Rasul Yohanes pada abad 12 minuscule 1425

Rasul Yohanes pada abad 12 minuscule 1425

sarapan pagi

Sarapan pagi mencoba membantah beragam link-link yang di sajikan muslim untuk menguak kepalsuan Johannine comma.salah satu lin nya sebagai contohnya adalah ini. dalam kesempatan ini saya akan membantah balik bantahan sarapan pagi dan menguak beberapa kelemahan pendapat sarapan pagi itu.namun,tulisan ini siap untuk menjadi polemik lebih lanjut.

SARAPAN PAGI MENULIS:

MENGENAI TUDUHAN AYAT PALSU :

Tuduhan:

Quote:
Mari kita selidiki tentang dua dasar keimanan kristen yakni masalah Trinitas dan masalah Yesus hanya untuk Israel saja dalam Alkitab.1. Masalah trinitas.
Trinitas merupakan masalah yang paling pokok dalam iman Kristen. Tapi dalam injil tidak ditemukan ayat yang mendukung trinitas tersebut. Hal ini diakui oleh para Ahli Alkitab yang telah dengan sangat menguasai Alkitab tersebut. Sebagai contoh kita ambil pendapat dua orang Ahli Alkitab yang pemikirannya selalu diikuti oleh para penginjil didunia termasuk para penginjil di Indonesia sbb:
DR G.C. VAN NIFTRIK DAN D.S.B.J BOLAND : Didalam Alkitab tidak diketemukan suatu istilah yang dapat diterjemahkan dengan kata TRITUNGGAL ataupun ayat-ayat tertentu yang mengandung dogma tersebut, mungkin dalam 1 Yahya 5 : 6-8. (Dogmatika masa kini, BPK Jakarta, 1967 hal 418).
Beliau mengungkapkan bahwa mungkin ayat injil yang mendukung konsep trinitas itu adalah di1 Yahya 5:6-8:
6.
Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena roh adalah kebenaran.
7.
Sebab tiga yang memberi kesaksian (di dalam surga Bapa, Firman dan Roh kudus dan ketiganya adalah satu.
8.
Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi) Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.Tapi setelah kedua pakar alkitab itu mengemukakan ayat ini kemudian keduanya berkomentar:
“Tetapi sebagian besar dari ayat itu agaknya belum tertera dalam naskah aslinya. Bagian itu setidak-tidaknya harus diberi kurung. (Dogmatika masa kini, BPK Jakarta, 1967 hal 418).
Dengan kata lain, kedua pakar Alkitab ini berkomentar bahwa sebagian besar ayat diatas adalah palsu, karena tidak terdapat dalam naskah aslinya. Jadi menurut pakar alkitab tersebut tidak ada ayat yang mendukung konsep trinitas, mungkin di 1 yahya 5:6-8 dan itupun ayat palsu. Dalam injil yang berbahasa Inggris New International Version (NIV) berbunyi sbb:6.
This is the one who come by water and blood- jesus christ. He did not come by water only, but by water and blood. And it is the spirit who tetifies, because the spirit is truth.
7.
for there are three that tetify
8.
the spirit, the water, and blood. And three are in agreementsJadi menurut NIV, yang notabene Alkitab paling dipergunakan dalam rujukan kristen ternyata tidak mendukung konsep trinitas tersebut. Lalu bagaimana hal itu sampai terjadi? Kenapa para penyalin Alkitab dulu berani menambah firman Tuhan? Hal ini diuraikan pakar Alkitab lainnya:
Drs. M E Duyverman : Menurut salinan tertua jalannya kalimatnya adalah begini : KARENA TIGA MENJADI SAKSI, YAITU ROH AIR DAN DARAH… rupanya TAMBAHAN mulai terbubuh sebagai keterangan pinggir KALIMAT; PENYALIN KEMUDIAN MEMASUKAN KE DALAM BUNYI NAS karena berpikir ini adalah perbaikan penyalin lama. SAMPAI KINI HAL ITU MASIH TERJADI. (Pembimbing ke dalam perjanjian baru, BPK Jakarta 1966 hal 145).Jadi ayat yang menyatakan konsep trinitas dalam 1 yahya 5:6-8 diatas adalah palsu dan hanya tambahan tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Tapi bagaimana pun ayat tersebut masih diakui sebagai firman Tuhan di sebagian besar umat kristen yang tidak tahu bahwa ayat tersebut adalah Palsu. Bahkan ada tokoh di Amerika yang begitu keras menentang pemalsuan ayat ini :Jerry Falwell. Tokoh kristen RADIKAL Amerika Serikat ini mengompetari pemalsuan ayat-ayat itu sebagai berikut : The rest of verse 7 and fist nine words of verse 8 are not original, and are not tobe considered as apart of the words of God. (Jerry Falwell, Liberty Bible Commentary, thomas Nelson Publisher, Nashville, Camden New York 1983 halaman 2638). Artinya sebagian kalimat pada ayat 7 dan sembilan kata pertama di ayat 8 adalah tidak asli dan tidak bisa dianggap sebagai firman Tuhan.

