Penghujat islam berkata sbb: Ulangan 17:17 Juga janganlah ia mempunyai banyak isteri, supaya hatinya jangan menyimpang; emas dan perakpun janganlah ia kumpulkan terlalu banyak.

Kembali  mengambil kitab Ulangan dari fasal sebelum 18, yaitu Ulangan 17:17 yaitu ayat2 yang masih berhubungan dengan Ulangan 18:18.
Dalam Ulangan 17 sedang dibicarakan tentang nasihat tentang “harus tunduk kepada TUHAN” dan upacara penyembahan bagi TUHAN serta pengangkatan raja dinegeri yang akan diberikan TUHAN kepada bangsa Israel.

Salah satu syarat untuk menjadi raja adalah : “janganlah ia mempunyai banyak istri” !

Muhammad bininya seabrek-abrek ! Ini telah bertentangan dengan firman TUHAN !

JAWABAN:

Benar kah kriteria suatu nabi tak banyak isteri?jika banyak isteri,berati ia nabi palsu?

TERLEBIH DULU KITA BAHAS ULANGAN 17:17,APAKAH AYAT ITU MENGHARAM KAN MUTLAK POLIGAMI?

Ulangan 17:17 Juga janganlah ia mempunyai banyak isteri, supaya hatinya jangan menyimpang; emas dan perakpun janganlah ia kumpulkan terlalu banyak.

Ayat di atas bukan keharaman mutlak atas israel untuk berpoligami,tapi merupakan suatu anjuran musa saja.tak ada kata HARAM di situ.berarti jika umat israel berpoligami,bukan suatu dosa keharaman.seperti dalam taurat,jika larangan di sertai kata HARAM,maka ia tak boleh mutlak.

Imamat 11:8Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu.

nah,larangan di sertai kata HARAM  adalah berati larangan keras yang mengakibat kan dosa.di sertai LARANGAN MENYENTUH NYA,karena larangan itu bersifat keras.jadi,larangan poligami di alkitab merupakan cuma anjuran,bukan keharaman.penyebab anjuran agar menjauhi poligami karena takut hati menyimpang.jika tak menyimpang,maka gugur lah anjuran larangan itu.BUKTI POLIGAMI BUKAN HARAM,hukum poligami tetap di atur Allah dan musa dalam kitab Taurat.simak:

(15) Apabila seorang mempunyai dua orang isteri, yang seorang dicintai dan yang lain tidak dicintainya, dan mereka melahirkan anak-anak lelaki baginya, baik isteri yang dicintai maupun isteri yang tidak dicintai, dan anak sulung adalah dari isteri yang tidak dicintai,(16) maka pada waktu ia membagi warisan harta kepunyaannya kepada anak-anaknya itu, tidaklah boleh ia memberikan bagian anak sulung kepada anak dari isteri yang dicintai merugikan anak dari isteri yang tidak dicintai, yang adalah anak sulung.(17) Tetapi ia harus mengakui anak yang sulung, anak dari isteri yang tidak dicintai itu, dengan memberikan kepadanya dua bagian dari segala kepunyaannya, sebab dialah kegagahannya yang pertama-tama: dialah yang empunya hak kesulungan.”(ulangan 21:15-17)

Nah,jadi,larangan musa memperbanyak isteri karena musa khawatir israel tak mampu berlaku adil.tetapi jika mampu berlaku adil,dan tak menyimpang hati,tentu hal itu tak di larang.malah di atur dalam taurat ulangan 21:15-17 di atas.ayat di atas jelas memboleh kan poligami asal hati tak menyimpang,antara lain tidak merugikan dari anak isteri yang tak di cintai.jika poligami haram mutlak,tentu tak perlu ada aturan taurat tentang poligami seperti di atas.

malah setelah priode musa,israel tetap melakukan poligami,contoh yang di lakukan oleh Elkana bin Yeroham bin Elihu bin Tohu bin Zuf, seorang Efraim.

