WALAU PUN RASUL PRIA TUA DI HADAPAN AISYAH,RASUL BUKAN PRIA TUA BIASA.

Para penghujat Rasulullah mengatakan sbb:”mana ada orang tua mau memberi gadis kecil nya untuk di lamar kakek-kakek tua bangka bau tanah”?mereka berkata lagi:”jika adik ku di lamar kakek-kakek bau tanah,sudah ku lempar batu tuh kakek-kakek.jelas,para penghujat islam tak mengerti,bahwa Rasulullah bukan manusia atau pria tua biasa yang bau tanah. Beliau amat gagah,tampan,panglima perang,berwibawa,memiliki uban yg sangat sedikit di usia tua,beliau orang yang selalu bersih,rapi dan harum dan amat ajarkan kebersihan pada umatnya,beliau pemimpin sangat berwibawa,fisik nya tidak renta,sangat sayang isteri dan keluarga sangat berakhlak pada isteri,dst…

maka amat pantas aisyah bersanding dengan rasul walau beda umur sangat jauh.sebab ia bukan pria tua biasa,ia nabi dan rasul seluruh alam.(baca juga perihal umur aisyah saat di nikahi nabi )

Sifat Fisik Rasulullah

Saat seseorang memandang fisik Rasulullah saw., ia segera merasakan bahwa ia sedang

berada di depan keindahan yang meng-agumkan dan tak ada duanya. Penampilan yang

mencerminkan ke-percayaan yang mutlak dan tak terbatas. Berikut ini adalah pendapat

yang disepakati oleh mereka yang bertemu dan melihat langsung Rasulullah saw.

Ad-Darimi dan al-Baihaqi mentakhrij bahwa Jabir bin Samurah berkata,

“Aku melihat Nabi saw. pada malam bulan purnama, dan ketika aku bandingkan antara

wajah Nabi saw. dan indahnya bulan, say a dapati wajah Nabi saw. lebih indah

dibandingkan rembulan.”

At-Tirmidzi dan al-Baihaqi meriwayatkan bahwa Abu Hurairah r.a. berkata,

“Aku tidak pernah melihat sesuatu yang lebih indah dari Rasulullah saw.. Seakan-akan

mentari bersinar dari wajah beliau. Aku tidak pernah dapati seseorang yang lebih cepat

jalannya dibandingkan beliau, seakan-akan bumi melipat sendiri tubuhnya saat beliau

berjalan. Ketika aku ikut berjihad, aku lihat beliau tidak pernah berlindung di balik

perisai.

Bukhari-Muslim meriwayatkan bahwa al-Barra berkata,

“Rasulullah saw. mempunyai pundak yang lebar, rambutnya mencapai ujung telinga,

dan tidak pernah ada orangyang lebih indah dipandang dibandingkan beliau.”

Muslim meriwayatkan dari Abu Thufail bahwa ia pernah diminta untuk menceritakan

tentang Rasulullah saw. kepada kami, kemudian ia menjawab,

“Beliau memiliki wajah yang putih dan berseri.”

Bukhari meriwayatkan bahwa Abu Hurairah berkata,

“Rasulullah saw. memiliki dua kaki yang kokoh dan tegap, dan wajah yang indah, yang

belum pernah kutemukan wajah seindah itu sebelumnya.”

Abu Musa Madini meriwayatkan dalam kitab ashShahabahbahwa Amad bin Abad al-

Hadhrami berkata,

“Aku melihat Rasulullah saw., dan tidak pernah melihat wajah seindah itu sebelumnya

maupun sesudahnya.”

Ad-Darimi meriwayatkan bahwa Ibnu Umar berkata,

“Aku tidak pernah temukan orangyang lebih berani, dermawan, dan lebih bersinar

wajahnya, dibandingkan Rasulullah saw..”

Ahmad dan Baihaqi meriwayatkan bahwa Mahrasy Kahti berkata,

“Rasulullah saw. mengambil umrah darijiranah, pada malam hari. Dan, ketika soya

melihat bagian belakang tubuh beliau, say a seperti melihat perakyang menyala.”

Abdullah bin Imam Ahmad serta al-Baihaqi meriwayatkan bahwa Ali r.a. berkata,

“Rasulullah saw. bukanlah orangyang tubuhnya tinggi menjulang.Jika berjalan bersama

rombongan, beliau tampak menonjol. Wajahnya putih, kepalanyabesar, alis matanya

panjang dan hitam, danjika ada keringat yang menetes dari wajah beliau, akan tampak

seperti mutiara. Aku tidak pernah melihat wajah seindah wajah beliau, sebelumnya atau

setelahnya.”

Deskripsi tentang Rasulullah saw. yang diberikan oleh Hindun bin Abi Halah,

“Tubuh Rasulullah saw. menampakkan pribadiyang agung. Wajahnya bersinar seperti

bulan purnama. Kepalanya besar. Rambutnya keras. Kuliatnya putih ke-merahan.

Keningnya luas. Alisnya tebal.Jika marah, keningnya meneteskan keringat. Hidungnya

mancung. Tubuhnya diliputi cahaya. Orangyang tidak memperhatikan dengan saksama

menyangkanya amat tinggi.Jenggotnya tebal. Matanya hitam. Kedua pipinya tirus.