Tanggapan sarapan pagi

* 1 Yohanes 5:7
LAI TB, Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.
KL 1870, Karena adalah tiga jang memberi kasaksian dalam sorga, ija-itoe Bapa dan alkalam dan Rohoe’lkoedoes, maka katiga ini asa djoea.
KJV, For there are three that bear record in heaven, the Father, the Word, and the Holy Ghost: and these three are one.
Textus Receptus (TR), οτι τρεις εισιν οι μαρτυρουντες εν τω ουρανω ο πατηρ ο λογος και το αγιον πνευμα και ουτοι οι τρεις εν εισιν
Translit. interlinear, hoti {sebab} treis {tiga} eisin {ada} hoi {yang} marturountes {memberi kesaksian} en {dalam} tô ouranô {Surga} ho patêr {Bapa} ho logos {Firman} kai {dan} to hagion {Kudus} pneuma {Roh} kai {dan} houtoi hoi treis {ketiganya} en {satu} eisin {adalah}

Bandingkan dengan :

* 1 Yohanes 5:7
Kabar Baik, Ada tiga saksi:
NIV, For there are three that testify:
Wescott & Hort (WH), οτι τρεις εισιν οι μαρτυρουντες
Translit. interlinear, hoti {sebab} treis {tiga} eisin {ada} hoi {yang} marturountes {memberi kesaksian}

—–

* 1 Yohanes 5:8
LAI TB, Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.
KL 1870, Dan ada tiga jang memberi kasaksian di-atas boemi, ija-itoe Roh dan ajar dan darah, maka katiga ini bagai jang asa djoea.
KJV, And there are three that bear witness in earth, the Spirit, and the water, and the blood: and these three agree in one.
Textus Receptus(TR) : και τρεις εισιν οι μαρτυρουντες εν τη γη το πνευμα και το υδωρ και το αιμα και οι τρεις εις το εν εισιν
Translit. interlinear, kai {dan} treis {tiga} eisin {adalah} hoi marturountes {yang memberi kesaksian} en tê {di} gê {bumi} to pneuma {Roh} kai {dab} to hudôr {air} kai {dan} to haima {darah} kai {dan} hoi treis {tiga} eis {menjadi} to hen eisin {satu}

Bandingkan dengan :

Kabar Baik, Roh Allah, air dan darah--ketiga-tiganya memberikan kesaksian yang sama.
NIV, the Spirit, the water and the blood; and the three are in agreement.
Wescott & Hort (WH), το πνευμα και το υδωρ και το αιμα και οι τρεις εις το εν εισιν
Translit. interlinear, to pneuma {Roh} kai {dab} to hudôr {air} kai {dan} to haima {darah} kai {dan} hoi treis {tiga} eis {menjadi} to hen eisin {satu}

—–

Saya berikan 2 kutipan salinan Naskah bahasa Asli : Versi Textus Receptus (TR) dan Versi Wescott & Hort (WH).

Alkitab masa kini umumnya didasarkan atas 2 naskah yang paling terkenal ini. Dan sebenarnya juga ada banyak sekali salinan-salinan naskah bahasa Asli dalam bermacam-macam codex.

Ternyata Naskah WH menulis naskah yang “lebih pendek” ketimbang naskah TR. Dan bisa kita lihat terjemahan bahasa Inggris KJV, Alkitab Melayu kuno Klinkert 1870, menterjemahkan Alkitab PB menurut naskah TR sedangkan NIV dan terjemahan Alkitab Kabar Baik menurut naskah WH.

Alkitab LAI Terjemahan Baru (LAI TB) memilih menterjemahkan ke-2nya yaitu TR dan WH sekaligus. Alkitab LAI TB membubuhkan tanda kurung atas terjemahan ayat dari naskah tulis tangan TR tetapi tidak terdapat dalam naskah tulis tangan (manuskrip) WH, untuk membedakannya.

Mengapa sampai ada perbedaan salinan naskah bahasa Asli?
Salinan naskah Alkitab Asli tulis tangan (manuskrip) Perjanjian Baru bukan hanya satu. Jika memerlukan salinan, maka seseorang harus menyalin kembali dengan tangan. Akibat salin-menyalin ini dan kodrat manusia, maka terjadi perbedaan penyalinan. Karena saat itu belum ada fotokopi atau percetakan yang bisa menyalin huruf-huruf sama persis, dan naskah Perjanjian Baru ditulis dengan tangan. Nah, kodrat manusia itu lemah, tidak selamanya salinan dari salinan ini persis, terkadang muncul perbedaan-perbedaan.

Kita tinjau lagi frasa dalam 1 Yohanes 5:7b-8a;

εν τω ουρανω ο πατηρ ο λογος και το αγιον πνευμα και ουτοι οι τρεις εν εισιν και τρεις εισιν οι μαρτυρουντες εν τη γη
– en tô ouranô ho patêr ho logos kai to hagion pneuma kai houtoi hoi treis en eisin . kai treis eisin hoi marturountes en tê gê –
(Di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi;)

Penggalan dua ayat dalam 1 Yohanes 5:7-8 disebut Johannine Comma (Yunani. “koptein’ yang berarti ‘dipotong dari’). Frasa ini oleh kalangan Trinitarian digunakan sebagai dasar “doktrin-Trinitas”. Bagian ini menunjukkan ke-Tritunggal-an Allah yang jelas.

Karena dalam naskah WH, frasa tersebut “tidak-ada” maka teks WH ini digunakan oleh para sarjana liberal untuk menolak 1 Yohanes 5:7-8 sebagai bagian dari firman Allah yang ditulis oleh Rasul Yohanes dalam inspirasi Roh Kudus. Akhirnya juga masalah ini sering dipakai teman-teman Muslim untuk menuduh Alkitab tidak asli lagi, alias dipalsukan.

