALAU PUN DEMIKIAN,MENGACA DIRI.

Janga samakan anda dengan Rasulullah…Rasulullah secara akhlak dan keutamaan pantas menikahi Aisyah.pria2 tua dan dewasa seluruh dunia belum tentu pantas menikahi gadis kecil.memang tak ada dalil haram nya pernikahan model ini dalam kitab2 suci,tetapi hendak nya pria2 tua dan dewasa itu hendak nya berkaca diri,apa pantas ia untuk gadis kecil itu pada konteks zaman sekarang?pada masa ini,pernikahan dengan gadis kecil di larang UU modern.namun coba anda tanya perumus UU itu,apa ada dalil kitab2 suci menikahi gadis kecil haram dan berdosa?tentu mereka bungkam,karena memang tidak ada.perumus UU cuma melihat trend dan budaya zaman kini,bahwa tak pantas seorang gadis kecil pada masa modern menikah terlalu dini.mengapa?karena masa kini seorang gadis mesti memikir kan sekolah setinggi-tinggi nya lalu berkarir cemerlang.tak sepert zaman dulu,menikah cepat lebih baik.masalah ketidak pantasan ini menyangkut masalah trend dan budaya pada zaman modern,dan itu temporer.maka walau menikahi gadis kecil tak ada dalil haram dari kitab2 suci,untuk masa modern ini,sebaik nya pernikahan seperti itu di hindari.sebab pada masa lalu,kulture tak seperti masa modern sekarang.masa lalu gadis kecil langsung menikah lumrah pada zaman nya.masa kini,seorang gadis tak memikir kan pernikahan saja,tetapi juga seklah,karir dan bersenang senang dalam arti positif di masa muda.namun trend zaman besok bisa saja berubah-ubah,hanya Allah yang maha merubah dan mengganti sesuatu.