Mulutnya lebar. Giginya indah. Memiliki bulu halus di atas perut. Lehernya amat halus.

Tubuhnya sedang. Sedikit gemuk dan tegap, dengan perut dan dada yang seimbang.

Dadanya bidang. Kedua pergelangan tangannya panjang. Telapak tangannya luas.

Kedua kaki dan tangannya kekar. Jari-jarinya panjang. Jalannya tegap, seperti sedang

turun dari ketinggian. Jika menoleh, dengan seluruh tubuhnya. Pandangannya selalu

tertunduk he tanah, danjarang sekali mendongakkan matanya he langit….”

Jika Rasulullah menyentuh seseorang, orang itu akan merasakan ketenangan yang

mengagumkan, dan perasaan ketinggian ruhani yang menakjubkan.

Ahmad

meriwayatkan bahwa Sa’d bin Abi Waqqash berkata,

“Suatu ketika akujatuh sakit di Mekah. Kemudian Rasulullah saw. menjenguk,

meietakkan tangan beliau di kening, dan mengusap wajah, dada, sertaperutku. Hingga

saat ini, aku masih merasakan sentuhan tangan beliau dijantung.”

Muslim meriwayatkan bahwa Jabir bin Samurah berkata,

“Suatu ketika Rasulullah saw. mengusap mukaku dengan tangannya. Aku dapati tangan

beliau demikian sejuknya dan berbau wangi. Seakan-akan tangan tersebut baru

dikeluarkan dari kantong kesturi.”

Bukhari dan Muslim meriwayatkan bahwa Anas r.a. berkata,

“Aku belum pernah menemui sutra maupun beludru yang lebih lembut dari tangan

Rasulullah saw. Dan, belum pernah mencium bau misik atau minyak anbar yang lebih

harum dari Rasulullah saw..”

Penampilan beliau memberikan sugesti kepada orang yang melihatnya bahwa orang

tersebut sedang berdiri di hadapan seorang nabi. At-Tirmidzi meriwayatkan bahwa

Abdullah bin Salam berkata,

“Ketika Nabi saw. datang ke Madinah, aku menemui beliau. Ketika aku melihat wajah

beliau, aku segera mengetahui bahwa wajah beliau bukan wajah seorang pendusta.”

Abu Ramtsah Tamimi berkata,

“Aku mendatangi Nabi saw. bersama anakku. Ketika aku melihat beliau, hatiku langsung

berkata, ‘Orang ini pastilah nabi Allah.’”

Abdullah bin Rawahah berkata tentang Rasulullah saw,

“Seandainya tidak ada ayat-ayat penjelas pun, yang menerangkan beliau sebagai rasul,

niscaya penampilan dan tubuh beliau sudah cukup menjadi keterangan itu.”

Ini adalah sebagian riwayatyang menjelaskan tentang tubuh Rasulullah saw.. Semua

keagungan postur tubuh beliau itu kami ceritakan kembali, sehingga kita dapat

menangkap dengan jelas kepribadian Rasulullah saw. dari segala seginya.

Nah,jadi,sedemikian tampan,harum,indah dan lain-lain rupa Rasulullah..jadi,walau beliau lelaki tua di hadapan Aisyah,tentu lelaki tua yang luar biasa dan tidak biasa,sehingga serasi dan cocok berdampingan dengan Aisyah…justru Aisyah tak akan serasi berdampingan dengan PEMUDA BELIA,tetapi pemuda itu misal nya pengangguran,pecundang,bau,pemalas,tak punya masa depan,dst.

so….yang mau melempar batu ke arah Rasulullah itu mungkin pemuda belia..ya,pemuda belia yang tak punya masa depan,bau,jelek,hitam,jarang mandi,pengangguran,dan satu hal lagi,tak punya keistimewaan apa-apa.perhatikan lah,UCAPAN LANGSUNG AISYAH TENTANG RASULULLAH,PUJAAN HATI NYA YANG AMAT DI CINTAI AISYAH:

Aisyah Ra. sangat pencemburu pada perempuan lain. Dia menceritakan bahwa suatu kali ketika Rasulullah Saw. meninggalkannya pada malam hari, dia sangat cemburu mengenainya. Kemudian ketika Nabi Saw. datang dan melihat apa yang terjadi dengan Aisyah, Nabi bertanya, “Ada apa denganmu Aisyah? Apakah engkau cemburu?”. Aisyah menjawab, “Mengapa pula orang seperti aku harus tidak cemburu kepada orang seperti engkau?”. Kemudian Nabi berkata, “Iblismu telah datang kepadamu”. Lalu Aisyah bertanya, “Ya Rasulullah, apakah aku mempunyai iblis?”., Nabi menjawab bahwa dia memilikinya. Dan ketika Aisyah menanyakan apakah Nabi juga memilikinya, Nabi pun menjawab, “Ya, tapi Allah Swt. telah membantuku untuk melawannya, sehingga aku bisa terlindungi.” (HR. Muslim)