Dalam Alkitab terjemahan bahasa Indonesia TB-LAI, teks tersebut ada dalam kurung. Dengan maksud untuk menunjukkan bahwa teks tersebut ada dalam naskah TR dan tidak ada dalam naskah WH. Sementara itu banyak Sekolah Theologi di Indonesia mengajarkan bahwa ayat-ayat yang dikurung dalam Alkitab bahasa Indonesia tidak ada dalam ‘teks aslinya’.

Terjemahan NIV (The New International Version Study Bible), mengkomentari bahwa 1 Yohanes 5:7 tidak ditemukan dalam manuscript-manuscript Yunani ataupun dalam terjemahan-terjemahan P.B. sebelum abad ke-16. Dr. A.T. Robertson dalam commentary-nya, ‘”Word Pictures in New Testament” juga meragukan eksistensi ayat ini dan menjelaskan bahwa ayat tersebut hanya ada dalam terjemahan bahasa Latin Vulgate, yang kemudian diambil oleh Erasmus untuk melengkapi Textus Receptus (TR). Dan menurut Robertson teks tersebut tidak ditemukan dalam manuscript-manuscript Yunani. Dalam edisi pertama teks Erasmus ayat tersebut tidak ada hingga akhirnya ditambahkan dari Vulgate.

Namun pendapat itu sama sekali tidak benar jika mereka mengatakan 1 Yohanes 5:7b-8a tidak ditemukan dalam semua manuscript Yunani dan terjemahan P.B. sebelum abad ke-16.
Karena teks tersebut ditemukan dalam delapan manuscript Yunani yang sangat penting dan empat diantaranya tertanggal sebelum abad ke-16, yaitu, Greek Minuscules. 61 (XVI), 88(XII), 221(X), 918 (XVI).
Selain itu banyak terjemahan-terjemahan Latin yang sangat mendukung eksistensi 1 Yohanes 5:7b-8a ini. Kurang lebih ada 8.000 manuscript Latin dan sebagian besar berisi 1 Yohanes 5:7b-8a.

Yang terpenting adalah versi Old Latin yang dipergunakan oleh bapa-bapa gereja seperti Tertulianus Tertulianus (A.D. 120 – 225) dan Cyprian (A.D. 200-258 ), yang lebih tua dari codex Aleph & B yang dipakai dasar Critical Text (abad IV) berisi 1 Yohanes 5:7b-8a. Karena terjemahan-terjemahan Latin berdasarkan pada teks Yunani, maka kesimpulannya ialah dalam manuscript-manuscript Yunani kuno teks itu pasti ada.

Alasan lain yang dapat dipakai dasar ialah bahwa terjemahan Alkitab Latin Vulgate oleh Jerome (340-420 A.D.), yang berisikan Johannine Comma diterjemahkan dari teks Yunani yang baik. Dalam “Prologe to the Canonical Epistles” , Jerome menulis :
“Para penerjemah yang tidak bertanggung jawab menghapus kesaksian ini (1 Yohanes 5:7b-8a) dalam codex-codex Yunani.”

Dan lagi frasa “Bapa, Firman dan Roh Kudus,” merefleksikan kepenulisan Rasul Yohanes yang khas. Pernyataan bahwa Yesus Kristus adalah “Sang Firman” atau “Ho Logos” merupakan ciri khas penekanan Rasul Yohanes (bandingkan dengan Yohanes 1:1,14).

Yang pasti keberadaan Johannine Comma tidak menyerang doktrin fundamental kekristenan, seperti yang dilakukan oleh orang-orang yang mendasarkan tuduhannya dari teks Westcott & Hort Texs/Critical text, para sarjana liberal dan teman-teman Muslim yang menolak bahwa Alkitab ditulis dengan inspirasi Roh Kudus. Dan tuduhan yang di-quote disini menggunakan acuan ini dalam usaha menyerang kebenaran Alkitab.

Sumber :
Timothy Tow & Jeffrey Khoo, A Theolgy for Every Christian. Book I: Knowing God and His Word. (Singapore: Far Eastern Bible College Press, 1998 ), p 61.

SEKARANG KITA TANGGAPI TULISAN SARAPAN PAGI DI ATAS.

terlebih dulu kita Kutip ayat nya:

(7) Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.(8) Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.(1 yohanes 5:7-8)

KUTIPAN

Saya berikan 2 kutipan salinan Naskah bahasa Asli : Versi Textus Receptus (TR) dan Versi Wescott & Hort (WH).

Alkitab masa kini umumnya didasarkan atas 2 naskah yang paling terkenal ini. Dan sebenarnya juga ada banyak sekali salinan-salinan naskah bahasa Asli dalam bermacam-macam codex.

TANGGAPAN MIZANULADYAN BLOG

Apa yang di maksud sarapan pagi SALINAN NASKAH ASLI?apakah maksud sarapan pagi Textus receptus,WH dan berbagai codex adalah bagian asli alkitab?padahal yang namanya codex-codex adalah juga merupakan salinan dari salinan sebelum nya.

KUTIPAN

Ternyata Naskah WH menulis naskah yang “lebih pendek” ketimbang naskah TR.