(1) Ada seorang laki-laki dari Ramataim-Zofim, dari pegunungan Efraim, namanya Elkana bin Yeroham bin Elihu bin Tohu bin Zuf, seorang Efraim.(2) Orang ini mempunyai dua isteri: yang seorang bernama Hana dan yang lain bernama Penina; Penina mempunyai anak, tetapi Hana tidak.(1 samuel 1:1-2)

Setelah priode musa lagi,Daud mempunyai banyak isteri.

1 Samuel 27:3Daud dan semua orangnya menetap pada Akhis di Gat, masing-masing dengan rumah tangganya; Daud dengan kedua orang isterinya, yakni Ahinoam, perempuan Yizreel, dan Abigail, bekas isteri Nabal, perempuan Karmel.

2 Samuel 3:3anaknya yang kedua(daud) ialah Kileab, dari Abigail, bekas isteri Nabal, orang Karmel; yang ketiga ialah Absalom, anak dari Maakha, anak perempuan Talmai raja Gesur;

POLIGAMI DAUD DI PANDANG ALLAH TAK BERDOSA,SEBAB ALLAH MENGATAKAN,SEUMUR HIDUP DAUD TAK PERNAH MENYIMPANG DARI PERINTAH ALLAH,KECUALI MASALAH URIA.ini dalil nya:

1 Raja Raja 15:5karena Daud telah melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan tidak menyimpang dari segala yang diperintahkan-Nya kepadanya seumur hidupnya, kecuali dalam perkara Uria, orang Het itu.

Jadi cuma satu penyimpangan daud di mata Allah,cuma masalah uria.jadi poligami daud tak di pandang kesalahan dan dosa oleh Allah,dan tak pernah di masalah kan Allah.sebab,taurat sendiri mengatur hukum poligami.

( PENYIMPANGAN DAUD CUMA MASALAH URIA?,JADI MEMBANTAI 200 FILISTIN BUAT KERAT KULIT KHATAN MEREKA BUKAN PENYIMPANGAN DI MATA ALLAH?CKCKCK )

Jadi,poligami sebenar nya tidak haram dalam pandangan alkitab:

1)musa melarang poligami karena takut hati menyimpang/tak adil,namun larangan itu bukan haram(ulangan 17:17)

2)namun jika poligami adil,poligami sah,malah di beri hukum agar poligami menjadi adi dalam taurat”(ulangan 21:15-17)

3)orang2 israel pasca musa tetap poligami,termasuk daud,dan itu tak dosa di mata Allah.

BAHKAN,POLIGAMI DAUD SEHINGGA MEMILIKI BANYAK ISTERI ADALAH PEMBERIAN ALLAH,ALLAH MENAWAR KAN KEPADA DAUD,JIKA ISTERI-ISTRI ITU KURANG,AKAN ALLAH TAMBAHKAN:

(7) Kemudian berkatalah Natan kepada Daud: “Engkaulah orang itu! Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Akulah yang mengurapi engkau menjadi raja atas Israel dan Akulah yang melepaskan engkau dari tangan Saul.(8) Telah Kuberikan isi rumah tuanmu kepadamu, dan isteri-isteri tuanmu ke dalam pangkuanmu. Aku telah memberikan kepadamu kaum Israel dan Yehuda; dan seandainya itu belum cukup, tentu Kutambah lagi ini dan itu kepadamu.(1 TAWARIKH 12:7-8)

nah jelas,siapa bilang alkitab meng haramkan poligami?justru isteri2 daud karunia Allah,dan jika daud mau,Allah akan tambah isterti2 daud itu.

BAGAIMANA DENGAN ULANGAN 20:17?

Kitab Ulangan 20:17 Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.”

Ayat di atas bukan mengharamkan poligami.ayat di atas mengajarkan bahwa jangan melirik ISTERI ORANG LAIN selain isterinya atau isteri2 nya jika ia berpoligami.sama sekali tak mengharamkan poligami.ayat di atas cuma mengajarkan  bersyukur atas milik sendiri,DAN PENGHARAMAN MENYELINGKUHI ISTERI ORANG.jadi bukan larangan dan pengharaman poligami.

