Cerita Ashabul kahfi,tentu baru di ketahui setelah kejadian itu selesai,dengan bangun nya para pemuda-pemuda itu dari gua.lalu tentu pemuda-pemuda itu bercerita kepada orang-orang yang ada pada saat itu,ketika kondisi mereka telah merasa aman.ketika baru bangun dari gua,mereka masih takut-takut menceritakan identitas mereka,karena mereka menyangka,mereka masih hidup di masa Decius(kaisar ini yang populer di anggap sebagai yang bedampingan dengan sejarah awal ashabul kahfi).seperti yang di nyatakan firman Allah:

وَكَذَٰلِكَ بَعَثْنَٰهُمْ لِيَتَسَآءَلُوا۟ بَيْنَهُمْ ۚ قَالَ قَآئِلٌۭ مِّنْهُمْ كَمْ لَبِثْتُمْ ۖ قَالُوا۟ لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍۢ ۚ قَالُوا۟ رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثْتُمْ فَٱبْعَثُوٓا۟ أَحَدَكُم بِوَرِقِكُمْ هَٰذِهِۦٓ إِلَى ٱلْمَدِينَةِ فَلْيَنظُرْ أَيُّهَآ أَزْكَىٰ طَعَامًۭا فَلْيَأْتِكُم بِرِزْقٍۢ مِّنْهُ وَلْيَتَلَطَّفْ وَلَا يُشْعِرَنَّ بِكُمْ أَحَدًا

Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorang di antara mereka: Sudah berapa lamakah kamu berada (disini?)”. Mereka menjawab: “Kita berada (disini) sehari atau setengah hari”. Berkata (yang lain lagi): “Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia berlaku lemah-lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorangpun.( Al-Kahfi:19)

Dari cerita ashabul kahfi setelah kebangkitan mereka dari tidur panjang,dari sinilah cerita itu menyebar di masyarakat.berhubung sulit di buktikan sejahrawan,dan mungkin para sejahrawan kurang mempercayai cerita itu(seperti biasa,sejahrawan menulis bukti-bukti nyata,bukan cerita dari mulut ke mulut),maka cerita itu pun menjadi semacam legenda di masyarakat.namun,tak semua legenda mengandung cerita tak nyata semua nya.beberapa legenda asal nya dulu bermula dari kejadian nyata.

Setiap  kejadian yang tak di rekam bukti-bukti sejarah,kejadian itu menjadi sukar di buktikan.maka muncul lah dari itu istilah legenda.namun,bukan berarti semua legenda itu mitos murni.sebagian legenda mengandung cerita-cerita nyata.apalagi jika yang di anggap legenda itu di benar kan Firman Allah yang maha tahu,dalam hal ini quran.quran memiliki banyak ke akuratan dan ketepatan( 1 , 2 , 3 , 4 , 5 , ),maka jika quran membenar kan cerita ashabul kahfi,berarti ia bukan legenda dan mitos.sebab Allah maha tahu segala sesuatu.manusia-manusia saja yang tak tahu pasti ketika pemuda-pemuda itu masuk ke gua,lalu tertidur 309 tahun hingga mereka terbangun.ketidak tahuan ini membuat sebagian manusia menuduh cerita ini legenda dan mitos.sewaktu pemuda-pemuda itu mengungsi ke gua,cuma mereka dan Allah yang tahu peristiwa itu,begitu juga ketika mereka tertidur hingga bangun.maka tidak ada saksi-saksi mata kejadian itu,apalalagi kejadian melintas 309 tahun,lalu manusia dengan seenak nya menuduh itu mitos dan legenda.padahal,dengan berkata begitu,manusia2 yang menuduh itu terkesan sok tahu,padahal mereka tidak melihat kejadian itu,ada atau tidaknya para penghuni gua itu,mereka cuma mengira-ngira.lain hal nya jika mereka bangsa malaikat yang hidup kekal lalu melihat gua yang di klaim itu,hingga mereka bisa menyimpulkan tak ada pemuda-pemuda itu berikut anjingnya di situ.mereka pun cuma mengira-ngira kalau itu adalah dongeng.

Apalagi setelah Ashabul kahfi terbangun dari tidur,mereka saling berpesan agar jangan bercerita perihal kita(qs 18:19),sehingga tentu informasi tentang ashabul kahfi amat minim.maka itu,sebagian orang dengan seenak nya menganggpa cerita itu mitos dan dongeng.maka itu,tak ada seorang pun tahu ketika Ashabul kahfi memasuki gua hingga mereka bangun.maka itu,saksi-saksi sejarah  dan saksi mata peristiwa itu amat minim,bahkan nol(nihil).maka itu,sebagian manusia menganggap cerita itu mitos dan dongeng.padahal belum tentu itu mitos dan dongeng.ketika cerita itu di beritakan firman Allah,maka runtuhlah status dongeng itu menjadi fakta.setelah Ashabul kahfi bangun dan mengetahui penguasa telah toleran pada keyakinan-keyakinan lain(catat=walau kaisar itu pagan atau penganut trinitas,tak menghalangi toleransi jika ia toleran),maka tentu mereka menceritakan pengalaman mereka yang hidup di masa kaisar Dikyanus/Decius(?) ,hingga mereka terkaget-kaget telah hidup, di masa kaisar berbeda.bagaimana reaksi kita ketika ada sekelompok orang menceritakan pengalaman nya dulu mereka hidup di masa penguasa 309 tahun lalu dan tertidur,lalu baru terbangun kini?tentu sebagian kita berkata:”ad,itu omomg kosong”..sebagian lagi bertanya-tanya:”apa iya”?sebagian lagi percaya dan memuji kekuasaan Allah.nah,dari pokok pangkal inilah sebagian manusia menganggap cerita ini dongeng dan mitos.sebagai muslim,kita percaya,setiap yang telah di ceritakan Quran adalah benar,memang terjadi nyata,bukan dongeng atau mitos.jika para penafsir quran salah mem prediksi siapa kaisar saat mereka tertidur dan bangun nya mereka,tentu itu bukan kesalahan quran,cuma kesalahan analisa penafsir saja.sebab quran tak merinci siapa kaisar ketika Ashabul kahfi masuk gua,siapa kaisar ketika mereka bangun,dst.

TERKAIT:

Kronologis cerita Ashabul kahfi menurut al-Quran.