TANGGAPAN MIZANULADYAN BLOG

Apa yang di maksud sarapan pagi?berikut yang di maksud:

Wescott & Hort (WH), οτι τρεις εισιν οι μαρτυρουντες
Translit. interlinear, hoti {sebab} treis {tiga} eisin {ada} hoi {yang} marturountes {memberi kesaksian}

Wescott & Hort (WH), το πνευμα και το υδωρ και το αιμα και οι τρεις εις το εν εισιν
Translit. interlinear, to pneuma {Roh} kai {dab} to hudôr {air} kai {dan} to haima {darah} kai {dan} hoi treis {tiga} eis {menjadi} to hen eisin {satu}

KESIMPULAN:naskah WH menulis sbb:SEBAB ADA TIGA YANG MEMBERI KESAKSIAN(1 YOH 5:7)ROH,AIR DAN DARAH DAN KETIGA NYA ADALAH SATU(1 YOH 5:8)

SEDANGKAN TEXTUS RECEPTUS MENULIS LEBIH PANJANG:

Textus Receptus (TR), οτι τρεις εισιν οι μαρτυρουντες εν τω ουρανω ο πατηρ ο λογος και το αγιον πνευμα και ουτοι οι τρεις εν εισιν
Translit. interlinear, hoti {sebab} treis {tiga} eisin {ada} hoi {yang} marturountes {memberi kesaksian} en {dalam} tô ouranô {Surga} ho patêr {Bapa} ho logos {Firman} kai {dan} to hagion {Kudus} pneuma {Roh} kai {dan} houtoi hoi treis {ketiganya} en {satu} eisin {adalah}

Textus Receptus(TR) : και τρεις εισιν οι μαρτυρουντες εν τη γη το πνευμα και το υδωρ και το αιμα και οι τρεις εις το εν εισιν
Translit. interlinear, kai {dan} treis {tiga} eisin {adalah} hoi marturountes {yang memberi kesaksian} en tê {di} gê {bumi} to pneuma {Roh} kai {dab} to hudôr {air} kai {dan} to haima {darah} kai {dan} hoi treis {tiga} eis {menjadi} to hen eisin {satu}

KESIMPULAN:naskah Textus receptus menulis sbb:SEBAB ADA TIGA YANG MEMBERI KESAKSIAN DI DALAM SURGA:BAPA,FIRMAN DAN ROH KUDUS,DAN KETIGANYA ADALAH SATU(1 YOHANES 5:7)DAN ADA TIGA YANG MEMBERI KESAKSIAN DI BUMI:ROH DAN AIR DAN DARAH DAN KETIGANYA ADALAH SATU.

Kesimpulan nya,naskah WH tak menuliskan ayat sbb:

DI DALAM SURGA:BAPA,FIRMAN DAN ROH KUDUS,DAN KETIGANYA ADALAH SATU(1 YOHANES 5:7)

naskah WH hanya menulis sbb:SEBAB ADA TIGA YANG MEMBERI KESAKSIAN(1 YOH 5:7)ROH,AIR DAN DARAH DAN KETIGA NYA ADALAH SATU(1 YOH 5:8)

itu yang di maksud sarapan pagi naskah WH menulis lebih pendek dari naskah Textus receptus.pertanyaan nya,mengapa naskah WH menghilangkan penggalan ayat itu?lantas?

KUTIPAN

Dan bisa kita lihat terjemahan bahasa Inggris KJV, Alkitab Melayu kuno Klinkert 1870, menterjemahkan Alkitab PB menurut naskah TR sedangkan NIV dan terjemahan Alkitab Kabar Baik menurut naskah WH.Alkitab LAI Terjemahan Baru (LAI TB) memilih menterjemahkan ke-2nya yaitu TR dan WH sekaligus. Alkitab LAI TB membubuhkan tanda kurung atas terjemahan ayat dari naskah tulis tangan TR tetapi tidak terdapat dalam naskah tulis tangan (manuskrip) WH, untuk membedakannya.

TANGGAPAN MIZANULADYAN BLOG

maka kesimpulan nya adalah KJV, Alkitab Melayu kuno Klinkert 1870, menterjemahkan Alkitab PB menurut naskah TR,berarti 2 terjemahan itu memasuk kan terjemahan secara Full,tapi tampa tanda kurung.sedangkan NV dan alkitab terjemahan kabar baik menterjemah menurut naskah WH,jadi ayat:di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi  tak ada di dalam terjemahan NIV dan alkitab terjemahan kabar baik.sedangkan LAI memakai metoda kedua nya(WH dan TR)dengan menggunakan tanda kurung.bisa di cek di sini:   http://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=1%20yoh%205:7-8  ,ada tanda kurung nya.

KUTIPAN

Mengapa sampai ada perbedaan salinan naskah bahasa Asli?
Salinan naskah Alkitab Asli tulis tangan (manuskrip) Perjanjian Baru bukan hanya satu. Jika memerlukan salinan, maka seseorang harus menyalin kembali dengan tangan. Akibat salin-menyalin ini dan kodrat manusia, maka terjadi perbedaan penyalinan. Karena saat itu belum ada fotokopi atau percetakan yang bisa menyalin huruf-huruf sama persis, dan naskah Perjanjian Baru ditulis dengan tangan. Nah, kodrat manusia itu lemah, tidak selamanya salinan dari salinan ini persis, terkadang muncul perbedaan-perbedaan.

TANGGAPAN MIZANULADYAN BLOG

Jika salah salin sudah menjadi kewajaran alkitab,maka apakah alkitab masih bisa di percaya?jangan-jangan ada kesalahan yang tak di ketahui hingga di anggap benar.berbeda dengan quran,tak ada kata salah salin walau belum ada mesin cetak,dst.sebab quran di jaga dengan hapalan dari generasi ke generasi.tiap generasi ada penghapal quran.

