seorang ulama arab saudi yang terkenal,syekh Abdullah bin abdurrahman Al-jibrin pernah di tanya:

bagaimana pendapat anda tentang orang yang memakai ayat :”maka kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh(ciptaan)kami”.menurut mereka,ayat ini sebagai bukti bahwa nabi isa adalah anak Allah.maha suci Allah setinggi-tingginya dari tuduhan orang2 zalim sepert itu.

JAWAB

ayat tersebut terdapat dalam surat at-tahrim.Allah berfirman:

wamaryama ibnata ‘imraanallatii ahsanat farjahaa fanafakhnaa fiihi min ruuhinaa
washaddaqat bikalimaati rabbihaa wakutubihi wakaanat mina lqaanitiin

[66:12] dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-Kitab-Nya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang ta’at.

dan selain itu,ada di surat ambiya yang artinya:

wallatii ahsanat farjahaa fanafakhnaa fiihaa min ruuhinaa waja’alnaahaa wabnahaa aayatan lil’aalamiin

[21:91] Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.

ayat menyatakan.bahwa peniupan ruh kepada maryam dan ruh itu masuk melalui kemaluannya,lalu setelah itu maryam mengandung nabi isa.kemudia Allah berfirman dalam surat maryam.

fattakhadzat min duunihim hijaaban fa-arsalnaa ilayhaa ruuhanaa fatamatstsala lahaa basyaran sawiyyaa

[19:17] maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami901 kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.

ruh yang di maksud ayat tersebut adalah malaikat yang bicara pada maryam…lihat surat maryam

qaala innamaa anaa rasuulu rabbiki li-ahaba laki ghulaaman zakiyyaa

[19:19] Ia (jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”.

yang di maksud ruh adalah:sesuatu mahluk yang di ciptakan Allah,yang dengan adanya ruh tersebut mahluk menjadi hidup.sama seperti yang terjadi pada penciptaan nabi adam,surat al-hijr:

fa-idzaa sawwaytuhu wanafakhtu fiihi min ruuhii faqa’uu lahu saajidiin

[15:29] Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud

allah telah meniupkan ruh kepada adam,demikian juga kepada isa yang juga termasuk mahluk ciptaan Allah.lihat surat al-qadr:

tanazzalu lmalaa-ikatu warruuhu fiihaa bi-idzni rabbihim min kulli amr

[97:4] Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.

lihat surat an-naba:

yawma yaquumu rruuhu walmalaa-ikatu shaffan laa yatakallamuuna illaa man adzina lahu rrahmaanu waqaala shawaabaa

[78:38] Pada hari, ketika ruh1550 dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.

kesimpulannya:nabi isa tercipta dari ruh yang berasal dari Allah,yakni ruh ciptaan Allah.dengan ruh itu pula Allah menciptakan sekalian manusia dan manusia yang pertama kali adalah nabi adam…lihat surat as sajadah:

tsumma sawwaahu wanafakha fiihi min ruuhihi waja’ala lakumu ssam’a wal-abshaara wal-af-idata qaliilan maa tasykuruun

[32:9] Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

dengan demikian,nabi isa tak memiliki keistimewaan dengan keberadaan ruh yang di tiupkan kepadanya.ruh yang di tiupkan kepadanya sama dengan ruh yang di tiupkan kepada sekalian mahluk ciptaan Allah yang bernyawa dan berjasad yang bergerak dan berkeliaran di atas kulit bumi ini.