YESUS PUN BERPOLIGAMI.

Siapa Bilang Yesus Hidup Membunjang?
Hj Irena Handono, Pakar Kristologi, Pendiri Irena CenterTak akan ada umat Kristen yang mau mempercayai bahwa Yesus mempunyai istri dan keturunan. Karena, mana mungkin Tuhan menikah dan mempunyai anak?Bahkan kita umat Islampun, akan tercengang tidak percaya bahwa dalam sejarah hidupnya Yesus pernah kawin dan mempunyai keturunan, karena selama ini kita juga dijejali oleh cerita kaum Kristen bahwa Yesus adalah Tuhan, maka mustahil seorang Tuhan menikah bahkan mempunyai anak.Kita umat Islam meyakini Yesus (Isa as) adalah seorang manusia, seorang nabi sebagaimana nabi-nabi yang telah berlalu sebelumnya. Sehingga tidak mustahil bahwa Yesus menikah dan mempunyai keturunan. Namun sosok Yesus sebagai manusia yang terlibat dalam sejarah telah dikaburkan sedemikian rupa, sehingga sejarah asli Yesus benar-benar gelap bagi sebagian besar umat manusia. Yang tinggal adalah Yesus yang dibungkus dengan pakaian ketuhanan sehingga bagi orang-orang yang tidak mampu menggunakan akal sehatnya, menganggap Yesus benar-benar sebagai Tuhan.Tapi bagi sebagian manusia yang mau menggunakan akalnya, ketuhanan Yesus menjadi sumber pertanyaan akal yang tidak pernah berhenti. Mereka-mereka inilah yang sedikit demi sedikit, menguak misteri sejarah hidup Yesus.Salah satunya, adalah seorang teolog, pakar Perjanjian Baru dan Gulungan Laut Mati, Prof. DR. Barbara Tiering, dari Univ. of Sidney Australia. Setelah melakukan penelitian terhadap gulungan-gulungan Laut Mati (The Dead Sea Scrolls), selama 20 tahun, sampai kepada kesimpulan bahwa Yesus, beristri, bahkan lebih dari satu, alias poligami.Menurut sang Profesor, dalam sejarah kehidupan Yesus, Yesus pernah kawin bahkan dua kali. Dan upacara perkawinan Yesus, dapat ditelusuri dalam Perjanjian Baru sendiri, yaitu dalam Injil Markus-14:3, Yohanes-12:3 dan Lukas-7:37 dan seterusnya.Markus-14:3.
Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.
Yohanes-12: 3
Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.

Hubungan istimewa Yesus dengan Maria Magdalena, berabad-abad dibantah oleh gereja. Bahkan Maria Magdalena, difitnah sebagai seorang perempuan pendosa. Lihatlah Injil Lukas-7:37.

Tapi lanjutkan dengan membaca ayat-38 dari Injil yang sama: Lukas-7:38
Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.

Seorang perempuan yang mencurahkan minyak wangi ke kepala, ke kaki, dan menciumi lelaki tersebut, menurut Profesor Thiering, adalah upacara perkawinan bangsawan Yahudi. Dalam masyarakat Yahudi, tidak akan pernah ada seorang perempuan pun, yang ujug-ujug datang mencium seorang lelaki yang bukan muhrimnya karena perbuatan itu hukumannya adalah hukuman mati.

Yang perlu dipertegas lagi, Yesus adalah orang Yahudi yang meneruskan ajaran Nabi Musa as. Berdasarkan tradisi Yahudi, seseorang justru hanya akan diakui sebagai Rabi dan guru apabila seseorang itu menikah. Diperkuat dengan kenyataan bahwa orang Yahudi berpegang teguh pada perintah “Beranak cuculah dan bertambah banyak” (Kej. 1:27) dan pernyataan “Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja” (Kej. 2:18) serta tradisi bahwa seorang laki-laki Yahudi pertama-tama harus mempelajari Taurat (sebagai orang Yahudi Yesus juga mempelajari Taurat) sedangkan untuk mempelajari Taurat syaratnya adalah menikah.