KUTIPAN

Kita tinjau lagi frasa dalam 1 Yohanes 5:7b-8a;

εν τω ουρανω ο πατηρ ο λογος και το αγιον πνευμα και ουτοι οι τρεις εν εισιν και τρεις εισιν οι μαρτυρουντες εν τη γη
– en tô ouranô ho patêr ho logos kai to hagion pneuma kai houtoi hoi treis en eisin . kai treis eisin hoi marturountes en tê gê –
(Di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi;)

Penggalan dua ayat dalam 1 Yohanes 5:7-8 disebut Johannine Comma (Yunani. “koptein’ yang berarti ‘dipotong dari’). Frasa ini oleh kalangan Trinitarian digunakan sebagai dasar “doktrin-Trinitas”. Bagian ini menunjukkan ke-Tritunggal-an Allah yang jelas.

TANGGAPAN MIZANULADYAN BLOG

JOHANNINE COMMA(YUNANI.KOPTEIN,ARTINYA YANG DI POTONG DARI) YAITU AYAT: di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi

JOHANNINE COMMA tak di masuk kan ke dalam Versi Wescott & Hort (WH).

KUTIPAN

Karena dalam naskah WH, frasa tersebut “tidak-ada” maka teks WH ini digunakan oleh para sarjana liberal untuk menolak 1 Yohanes 5:7-8 sebagai bagian dari firman Allah yang ditulis oleh Rasul Yohanes dalam inspirasi Roh Kudus. Akhirnya juga masalah ini sering dipakai teman-teman Muslim untuk menuduh Alkitab tidak asli lagi, alias dipalsukan.

TANGGAPAN MIZANULADYAN BLOG

masalahnya mengapa versi WH tak mencantumkan Johannine Comma dalam terjemahan nya?pasti versi WH mempunyai alasan tersendiri.begitu juga para sarjana liberal yang mengritik Johannine Comma.

KUTIPAN

Dalam Alkitab terjemahan bahasa Indonesia TB-LAI, teks tersebut ada dalam kurung. Dengan maksud untuk menunjukkan bahwa teks tersebut ada dalam naskah TR dan tidak ada dalam naskah WH. Sementara itu banyak Sekolah Theologi di Indonesia mengajarkan bahwa ayat-ayat yang dikurung dalam Alkitab bahasa Indonesia tidak ada dalam ‘teks aslinya’.

TANGGAPAN MIZANULADYAN BLOG

Perkataan sarapan pagi sbb:Dalam Alkitab terjemahan bahasa Indonesia TB-LAI, teks tersebut ada dalam kurung. Dengan maksud untuk menunjukkan bahwa teks tersebut ada dalam naskah TR dan tidak ada dalam naskah WH  adalah terlalu menyederhanakan masalah.dalam kurung itu seharus nya di tafsirkan lebih dalam lagi,yakni ketika Textus receptus memasuk kan Johannine comma dan versi WH tidak,maka ada kejanggalan yang lebih dalam.mengapa versi WH menolak Johannine comma?pertanyaan ini sangat mendalam sekali.perkataan sarapan pagi sbb:Sementara itu banyak Sekolah Theologi di Indonesia mengajarkan bahwa ayat-ayat yang dikurung dalam Alkitab bahasa Indonesia tidak ada dalam ‘teks aslinya’. TEKS ASLI yang mana?jika tak ada dalam teks asli nya mengapa versi Textus receptus demikian berani memasuk kan Johannine Comma?

KUTIPAN

Terjemahan NIV (The New International Version Study Bible), mengkomentari bahwa 1 Yohanes 5:7 tidak ditemukan dalam manuscript-manuscript Yunani ataupun dalam terjemahan-terjemahan P.B. sebelum abad ke-16. Dr. A.T. Robertson dalam commentary-nya, ‘”Word Pictures in New Testament” juga meragukan eksistensi ayat ini dan menjelaskan bahwa ayat tersebut hanya ada dalam terjemahan bahasa Latin Vulgate, yang kemudian diambil oleh Erasmus untuk melengkapi Textus Receptus (TR). Dan menurut Robertson teks tersebut tidak ditemukan dalam manuscript-manuscript Yunani. Dalam edisi pertama teks Erasmus ayat tersebut tidak ada hingga akhirnya ditambahkan dari Vulgate.

Namun pendapat itu sama sekali tidak benar jika mereka mengatakan 1 Yohanes 5:7b-8a tidak ditemukan dalam semua manuscript Yunani dan terjemahan P.B. sebelum abad ke-16.
Karena teks tersebut ditemukan dalam delapan manuscript Yunani yang sangat penting dan empat diantaranya tertanggal sebelum abad ke-16, yaitu, Greek Minuscules. 61 (XVI), 88(XII), 221(X), 918 (XVI).
Selain itu banyak terjemahan-terjemahan Latin yang sangat mendukung eksistensi 1 Yohanes 5:7b-8a ini. Kurang lebih ada 8.000 manuscript Latin dan sebagian besar berisi 1 Yohanes 5:7b-8a.

TANGGAPAN MIZANULADYAN BLOG

Apakah greek miniscules 61,88,221 dan 918 menyentuh naskah paling awal dari alkitab perjanjian lama?apakah naskah tertua memuat Johhanine comma?sarapan pagi lupa pada kenyataan lain tentang kritik pada Johannine comma,seperti yang di kemukakan oleh Dr William Barclay. Barclay adalah teolog terkemuka asal Skotlandia.Setelah melakukan penelitian yang mendalam dan objektif, Barclay menyimpulkan ayat 1 Yohanes 5:7 sebagai ayat palsu. Ayat ini diciptakan oleh Priscillian, seorang bidat asal Spanyol yang mati tahun 385. Mulanya ayat ini dicantumkan dalam komentar atau catatan pada margin Alkitab. Selama 15 abad, ayat ‘margin’ ini diterima karena dianggap memberikan bukti Alkitabiah untuk ajaran Trinitas.

nah,bisa jadi Greek minuscules 61,88,221 dan 918 adalah salinan keliru…jadi Greek minuscule yang di maksud ialah menyalin suatu ayat yang hakikat nya dalam sejarah teks awalnya ciptaan prisciliant,yg mula-mula bukan suatu ayat,tetapi komentar atau catatan pada margin alkitab.lalu ayat palsu tersebut menjadi naskah alkitab dan memasuki pula Greek minuscules 61,88,221 dan 918.jadi,walau Johannine Comma mencapai sebelum abad ke 16,hal itu bukan berarti menolong Johannine Comma dari kepalsuan nya.soal terjemahan latin memuat JC(Johannine comma),tetap saja akar problema nya adalah ayat itu ciptaan seorang bernama prisciliant.NIV bible tak lah salah dalam komentar nya.maksud NIV bible mungkin adalah manuskrip2 dan terjemahan2 pb yang besardan resminya,bukan berupa greek minuscules.

KUTIPAN

Yang terpenting adalah versi Old Latin yang dipergunakan oleh bapa-bapa gereja seperti Tertulianus Tertulianus (A.D. 120 – 225) dan Cyprian (A.D. 200-258 ), yang lebih tua dari codex Aleph & B yang dipakai dasar Critical Text (abad IV) berisi 1 Yohanes 5:7b-8a. Karena terjemahan-terjemahan Latin berdasarkan pada teks Yunani, maka kesimpulannya ialah dalam manuscript-manuscript Yunani kuno teks itu pasti ada.

TANGGAPAN MIZANULADYAN BLOG

apa yang di maksud dengan old latin oleh sarapan pagi?malah dengan pd sarapan pagi mengklaim bahwa old latin lebih tua dari Aleph dan b ,darimana sarapan pagi mendapat rujukan itu?sarapan pagi bisakah menunjuk kan bentuk versi old latin yang di kalim lebih tertua dari codex aleph dan b?juga mana link online nya?adakah manuskrip old latin yang di maksud oleh sarapaan pagi?apakah vetus latina? .

lantas,jika ada versi old latin,di manakah manuskrip old latin yang di maksud lebih tua dari versi aleph dan b?.bantahan selanjutnya mementahkan bahwa Johaninne comma tak mungkin ada dalam vulgata jerome.

KUTIPAN

Alasan lain yang dapat dipakai dasar ialah bahwa terjemahan Alkitab Latin Vulgate oleh Jerome (340-420 A.D.), yang berisikan Johannine Comma diterjemahkan dari teks Yunani yang baik. Dalam “Prologe to the Canonical Epistles” , Jerome menulis :
“Para penerjemah yang tidak bertanggung jawab menghapus kesaksian ini (1 Yohanes 5:7b-8a) dalam codex-codex Yunani.”

TANGGAPAN MIZANULADYAN BLOG

informasi sarapan pagi ini bertentangan dengan ini,simak:

Alkitab “New Internantional Version” menjelaskan bahwa ayat trinitas itu baru ditulis dalm kitab suci setelah abad ke-16:

“ Late manuscript of the Vulgate testify in haven :The Father, The Word and the Holy Spirit, and these three are one. And there are three that testify on earth: the (not found in any Greek manuscript before sixteenth century).” (Zondervan publishing house, The Holy Bible New International Version, Michigan 1994 halaman 1242)

Manuskrip yang paling tua dalam naskah vulgata (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. Dan tiga memberi kesaksian di bumi )tidak diketemukan sebelum abad 16.

jadi,alkitab vulgata tak memuat johannine comma sebelum abad ke 16.dan baru di sisipkan ke dalam kitab suci setelah abad ke 16,yang pastinya termasuk ke dalam vulgata.jadi sarapan pagi telah keliru,adanya johannine comma dalam vulgata karena penyusupan ke dalamnya setelah abad ke 16.adapun johannine comma sebelum abad ke 16 hanya ada pada greek minuscule tertentu,bukan alkitab resmi yang besar.WILLIAM BARCLAY MENGATAKAN:VERSI ASLI VULGATA DARI JEROME TAK MEMUAT JOHANNINE COMMA INI.jadi sarapan pagi telah keliru menganalisa.ada nya Johannine comma pada vulgata adalah penyisipan setelah abad ke 16,pada sebelum abad ke 16,tak ada ayat itu dalam vulgata.

Perjanjian Baru yang pertama dari bahasa Yunani yang diterbitkan berasal dari Erasmus dalam tahun 1516. Erasmus adalah seorang sarjana besar dan mengetahui bahwa teks ini tidak terdapat dalam teks asli. Maka ia tidak memasukkannya dalam edisinya yang pertama. Tetapi pada saat yang sama ini juga para teolog telah mempergunakannya. Misalnya, dalam Vulgata 1514, ayat ini telah dicetak. Karena itu Erasmus dikritik karena menghilangkannya. Jawaban Erasmus waktu itu adalah, bahwa apabila ada seseorang dapat memperlihatkan kepadanya manuskrip Yunani di mana kata-kata itu dimuat, maka ia akan mencetaknya dalam edisi berikutnya.