Bantahan Prof. Thiering terhadap klaim gereja yang selama berabad-abad menutupi hubungan istimewa Yesus dengan Maria Magdalena, didukung oleh penemuan Injil Philip di daerah Nag Hamadi, Mesir pada tahun 1945.

Dalam Injil Philip ini, disebutkan dengan jelas, “Ada tiga orang yang selalu berjalan bersama Yesus: Maria ibundanya dan Maria saudara ibunya, dan Magdalena, yang disebut sebagai pasangannya. Dan pasangan dari Sang Juru Selamat (Saviour) adalah Maria Magdalena. (Dia mencintai) nya, melebihi cintanya kepada murid-murid yang lain dan sering menciumnya di mulutnya. Murid-murid yang lain berkata kepadanya: “Kenapa engkau lebih mencintainya dari pada kami?”. Sang Juru Selamat menjawab dan berkata: Kenapa aku tidak mencintai kalian seperti mencintai dia?” (59, 6-12; 63, 32- 64, 5)

Selanjutnya dari hasil penelitian Prof. Thiering, terungkap fakta bahwa acara pernikahan Yesus dgn Maria Magdalena, diselenggarakan pada hari Jumat tgl 22 September  tahun 30 Masehi. Acara resepsinya diselenggarakan tiga tahun kemudian, yaitu pada 19 Maret tahun 33 Masehi, jam 12 malam. Besoknya Yesus ditangkap, dan disalibkan.

Pada tgl 14 Juni 37 M, jadi 4 tahun setelah penyaliban, lahirlah anak Yesus yang pertama, yang diberi nama Jesus Justus. Anaknya yg ke-3 lahir pada 10 April 44 M. Namanya tidak diketahui. Anaknya yang ke-2 tidak ada informasi. Perkawinan Yesus yang kedua berlangsung dengan seorang perempuan yang bernama Lidia.

Kalau umat Islam, meragukan bahwa Yesus pernah kawin dan punya keturunan, maka buanglah keraguan itu jauh-jauh, karena Allah SWT berfirman dalam Alquran :

Sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-Rasul sebelum engkau, dan Kami memberikan istri-istri dan keturunan kepada mereka. Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat (atau mukjizat) melainkan dengan izin Allah. Bagi tiap-tiap masa ada Kitab. (Qs.Ar-Ra’d: 38).

Jadi, siapa bilang Yesus hidup membunjang?[]

PAUS YANG PUNYA BANYAK ISTERI.

Paus Aleksander VI

Aleksander VI
Alexander VI - Pinturicchio detail.jpg
Nama lahir Roderic Borja (Italia: Rodrigo Borgia)
Mulai menjabat 11 Agustus 1492
Sampai 18 Agustus 1503
Pendahulu Innosentius VIII
Pengganti Pius III
Lahir 1 Januari 1431
Xàtiva, Valencia, Spanyol
Wafat 18 Agustus 1503
Roma, Italia
Tanda tangan
Paus bernama Aleksander lainnya

Paus Aleksander VI (lahir dengan nama Roderic Borja di Valencia, Spanyol, 1 Januari 1431 – meninggal di Roma, Italia, 18 Agustus 1503 pada umur 72 tahun) adalah Paus yang menjabat sejak 11 Agustus 1492 sampai 18 Agustus 1503.

Ia berasal dari spanyol, yakni Keluarga Borgia. Ia mempunyai setidaknya dua anak yakni Lucrezia Jofre Cesare dan Juan. Ia juga punya banyak istri, di antaranya Giulia Farnese.

NAH,APAKAH DENGAN BERPOLIGAMI OTOMATIS NABI MUHAMMAD MENJADI NABI PALSU?….TENTU TIDAK BUKAN?

kalau demikian,nabi daud adalah nabi palsu,sebab daud memiliki banyak isteri.apakah demikian hai para penghujat?maka itu,tak masalah dan tidak dosa jika Seorang nabi Allah mempunyai isteri banyak.