Jika dalam vulgata asli jerome Johannine comma tak tercantum,maka kita mempertanyakan kutipan sarapan pagi dari “Prologe to the Canonical Epistles” , yang mengatakan:

Jerome menulis :
“Para penerjemah yang tidak bertanggung jawab menghapus kesaksian ini (1 Yohanes 5:7b-8a) dalam codex-codex Yunani.”

kutipan yang di kalim dari jerome ini tak masuk akal.jika hal itu terjadi,apa motif para penterjemah itu menghapus Johannine comma dari codex-codex yunani?dalam rangka membela apa mereka menghapus Johannine comma?dan sarapan pagi tak menyertai link buku jerome itu secara online(jika ada,misalnya dalam sacred text),yang di permasalahkan jerome kesaksian macam apa?butuh kejujuran dari sarapan pagi untuk ini.vulgata asli jerome tak memuat Johannine comma,maka logika nya mustahil jerome membela sesuatu yang tidak ada dalam terjemahan alkitab nya.jadi,kutipan sarapan pagi untuk ini di ragukan.

KUTIPAN

Dan lagi frasa “Bapa, Firman dan Roh Kudus,” merefleksikan kepenulisan Rasul Yohanes yang khas. Pernyataan bahwa Yesus Kristus adalah “Sang Firman” atau “Ho Logos” merupakan ciri khas penekanan Rasul Yohanes (bandingkan dengan Yohanes 1:1,14).

Yang pasti keberadaan Johannine Comma tidak menyerang doktrin fundamental kekristenan, seperti yang dilakukan oleh orang-orang yang mendasarkan tuduhannya dari teks Westcott & Hort Texs/Critical text, para sarjana liberal dan teman-teman Muslim yang menolak bahwa Alkitab ditulis dengan inspirasi Roh Kudus. Dan tuduhan yang di-quote disini menggunakan acuan ini dalam usaha menyerang kebenaran Alkitab.

TANGGAPAN MIZANULADYAN BLOG

Versi WH adalah benar dalam kritikan nya,dengan adanya sedikit bantahan saya di pada kesempatan ini.

KRONOLOGIS MASUK NYA JOHANNINE COMMA

KRONOLOGI 1

Ayat ini diciptakan oleh Priscillian, seorang bidat asal Spanyol yang mati tahun 385.penjelasan Dr William Barclay  “Ayat ini tidak muncul dalam manuskrip Yunani yang lebih muda dari abad ke-14. Manuskrip-manuskrip yang besar termasuk pada abad-abad ke-3 dan ke-4,Tidak ada satu orang pun dari bapak-bapak Gereja besar yang mengetahui adanya ayat ini. Karena Versi asli Vulgata yang berasal dari Jerome tidak mencakupnya. Orang pertama yang mengutipnya adalah seorang bidat Spanyol yang bernama Priscillian yang meninggal tahun 385 M. 

These words were not quoted by any of the Greek church fathers. They most certainly would have been used if the Trinity in the 3rd and 4th centuries.

(Kalimat ini tidak pernah dikutip oleh para Bapa Gereja Yunani. Mereka secara pasti baru menggunakannya pada abad ke III dan ke IV saat doktrin Trinitas diperkenalkan).

These words are not found in any ancient versions of the New Testament. These include Syriac, Coptic, Armenian, Ethiopic, Arabic, Slavonic, nor in the Old Latin in its early form.

(Kalimat ini tidak ditemukan pada versi-versi tua Perjanjian Baru, termasuk versi-versi Siria, Koptik, Armenia, Ethiopia, Arab, Slavonik, dan tidak pula pada Bhs Latin Kuno pada bentuknya awalnya).

KRONOLOGI  2

Mulanya ayat ini dicantumkan dalam komentar atau catatan pada margin Alkitab.These words begin to appear in marginal notes in the Latin New Testament beginning in the fifth century. From the sixth century onward these words are found more and more frequently.

(Kalimat ini mulai timbul pada catatan pinggir dari Perjanjian Baru berbahasa Latin yang diawali pada Abad ke V. Semenjak Abad ke VI dan seterusnya, kalimat ini makin sering ditemukan).

KRONOLOGI 3

Sesudah itu ayat ini menyelinap masuk ke dalam teks-teks Latin dari Perjanjian Baru, walaupun sebagaimana telah kita lihat, ia tidak dapat masuk ke dalam teks Yunani.Tetapi bagaimanakah ayat ini dapat masuk ke dalam teks? Pada mulanya ada semacam komentar atau catatan pada margin Alkitab. Karena kelihatannya ia memberikan bukti Alkitabiah yang baik untuk ajaran mengenai Tritunggal, maka setelah melewati masa yang lama ayat ini diterima oleh para teolog sebagai bagian dari teks, khususnya pada hari-hari permulaan kesarjanaan sebelum manuskrip-manuskrip yang besar ditemukan.These additional words are found in only eight manuscripts as a variant reading written in the margin. Seven of these manuscripts date from the sixteenth century and one is a tenth century manuscript.

(Kalimat tambahan ini ditemukan hanya pada delapan manuskrip sebagai bacaan variatif yang ditulis sebagai catatan pinggir. Tujuh dari manuskrip-manuskrip yang berasal dari Abad ke XVI dan satu buah berasal dari abad ke X – jadi relatif baru – penterjemah).

KRONOLOGI 4

Selama 15 abad, ayat ‘margin’ ini diterima karena dianggap memberikan bukti Alkitabiah untuk ajaran Trinitas

KRONOLOGI 5

Tetapi bagaimana teks ini masuk ke dalam Authorized Version? Perjanjian Baru yang pertama dari bahasa Yunani yang diterbitkan berasal dari Erasmus dalam tahun 1516. Erasmus adalah seorang sarjana besar dan mengetahui bahwa teks ini tidak terdapat dalam teks asli. Maka ia tidak memasukkannya dalam edisinya yang pertama. Tetapi pada saat yang sama ini juga para teolog telah mempergunakannya. Misalnya, dalam Vulgata 1514, ayat ini telah dicetak. Karena itu Erasmus dikritik karena menghilangkannya. Jawaban Erasmus waktu itu adalah, bahwa apabila ada seseorang dapat memperlihatkan kepadanya manuskrip Yunani di mana kata-kata itu dimuat, maka ia akan mencetaknya dalam edisi berikutnya. Seseorang menghasilkan teks yang paling buruk dan paling kasip di mana ayat itu terdapat dalam bahasa Yunani. Dan Erasmus dengan berpegang pada kata-kata yang telah diucapkannya, tetapi melawan kehendak dan penilaiannya, terpaksa mencetak ayat tersebut dalam edisi 1522-nya.

When Erasmus first printed the Greek New Testament in 1514 it did not contain the words “in heaven, the Father, the Word, and Holy Ghost: and these three are one. And there are three that bear witness in earth,” because they were not found in any of the Greek manuscripts that Erasmus looked at.

(Ketika Erasmus pertama kali mencetak Kitab Perjanjian Baru berbahasa Yunani pada tahun 1514, maka hal itu tidak mengandung kalimat: ” in heaven, the Father, the Word, and Holy Ghost: and these three are one. And there are three that bear witness in earth,”, karena hal tersebut tidak ditemukan pada manuskrip Yunani yang dilihat oleh Erasmus).

Erasmus finally agreed to put these words into new editions of his Greek New Testament if his critic’s could find one Greek manuscript that contained these words. It appears that his critics manufactured manuscripts to include these words.

(Erasmus akhirnya setuju untuk memasukkan kalimat ini pada edisi baru Perjanjian Baru berbahasa Yunaninya asalkan dapat ditemukan sekurang-sekurangnya satu manuskrip Yunani yang mengandung kalimat ini.

KRONOLOGI 6

Barclay menjelaskan, tahun 1550 Stephanus mencetak edisi Perjanjian Baru Yunani yang besar yang masyhur dengan sebutan “Edisi 1550” dan edisi “Teks Yang Diterima.” Teks itulah yang merupakan dasar dari Authorized Version dan dari teks Yunani sepanjang abad kemudian. Itulah sebabnya ayat ini masuk ke dalam Authorized Version, dan menyelinap dalam Alkitab di seluruh dunia.

Langkah berikutnya adalah bahwa dalam tahun 1550 Stephanus mencetak edisi Perjanjian Baru Yunaninya yang besar. Edisi 1550 ini disebutnya Teks Yang Diterima, dan teks itulah yang merupakan dasar dari Authorized Version dan dari teks Yunani sepanjang abad kemudian. Itulah sebabnya ayat ini masuk ke dalam Authorized Version.”

ADAKAH JOHANNINE COMMA DALAM CODEX SINAITICUS?

Tidak ada Johannine comma dalam codex sinaiticus.bisa di lihat di link di bawah ini:

http://codexsinaiticus.org/en/manuscript.aspx?book=55&chapter=5&lid=en&side=r&verse=7&zoomSlider=0

7 οτι οι τρειϲ ειϲιν οι μαρτυρουτεϲ

8 το πνα και το ϋδωρ και το αιμα και οι τρειϲ ειϲ το εν ειϲιν

Terjemahan:

7 For they that testify are three,

8 the Spirit, and the water, and the blood, and the three are one.

Perhatikan,Johannine comma tidak ada di dalam codex sinaiticus.jalan periwayatan nya tak mencantumkan Johaninne comma.tepalah  M E Duyverman berkata:

Drs. M E Duyverman : Menurut salinan tertua jalannya kalimatnya adalah begini : KARENA TIGA MENJADI

SAKSI, YAITU ROH AIR DAN DARAH… rupanya TAMBAHAN mulai terbubuh sebagai keterangan pinggir KALIMAT; PENYALIN KEMUDIAN MEMASUKAN KE DALAM BUNYI NAS karena berpikir ini adalah perbaikan penyalin lama. SAMPAI KINI HAL ITU MASIH TERJADI. (Pembimbing ke dalam perjanjian baru, BPK Jakarta 1966 hal 145).

Jika Codex sinaiticus sebagai codex tertua alkitab tak mencantumkan johaninne comma,maka mustahil ayat itu ada pada alkitab sebelum abad ke 4 masehi.konon codex sinaiticus berasal dari abad ke 4 masehi.tak adanya johaninne comma dalam codex sinaiticus tentu mengundang pertanyaan..mengapa?